Tahapan Pilkades Di Morotai Siap Dilaksanakan, Ini Kata Firdaus..!!!

SWARA MOROTAI SWARA TERKINI

Swaramalut.com, Morotai

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak untuk 83 desa di Kabupaten Pulau Morotai belum di ketahui pasti waktu pelaksanaannya. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat kapan, pelaksanaan pemilihan akan berlangsung.

Kabid Pemerintahan Desa Firdaus Samad Saat di temui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (11/12/2019) mengatakan, pemilihan Kepala Desa tentunya memiliki beberapa tahapan yang salah satunya adalah tahap persiapan. Di tahap ini juga di adakan pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) karena, BPD berperan membentuk panetia pemilihan di tingkat Desa.

Untuk pemilihan BPD katanya, sudah di laksanakan pada 19 Desa yang baru saja selesai pemilihan di tanggal 9 desember kemarin tinggal menunggu pelantikan dan SK pelaksanaan tugas. Sehingga apabila pemilihan di adakan saat ini waktunya sangat mepet untuk di laksanakan sebab, harus melalui tahap ke tahap.

“Oleh karena itu, dari tahap ke tahap butuh waktu, makanya kita belum bisa pastikan kapan akan di laksanankan pemilihan,” kata firdaus.

Untuk pelaksanaanya, Firdaus bilang memiliki empat tahap di mana tahap pertama adalah tahap persiapan kemudian tahap pemilihan, tahap penetapan, dan tahap pelantikan.

Di tahap persiapan ini, telah kami laksanakan termasuk pembentukan panetia di tingkat Kabupaten yang melibatkan semua unsur termasuk Kepolisian dan Dinas pendidikan. SK panitia sendiri kita sudah terbitkan, cuman ada kesalahan karena, keinginan Bupati jangan hanya melekat jabatan tetapi, namanya juga di sertakan di SK itu sehingga kita buat perubahan lagi.

“Kalau SK itu, sudah di sahkan oleh Bupati maka akan secepatnya kita lakukan rapat bersama-sama panetia untuk membahas juknis yang terdapat di dalam peraturan Bupati, jika telah di sepakati maka selanjutnya kita akan turun ke Desa-Desa memberikan sosialisasi dan pendampingan pemilihan Panitia di tingkat Desa,” ujarnya.

Lanjut dia, setelah penitia tingkat Desa telah terbentuk barulah mereka mengadakan rapat untuk melanjutkan tahapan itu dengan acuan sesuai juknis.

Sedangkan dari kalender yang kami buat sendiri tahapan pemilihan Kepala Desa itu kurang lebih memakan waktu 4 bulan. Cuman, menjadi kendala kami belum bisa pastikan kapan di mulainya, kalau untuk tahapan persiapan sudah di laksanakan. Namun, kelanjutanya belum di pastikan tanggal berapa. Tapi, rancanganya (skejul) sudah selesai di buat.

“Di skejul yang kami buat tahapannya berakhir hingga di bulan April 2020, untuk tanggalnya belum bisa di pastikan bisa saja lebih cepat atau lebih lama karena di bulan itu juga ada waktu penyelesaian perselisiahan pemilihan kepala Desa itu sendiri,” terangnya..#amt

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *