Pemprov Malut dan LAN-RI Gelar FGD Bahas Pengelolahan Administrasi Umum dan Keuangan

SWARA TERKINI SWARA TERNATE

Swaramalut.com – SOFIFI

Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) bersama Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI) melaksanakan kegiatan Fokus Grup Diskusion (FGD) dalam rangka Pembahasan Peraturan Kepala Daerah Tentang Pengelolaan Administrasi Umum dan Keuangan di Sekretariat Daerah Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan FGD dengan tema “Optimalisasi Kordinasi Organisasi Perangkat Daerah Dengan Steakholder Melalui Foris Kordinasi” dibuka secara langsung oleh pejabat sekertaris daerah maluku utara Bambang Hermawan dan dihadiri oleh Asisten III Salmin Janidi yang juga sebagai Reformen dalam kegiatan ini juga Samsuddin A. Kadir Kepala Badan Perencanaan Daerah Malut (Bappeda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup  Malut, dan kepala SKPD Malut.kegiatan ini berlangsung di ruang rapat lantai IV Kantor Gubernur Provinsi Malut, Gosale Puncak di Sofifi, Senin, (21/10/2019).

Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Malut Salmin Janidi, SH, M Hum ketika dikonfirmasi wartawan media ini mengatakan bahwa setelah ditetapkan tiga nama calon Sekertaris Daerah Perovinsi Malut oleh panitia seleksi (Pansel) pada beberapa waktu lalu dan mengutip ucapan Gubernur, bahwa dari hasil penetapan Pansel, tiga nama ini menurut pandangan Pak, Gubernur KH. Abdul Gani kasuba bahwa ketiga-tiganya layak dan memiliki kapasitas untuk menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Maluku.

Lanjut Salmin, menurutnya tidak sampai disitu saja sebab stakeholder di dalam maupun di luar ini juga membutuhkan sosok yang memiliki komitmen untuk bagaimana memperbaiki disiplin ASN, Jam masuk kantor dan  pulang kantor, selain itu menyangkut dengan kesejahteraan, fenomena keadaan di dalam pemerintahan,”terangnya.

“Nah, hal ini sangat diperlukan komitmen dan kerja sama antara calon sekda yang insya Allah nantinya akan terpilih dan kita Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di lingkup Pemerintahan Provinsi Malut.

“Hal ini dilakukan supaya ketika Sekda terpilih juga membutuhkan dukungan dari semua perangkat daerah,sebab Sekda tidak bisa bekerja sendiri dan berdiri sendiri kalau bukan membutuhkan teman-teman dari OPD yang lain,”tuturnya.

Sebagai wujud rasa tanggung jawab bawahan kepada atasan, yang kedua adalah membuat komitmen untuk membangun kinerja PNS yang mengarah pada reformasi birokrasi yang dikehendaki oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Oleh sebab itu, pada momentum dialog hari ini,  dalam rangka untuk mencari komitmen mereka, jika mereka terpilih apa yang akan menjadi komitmen untuk mereka lakukan bersama, agar tidak ada kesenjangan antara Sekda terpilih dengan Perangkat Daerah yang ada di lingkup Pemerintahan Daerah.

Itu prinsipnya.Untuk tiga nama Sekda yang terpilih diantaranya Bambang Hermawan yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sekertaris Daerah, Syamsudin A. Kadir Kepal Bappeda dan berikutnya Nirwan MT Ali Kepal Dinas PTSP Provinsi Malut. dan mereka bertiga ini sudah memiliki pengalaman dan menduduki jabatan yang berbeda.

Dari dialog ini pun tidak menafikan bahwa kami tidak punya kewenangan untuk memilih siapa yang menjadi sekda. Hal ini karena bukan SKPD atau perangkat daerah yang memilih dan Hal itu berada pada wewenang  Gubernur bersama Pemerintah Pusat, akan tetapi untuk menjaga harmonisasi antara Sekda yang terpilih dengan perangkat daerah yang lain, maka kita perlu membangun sebuah komunikasi yang mengarah kepada, Akuntabilitas, dan Keterbukaan agar antara atasan dan bawahan bisa bekerjasama dengan baik untuk membangun mitra,”tuturnya..#red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *