Tauhid Djaguna Berharap Koperasi Badai Taruna Desa Wasileo Dapat Bantuan Dari DKP Haltim

SWARA HALTIM/HALTENG/TIKEP SWARA TERKINI

Swaramalut.com – Haltim

Koperasi Nelayan Badai Taruna(BT) yang berada di Desa Wasileo Kecamatan Maba Utara Kabupaten Halmahera Timur Provinsi Maluku Utara sangat mengharap Bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Haltim, Selasa (5/11/2019).

Pada tahun 2018 Koperasi Nelayan Badai Taruna telah memperioritas sarana penampung ikan karena tidak ada sarana pendukung/fasilitas tampungan yang representatif. Sehingga koperasi hanya bisa mengumpulkan hasil tangkap nelayan kemudian menjualnya kepada kapal penampung yang beroperasi dengan jadwal yang tidak menentu.

Di sisi lain ketersedian fasilitas dasar penanganan hasil tangkapan berupa ABF, Coldstorage dan pabrik Es sangat dibutuhkan oleh koperasi.

Kepada media ini ketua koperasi Badai Taruna Tauhid Djaguna mengatakan bahwa kami sangat mengharapkan bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Haltim di karena kan di wilayah Maba Utara  hasilnya sangat melimpah salah satunya Ikan Tuna-rowa.

” Kami sangat menghapkan atas bantuan oleh dinas perikanan karna kita tau bersama  Maba Utara itu ada hasil laut yang melimpah salah satunya Ikan Tuna-rowa”. Bebernya

Lanjut Tauhid yang merasa kecewa dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Haltim terkait bantuan Ice Flagk atau mesin Pendingin buat ikan yang di turunkan kemarin buat Koperasi yang ada di Maba Selatan dan Wasile Timur.

“Saya merasa kecewa terkait bantuan Mesin Ice Flake (IFM) 1,5 ton nya karena kami dari maba Utara yang usulkan duluan bagaimana yang ada di Maba Selatan dan Wasile Timur yang dapat duluan Bantuan itu dan perlu juga saya mau klarifikasi kepada Kabit Pengolahan yaitu ibu Salam Yakub karna sepengatahuan saya kedekatan kekeluargaan yang lebih di utamakan sebentara kami di Maba Utara sampai saat ini kami selalu usaha sehingga kami buat lah usulan itu”. Tutupnya

Terpisah Kabid PDSPKP (Penguatan Daya Sain Produk Kelautan dan Perikanan) Dinas Kelautan dan Perikanan Haltim Salam Yakub ketika di temui di Ruangannya mengatakan bahwa kami tidak pilih kasih atau berdasarkan kekeluargaan dalam membantu masyarakat Nelayan dan pemasar atau penjualan ikan khusus koperasi karena dalam program bantuan pemerintah pusat Mesin Ice Flake (IFM) 1,5 ton yang sudah di salurkan Itu sudah sesuai dengan prosedur.

” Untuk maba selatan nama kelompok pengolahannya ( Poklahsar)  diusulkan pada tahun anggran 2018, sedangkan wasile timur atas nama kelompok nelayan” manunggal jaya” diusulkan pada tahun anggaran 2019 bersamaan dngan koperasi badai taruna yang ada di desa wasileo kecamatan Maba utara melalui anggaran APBN tahun 2019.ucapnya

” Namun yg direalisasikan itu baru 2 kelompok.  Yaitu   kelompok Poklahsar Enggalang mandiri di desa bicoli dan kelompok nelayan manunggal jaya di desa akedaga. Untuk koperasi yg di maba utara usulannya saya sudah sampaikan lagi ke Kementrian Kelautan dan perikanan melalui Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan untuk tahun angaran 2020″ tutupnya..#red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *