Paslon HT-UMAR Resmi Gugat Hasil Pilkada Kepsul 2020 Ke MK

Swaramalut.com-JAKARTA

Tim Kuasa Hukum pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula Hendrata Thes dan Hi Umar Umabaihi, secara resmi telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dengan permohonan keberatan atas hasil penetapan suara Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Kepulauan Sula tahun 2020.

Pengajuan gugatan MK tersebut, telah diterima secara resmi oleh panitera MK bernama Muhidin,SH.M.Hum dan telah tercatat dalam akta pengajuan permohonan pemohon Nomor 93/PAN.MK/AP3/12/2020 pada Senin tanggal 21Desember 2020 pukul 11.54 WIB .

Pendaftaran tersebut diwakilkan melalui tim hukum yang terdiri dari Amiruddin Yakseb,SH  dan kawan-kawan

Kuasa hukum Paslon Hendrata Thes-Hi Umar Umabaihi Amiruddin Yakseb,SH menjelaskan, pihaknya menemukan banyak kecurangan yang ditengarai dilakukan secara Terstruktur, Sistematis, dan Masif(TSM). Bahkan, kecurangan tersebut tampak terang-terangan dilakukan

Sejumlah alat bukti, kata Amiruddin, telah dilampirkan dalam berkas gugatan tersebut. Menurutnya, pengajuan gugatan MK tersebut semata-mata untuk mencari keadilan terhadap kecurangan-kecurangan yang terjadi dalam pelaksanaan Pilkada Kepulauan Sula.

Adapun alasan pihaknya mengajukan permohonan ini disebabkan adanya pelanggaran secara sistematis, terstruktur dan masif yang dilakukan oleh Pasangan Nomor Urut 03 Fifian Adeningsi Mus- Saleh Marasabesi, Dimana pelanggaran-pelanggaran tersebut telah nampak secara terang-terangan namun tidak di tindak lanjuti oleh penyelenggara KPUD kepulauan Sula baik di tingkat pleno kecamatan dan di tingkat kabupaten.

Dalam permohonannya, tim kuasa hukum meminta MK memberhentikan Komisioner KPUD sula sebab dianggap gagal dalam menjalankan tugasnya yang tidak netral serta mendiskualifikasi Paslon Nomor urut 03 FAM-SAH sebagai pemenang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula sebab telah terang terangan melakukan pelanggaran yang TSM. Selain itu pihaknya juga meminta agar melakukan pemungutan suara ulang di 5 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sula.

Hal ini tidak bisa dilepaskan dari fakta dan argumentasi permohonan yang menunjukkan adanya kecurangan secara terstuktur, sistematis, dan masif (TSM).

Sebelumnya Amiruddin mengatakan laporan yang diajukan ke Bawaslu sudah dinaikkan statusnya Bawaslu telah mengelauarkan rekomendasi PSU di kecamatan Mangoli Tengah sebab adanya temuan keterlibatan penyelengara dalam hal ini KPUD, Dikatakan dengan adanya rekomendasi Bawaslu tersebut akan menjadi modal utama bagi pihaknya untuk membuka tabir dan pengungkapan kasus yang dilakukan tim Paslon nomor urut 03 dan KPUD didepan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) nantinya.

“Inilah harapan kami yang sudah terwujud sampai saat ini hingga nanti berlanjut sampai ke tahap persidangan dan ini akan memperkuat lagi bukti-bukti kami di Mahkamah Konstitusi. Jadi Bawaslu itu nantinya akan menjadi pihak pemberi keterangan di MK jadi saling melengkapi. Kami tidak main-main, jadi bagi kawan-kawan yang ragu diluar sana, ini bukan perjuangan gertak sambal belaka dan ini serius, kami yakin dan percaya bahwa kebenaran akan menemukan jalannya sendiri dan kami yakin dalam proses penyidikan nanti akan ada pengembangan dan temuan yang baru,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Sula, Yuni Ayuningsi Ayuba saat dihubungi mengatakan, pihaknya menghormati hak paslon nomor urut 01 Hendrata Thes-Hi Umar Umabaihi untuk mengajukan gugatan terhadap hasil Pilkada.

“Kita akan mengikuti proses yang akan berlangsung di MK,” ungkapnya

Dia mengatakan, dalam tahapan Pilkada, sudah diatur terkait dengan gugatan apabila ada Paslon yang kurang puas dengan hasil Pilkada. Namun, kata dia, beberapa gugatan juga sudah diatur ada yang tidak bisa.

Sebelumnya diberitakan, KPU Kabupaten Kepulauan Sula telah menetapkan paslon Bupati dan Wakil nomor urut 03 Fifian Adeningsi Mus-Saleh Marajabesi meraih suara tertinggi dibanding dua Paslon lainnya

Untuk itu meski sudah selesai proses rekapitulasi perhitungan suara, belum bisa langsung dilakukan pleno penetapan pemenang Pilkada Kepulauan sula atau kepala daerah terpilih karena harus menunggu adanya gugatan di MK, maka daerah yang melangsungkan pilkada akan berproses dulu.

Dari hasil penetapan KPU, paslon nomor urut 1 HT-UMAR 17.691 suara, Paslon nomor 2 ZADI-IMAM meraup 14, 813 Paslon nomor 3 FAM-SAH mendapatkan suara 20.119..#red

Tunjangan Sertifikasi Guru Belum Dicairkan, Ketua Komisi I DPRD Halbar Angka Bicara

Swaramaut.com, Halbar – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Halmahera Barat (DPRD Halbar) menyoroti terkait tunjangan sertifikasi guru triwulan empat tahun 2020 yang belum dicairkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Halbar.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Halbar Atus Sandiang, kepada sejumlah wartawan, Selasa 20 Desember 2020.

Menurut Atus, terkait dengan hak – hak Aparat Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Halbar terutama hak – haln guru dan kepala Desa tidak boleh terbawah dalam utang di tahun berikutnya.

“Jadi terkait dengan tunjangan sertifikasi guru triwulan empat tahun ini (2020) yang belum dibayar agar secapat dibayar,” ungkapnya.

Sehingga tunjangan ASN terutama guru tahun 2020 ini tidak terbawa atau menjadi utang bawaan Pemda Halbar di tahun 2021 mendatang.

“Untuk itu diharapkan kepada Dinas Pendidikan (Diknas) Halbar agar secepatnya memproses tunjangan sertifikasi guru triwulan akhir tersebut,” katanya.

Politisi Gerindra Halbar juga menyayangkan dengan Diknas Halbar kenapa belum membayar tunjangan sertifikasi guru- guru di Halbar.

“Seharusnya pihak Diknas harus mengambil langkah paling lambat dalam Minggu ini untuk membayar tunjangan sertifikasi guru triwulan empat tersebut, saya khawatir hak – hak guru ini akan menjadi utang bawaan di Tahun 2021,” tandasnya. #chull

Warga Sanana di Hebohkan Fenomena Alam Angin Puting Beliung

Swaramalut.com-SANANA

Warga Kota Sanana Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) di hebohkan dengan munculnya venomena alam Angin Puting Beliung. Selasa (22/12/2020).

Fenomena alam angin puting beliung itu terjadi sekitar pukul 13:46 wit siang tadi. Tepatnya laut Kabupaten Kepulauan Sula kemudian diabadikan oleh masyarakat setempat dengan kamera ponsel.

Hal ini jadi perbincangan warga sekitar kota Sanana yang telah mengabidikan venenoma alam tersebut. Seperti yang terlihat di seputaran pasar Basanohi Kota Sanana. Dimana warga yang berada tidak jauh dari lokasi langsung mengambil handphone dan segera merekam momen langka itu.

Sealin itu Angin puting beliung tersebut juga divideokan oleh salah satu warga Kepuluan Sula yang di ketahui bernama Soamole Irham pada akun Facebooknya dengan durasi 1 menit denagn memperlihatkan pusaran angin ditengah laut yang berjalan berputar-putar.

Dalam Vidio tersebut Soamole Irham mengatakan Fenomena angin puting beliung tesebut terjadi di Kota Sanana Kabupaten Kepuluan Sula. “Kejadian ini sementara terjadi di Sanana,”tutur Soamole Irham pada Vidionya. .#MitKou

Menjelang Natal, Harga Sembako di Halbar ‘Melambung’

Swaramalut.com, Halbar – Menjelang Hari raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021,  Harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) melambung alias melonjak naik.

Salah satu penjual Sembako di Pasar Guaemaadu Kecamatan Jailolo, Nadi, membenarkan adanya kenaikan harga sembako menjelang Natal dan tahun baru.

“Biasa kalau menjelang Natal dan tahun baru harga sembako naik dan itu bukan hanya Natal dan tahun baru tapi menjelang perayaan hari besar lainnya seperti, Idul Fitri atau Idul adha,” ungkapnya, saat dikonfirmasi wartawan, Senin 21 Desember 2020.

Jadi saat ini harga sembako yang sudah naik itu, seperti minyak goreng 5 kg sebelum Rp. 53.000 naik menjadi Rp. 55.000, Telur per Rak Rp. 55.000 naik menjadi Rp. Rp.73.000, Tepung Terigu per Sak sebelumnya Rp. Rp. 195.000 naik sebesar Rp. 3.000, Gula perkilo Rp. 15.000 naik sebesar Rp 1.000, sementara bawang merah dan Bawang putih naik sebesar Rp. 5.000 perkilo.

“Namun dengan adanya kenaikan harga sembako, pelanggan tetap ramai berbelanja, karena ini menyambut perayaan hari raya Natal dan kebutulan harga kopra juga naik,” katanya.

Dia juga berharap agar harga kopra di Halbar tetap stabil seperti saat ini, sehingga masyarakat juga bisa sejahtera.

Tetapi saat disentil terkait dengan pendapat perharinya berapa ?

“Kalau biasanya sebesar Rp 4 juta – Rp. 5 juta dan sekarang bisa mencapai Rp. 8 juta – Rp. 9 juta,” terang Nadi.

Terpisah, salah satu pedagang Bawang, Rica dan Tomat (Barito) Nurmin, mengakui untuk saat ini harga Barito masih stabi atau tidak naik.

“Yakni, harga bawang merah perkilo Rp 50.000, bawang Putih Perkilo Rp 50.000, rica Karibo Rp 50.000 perkilo, Tomat Rp 15000,” ucapnya. #chull

Nasabah NSS Jailolo Ancam Kembalikan Motor

Swaramalut.com, Halbar – Salah satu nasabah Dealer Motor Honda Nusantara Surya Sakti (NSS) cabang Jailolo Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Haliknuddin ancam Kembalikan Motor.

Pasalnya motor yang dibelinya secara cash pada awal tahun ini, hingga saat ini belum juga dikeluarkan perlengkapan atau surat – surat kendaraannya.

“Bayangkan, sudah hampir setahun saya beli motor, tapi sampai saat ini BPKB maupun STNK juga belum dikeluarkan dengan alasan yang tak masuk akal,” ungkapnya.

Bahkan, pelayanan servis seperti ganti oli juga tidak pernah diberikan, karena dengan pelayanan yang amburadul ini sehingga dirinya akan mengembalikan motor yang sudah dibeli secara cash kemarin itu.

“Karena ini sudah bagian dari pembohongan atau penipuan, maka motor yang saya beli akan saya kembalikan,”ancaman Halik sapaan Nasabah Dealer NSS Jailolo

Terpisah salah satu karyawan NSS Jailolo, ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut, dirinya tidak memberikan tanggapan apa.

“Langsung saja konfirmasi ke Daeler Ternate,” pintanya, sambil mempersilahkan wartawan untuk duduk.

Berdasarkan hasil pantauan wartawan, setelah didesak nasabah dengan ancaman mengembalikan motornya, pihak dealer NSS cabang Jailolo mengeluarkan BPKB dan STNK motor, namun nomor polisi (Plat nomor) belum diberikan.#chull

Bawaslu Halbar Kembali Didemo

Swaramalut.com, Halbar – Terkait dengan dugaan penanganan pelanggaran Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) seratak Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) tahun 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Halbar kembali didemo, Senin 21 Desember 2020.

Aksi yang dikoordinir Sahrir Jasmin menuntut adanya transparansi Bawaslu Halbar dalam proses setiap dugaan pelanggaran Pilkada Halbar 2020, baik yang menjadi temuan Bawaslu maupun yang dilaporkan.

Dimana masa aksi mendesak pihak Bawaslu Halbar agar mengklarifikasi informasi berupa foto, video dan berita yang dikaitkan dengan politik uang Paslon tertentu dan menindaklanjuti tuduhan terhadap Komisioner Bawaslu Halbar Aknosius Datang ke Pihak Kepolisian.

Bawaslu Halbar juga diminta agar memperbaiki sistem pelayanan komunikasi terkait mekanisme pelaporan yang terbuka dan tidak kaku, serta mengedepankan independen, profesional dan nilai-nilai Demokrasi dalam menangani setiap laporan masyarakat.

Dan masa aksi juga menegaskan, Jika tuntutan ini tidak ditindak lanjuti, akan dilanjutkan ke Bawaslu Provinsi, Bawaslu RI dan DKPP, agar segera mencopot seluruh komisioner Bawaslu Halbar.

Salah satu Orator aksi Ardi dalam orasinya, mempertanyakan kinerja Bawaslu yakni melakukan pencegahan pelanggaran pemilukada dan pencegahan sengketa proses pemilukada sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Karena dalam Proses penyelenggaraan Pilkada di Halbar dipenuhi dengan segala macam informasi buruk yang beredar di masyarakat.

“Diantaranya, informasi tentang adanya kecurangan pemilu, keberpihakan Bawaslu terhadap Paslon tertentu, intimidasi, kekerasan simbolik, sampai pada ancam- mengancam yang melibatkan antar pendukung pasangan calon,” ujarnya.

Dan semua informasi yang dapat mematikan nilai demokrasi di Halbar ini disebabkan institusi Bawaslu sebagai pengawas pemilu, tidak mampu meluruskan informasi yang dapat mengancam soliditas masyarakat Halbar,” kata Ardi.

Usai menyampaikan unek-unek selama kurang lebih satu jam, masa aksi dibubarkan dengan alasan masih situasi Pandemi Covid-19.

Sekadar diketahui, masah aksi saat melakukan aksi dilengkapi dengan 3 spanduk yang bertuliskan yakni :
1. “Bawaslu adalah sumber Kekacauan di negeri ini”.
2. ” Nikodemus dan Aknosius Datang sapa yang betul”.
3. ” Seribu kali Bawaslu yang mati dari pada masyarakat”. #chull

KAPOLRES HALTIM PIMPIN APEL GELAR PASUKAN  OPERASI LILIN TAHUN  2020

Swaramalut.com Haltim

Polres Halmahera Timur melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Tahun 2020,  dilapangan apel Polres Halmahera Timur.Senin 21/12/2020

Kapolres Haltim Akbp Edy Sugiharto, S.E, M.H. menyampaikan bahwa Apel gelar pasukan operasi lilin 2020 yang diselenggarakan secara serentak diseluruh jajaran Polri , mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kesatuan kewilayahan.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecakan akhir kesiapan pelaksanaan operasi lilin 2020 dalam rangka pengamanan perayaan Natal Tahun 2020 dan tahun Baru 2021 , baik pada aspek personil maupun sarana prasarana , serta keterlibatan unsur terkait  TNI , Pemda dan mitra kamtibmas lainya.

Penyelenggaraan Operasi Lilin 2020 yang akan dilakssnakan selama 15 hari mulai dari tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan tanggal 4 Januari 2021, mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif  secara humanis ,serta penegakan hukum secara tegas dan profesional , tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid  -19  sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman.

Perayaan Natal dan Tahun Baru oleh masyarakat secara Universal dirayakan melalui kegiatan ibadah dan perayaan pergantian tahun ditempat-tempat wisata, yang akan meningkatkan aktifitas pada pusat keramaian, peningkatan aktifitas masyarakat tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, gangguan kamseltibcar lantas dan pelanggaran protokol kesehatan Covid -19.

Dalam pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru Polres Haltim mempersiapkan 175 personil Polri,  50 Personil TNI Serta  35 personil instansi terkait lainya, personil tersebut akan ditempatkan pada Pos Pengamanan untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan kamtibmas dan kamseltibcar lantas dan Pos Pelayanan untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat belanja , terminal, bandara, pelabuhan  dan tempat lainya.

Apel gelar pasukan Operasi Lilin 2020 di hadiri oleh ,Waka Polres Haltim Kompol Muhammad Arif, SH., Abdullah Musa Kadis Perhubungan Haltim,  Robert Barbakem Camat Maba, Lettu Hadi Pramono  Danpos TNI Al, Pelda Idris Karapesina  yang mewakili Danramil 1505- 04 Maba..#Zul

Ajrin Duwila : Kami Sudah Siapkan Bukti Laporan Ke MK dan DKPP

Swaramalut.com-SANANA

Rapat terbuka rekapitulasi perhitungan suara pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten kepulauan sula (Kepsul) belum berakhir hingga saat ini.

Meski demikian, pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor 1 Hendrata Thes dan Hi Umar Umabaihi, telah mempersiapkan kemungkinan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terlepas dari hasil yang diperoleh pada ketukan terakhir KPU sula nanti.

Ketua Partai Demokrat kepulauan sula dan juga sebagai Saksi dari Paslon No urut 1 di setiap pleno Ajrin Duwila mengatakan, pihaknya akan menempuh jalur hukum melalui Mahkamah Konstitusi (MK), untuk menggugat proses pelaksanaan Pilkada 2020 yang dinilai banyak terjadi kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

“Langkah hukum jelas kita akan bawah ke MK, sebab hanya MK yang bisa menyelesaikan persoalan itu, Kita akan laporkan semua permasalahan dari mulai tahapan-tahapan pemilihan hingga perhitungan di tiap -tiap desa dan kecamatan,” jelas ajrin, Selasa (15/12/2020).

Ajrin juga menambahkan, pihaknya akan menyesuaikan waktu pengajuan gugatan melalui MK yang terbatas maksimal tiga hari pasca-pengumuman rekapitulasi oleh KPU jika melebihi waktu itu maka pengajuan gugatan tidak lagi memiliki legitimasi.

“Intinya sekarang kita segera tempuh langkah hukum dulu ke MK. Sekarang tim sudah mempersiapkan segala bentuk laporan sebab tim hukum kami sudah banyak mengantongi bukti-bukti yang ada, kalau benar penyelenggara pemilu ada yang bermain kan ada DKPP. Pokoknya kita hanya ingin kejelasannya saja,” tegasnya..#red

Apabilah Terbukti Lakukan TSM, FAM Bakal di Diskualifikasi

Swaramalut.com-SANANA

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara  memastikan Bawaslu Kabupaten Sula akan membatalkan pencalonan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kepulauan Sula Nomor urut 3 Fifian Adeningsi Mus dan Saleh Marasabesi(FAM-SAH) jika terbukti melakukan pelanggaran secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Hal ini dikatakan ketua Bawaslu provinsi Malut Muksin Amrin,SH.MH apabilah berkas  laporan tim hukum kedua Paslon di Sula dilimpahkan maka kami secara langsung akan meninjau dan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan aturan.

Menurut dia, pelimpahan berkas laporan sesuai dengan Peraturan Bawaslu Pasal 3 dan 14, Nomor 9 Tahun 2020 tentang tata cara penanganan pelanggaran administrasi Pilgub, Pilbup, Pilwako, yang terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

” Betul, di aturannya memang TSM bisa dilakukan register di kabupaten dan tindaklanjuti provinsi”  ujar Muksin saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp,Minggu (13/12/2020).

Menurut Muksin apabilah laporan sudah di limpahkan ,dalam lima hari setelah menerima pelimpahan laporan, pihaknya akan melakukan penelitian, pengkajian, dan pemeriksaan terhadap saksi baik pelapor maupun terlapor. Selanjutnya diterbitkan keputusan atau rekomendasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk ditindaklanjuti.

Seperti yang kita ketahui Tim kuasa hukum dari Paslon nomor urut 1 dan 2 di pemilihan bupati dan wakil bupati Kepsul telah memasukan pelaporan ke Bawaslu kabupaten Kepsul siang tadi yang di serahkan langsung oleh kedua tim hukum Paslon tersebut apalagi sekarang ini juga kuat dugaan BKN Manado belum mengeluarkan surat pengunduran diri Fifian Adeningsi, Berdasarkan Catatan Bawaslu bahwa pada tanggal 13 November 2020 Bawaslu telah mengeluarkan REKOMENDASI terhadap Laporan nomor 15/Reg/LP/PB/Kab/32/08/XI/2020–Terlapor Fifian ade Ningsih Mus– DUGAAN PELANGGARAN SK PEMBERHENTIAN Saudari Fifian Ade ningsih Mus sebagai PNS. Telah ditindak lanjuti dan dinyatakan  PELANGGARAN ADMINISTRASI pada sejak  tanggal 13 November 2020..#red

Saksi Paslon Nomor Urut 1 dan 2 Tolak Hasil Rekapitulasi Suara PPK Mangoli Tengah

Swaramalut.com-SANANA

Ajrin Duwila dari saksi pasangan calon nomor urut 1 dan HT-UMAR dan Iki S.Tukoboya dari saksi paslon nomor urut 2 ZADI-IMAM, menyatakan penolakan atas rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil bupati kepulauan Sula(Kepsul) ditingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Mangoli Tengah.

Penolakan tersebut disampaikan Ajrin Duwila dan Iki s. Tukoboya  saat PPK Mangoli Tengah usai  membacakan rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Bipati dan Wakil Bupati ditingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Mangoli tengah pada rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil bupati yang digelar di kantor kecamatan setempat,Minggu (13/12/2020)siang tadi.

Alasan penolakan tersebut, kedua saksi itu menyampaikan bahwa di Kecamatan Mangolibtengah pihaknya menemukan adanya indikasi kecurangan dalam pemungutan suara yang digelar tanggal 9 Desember 2020.

Temuan itu, terkait banyaknya pengguna KTP  tidak sesuai dengan orang yang menyalurkan hak suara ke TPS. Tak hanya itu, menurut Ajrin dan Iki, banyak angka-angka yang telah beruba serta jumlah DPT yang semakin membludak.

Atas temuan timnya itu, Kedua saksi itu meminta kepada Panwas untuk mengeluarkan rekomendasi pemilihan ulang di Kecamatan Mangoli ” kami meminta kepada Panwas untuk mengeluarkan rekomendasi Pemilihan ulang khusus di TPS 1,2 dan 3 desa Mangoli, TPS 01 desa jere, TPS 1,2,3 Desa Capalulu dan 1 TPS desa Wailoba yang berada di Kecamatan mangoli tengah karena ada indikasi kecurangan ” kata Ajrin dan Iki.

Permintaan Kedua saksi tersebut berdasarkan Forum keberatan yang sudah di lontarkan beberapa kali ke PPK,oleh sebab itu saksi Paslon nomor urut 1 dan 2 secara tegas menolak hasil rekapitulasi perhitungan suara tingkat kecamatan Mangoli tengah dengan tidak menandatangani berita acara pleno tersebut..#red