Jurusan Mekanik Berkurang, SMKN 2 Ternate Kembangkan Tehknik Pengelasan

Swaramalut,com, Ternate

Dari tahun ke tahun peminat jurusan mekanik industri berkurang, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 (SMKN 2), Kota Ternate, akan kembangkan jurusan tehknik pengalasan. Hal tersebut disampaikan oleh kepala sekolah SMKN 2 Drs. Kamaludin Ahmad, MM. Jumat (red kemarin) (30/08/2019).

“Kenapa jurusan tehknik pengalasan kami kembangkan?, karena kita berpikir untuk prosepek kedepan. Sebab kalau kita lihat di Kota Ternate, tenaga las sangat dibutuhkan. Sementara Sumber Daya Manusia kita sangat terbatas,”ujar Kamaludin pagi tadi diruang kerjanya.

Maka mau tidak mau, tenaga ahli dari luar akan diimpor. Tentu suatu saat akan terjadi caos” di masyarakat terjadi gejolak sosial. Maka dari itu harus jelih melihat kondisi ini.

SMKN 2 Ternate ini, kata kepsek, ada tujuh bidang keahlian dari tujuh bidang keahlian tersebut di uraikan kurang lebih 30 jurusan yaitu bangunan empat jurusan, geometika dua, listrik empat, dan Otomotif 6 jurusan. Lalu ada juga TI empat jurusan, tehknik kompuiter, jaringan, multi media, dan RPL perangkat lunak dan sebagainya. Bila ini di kembangkan tentu akan menjadi banyak.

“Tapi yang dikembangkan di SMKN 2 saat ini yaitu jurusan teknik instalasi listrik terdiri dari dua jurusan yang sebelumnya satu yakni instalasi tenaga listrik, dan pendingin tata udara. Kami membuka jurusan pengalasan ini sesuai dengan kondisi ril animo masyarakat dan peluang kerja nanti,”jelas Kamaludin.

Selain jurusan tehknik bangunan juga tekhnik gambar bangunan atau dikenal desain permodelan. Ia menjelaskan pihaknya membuka tehknik pengalasan untuk memiliki sarana prasarana yang banyak, agar pihak sekolah melakukan praktek, maka tidak perlu lagi adanya pengadaan besar-besaran, tapi fasilitas yang lama dan guru-guru lama dipakai.

“Jangan sampai bila dibuka jurusan baru, maka guru-guru tidak ada sarana prasarana. Tentu ini juga naif. Maka dikembangkan jurusan pengalasan sesuai dengan sarana prasarana dan guru yang ada. Meskipun nanti ada beban kerja guru terus bertambah seperti apa, tapi bisa menyesuaikan,”papar Kamaludin.

Kamaludin berharap, Maluku Utara, harus dilihat prospek-Nya kedepan, tidak perlu ribut karena ini merupakan kelemahan. “Bila ingin membuka daerah baru dalam dunia pendidikan, maka apa yang harus kita siapkan? sementara apa yang harus siapkan kita tidak punya,”ucap nya.

Lanjut, bila suatu saat nanti tenaga ahli di impor dari luar baru terjadi kesenjangan sosial maka itu akan berdampak pada masalah sosial, sehingga pemerintah yang menjadi pusing”tutupnya mengakhiri..#MI

Viki : Program Rumput Laut Desa Laluin Akan Jadi Icon Pemkab Halsel

Swaramalut.com – Ternate

Program rumput Laut di Desa laluin kecamatan kayoa selatan Kabupaten Halmahera selatan  Akan jadi salah satu program yang menonjol dan icon pendapatan daerah.

Tujuan dari pada program tersebut tidak lepas dari peningkatkan perekonomian masyarakat pada umumnya dan kecamatan kayoa selatan pada khususnya.

“Program ini,anggarannya diploting dari anggaran desa 100 juta pada tahun 2018 lalu.dengan anggaran tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten halmahera selatan khusus di kecamatan kayoa selatan dan juga bisa meningkat pendapatan daerah kabupaten halmahera selatan,”kata kades laluin kecamatan kayoa selatan Viki salamat S.ip kepada swaramalut di ternate, sabtu(31/8/2019).

Viki mengatakan, kami sesali kenapa harus potensi yang sangat luar biasa ini tidak ditangkap oleh pemerintah daerah. karena jujur saja,pihak swasta tidak mungkin memberikan pendapatan untuk daerah melainkan menguntunkan secara pribadi,cetusnya.

“seharusnya Pemerintah desa kecamatan maupun kabupaten bisa memberikan solusi untuk pendapatan daerah melalui program rumput laut desa laluin,”harapnya.

Viki menambahkan ini bisa menjadi pedoman bagi kementerian/lembaga, pemerintah daerah, asosiasi, serta akademisi dalam mengembangkan industri rumput laut”ucapnya.

Dia juga mengatakan, program rumput laut ini guna meningkatkan atau merubah penghasilan masyarakat desa Laluin, sebelumnya 300 rumah dari 427 rumah yang saat ini memiliki lahan rumput laut itu penghasilan perbulan nya hanya Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta namun dengan adanya budidaya rumput laut masyarakat memiliki penghasilan naik menjadi Rp 4 juta hingga Rp 6 juta per bulan.

“Semoga tetap lancar sehingga dapat membantu ekonomi masyarakat ditiga desa terutama desa Laluin untuk melanjutkan dan meningkatkan hidup,”tutupnya mengakhiri..#An

 

Jika Harga Ikan Jatuh, Dua Kementerian Kerjasama Akan Bantu Nelayan 

Swaramalut.com – Halsel

Kabupaten Halmahera Selatan terus mendapatkan perhatian khususnya dari sektor Perikanan dan Kelautan, bukti nya Kementerian Perindustrian dan Perdagangan bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan kamis (29/8) menggelar sosialisasi Sistem Resi Gudang pertama kali di Provinsi Malut dilakukan di kabupaten Halmahera Selatan.

Sosialisasi sistem resi gudang Kementerian Perindustrian dan Perdagangan bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan diwakili Alfian dari Dirjen Logistik “resi gudang yang diterima oleh nelayan dapat dicairkan langsung di bank sebesar 70 persen dari total nilai ikan milik nelayan nanti pada saat ikan dijual baru dilakukan pemotongan lagi sesuai nilai yang telah dibayarkan, karena resi gudang langsung ditahan pihak bank ketika dicairkan 70 persen,” Ucap Alfian kepada para nelayan di Panamboang.

Sementara itu, Kepala Balai Pelabuhan Perikanan Pantai Wilayah V PP Bacan, PP Sayoang dan PP Wainin Jamila Hi Salim kepada wartawan jumat (30/8) mengatakan, program sistem resi gudang yang dilakukan oleh kementrian Perindustrian dan perdagangan bekerja sama dengan kementrian Perikanan dan Kelautan tersebut sangat baik untuk masyarakat nelayan karena tugasnya membantu para nelayan “tujuan progam resi gudang tersebut guna membantu nelayan pada saat harga ikan jatuh,” Paparnya.

Menurut Jamila, Maluku Utara ini KPP pertama yang disosialisasi oleh pihak kementrian adalah Panamboang, dan PT mitra mas karena punya izin dari dari kementerian perindustrian baru PT Nitra mas, jadi bisa titip digudang. Resi gudang diberikan dari kementerian perindustrian melalui PT mitra mas “baru sosialisasi, berlaku akhir tahun ini,” Pungkasnya sambil menambahkan hingga di bulan Juli lalu produksi ikan di Panamboang sudah mencapai 3.396.190.71 ton..#Tox

Polres Halut Gelar Apel Pasukan Patuh Kieraha 

Swaramalut.com – Halut

Polres Halmahera Utara(Halut)gelar apel pasukan untuk operasi Kepolisian mandiri kewilayahan,” Patuh Kie Raha 2019″, yang bertempat di lapangan upacara Mapolres Halmahera Utara,kamis(29/8/2019).

Sambutan Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara yang di bacakan oleh Wakapolres Halmahera Utara, katakan bahwa Permasalahan Lalu Lintas berkembang seiring dengan meningkatnya kendaraan bermotor dan kebutuhan transportasi.

Pengendaranya juga bukan saja di usia dewasa namun ada juga yang masih belasan tahun, terutama pengendara roda dua, tentunya dari keselamatan sangat membahayakan, karena tingkat emosional belum stabil, dan juga pada rata ratanya pemahaman tentang aturan dan disiplin berlalulintas masih rendah.

Sehingga kejadian laka lantas mengalami peningkatan, dan itu dari data evaluasi Operasi Patuh Kir Raha 2017-2018, dan pelanggaran tersebut di dominasi tidak menggunakan helm, melawan arus serta kelengkapan surat surat kendaraan bermotor, sementara untuk kendaraan roda empat yaitu pengguna Safety Belt dan pelenggaran terhadap rambu/ marka jalan.

Selain itu, kalender untuk Operasi Patuh 2019 selama 14 hari mulai dari 29 Agustus – 11 September 2019, secara serentak di seluruh indonesia.

Sementara pola operasi GAKKUM Lantas 70%, giat preventif 20% dan pemetif 10% dan untuk sasaran dan target operasi secara umum adalah menekan potensi gangguan,menghilangka ambang gangguan dan penegak hukum lantas terhadap gangguan nyata.

Selanjutnya sasaran prioritas yang telah di tentukan korlatas Polri yakni pengendara sepwda motor yang tifak menggunakan helm standar, pengemudi roda empat tidak menggunakan safety belt, pengemudi roda empat juga melebihi batas maksimum kecepatan, melawan arus, mabuk saat mengemudi, masih dibawah umur, gunakan Hp saat mengemudi dam menggunakan lampu rotator/strobo/serine tidak sesuai peruntukan.

Untuk Polda Maluku Utara pengendara sepeda motor dan yang dibonceng menggunakan helm standar, pengemudi lawan arus, pengendara tidak dilengkapi STNK yang sah.

Secara keseluruhan operasi ini bertujuan meningkatkan kualitas keamanan, keselamatan kelancaran dan ketertiban dalam berlalu lintas serta meningkatkan kepatuhan pengguna jalan terhadap hukum dan perundang-undangan  lalu lintas yang lebih baik.

Harapanya ada kepatuhan masyarakat untuk mewujudkan Maluku Utara menjadi kota yang lebih berbudaya dan tertib berlalulintas,” tuturnya.

Turut menghadiri Apel gelar pasukan tersebut diantaranya Sekda Pemkab Halut, jajaran forkopimda para perwira Polres Halut serta jajarannya, dan para peserta upacara..#Jef

Idham : Saya Minta Agar DLH Jangan Memihak,Surat Keputusan Pemerintah Akan Segerah Dipenuhi Secepatnya

Swaramalut.com – Ternate

Pengusaha pabrik tahu tempe yang berada dikelurahan jambula kota ternate selatan berharap agar pemerintah kota ternate dalam hal ini dinas lingkungan hidup agar tidak memihak ke siapapun.

“Saya berharap dinas lingkungan hidup kota ternate jangan memihak disalah satu pihak dan dia juga minta agar DLH bisa segera kroscek ke kelapangan sebab kalau memang ada kesalahan harus disampaikan ke kami agar bisa segara diperbaiki “ucap  pengusaha tahu idham pada media ini kamis(29/8/2019).

Dirinya juga menjelaskan bahwa Berdasarkan surat keputusan nomor : 660.1/243/tahun 2019 oleh pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Lingkungan Hidup kepada pabrik tahu tempe milik Hi Slamet Mudjit dengan menimbang bahwa dalam upaya dan/atau kegiatan wajib menaati peraturan perundang undangan dan persyaratan perizinan di bidang lingkungan hidup dan dalam keputusan kepala DLH pada keputusan pertama menghentikan sementara semua kegiatan yang berdampak lingkungan dan memberikan sanksi administratif serta dedline waktu selama 60 hari.

Dari keputusan tersebut, pengusaha tahu tempe milik Hi Slamet Mudjito melalui Idham Irjaya mengatakan dalam waktu dekat akan memberikan persyaratan yang telah ditetapkan dalam waktu dekat ini.

“Surat-surat perizinan sudah hampir rampung sehingga saya berharap bisa tepat waktu untuk diserahkan ke DLH sesuai dengan peraturan perundang undangan,” Ucap Idham.

Disentil terkait dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Idham menuturkan bahwa pihaknya sudah dikerjakan pada tahun 2018. Sehingga, setelah membuat perizinan di bidang lingkungan hidup langsung di lanjutkan dengan Izin ULP dan di serahkan kepada DLH Kota Ternate.

Sementara salah satu konsulan Maluku Utara Syarif Can saat di konfrimasi menuturkan bahwa untuk IPAL di Kota Ternate Baru 6 yang di miliki salah satunya Pabrik Tahu dan Tempe di Jambula.

“Pabrik tahu ini yang berbahaya hanyalah Chemical Oksigen Demand (COD ) atau  kebutuhan oksigen kimia untuk reaksi oksidasi terhadap bahan buangan di dalam air dan Biological Oxygen Demand (BOD), atau kebutuhan oksigen biologis untuk memecah bahan buangan di dalam air oleh mikroorganisme.” Jelasnya.

Syarif juga menjelaskan bahwa alat IPAL yang di pakai Pabrik tahu tempe itu harusnya menggunakan sistem jepang “Joka Sou” dengan menggunakan sistem anaerob dan aerob bahkan dengan menggunakan halogen sekitar 10 meter kubik yang di pasang, bahkan di uji ke laboratorium selama satu bulan untuk membuahkan hasil yang masksimal demi menurunkan COD dan BOD”tutupbya mengakhiri..#An

Polres Halut, Gelar Apel Pasukan Patuh Kiaraha 2019

Swaramalut.com – Halut

Apel gelar pasukan operasi Kepolisian mandiri kewilayahan,” Patuh Kie Raha 2019″, yang belangsung di lapangan upacara Mapolres Halmahera Utara, Keselamatan Pengguna Jalan, menjadi target yang ingin dicapai dalam operasi kewilayahan Patuh Kie Raha 2019, Kamis (29/8/2019).

Apel gelar pasukan di pimpin langsung Wakapolres Kompol Rudi Saeful Hadi, S.Ik. Wakapolres dalam membacakan sambutan Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara mengatakan, bahwa permasalahan Lalu Lintas berkembang seiring dengan meningkatnya kendaraan bermotor dan kebutuhan transportasi.

Pengendara juga bukan saja di usia dewasa namun ada juga yang masih belasan tahun, terutama pengendara roda dua, tentunya dari keselamatan sangat membahayakan, karena tingkat emosional belum stabil, dan juga rata- rata pemahaman tentang aturan dan disiplin berlalulintas masih rendah.

“Sehingga kejadian laka lantas mengalami peningkatan, dan itu dari data evaluasi Operasi Patuh Kir Raha 2017-2018, dan pelanggaran tersebut di dominasi tidak menggunakan helm, melawan arus serta kelengkapan surat surat kendaraan bermotor, sementara untuk kendaraan roda empat yaitu pengguna Safety Belt dan pelenggaran terhadap rambu/ marka jalan,” kata Wakapolres.

Selain itu, kalender untuk Operasi Patuh 2019 selama 14 hari mulai dari 29 Agustus – 11 September 2019, secara serentak di seluruh indonesia.

Sementara pola operasi GAKKUM Lantas 70 persen giat preventif 20 persen dan pemetif 10 persen dan untuk sasaran dan target operasi secara umum adalah menekan potensi gangguan,menghilangka ambang gangguan dan penegak hukum lantas terhadap gangguan nyata.

Selanjutnya sasaran prioritas yang telah di tentukan korlatas Polri yakni pengendara sepwda motor yang tifak menggunakan helm standar, pengemudi roda empat tidak menggunakan safety belt, pengemudi roda empat juga melebihi batas maksimum kecepatan, melawan arus, mabuk saat mengemudi, masih dibawah umur, gunakan Hp saat mengemudi dam menggunakan lampu rotator/strobo/serine tidak sesuai peruntukan.

Untuk Polda Maluku Utara pengendara sepeda motor dan yang dibonceng menggunakan helm standar, pengemudi lawan arus, pengendara tidak dilengkapi STNK yang sah.

Secara keseluruhan operasi ini bertujuan meningkatkan kualitas keamanan, keselamatan kelancaran dan ketertiban dalam berlalu lintas serta meningkatkan kepatuhan pengguna jalan terhadap hukum dan perundang-undangan  lalu lintas yang lebih baik.

Harapanya ada kepatuhan masyarakat untuk mewujudkan Maluku Utara menjadi kota yang lebih berbudaya dan tertib berlalulintas.

Turut menghadiri Apel gelar pasukan tersebut diantaranya Sekda Pemkab Halut, jajaran forkopimda para perwira Polres Halut serta jajarannya, dan para peserta upacara..#jef

Dinkes Provinsi, Gelar Advokasi dan Sosialisasi JKN Di Morotai

Swaramalut.com, Morotai

Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara (Malut) gelar advokasi dan sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat di kabupaten Pulau Morotai. Kegiatan berlangsung di ruang Aula Hotel perdana, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan (Morsel), Kamis (29/08/2019.

Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Provinsi Maluku Utara dr. Alwia Assegaf, M.Kes, usai kegiatan mengatakan tujuan dari kegiatan yang di lakukan ini selain dari sosialisasi yang di berikan ke masyarakat tentang jaminan kesehatan masyarakat secara Nasional.

“Kita juga mengadvokasi ke Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan setempat untuk meningkatkan palayanan Kesehatan agar mencapai Universal Health coverage (UHC) artinya seluruh masyarakat di jamin dengan jaminan kesehatan nasional (JKN),” kata alwia.

Menurutnya, Morotai merupakan salah satu dari 10 kabupaten/Kota di Malut yang mencapai UHC pada tanggal 1 januari 2018 artinya pemda setempat dapat menanggung masyarakat yang tidak mampu untuk jaminan kesehatannya.

“Karena selain dari jaminan kesehatan yang di tanggung pemerintah Pusat, tanggungan mandiri, atau yang di tanggung oleh perusahaan. Masyarakat yang tidak mampu di luar yang di tangani pemerintah pusat itu di tangani oleh pemerintah daerah baik provinsi, maupun kabupaten Kota dengan cara sering,” ucapnya.

Sedangkan untuk mencapai UHC dari pemerintah pusat harus di atas 96% dan yang saat ini sudah dicapai oleh beberapa daerah di antaranya Morotai dengan UHC 97%, Halut 99%, dan Halteng 100%.

“Untuk itu tegasnya agar beberapa kabupaten kota yang belum mencapai UHC harus terus di tingkatkan agar masyarakatnya terlindungi dan di jamin kesehatannya secara nasional,” terangnya.

Sementara untuk provinsi maluku utara baru 65 persen dari jumlah penduduk yang mencapai 1,3 juta orang dapat menikmati jaminan kesehatan nasional dengan baik. Namun ada beberapa kabupaten yang belum tersentuh JKN-KIS termasuk pulau taliabu.

Dia berharap advokasi dan sosialisasi JKN selalu ditingkatkan oleh Pemda jangan sampai ada alasan bahwa terjadi kekurangan atau devisit anggaran lalu tidak di jalankan lagi. Nah, komitmen ini harus betul-betul di tindak lanjuti bagaimana kesiapan pemda, kemampuan pemda dan lain sebagainya.

“kita berharap kedepannya di 10 kabupaten kota sudah secara keseluruhan mencapai UHC, maksudnya masyarakat terlindungi dari Jaminan Kesehatan Nasional dan akses pelayanan terjangkau secara baik,” harapnya..#amt

Operasi Kieraha 2019, Resmi Di Gelar Polres Morotai

Swaramalut.com, Morotai

Polisi Resort (Polres) Pulau Morotai laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kieraha Tahun 2019. Bertempat di Lapangan Polres Pulau Morotai, Kamis (29/08/2019).

Adapun tema yang di usung dalam operasi kieraha 2019 ini ” Meningkatakan Kamseltibcarlantas dan Kepatuhan Masyarakat Terhadap Hukum dan PER UU Lalu Lintas”.

Apel dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol drh. Dedy Wijayanto, perwira apel AKP. Dani Maribungan yang juga merupakan Kasatlantas Polres Pulau Morotai.

Foto saat apel gelar pasuka operasi kieraha 2019 dilangan Polres Morotai

Wakapolres Dedy Wijayanto dalam sambutanya mengatakan, apel gelar pasukan yang dilaksanakan pada hari ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia. Apel ini di gelar dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat pada hukum dan peraturan UU lalu lintas.

“Rata-rata pengemudi/pengendara dari segi pemahaman tentang aturan dan disiplin dalam berlalu lintas masih rendah,” kata Dedy.

Menurutnya, pelaksanaan Operasi Patuh Kieraha tahun 2017 dan tahun 2018, data menunjukkan kejadian laka lantas mengalami peningkatan dimana pada tahun 2017 ada 6 kasus dan pada tahun 2018 mengalami menjadi 16 kasus. Sedangkan korban meninggal dunia juga mengalami peningkat dimana 2017 ada 2 kasus sedangkan 2018 menjadi 8 kasus. Begitu juga dengan korban luka berat mengalami peningkatan dimana pada 2017 ada 4 kasus dan di 2018 naik menjadi 9 kasus. Untuk korban luka ringan meningkat sebanyak 41 kasus dari 4 kasus di tahun 2017 menjadi 45 kasus ditahun 2018.

“Jumlah pelanggaran lalu lintas operasi patuh tahun 2018 sejumlah 3,633 pelanggaran meningkat 2% dari th 2017 sebanyak 3,552 pelanggaran, dengan jumlah tilang sebanyak 2,662 pelanggar dan teguran sejumlah 971 pelanggaran,” ujarnya.

Dari hasil evaluasi tersebut di atas bahwa dominasi pelanggaran yang terjadi adalah pelanggaran ranmor sepeda motor yang tidak menggunakan helm, melawan arus dan kelengkapan surat-surat kendaraan, sedangkan untuk ranmor r4 melanggar penggunaan safety belt dan pelanggaran terhadap rambu / marka jalan.

Sekedar di ketahui, sasaran secara prioritas yang di tetapkan Polda Maluku Utara sebagai berikut:
a). Pengendara sepeda motor dan yang dibonceng tidak menggunakan helm standar (gar psl 291 (1) (2) uu no. 22 / 2019);
b). Pengemudi ranmor yang melawan arus (gar psl 287 (1) (2) uu no. 22 / 2019);
c) Pengendara yang tidak dilengkapi dengan stnk yang sah (gar psl 288 (1) uu no. 22 / 2019).

Operasi patuh tahun 2019 serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia. Pelaksananya selama 14 hari kedepan, dimulai dari tanggal 29 – 11 September 2019..#

Pemkab Halsel Ajukan 348 Kuata CPNS 

Swaramalut.com – Halsel

Menindaklanjuti edaran dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahap ke II Tahun 2019.

Marten Puka-Puka selaku Kepala BKPPD Halsel saat diwawancarai di Ruang Kerjanya kamis (29/8) menjelaskan bahwa menindaklanjuti edaran Kemenpan RB, BKPPD Halsel telah mengirim 348 kuota lebih sesuai kebutuhan daerah untuk mengisi kuota CPNS di tahun 2019 ini.

“Kita sudah kirimkan 348 untuk diajukan dan nantinya akan ditindaklanjuti kemudian ditetapkan besar kuota untuk Halsel”, ungkapnya

Marten menambahkan untuk formasi yang diajukan diantaranya ternaga guru, kesehatan dan teknis lainnya. “Selain CPNS, kita juga akan membuka pendaftaran untuk P3K dengan menggunakan Computer Assisted Tes (CAT) yaitu tes untuk merekrut CPNS yang dilakukan secara online menggunakan komputer. Untuk CPNS diajukan Sarjana dan Diploma terutama bidang kesehatan sedangkan P3K yaitu pendidkan SMA dan Sarjana,” jelasnya.

Marten berharap kuota yang diajukan daerah dapat diterima semuanya sehingga  CPNS yang lulus dapat mengisi kuota tersebut “Saya berharap kuota CPNS dan P3K yang telah diajukan dapat diterima dan CPNS tahun 2019 ini bisa mengisi kuota yang telah disiapkan”, harapnya.. # Tox.

Daftar Hari Ini, Berangkat Haji 12 Tahun Kemudian 

Swaramalut.com – Halsel

Kesadaran masyarakat kabupaten Halmahera Selatan untuk menunaikan ibadah haji saat ini terbilang tinggi, buktinya daftar tunggu Calon Jamaah Haji (CJH)  kabupaten Halmahera Selatan hingga kamis (29/8) sudah mencapai 2400 lebih.

Kepala Kemenag kabupaten Halmahera Selatan Hasyim Hi Hamzah ketika dikonfirmasi terkait daftar tunggu calon jamaah haji kamis (29/8) mengatakan,  daftar tunggu CJH di kabupaten Halmahera Selatan ini tergolong tinggi karena minat dan kesadaran masyarakat Halsel berhaji sudah cukup tinggi “kesadaran masyarakat sudah bagus makanya daftar tunggu CJH di Halsel ini ada lebih dari 2400 CJH, jika dikonversi ke kuota haji setiap tahunnya 240 Jamaah haji yang berangkat ditahun 2019 kemarin maka daftar tunggu hingga 2031,” Tutur nya.

Hasyim lantas mengatakan, untuk kabupaten Halmahera Selatan ini setiap hari masyarakat mendaftarkan diri untuk menjadi daftar tunggu CJH di Kemenag Halsel 3 sampai 5 CJH yang mendaftarkan diri, jika mendaftar hari hari ini maka menjadi daftar tunggu hingga 12 tahun kemudian “setoran awal untuk mendaftar haji itu Rp 25 juta untuk mendapatkan nomor porsi dan daftar tunggu,” Paparnya.

Disisi lain, Hasyim yang juga kepala staf urusan kemanag Hasil mengucapkan terimakasih kepada Bupati Halsel, pimpinan dan anggota DPRD, dinas sosial, dinas kesehatan, dinas perhubungan dan kepala syahbandar dan Kapolres Halsel dan forkopimda. Seluruh elemen termasuk media, panitia pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji, ketua rombongan dan ketua regu dan seluruh jamaah yang telah bekerja sama “Semua berjalan lancar dan harapan ditahun depan tetap berjalan lebih bagus,” Pungkas Hasyim.. # Tox.