Polda Malut Akan Tanam Pohon di SPN Sofifi..!! Ini Tanggapan Kabid Humas

Swaramalut.com – Ternate

Guna menindaklanjuti program Polri terkait penanaman pohon, Kepolisian daerah (Polda) Maluku Utara, akan melaksanakan penanaman pohon di SPN Sofifi. Dalam penanaman pohon tersebut pihak Polda akan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi dan pemangku kepentingan.

Kabid Humas Polda Malut, AKBP Adip Rojikan saat ditemui diruang kerjanya mengatakan, kegiatan penghijauan ini merupakan program Polri melalui kebijakan Bapak Kapolri Jendral Idham Azis sebagai wujud kepedulian Kepolisian RI dalam rangka menjaga kesinambungan bumi terutama di Indonesia untuk investasi kepada generasi penerus.

“Penanaman pohon ini dilaksanakan serentak di jajaran Polri. Tanggal 10 nanti masing-masing Polda akan melaksanakan penanaman pohon untuk penghijauan. Kemudian untuk Polda Malut sendiri akan melaksanakan di SPN Sofifi,”ujar Adip pagi tadi. Rabu, (8/01/2019).

Kabid juga menjelaskan, sebagian pelaksanaan penanaman pohon sudah dilaksanakan sekitar 1.500 pohon dilingkungan Mako Polri oleh masing-masing Satuan Kerja (Satker). Dan untuk pada tanggal 10 nanti kata Adip, sekitar 5.000 pohon lebih akan di tanam.

“Untuk jenis pohon bervariasi yaitu ada pohon pala, cengke, pohon durian, dan lain-lain. Targetnya kita tanam 3.000 pohon mulai hari ini sampai tanggal 10. Hari ini Brimob, Polres Halsel, Polres Morotai, Polres Halut, Polair, dan Sat Narkoba sudah mulai menanam pohon,” sebut Adip.

Kabid Humas menyampaikan, kesinambungan dan kesembangan kondisi lingkungan itu harus di jaga dari masa ke masa oleh masyarakat salah satunya dengan cara reboisasi. Kata Kabid Humas, ketika ada penebangan pohon yang usianya sudah bisa ditebang maka otomatis harus ada penghijauan kembali.

“Jadi bukan berarti penebangan pohon tanpa ada reboisasi Reforestation (Reboisasi) atau penanaman pohon kembali. Nah jadi harus ada reboisasi kembali, agar tidak ditemukan lagi hutan yang gundul atau tanah yang kosong,” jelas Kabid Humas.

Selain itu, Adip juga menambahkan, kepedulian terhadap lingkungan itu menjadi tanggungjawab bersama baik itu individu maupun masyarakat secara luas, maka paru-paru ibu kota atau paru-paru suatu daerah itu harus di jaga, supaya tetap di jumpa dalam kondisi sejuk..#MA

Kepsek SMKN Dua Kota Ternate Dukung Penanaman Pohon Program Polri

Swaramalut.com – Ternate

Kepala sekolah SMKN 2 Kota Ternate Drs. Kamaludin Ahmad mengatakan, kedatangan pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Ternate, ke SMKN 2 yaitu membicarakan tentang penanaman pohon guna mendukung program penghijauan. Selasa, (07/01/2019).

“Ini merupakan program Polri yang juga sinergi dengan program kami (SMKN) 2 yaitu mengenai Green School (Sekolah Hijau). Saat ini SMKN 2 telah mendesain Green School, dan saat ini sudah mulai mendesain taman dibagian utara,”ujar Drs. Kamaludin pagi tadi diruang kerjanya.

Kamaludin bilang, kedatangan pihak kepolisian di sekolah, selaku kepala sekolah memberikan apresisasi, dan ucapan terima kasih, karena telah menjalankan program diluar tugas terutama sebagai pengayom masyarakat, pelindung masyarakat, juga bisa peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Rencana penanaman pohon ini hari Jumat, 10 Januari. Jadi untuk penanaman pohon nanti kita lihat survei dilapangan apakah cengkeh 5 pohon atau Pala 5 pohon yang ditanam. Tapi akan dilihat dulu sesuai dengan kondisi lahan sekolah,”sebut Kamaludin.

Ia katakan, sebenarnya kalau ditanam masing- masing pohon bisa, tapi dilihat faktor seftinya jangan sampai saat sudah ditanam merusak dinding sekolah, maka harus melihat titik-titik tertentu.

Kamaludin menambahkan, pihaknya juga berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada Polda Malut, dan Polres Ternate khususnya, yang telah peduli terhadap lingkungan. Jadi ia katakan, butu kerja sama untuk menjaga Alam.

Selain itu, Kamaludin juga mengungkapkan, selain membicarakan penanaman pohon juga mendiskusikan pemberantasan pungli. “Jadi saya mendukung penuh demi pendidikan. Maka dari itu mari kita sama-sama memberantas pungli dengan slogan stop pungli, stop memberi, dan stop menerima,”jelas Kamaludin.

Kepsek katakan, sangat mendukung program Polri, tapi kembalikan kepada Pemerintah daerah (Pemda), agar supaya ada kebijakan Pemda untuk shering dana di luar APBN dan APBD supaya dapat membantu orang tua murid.

“Saya berharap kedepan insya Allah meringankan beban orang tua, supaya sekolah tidak ada lagi partisipasi dari orang tua berkaitan dengan peningkatan mutu. Dan saya sangat mendukung kaitan dengan pemberantasan pungli. Jadi kalau ada kesepakatan bersama berarti itu bukan pungli, kalau sepihak ya saya tidak setuju,”papar Kepsek.

Lanjut Kamaludin, karena sudah disampaikan kepada seluruh komponen yang ada disini (SMKN2). “Marilah kita bekerja sesuai dengan terutama bagaimana siswa tidak mampu itu kita bisa angkat mereka untuk menempuh jalur pendidikan sesuai dengan amanat Undang-undang,”sebut Kamaludin.

Kepsek menegaskan, apa bila ada salah satu oknum guru melakukan pungli, dan itu tanpa sepengetahuan Kepsek, tentu akan dilakukan tindakan tegas. Dan apa bila itu personal, maka kembalikan kepada oknum tersebut untuk mempertanggung jawabkan secara hukum.

“Karena saya selaku pimpinan tidak ingin seperti itu. Tapi kalau ada kaitan dengan kesepakatan bersama itu bukan pungli. Tapi kalau sepihak saya tidak setuju, karena itu sangsi-nya keras. Kemudian tadi pihak kepolisian juga menyerahkan Cendra Mata kepada saya yaitu Jam dinding,” tutup Kepsek mengakhiri..#MA

Tahun 2020-2021, Dinas PUPR Malut Bakal Fokus Realisasi Pembangunan di Sofifi

Swaramalut.com – Ternate

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Maluku Utara akan fokus memenuhi harapan dan tuntutan masyarakat Sofifi terkait percepatan pembangunan daerah setempat pada tahun 2020-2021.

“Upaya percepatan pembangunan di Sofifi sesuai arahan Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba,” kata Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara, Santrani Abusama di Ternate, Selasa(07/01/2020).

Percepatan pembangunan sesuai dengan tuntutan masyarakt Sofifi, agar percepatan pembangunan di Sofifi bisa berjalan sesuai dengan kemauan masyarakat.

“Kami telah diarahkan untuk bangun Sofifi sesuai dengan tuntutan masyarakat, maka tahun 2020 dan 2021 mendatang PUPR Malut akan melihat semua tuntutan masyarakat, karena tuntutan mereka kebanyakan pembangunan di Sofifi. Jika sudah membangun, baru kita bisa lihat kesibukan orang memajukan Sofifi melalui pembangunan,” kata Santrani.

Selain itu, komitmen serta dalam penganggaran, dan aspek politik anggaran itu kurang lebih Rp15 hingga Rp 20 miliar, di tahun lalu, sehingga tahun 2019-2020 akan difokus kemajuan pembangunan Sofifi, tapi tidak mengabaikan Kabupaten/Kota.

Sebab, Sofifi sebagai icon ibukota provinsi harus dikedepankan, sesuai dengan instruksi Gubernur bahwa sofifi harus dibangun.

Santrani optimis, sebagai ibukota Provinsi harus mempunyai bangunan yang bagus. maka dibutuhkan waktu 2 tahun Sofifi sudah terlihat bagus dalam sisi pembangunan.

“Kami tidak main-main keberpihakan kita sampai saat ini saya hitung Rp170 miliar nanti yang akan dibangun di Sofifi untuk tahun 2020,” ujarnya.

Dia menyatakan, untuk masa kemimpinannya, tidak ada alasan selain menjawab tuntutan masyarakat Sofifi maupun tuntutan yang disuarakan oleh Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan, yang bersama-sama menginginkan adanya percepatan pembangunan di Sofifi sebagai icon ibukota provinsi betul-betul terlaksana.

“Karena itu saya meminta semua elemen ikut mengawasi kinerja Dinas PU, agar tidak ada dugaan yang tidak berlandaskan kenyataan di lapangan,” tutupnya mengakhiri..#red

 

Forum Pemerhati Sofifi Gelar Audensi Dengan Dishub Malut Terkait  Rute Pelayaran Bastiong – Gita

Swaramalut.com – SOFIFI

Beberapa OKP yang tergabung dalam Forum pemerhati Sofifi diantaranya dari  Halemayora centre,  JPKP, ASPIRASI INDONESIA, LPP-TIPIKOR serta perwakilan tokoh masyarakat dan mahasiswa,mengelar Audensi dengan Dinas Perhubungan(Dishub) Provinsi Maluku Utara terkait dengan rute Penyeberangan Ferry dari Bastiong ke Pelabuhan Gita, yang bertempat dikantor Dishub,Senin (6/1/2020).

Dalam pertemuan tersebut, Forum Pemerhati Sofifi mengungkap soal uji coba pelayaran kapal feri rute bastiong -gita ini merupakan sebuah tindakan yg tidak etis yg di lakukan oleh dinas perhubungan dan pemerintah kota tidore kepulauan di mana ada otoritas wilayah yang punya kewenangan dan kiranya seluruh kepentingan ini harus di baringi dengan regulasi yang ada.

“Kami juga menyesalkan ASDP yg sudah melakukan uji kelayakan dan pelayaran perdana, sementara belum ada ijin yang di kantongi oleh sebab itulah  kami meminta kepada pemda Tikep melalui dinas perhubungan untuk dapat mengkaji kembali langkah yang telah di ambil tanpa berkodinasi dengan pemerintah provinsi bersama stekholder”Ucap Ukha Yang juga merupakan anggota dari Forum Pemerhati Sofifi.

Selain itu juga menurut Forum Pemerhati Sofifi bahwa seharusnya pemerintah kota tidore kepulauan lebih fokus untuk mengurusi pelabuhan feriyang berada di galala yang sementara ini kondisi dermaga sudah sangat memperhatinkan sebab banyak yang sudah keropos dan hampir ambruk.

Seperti yang kita ketahui bahwa hasil uji kelayakan yg di lakukan oleh kementrian perhubungan direktorat jendral perhubungan darat balai pengelola transportasi darat wilayah XXIV-provinsi maluku utara mengatakan bahwa  kondisi dermaga feri galala sudah tidak layak digunakan dengan demikian maka kami meminta kepada pemerintah tikep untuk segera melepaskan status pelabuhan ferry galala dan menyerahkan penuh kepada Balai perhubungan Darat untuk menangani dermaga galala tersebut sebab pemkot tikep di nilai tidak mampu melakukan perbaikan atas kondisi dermaga tersebut.

Terpisah dari itu kadis perhubungan provinsi maluku utara Drs Armin zakaria Msi menyampaikan bahwa untuk Rute Bastiong – Gita dan sampai hari ini izinnya  itu masih dalam proses di PTSP selanjutnya juga beliau menyampaikan ada surat yang di tujukan ke balai perhubungan darat wilayah provinsi maluku utara ,dalam isi surat tersebut di minta untuk uji coba bukan lakukan pelayaran perdana karena belum ada izin dan dirinya sangat menyesali dengan apa yang dilakukan oleh pemkot Tikep tersebut..#red

Ketua TP- PKK Kecamatan Oba Lantik Pengurus TP-PKK Delapan Desa

Swaramalut.com – TIDORE

Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Oba, kota tidore kepulauan, provinsi Maluku Utara  melantik Tim Penggerak PKK di delapan Desa yang bertempat di Aula Kantor Camat payahe, pada selasa (31/12/2019).

Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Camat payahe, Kepala Desa Se Kecamatan Oba, dan beserta staf camat payahe Tidore Kepulauan.

“Kemarin tepat tanggal 31 Desember 2019, saya selaku Ketua PKK Kecamatan payahe melantik PKK di delapan Desa yakni Desa Kususinopa, Sigela-Yef, Woda, Toseho, Talagamoro, Todapa,Gita raja, dan Talasi, yang disaksikan oleh camat oba, kepala desa se-kecamtan Oba, beserta staf-staf kecamatan obq, Ungkap Ketua PKK kecamatan oba Siti pada media Rabu (01/01/2020).

Dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerak PKK kecamatan oba Kota Tikep Siti mengatakan PKK adalah sebuah gerakan yang bertujuan memberdayakan keluarga dan kesejahteraan masyarakat sehingga kualitas kinerjanya harus ditingkatkan dan tanggungjawab.

Dalam kurun waktu tiga tahun TP PKK kecamatan oba,dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pembinaan dari monitoring desa/kelurahan masih dijumpai beberapa permasalahan seperti administrasi PKK yang belum memahami sama sekali, akui siti.

Lanjutnya” dia berharap semua pengurus TP-PKK desa/kelurahan juga harus membina para kadarnya” imbuhnya.

Kemudian  ketua pembina PKK kecamatan oba Halid Tomaidi mengingatkan kepada Ketua TP. PKK delapan desa yang baru dilantik agar membenahi PKK yang ada di Desanya masing-masing.

“Saya ingatkan kepada Ketua TP. PKK Didelapan yang baru dilantik agar membenahi PKK Desa yang ada di didesanya dan menjalankan programnya dengan baik,”kata halid.

Halid yang juga merupakan kepala kecamatan payahe berharap Kepada ketua tim penggerak PKK Desa yang dilantik kemarin (red) semoga dapat melaksanakan programnya dengan amanah dan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab..#An

Gelar Tabligh Akbar di Akhir Tahun, Ini Penyampaian Kapolda Malut di Depan Ribuan Masyarakat

Swaramalut.com – Ternate

Pengalihan budaya dalam menyambut pergantian tahun dari kegiatan hingar bingarnya yang kurang positif sukses dicapai oleh jajaran Polda Maluku bersama-sama Forkpimda dan elemen masyarakat Malut.

Hal ini dapat dilihat dari antusiasme masyarakat Malut saat menggelar Dzikir dan Do”a dimalam pergantian tahun tadi malam dengan hadirnya puluhan ribu masyarakat Malut dalam acara Tabligh Akbar tersebut .

Kondisi tersebut merupakan buah dari upaya Bapak Kapolda Brig Jend Suroto M.si. dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas di Wilayah Provinsi Malut menjelang perayaan malam pergantian Tahun baru 2020.

Sebagaimana yang kita ketahui sebelumnya bahwa Polda Malut bersama pemerintah Provinsi Malut dan Kota Ternate menggelar Tablig Akbar dengan tema “Maluku Utara Berzikir” yang diselenggarakan di lokasi Landmark Ternate. Selasa (31/12).

Dalam kegiatan Tablig Akbar tersebut dihadiri Kapolda Malut, Brigjen Pol. Drs. Suroto, M.Si., Forkopimda Prov. Malut dan Kota Ternate, Ketua BEM Universitas Khairun Ternate serta seluruh komponen masyarakat serta menghadirkan penceramah kondang, Ust. Derry Sulaiman.

Dalam sambutannya Kapolda menyampaikan,
di malam tahun baru ini diisi dengan kegiatan positif, bermunajat kepada Allah SWT. “Mudah-mudahan dengan malam tahun baru ini, kita bukan mengisinya dengan kegiatan hura-hura,”ucap Suroto didepan puluhan ribu masyarakat Malut, khususnya Kota Ternate.

Lanjut Kapolda, tetapi dengan kegiatan positif, berzikir untuk menghadap serta bermunajat kepada Allah SWT.

“Semoga tahun 2020 nanti kita lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, sehingga kita diberikan rahmat dan hidayah dari Allah SWT,”jelas Kapolda..#MA/Humas

Libatkan TNI, Kapolda Malut Pimpin Apel Gelar Pasukan di Malam Tahun Baru

Swaramalut.com – Ternate

Kapolda Maluku Utara (Malut), Brigjen Pol. Drs. Suroto, M.Si., memimpin pelaksanaan apel gelar pasukan yang melibatkan TNI-POLRI. Apel ini merupakan pengecekan personel TNI Polri dan Instansi terkait serta diharapkan kepada seluruh personel untuk dapat mencegah terjadinya Ganguan-ganguan Kambtibmas.

Hal tersebut dimaksud untuk memastikan persiapan pengamanan malam Tahun baru 2020 dalam kondisi maksimal. Apel tersebut bertempat di Lapangan Apel Polda Malut Jln. Kapitan Pattimura No.09 Kel. Kalumpang Kota Ternate. Selasa, (31/12)

“Perlu saya sampaikan kepada rekan- rekan tolong hindarkan tindakan yang dapat memicu gangguan Kamtibmas jangan sampai kita terpancing emosi sehingga kita melakukan tindakan kekerasan, laksanakanlah tugas dengan baik dan utamakan tindakan Preventif”. Ucap Suroto dalam sambutannya.

Usai memimpin apel kesiapan pengamanan malam pergantian tahun, Kapolda bersama Forkopimda melaksanakan patroli bermotor memantau situasi Kamtibmas yang ada di wilayah Kota Ternate.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabinda Malut, Danrem 152 Babulllah, Kepala BNNP Malut, Sekda Prov. Malut, pejabat utama Polda Malut, Kekansar Ternate dan Kepala Satpol PP Kota Ternate serta Kepala PT. Jasa Raharja Malut..#MA/Humas