Proyek Pembangunan Desa Mamuya Tidak Selesai, PPDM Lakukan Aksi 

SWARA HALUT SWARA TERKINI

Swaramalut.com – Halut

Aksi ujuk rasa ( Unras) oleh Aliansi Pemuda Peduli Desa Mamuya ( PPDM ), terkait dengan Infrakstruktur pembangunan yang tidak di selesaikan dengan menggunakan anggaran Pendapatan Anggaran Desa (PAD), Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa ( DD) Desa Mamuya Kecamatan Galela Kabupaten Halmahera Utara, yang berlangsung di tiga titik yakni Polres Halmahera Utara, Kantor Bupati dan Inspektoran Kabupaten Halut, Kamis (5/9/2019).

Aksi yang di pimpin langsung  oleh Koordinator Lapangan (Korlap) Faisal Parasaja dengan sejumlah masa aksi lakukan orasi dengan tuntutan diantaranya :

Mendukung pihak Polres Halut dan Inspektorat Kabupaten Halut unyuk turun langsung ke Desa Mamuya untuk lakukan Audit Proyek Pembangunan yang berada di desa Mamuya dengan menggunakan Dana PAD,ADD dan DD.

Bupati Halut agar dapat mengevaluasi Kinerja dari  Inspektorat Kabupaten Halut.

Meminta agar pihak Dinas PMD dapat lebih lagi memperhatikan seluruh fungsi Pemerintahan Desa Mamuya Kecamatan Galela.

Dalam orasinya Korlap Faisal Parasaja katakan bahwa sampai denga hari ini kami telah kantongi data data yang terkait dengan tidak terselesainya proyek pembangun didesa mamuya sehingga kami telah melaporkan ke pihak Polres Halut,” lantang korlap.

Di pertegas korlap lagi, agar Pihak inspektorat harus turun ke desa mamuya agar persoalan tersebut terselesaikan,” teriak korlap.

Dipeetegas lagi bahwa apabila persoalan proyek pembangunan di desa mamuya tidak secepatnya menyelesaikan oleh pihak Inspektorat maka kami akan memboikot aktifitas kantor desa mamuya dan jalan raya serta tempat pengambilan pasir di desa Mamuya di hari Senin nanti, ” teriak korlap.

Kemudian masa aksi di terima oleh pihak Onspektorat untuk lamukan hering bsrsama, langsung dengan kepala Inspektorat Pemkab Halut Tonny Kappuw.

Sementara kata Tony, selaku perpanjang tangan Bupati kami pihak inspektorat telah meminta para masa aksi harus memasukan laporan data data terkait dengan proyek pembangunan desa mamuya yang di duga bermasalah karena tidak selesai, namun sampai saat ini dengan aksi jilid 5 ini belum juga memasukan laporan, ” terang Tony.

Kemudian lapiran yang baru saja di sampaiakan, saya selaku pimpinan akan menunjuk Tim turun ke desa mamuya untuk mengaudit permasalah yang ada di desa mamuya dengan standar sesuai aturan untuk selesaikan maslah ini selama 10 hati ,” tegasnya.

Selain itu Kepala Inspektorat meminta kepada tokoh masyarakat desa mamuya agar Pro Aktif atas permasalahan ini untuk kelancaran kasus tersebut,” tutur Tony..#Jef

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *