Husen Alting : TP2GD Malut Optimis Usulkan Babullah Menjadi Pahlawan Nasional

SWARA TERKINI SWARA TERNATE

Swaramalut.com-Ternate

Ketua Tim Pengaji dan Penilitian Gelar Daerah (TP2GD) Maluku Utara (Malut) Prof.Dr. Husen Alting katakan, terkait pengkajian Naska pengusulan Sultan Babullah menjadi Pahlawan Nasional, perlu dilengkapi oleh tim pengusul.

“Karena masih menemukan adanya beberapa kekurangan yang harus dilengkapi dalam dokumen usulan Sultan Babullah,” kata Husen Alting saat dikonfirmasi siang tadi di Royal Resto. Selasa, (29/06/2020).

Prof. Dr Husen Alting katakan, karena hasil kajian itu akan diserahkan ke dinas Sosial Provinsi Malut, selanjutnya dinas Sosial Provinsi menyerahkan ke Dinas Sosial Kota Ternate, untuk menyampaikan kepada tim penyusun.

Menurut Rektor Unkhair Kota Ternate ini, ada beberapa catatan-catatan yang perlu ditiliti lebih jauh oleh tim penyusun, berdasarkan Indikator yang digunakan oleh TP2GD Malut yaitu syarat umum dan syarat khusus yang itu kemudian di gali oleh TP2GD Maluku Utara.

“Kemudian TP2GD Malut teliti dimana kira-kira naska itu yang menggambarkan tentang keteladanan. Misalkan pada surat, dimana bagian Naska itu yang menceritakan tentang peran Babullah dalam perjuangan,” ucap Rektor Unkhair.

Husen Alting bilang, TP2GD Malut juga akan selalu memberikan dukungan dari sisi referensi yang dimilikinya, supaya
TP2GD mencoba untuk shering referensi dalam rangka perbaikan tersebut sesuai kemampuan.

“Kita berharap ketika diusulkan ke Pusat nanti bisa langsung di terima. Makanya dokumen yang diusul harus benar-benar akurat seperti penulisan-penulisan Narasi yang baik,” jelas Rektor Unkhair.

Sesuai dengan syarat umum dan syarat khusus yang ada didalam peraturan perundangan-undang untuk menjadi Pahlawan Nasional. Rektor katakan, ini semua punya tugas, baik itu tim maupun masyarakat Malut, untuk mengali, serta mengkaji, dan melihat berbagai data atau dokumen untuk mendukung hal ini.

“Karena ditakutkan kalau dokumen ini tidak dilengkapi dengan baik, takutnya TP2GD pusat akan menolak. Maka dari itu, TP2GD Malut berharap agar lengkapi beberapa dokumen. Juga Disamping itu konsistensi dalam penulisan, penguna uraian-uraian tentang jabatan, dan lain-lain,” pinta Prof. Husen Alting.

Maka perlu Suport lebih mendalam lagi, agar usulan Babullah menjadi Pahlawan Nasional itu bisa segera disetujui oleh pusat. Selain itu, kata Prof, salah satu dari beberapa catatan dalam dokumen itu berkaitan dengan uraian tentang perjuangan Sultan Babullah.

Pasalnya menurut dia, didalam dokumen usulan, ada penyebutan gelar Sultan Babullah yaitu seperti Kaicil Baru, Datuk Syah, dan penguasa Samudera. Ketika penyebutan gelar ini, kata Rektor, belum didukung dengan uraian yang komprehensif terhadap peran tersebut.

“Nah makanya kalau misalkan ini mau ditonjolkan, maka harus ada uraian-uraian yang tepat atau jelas. Dan meski banyak catatan koreksi yang dilengkapi tim pengusul, untuk usulkan Sultan Babullah sebagai pahlawan Nasional ke pusat, TP2GD tetap optimis, agar hal ini dapat diterima,” papar Husen Alting.

Tapi semua itu, kata Prof. Husen Alting, tergantung tim pengusul. Kemudian selain memiliki catatan dalam dokumen tersebut, ia meminta peran-peran ini harus dilakukan oleh Dinas Sosial di 9 Kabupaten/Kota, dan Provinsi agar bisa melakukan pengawalan ke pusat, supaya usulan ini dapat terpenuhi.

“Saya pikir ini penting, karena daerah kita. Apa lagi Sultan Babullah itu kan bukan hanya milik Ternate, tapi semua masyarakat Malut. Maka layak untuk diangkat menjadi Pahlawan Nasional,” pungkas Prof. Dr. Husen Alting..#MA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *