Tingkatkan Kompetensi Guru Paud, PNFI Gelar TUK

SWARA TERKINI SWARA TERNATE

Swaramalut.com, Ternate.

Demi meningkatkan Kompetensi guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Ternate, Dinas Pendidikan Kota Ternate, melalui bidang Pendidikan Non-Formal dan Informal (PNFI), pagi tadi membuka kegiatan Tes Ujian Kompetensi (TUK). Bertempat di Hotel Surya pagi.

Kepala bidang PNFI Kota Ternate, Farida A. Syah mengatakan hari ini dilaksanakan pembukaan kegiatan TUK untuk meningkatkan Kompetensi Guru Paud yang berkualitas.

foto : Kepala bidang PNFI Kota Ternate, Farida A. Syah

“Kenapa kami melaksanakan kegiatan ini?, karena Kompetensi guru-guru Paud yang ada kita masih bingung, sehingga bagaimana cara melaksanakan uji Kompetensi-Nya,”kata Farida usai dari kegiatan tersebut.Kamis (12/09/2019)

Farida juga bilang, di Kota Ternate ada Gedung Tes Ujian Kompetensi (TUK) bantuan dari kementrian pendidikan melalui Dinas Pendidikan Propinsi, dan ini khususnya Kota Ternate yang mendapatkan. “Tapi gedung ini bisa di manfaatkan oleh Kabupaten lain yang ada di Propinsi Maluku Utara. Tempat tersebut untuk guru-guru guna di uji kompetensi mereka,”kata Kabid.

Ia katakan, pihaknya juga telah bekerja sama dengan lembaga sertifikasi kompetensi pendidikan Paud dari kementrian pusat. “Jadi kami di kota ternate baru memulai memanfaatkan ini dengan mengerimkan 40 Guru. Nanti akan di tes uji kompetensi mereka karena ini baru pembukuan,”ujar Kabid.

Farida katakan, belum tahu pasti pelaksanaan UK, tapi hal ini sudah di komunikasi kan dengan pihak LSK pusat, namun mereka sudah menyetujui, tinggal mengatur teknik pelaksanaan-Nya dengan kepala-kepala sekolah untuk mengirim guru-guru-Nya.

Kemudian di dalam pelaksanaan UK, juga kata Farida, akan dilakukan praktek sesuai PAUD yang memenuhi syarat salah satunya Paud telkom. “Maka dari itu, lewat kesempatan ini saya berharap pemerintah Kota maupun pemerintah Propinsi dan Kementrian bisa memperhatikan nasib guru-guru Paud yang ada di Propinsi Maluku Utara, khususnya di Kota Ternate,”harap Farida.

Lanjut, hal ini dikatakan, karena guru-guru sering merasa tak diperhatikan, sebab mereka tidak di tes UK, dan para guru-guru paud juga tidak mendapatkan tunjangan apa-apa. “Nah sehingga dengan pelaksanaa tes UK ini, akhir tahun 2019 akan saya akan membuktikan kepada publik kompetensi dari guru-guru Paud dengan penilaian sesuai tes uji kompetensi-Nya untuk 2020 nanti,”jelas Farida.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *