Yulius : Penggarap Lahan Akan Di Pidanakan

Swaramalut.com,Halut

Penggarap Lahan yang mengatasnamakan Serikat Petani Galela ( SPG) akan di Pidanakan dan Perdata oleh Pihak Perusahan PT Kapitol Casagro ( KSO) atas penyerobotan lahan milik perusahan tersebut.

Hal ini di benarkan oleh Kuasa Hukum PT Sinar Mas Group Yulius Lobiua, katakan pihaknya akan lakukan laporan Pidana terhadap Penggarap Lahan Petani Galela yang telah menyerobot Lahan Milik PT GAI.

Penjelassan Kuasa Hukum, lahan tersebut yang dulunya di kelolah oleh Pihak PT GAI namun saat diserahkan kepada PT Kapitol Casagro ( KSO) yang juga masuk dalam Sinar Mas Group, sabtu kemarin ( 10/02/2018) saat lakukan konfrensi pers bersama para awak media.

Yulius sampaikan lahan tersebut sejak dari tahun 2006 yang diserobotan oleh pihak penggarap petani yang mengatasnamakan Serikat Petani Galela ( Penggarap) yang mengklaim bahwa lahan yang sementara dikelola oleh pihak PT KSO adalah milik Penggarap dengan seluas 1500 Ha kurang lebih yang sementara saat ini mereka menggarapnya.

Oleh sebab itu, kata Kuasa Hukum pihak Perusahan merasa dirugikan atas perampasan lahan oleh Penggarap maka kami akan lakukan upaya hukum Pidana tedhadao Penggarap, sebab tidak mau kembalikan lahan milik PT Sinar Mas Group itu.

Upaya hukum yangbkaminlakukan yaknibdengan langka awal telah dilakukan Sumasi yang sudah dilayanhkan terhadap 29 Kepala Keluarga Penggarap.

Selanjutnya kata Yulius, yang diberikan itu adalah Sumasi Pertama, dan akan berikan lagi Sumasi yang kedua pada minggu depan, dengan tenggang waktu selama 14 hari lamanya.

Dari tenggang waktu 14 yang diberikan ruang lagi bagi Penggarap lahan tersebut untuk menyerahkan secara Suka Rela Lahan yang di Garapnya oleh mereka.

Kemudian setelah tenggang waktu yang diberikan kapada pihak Penggarap kalau tudak di Indahkannya maka akan Kuasa Hukum Sinar Mas Group akan upaya tempuh lainnya yakni lakukan Pengaduan.

Laporan Pengaduan yang akan dilakukan Kuasa Hukum apabila tidak di indahakan Penggarap, kata Kuasa Hukum sesuai dengan Delik Pasal 385 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

Terpisah lagi, Mario Ardento Manager PT KSO Sinar Mas Group menjelaskan bahwa kami pihak perusahan hanya dapat membuktikan itu dengan dokumen lahan seperti Hak Guna Usaha, tidak dengan kekuatan lainnya.

Lahan milik Perusahan itu seluas 2500 Ha, namun tetapi yang kami kelola pada saat ini hanya kurang lebih 800 Ha saja, sementara yang sisa telah dikuasai oleh pihak Penggarap Petani Galela. 

Kata Mario, semua upaya negosiasi sudah ditempuh, sampai di tangani oleh Pihak Pemerintah Daerah pun tak dapat diselesaikan, bahkan kami selalu diancam dan lakukan intimidasi.

Oleh sebab itu, kami memilih diam namun tetapi diam itu kami upaya dengan jalur hukum, yang mana pihak Perusahan telah menunjuk kuasa Hukum yang akan lakukan upaya Hukum peoses Pidana terhadap Penggarap Lahan, tutup Mario..#jef

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *