Kades Tawa Diduga Tilep Anggaran BUMDes 2017 -2019

EKONOMI/PEMBANGUNAN HUKUM/KRIMINAL SWARA HALSEL SWARA TERKINI

Swaramalut.com, Halsel – Kepala Desa Tawa Kecamatan Kasiruta Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Bahtiar Hakim, diduga menilep anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tawa selama 3 tahun berturut-turut.

Dugaan tersebut disampaikan salah satu warga desa Tawa, Astuti Rasid, kepada reporter, Sabtu (25/07/2020).

Menurut Astuti anggaran BUMDes Tawa selama 3 tahun yakni tahun 2017 – 2019 selalu dianggarkan oleh pihak pemerintah desa (Pemdes) dengan jumlah besar yang bervariasi.

” Yakni tahun 2017 sebesar Rp. 5 juta, tahun 2018 sebesar Rp. 20 juta dan tahun 2019 meningkatkan menjadi Rp. 50 juta,” ungkap Srikandi asal Tawa.

Astuti juga mengakui, yang lebih anehnya, dari total anggaran BUMDes yang diplot dalam APBDes selama 3 tahun tersebut tidak pernah direalisasikan, namun dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) Kades, anggaran tersebut telah direalisasikan.

“Untuk itu, kami masyarakat Tawa mempertanyakan anggaran tersebut telah dikemanakan, sebabkan hingga saat ini tidak ada pengelolaan BUMDes,” katanya.

Bahkan lanjut Astuti, terkait dengan dugaan ini, kami masyarakat Tawa telah melaporkan kepada pihak penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhan pada Senin 10 Juli kemarin.

“Olehnya itu, kami sangat berharap kepada pihak Kejari Labuhan agar secepatnya memproses laporan kami, dan kami akan terus mengawal laporan tersebut,” tegasnya.

Dia juga sangat berharap agar dugaan yang menjadi keresahan masyarakat Tawa ini, menjadi perhatian dari Bupati Bahrain Kasuba dan secepat melakukan pemberhentian terhadap Kades sesuai dengan tuntutan masyarakat agar persoalan ini tidak lagi berkepanjangan.

“Namun bila tuntutan masyarakat ini tidak diindahkan oleh pihak Pemda Halsel, maka akan ada gelombang aksi besar-besaran oleh Masyarakat bersama mahasiswa dan Pemuda Desa Tawa dengan melakukan pemboikotan aktivitas Kantor Desa Tawa,” tegasnya. #MA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *