BPN Dan Pemda Morotai Gelar Rapat Koordinasi Perencanaan Target 7.500 Sertifikat PTSL Di 2020

EKONOMI/PEMBANGUNAN SWARA MOROTAI SWARA TERKINI

Swaramalut.com, Morotai

Badan Pertanahan Nasional (BPN) bersama Pemerintahan Daerah (Pemda) Pulau Morotai menggelar rapat koordinasi tentang perencanaan target oleh BPN di tahun 2020.

Rapat koordinasi ini, dibuka oleh Asisten Satu Pulau Morotai, Muchlis Baay dihadapan kepala Kantor BPN Pulau Morotai, kepala dinas dan camat, bertempat diaula Hotel Perdana, Desa Darame, Kec. Morotai Selatan, Kamis (21/11/2019).

Muchlis Baay dalam sambutanya, mengatakan pemda menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan percepatan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di kabupaten pulau Morotai.

“Tentu kita semua menyadari, bahwa kepastian hukum atas tanah yang kita kuasai dengan itikad baik merupakan hal penting yang sudah sepatutnya harus di penuhi oleh pemerintah,” kata Muchlis.

Menurutnya, Sebelum adanya PTSL pendaftaran tanah dilakukan secara sporadis sehingga kegiatan yang bertahun-tahun di lakukan secara konvensional di Indonesia ini cenderung mengalami kegagalan.

Sejak pemerintahan Joko Widodo Kementerian Agraria dan tata ruang/ badan Pertanahan Nasional (BPN) berkomitmen memberikan kepastian hak bagi masyarakat yang memiliki tanah.

“Inovasi PTSL atau yang di kenal dengan pensertifikatan tanah memiliki landasan hukum yang kuat yaitu berdasarkan peraturan menteri ATR/BPN No 6 tahun 2018 tentang percepatan pendaftaran tanah sistematis lengkap dan di dukung oleh Inpres No 2 tahun 2018 tentang percepatan pendaftaran tanah sistematis lengkap di seluruh wilayah di Indonesia,” jelasnya.

Lanjut dia, tampa terobosan itu pendaftaran tanah membawa kesan berbelit-belit dalam pengurusan dan lamban tampa ada kepastian.

Sementara itu, Kepala Kantor BPN Pulau Morotai, Syamsuddin usai kegiatan menjelaskan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka merealisasika Program Prioritas Nasional berupa Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk di tahun 2020, di mana Pulau Morotai di tahun itu mendapatkan 7500 sertifikat yang tersebar di dua kecamatan.

“Untuk Morotai Selatan terdiri 15 Desa di antaranya: Desa Morodadi 2411, Nakamura 943, Dehegila 999, Muhajirin 479, Sabatai Tua 771, Falila 502, Pilowo 661, Wawama 590, Mandiri 251, Sabala 828, Aha 482, Daeo 1379, Daeo Majiko 1172, Sabatai Baru 974, Momojiu 1081,” kata Syamsuddin.

“Sedangkan untuk Morotai Selatan Barat (Morselbar) terdiri daru Desa Cucumare 500, Saminyamau 447, Posis-posi Rao 278, Posi-posi 220, Leo-Leo 353, Desa Ngele-ngele besar 39,” tamba dia.

Selain itu, di bulan Desember tahun Ini, BPN bersama Pemerintah Daerah (Pemda) bakal membagikan sertifikat tanah PTSL program 2019 kepada masyarakat sebanyak 5.500 sertifikat.

“Diawal desember, kita akan membagikan sertifikat PTSL kepada masyarakat sebanyak 5.500 sertifikat dimana morotai Selatan, Desa Morodadi sebanyak 2050 sertifikat, Sabatai Tua sebanyak 323, Sabatai Baru 548. Sabala 200, Momojiu 414. Sedangkan kecamatan Morotai Jaya, Desa Leleo sebanyak 1000 sertifikat. Untuk Morotai Utara, Desa Lusuo 965,” jelasnya..#amt (Promo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *