Muhammad Sinen : Jalur Keluar Masuk di Tikep Akan Segera Dibuka

Swaramalut.com-Tikep

Pemerintah  Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak akan lagi menutup akses keluar masuk ke diwilayah tersebut. Direncanakan dalam waktu dekat akses menuju dan ke luar wilayah Kota Tikep akan segera di buka untuk masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Wakil Walikota Tikep, Muhammad Sinen saat ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya. Menurut Ayah Erik, sapaan akrab Muhammad Sinen ini mengatakan, meskipun tanpa ada persyaratan yang diberlakukan terhadap masyarakat yang keluar masuk Kota Tikep, namun akan diberikan sanksi tegas apabila ada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, misalnya terdapat masyarakat yang tidak menggunakan masker.

“Kebijakan buka bersyarat yang berakhir tanggal 10 Juni 2020 tidak lagi dilanjutkan, akan tetapi tetap dibuat kebijakan yang memperketat terhadap protokol kesehatan, seperti wajib pakai masker, jaga jarak, pembatasan keluar rumah, menghindari kerumunan dan sebagainya,” kata Erik, Senin (8/6/2020).

Kebijakan ini, kata Erik nantinya akan dirumuskan dalam bentuk Peraturan Walikota (Perwali) yang disusun melalui Bagian Hukum dan dikoordinasikan dengan Dandim 1505, Polres Kejaksaan dan Negeri Kota Tikep. Perwali tersebut akan memuat sanksi yang tegas, seperti sanksi bagi yang tidak pakai masker, dan seterusnya.

Lebih lanjut kata Erik, kebijakan yang diambil oleh Pemkot Tikep ini telah mempertimbangkan semua aspek, baik dari segi kesehatan dan ekonomi masyarakat. “Kita boleh beriktiar soal penyebaran Covid-19 tetapi tidak harus mematikan mata pencaharian masyarakat, selanjutnya tinggal kita perkuat soal sanksi bagi masyarakat yang tidak mau mematuhi protokol kesehatan, selain itu kita juga akan perketat pemeriksaan mulai dari pintu masuk sampai pada tingkat Kelurahan dan Desa, jadi sebelumnya kita hanya melakukan pembatasan sosial dengan sejumlah persyaratan tanpa ada sanksi, maka sekarang klita akan buat sanksi bagi mereka yang tidak mau menjalankan protokol kesehatan,” tegasnya.

Untuk mensosialisasikan kebijakan ini, nantinya diundang seluruh camat, lurah dan kepala desa Se-Kota Tikep guna melakukan pertemuan bersama wakil wali kota pada Selasa 9 Juni 2020 di Aula Nuku Kantor Walikota secara bertahap. Dimana untuk tahap pertama akan dilakukan pertemuan dengan kepala desa, lurah dan camat yang berada di Pulau Tidore, Mare dan Maitara, sementara untuk tahap ke dua akan dilakukan dengan para lurah, kepala desa dan camat di wilayah Oba.

“Seluruh Camat harus turun tangan dan proaktif membangun koordinasi dengan pihak TNI, Polri, Puskesmas dan aparat di tingkat kecamatan, serta proaktif memantau unsur dibawahnya (lurah, kepala desa, bidan desa, babinsa dan babinkamtibmas) agar terbangun sinergi dalam penanganan Covid-19 di Tingkat Desa Kelurahan,” ungkapnya..#sumber CH

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *