Viral !! Tiga Speed Dinkes 1 Tengelam Tidak Terutus

Swaramalut.com, Morotai

Speet Boad milik dinas kesehatan kabupaten pulau morotai yang berada di pulau Dok, kini tampak tidak terurus lagi. Pasalnya, tiga buah speed boad milik dinas tersebut di biarkan tenggelam dan tak terurus lagi.

Viral pada pukul 22.11 wit, melalui dinding Facebook atas nama Sahabudin Taba. Dalam dinding Facebooknya tertulis, speet boad milik dinas kesehatan yang berada di pulau Dok tenggelam.

Foto speed Dinkes morotai tenggelam

“Tiga unit speet, tapi yang dua unit yang baru sedangkan yang satunya tenggelam dengan 2 mesin 90 PK merek Suzuki,” kata sahabudin.

Menurutnya, jika tiga buah speed milik pemda yang berada di pulau Dok tidak di urus lagi ini akan merugikan daerah.

“Aset ini dong so tara mau urus ka,” jelanya dalam dinding Fb.

Sementara kadis Kesehatan pulau morotai Victor Palimbong, saat di hubungi, Selasa (10/09/2019) saat di tanyai betul tiga buah speed dinas kesehatan ada di pulau Dok. Kadis jawab, betul. “Speet ada di sana tapi naik Dok,” jawabnya.

Tapi, Pak kadis speet tenggelam, sontak dan tak menjawab pertanyaan lagi, lalu telepon di matika..#amt

Jalan Lingkar Morotoi Di Targetkan Selesai 2020

Swaramalut.com, Morotai

Pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan antar desa di Kabupaten Pulau Morotai. Kini, telah di kerjakan dan sisah pekerjaan di targetkan akan selesai hingga tahun 2020.

“Jalan lingkar yang telah di hotmix mulai dari Desa Tutuhu sampai Desa Loloro. Sedangkan tahap pembangkaran badan jalan mulai dari Desa Hapo, menuju Libano masih sementara di kerjakan ,” Hal ini di ungkapkan oleh salah satu pengawas lapangan Balai PU di Pulau Morotai, Tivi Dedy pada wartawan, Selasa (10/09/2019).

Menurutnya, jalan lingkar pulau morotai yang menghubungkan dari desa ke desa ditergetkan selesai pada tahun 2020. Sementara pada tahun ini pembongkaran badan jalan dari hapo menuju Libano masih di kerjakan.

“Pembongkaran badan jalan dong sementara kerja. Pemenang tender oleh PT. Laborosco Yal. Pekerjaan panjang 6 Km dengan Anggaran Rp. 20 miliar lebih,” Kata Tivi

Lanjut dia, sedangkan untuk pembongkaran badan jalan dari bere-bere kecil, titigogoli dan desa hapo suda di kerjakan pada tahun 2018 yang di kerjakan oleh PT. Laborosco Yal. Namu kini, masih dalam pemeliharaan selama 2 tahun.

“Pembongkaran badan jalan Tahun 2018 juga di kerjakan PT. Laborosko Yal mulai dari bere-bere kecil, titigogoli dan desa hapo. Ketiga jalan ke desa itu masih tahap pemeliharaan,” ujarnya.

Sedangkan sisah jalan lingkar pulau morotai yang belum di kerjakan masih tersisah 60 Km, namun ditargetkan selesai pada tahun 2020 mendatang.

Perlu di ketahui, jarak dari Daruba menuju Bere bere 83 Km, dari Bere-bere menuju sopi 40 Km. Sedangkan jarak tempuh dari Daruba- wayabula sampe pertigaan 48 km, dari pertigaan wayabula menuju sopi 73,600 km..#amt

Jamaluddin : Pemeran Video Panas Dihaltim Akan Dijerat Dengan UU.ITE dan UU.PPA

Swaramalut.com – Haltim

Pemeran utama dalam adegan video panas yang beredar luas di Haltim, ternyata merupakan oknum kepala sekolah di  salah satu sekolah dasar di Desa Puao Kecamatan Wasile Timur Kab. Haltim.

MT diduga sebagai pemeran pria dalam video itu akan segera diamankan oleh Polres Haltim,” ucap Kabag OPS Polres Haltim AKP Jamaludin di sela-sela pengamanan aksi unjuk rasa di sekolah yang terduga pelaku pimpin,Selasa (10/9/2019).

Nanti kami akan usulkan ke Kapolres sehingga pelakunya bisa secepatnya ditahan. dan akan mendalami siapa penyebar dan pelaku dalam adegan panas tersebut,pelaku juga akan di jerat dengan UU Perlindungan perempuan(UU PPA) dan Anak sekalugus UU ITE.

Teepisah dari itu Heri Ketua Karang Taruna Desa Puao mengecam perbuatan oknum kepala sekolah tersebut. Dia meminta kepada bupati untuk mencopot MT dari jabatannya sebagai Kepala SDN Puao.

“Masalah ini sudah mencedarai dunia pendidikan dan membuat malu Masyarakat desa Puao. Mestinya dia sebagai kepala sekolah menjadi panutan bagi anak didiknya. Dan ini sudah menjadi wacana publik”tuturnya.

Heri juga menghawatirkan sebab hal ini nantinya akan berdampak buruk dan bisa ditiru. “Aksi kami di depan SDN Puao pagi tadi kurang lebih satu jam dengan tuntutan copot MT selaku Kepala SDN Puao”.

“Kami juga menduga gadis dalam video tersebut  masih di bawah umur, karena data yang kami kantongi dari karang taruna yang bersangkutan ternyata masih di bawah umur,” pungkasnya.

Heri berharap polisi segera menelusuri hal ini. dan Atas nama karang taruna wasile tengah desa Puao akan mendesak bupati agar sesegera mencopot MT.

Dari informasi yang didapat wartawan media ini besok perwakilan dari karang taruna bersama Pengawas Dikdas kecamatan wasile tengah,Pjs Kades Puao, Komite Sekolah dan beberapa tokoh masyarakat akan mendatangi kantor dinas pendidikan dan kebudayaan haltim untuk menyarahkan bukti-bukti terkait masalah tersebut.

Sampai berita ini ditayangkan Pelaku pria MT dan peran wanitanya belum bisa dikonfirmasi..#Zul

Polres Akan Usut Tuntas Terkait Video Mesum Oknum ASN Yang Beredar di Haltim

Swaramalut.com – Haltim

Video amatir adegan mesum membuat heboh dan menjadi buah bibir di kalangan masyarakat di Kabupaten Halmahera Timur,Maluku Utara beberapa waktu kemarin.

Penyebabnya, karena video dan foto diduga dilakukan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Haltim berinisial MT di salah satu kamar bersama dengan selingkuhannya yang juga seorang siswi yang masih duduk di banku SMA di salah satu sekolah yang berada di Haltim.

Dalam video amatir tersebut terlihat MT bersama selingkuhannya seorang wanita berkulit sawo matang berambut panjang tanpa mengenakan busana dan melakukan hubungan layaknya suami istri.

foto Mesum yang di unggah di Medsos

Adegan mesum oknum PNS bersama selingkuhannya ini direkam sendiri saat kedua pasangan yang tengah ngamar dan melakukan perbuatan asusila tersebut.

Steven Salah satu tokoh masyarakat  dan juga mewakili orang tua wali murid di SDN Puao meminta pihak Polres Haltim segera mengusut kasus beredarnya video mesum diduga oknum PNS di Halmahera Timur ini.

“Saya kira polisi harus bertindak cepat mengusut beredarnya video mesum tersebut ”Kan orang yang diduga mirip dengan pelaku di dalam video bisa diklarifikasi, tempatnya bisa diperiksa dan pelaku penyebar video juga bisa dilacak oleh tim cyber crime. Ini harus segera dilakukan agar semuanya jelas,” tandas warga tersebut yang tidak mau namanya di publikasikan.

foto : Steven (Tokoh Masyarakat)

Beredarnya video mesum yang diduga melibatkan salah seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di Haltim, membuat heboh masyarakat.

Warga setempat berharap Bupati Haltim segera memberi sanksi tegas kepada pelaku, bahkan mencopot yang bersangkutan dari jabatannya.  “Saya berharap agar pemerintah dalam hal ini Bupati Haltim segera menjatuhkan sanksi bagi oknum PNS yang berbuat asusila dan saat ini video mesum tersebut sudah menjadi buah bibir di masyarakat luas,” kata steven yang juga merupakan warga yang ada di Haltim,Senin (10/9/2019).

Menurut warga tersebut,perbuatannya telah menyimpang dari sikap seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan memberikan contoh buruk bagi masyarakat, terlebih norma agama dan adat yang selalu dikedepankan.

Foto : Kapolsek Wasile IPDA Achmad Muhammad.SH dan Kabag Ops Jamaluddin

“Perbuatan tersebut sudah sangat bertentangan dengan norma agama dan adat yang ada di bumi al jajirah moloku kieraha. Seharusnya oknum tersebut secepatnya dicopot dari jabatannya karena kami mendapat kabar bahwa oknum tersebut salah seorang Kepala di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Wasile.

Selain itu dia juga mengatakan bahwa besok dirinya bersama Pengawas, Kades,dan ketua Komite akan menemui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Haltim dan akan mendesak agar Oknum tersebut harus di mutasikan dan diberhentikan dari jabatannya.

foto : Anggota Polsek Wasile lakukan pengamanan didesa Puao

Terpisah dari itu Kabag Ops Polres Haltim AKP Jamaliddin Mengatakan Bahwa kami akan mengusut tuntas persoalan ini,kami juga akan mengumpulkan alat bukti dan kalau cukup kami akan langsung lakukan penahanan kepada oknum tersebut.

Kapolres telah memberikan intruksi setelah mendapat laporan dari salah satu warga dan meminta agar saya dan beberapa anggota mengawal aksi masyarakat tadi”ucap Kabag Ops

Dari informasi terakhir yang di peroleh wartawan media ini bahwa pelaku wanitanya sudah dikeluarkan dari sekolah.

Sampai berita ini di tayangkan pelaku masih belum bisa ditemui unfuk memberikan tanggapan terkait kasus tersebut..#Zul/red