Ketua KNPI Halsel Desak DPP KNPI Pusat Tidak Ada Lagi Dualisme Kepengurusan

Swaramalut.com JAKARTA

Carateker ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara, Irfan Abdurahim, meminta kepada DPP KNPI Pusat untuk tidak lagi terjadi dualisme kepengurusan.

Hal itu disampaikan Irfan Abdurahim didampingi sekretarisnya Ananta Rizky Perdana Sidik, pada rapat konsolidasi Nasional yang dihadiri seluruh pengurus Dewan Pimpinan Daearah DPD KNPI Provinsi, DPC kabupaten/ kota, serta dihadiri pula ratusan pengurus utusan OKP pusat, di Hotel Sultan,22 Oktober 2021

“Agenda konsolidasi ini, dalam rangka membangun kebersamaan pemuda KNPI lebih khususnya KNPI di Halmahera Selatan, untuk tidak lagi terjadi dualisme kepengurusan,”tegas Irfan dalam forum rapat rekonsiliasi Nasional, ketika dikonfirmasi media ini, Sabtu, (23/10/2021).

Hal senada ditambahkan sekertaris Rizki Perdana Sidik, ia mengatakan bahwa acara konsolidasi nasional, Komite Nasional Pemuda Indonesia ini merupakan penyatuan seluruh pemuda di Indonesia,”Olehnya itu kami DPD Halsel memeinta agar tidak ada lagi yang namanya dualisme,”pintanya.

Disela-sela Putra bupati Halmahera Selatan itu meberikan cendramata berupa batu bacan Doko kepada ketua umum dan sekjen DPP KNPI.

Menanggapi penyampaian ketua DPD Halsel Irfan dan Sekertaris Ananta Rizky, Ketua Umum KNPI Pusat, Haris Pertama menegaskan, tidak ada lagi KNPI aliran lain. Ia mengatakan, hasil konsolidasi ini mengharapkan melahirkan pemuda- pemuda yang punya potensi, kelak menjadi generasi yang akan melanjutkan kepemimpinan organisasi berikutnya.

“Kita berharap lewat KNPI dapat dijadikan Laboratorium, untuk mematangkan pemuda Indonesia kedepan”ujar Haris seperti dijelaskan ketua DPD KNPI Halsel Irfan Abdurahim.

Sekedar diketahuai rapat konsolidasi Nasional peserta dihadiri oleh 127 organisasi kepemudaan tingkat Pusat, 29 DPD KNPI Provinsi, 200 DPD Kabupaten/ Kota..#Ilham

Dorong Sistem Pemdes Yang Baik, 64 Kades Bersama DPMD Halsel Sukses Gelar Stuband di Bandung

Swaramalut.com:BANDUNG

Studi Banding 64 Kepala Desa (Kades) yang bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara di kota Bandung sukses digelar, Jumat (22/10/2021) kemarin.

Press rilis, diterima swaramlut.com Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara, Faris Madan menyanpaikan, ucapan terimakasih ke Pemerintah desa atas waktunya, walaupun ditengah-tengah kesibukan tetapi masi luangkan waktu untuk mengikuti studi banding.

“Terimakasih kepada pemerintah desa lebih khususnya kepala Desa Wangisagara Enjang Gandi dan Direktur BUMDES Neneng Santiani yang suda luangkan waktu untuk menerima kami untuk melakukan studi banding,” Ucap Faris

Faris berujar, Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara di tahun sebelumnya hingga saat ini, masi terdapat menegmen pengelolaan BUMDES banyak yang gagal. Ini Karena sistim menegmen dan sumberdaya manusia (SDM) kurang di sosialisasikan kepada masyarakat.

“Untuk itu, setelah mengikuti studi banding ini agar para kepala Desa mampu mensosialisasikan program kepada masyarakat dan mengatur menegmen BUMDES dengan baik,” Pintahnya.

Dia menuturkan, Sesuai hasil studi banding ini banyak hal yang kepala desa dapatkan oleh karena itu, ia berharap studi banding ini untuk menjadikan satu petunjuk positif, pada sistim pemerintahan desa dan pengelolan anggaran BUMDES dan Administrasi desa yang baik.

“Semoga dengan hasil studi banding ini, Kedepan dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat di masing desa,” Jelasnya.

Ditegaskan lagi Faris, Berdasarkan peraturan kementerian Desa (Kemendes) nomor 7 tahun 2021 bahwa, penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2022 lebih di prioritaskan pada tiga hal. Yang Pertama pemulihan ekonomi nasional secara tingkat Desa. kedua, program nasional yang berkaitan dengan kegiatan fisik di sesuaikan dengan kebutuhan Desa. ketiga, mitigasi atau bencana alam.

“Maka dengan agenda studi banding ini pemerintah desa dapat mengelola dana BUMDES dengan mengkorelasikan pada peraturan menteri/ kemendes nomor 7 tahun 2021,” Tandanya.

Sementara, Kepala Desa (Kades) Wangisagara, Enjang Gandi usai kegiatan Stuban kepada wartawan mengatakan, Ucapan terimakasih para Kepala Desa dan dinas DPMD kabupaten Halmahera Selatan provinsi Maluku, yang suda bertandang ke Desa Wangisagara kecamatan majalaya kabupaten Bandung yang dijadikan tempat studi banding (Stuban).

Menurutnya, Tujuan dari kedatangan Para kepala desa dan Dinas DPMD Halmahera Selatan Maluku Utara guna melakukan Studi banding, untuk menggali tentang tata cara pengelola BUMDES dan Administrasi terbaik.

“Olenya itu, Ini merupakan satu kehormatan yang baik terhadap pemerintah desa Wangisagara Kabupaten Bandung atas kedatangan Dinas DPMD dan kepala Desa Halmahera Selatan di wilayah pemerintahan kami,” Ujarnya.

Enjang juga menyebutkan, selain Studi banding (Stuban) yang diikuti kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara ada juga beberapa provinsi dan Kabupaten kota lainnya.

“Selain Halmahera Selatan Maluku Utara, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Aceh, Provisni Sulawesi, Provinsi Jawa Timur dan kabupaten kota lainnya,” Akuinya.

Direktur Bumbes Desa Wangisagara Neneng Santiani menyampaikan harapan dengannya agenda studi banding (Stuban) ini dapat memotifasi, khususnya para kepala desa di kabupaten Halmahera Selatan, guna untuk membangun usaha ekonomi desa melalui Mumdes yang lebih baik.

“Sehingga Kedepan desa-desa tersebut ada perubahan dalam aspek di bidang perekonomian dan penambahan penghasilan masyarakat,” Pintanya.

Neneng juga menuturkan, di tahun 2019 Desa Wangisagara di tetap sebagi pemenang kedua dalam Lomba BUMDES word di provinsi Jawa barat. Kemudian di tahun 2020 di tingkat desa Wangisagara mendapatkan juara 1 nominasi Desa ekonomi kreatif.

Sekedar diketahui kegiatan studi banding kepala desa kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara, itu berlangsung selama tiga hari. Kemudian dinas DPMD dan kepala desa bersilaturahmi dengan pihak kementerian Desa (Kemendes) guna pembahasan tentang prioritas penggunaan Dana Desa di tahun 2022..#ilham

Wamenag-RI : STQN Ke XXVI di Malut Sukses dan Berjalan dengan Baik

Swaramalut.com-SOFIFI

Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Tingkat Nasional ke XXVI di Sofifi Maluku Utara Telah Berakhir. sebanyak 589 peserta telah mengikuti serangkaian acara dari mulai babak penyisihan hingga babak final. Penutupan pagelaran akbar ini pun berlangsung dengan meriah.Jumat (22/10/2021).

Wakil Menteri Agama-RI Zainut Tauhid Sa’adi, menjelaskan, pagelaran STQ ke-XXVI ini bisa dianggap sukses sebab MKPara peserta dan warga sekitar secara antusias mengikuti acara yang dimulai sejak 16 Oktober 2021 itu.

“Kita sudah laksanakan acara ini, Alhamdulillah berjalan baik, adapun pemenang dan juara umum telah disampaikan oleh dewan hakim malam ini. dengan dengan DKI Jakarta sebagai juara umum yang akan mendapat piala bergilir dari Presiden Joko Widodo,” ujar Zainut Tauhid dalam sambutannya pada acara penutupan STQN ke XXVI di halaman Masjid Raya Shafful Khairat Sofifi.

Hal yang membuat Wamen bangga adalah banyaknya peserta berkualitas yang mengikuti acara itu. Tercatat, beberapa peserta dari berbagai daerah pernah meraih juara bertaraf Internasional. Sebut saja M.Khairurazak Al Hafizi, yang bisa menyabet gelar juara SE Asia Pasifik.

“Lantas ada kafilah tuan rumah Izzah Quratai’in yang menjadi peserta termuda di STQN ke XXVI yang berhasil mendapatkan juara III  Hafizah 1 Juz tingkat anak.

Selanjutnya didepan para undangan yang hadir, Zainut Tauhid menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya, karena sukses dan terselenggaranya acara ini berkat kerja keras, keselarasan langkah serta dukungan semua pihak.

” Oleh karenanya, perkenankan lewat kesempatan ini saya mewakili Presiden Joko Widodo mengucapkan terimakasih kepada banyak pihak, diataranya Pemda Provinsi Malut, seluruh unsur panitia yang sejak persiapan pembukaan sampai dengan hari penutupan kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an tingkat Nasional ke XXVI di Sofifi Malut sudah bahu membahu mulai dari menata, menjaga dan melaksanakan acara sampai dengan hari ini,” ucapnya dengan haru.

Dalam kesempatan itu, ucapan terimakasih juga disampaikan Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba kepada Kementerian Agama RI  yang telah mempercayakan dan memberikan  kehormatan kepada Maluku Utara sebagai tuan rumah penyelenggara STQ ke-XXVI tingkat Nasional.

” Sungguh ini terimakasih yang tak mungkin dapat kami lupakan atas kepercayaan sebagai tuan rumah oleh pak menteri dan amanah dari Presiden telah dijaga dengan baik oleh seluruh rekan panitia. Juga ingin kami sampaikan kepada seluruh warga masyarakat Maluku Utara yang dengan kecintaan dan kebanggaannya ikut berpartisipasi, bergotong royong membantu sukses terselenggaranya kegiatan ini,” papar Gubernur Abdul Gani Kasuba dengan rasa bangga kepada warganya.

Selain itu, Gubernur Abdul Gani Kasuba juga mengucapkan terima kasih kepada Dewan Hakim dan Majlis Hakim yang telah melakukan penilaian secara profesional, jujur, adil dan transparan.

“ Kepada Dewan Hakim dan Majelis Hakim, saya mengucapkan terima kasih atas penilaian yang diberikan secara profesional, jujur, adil dan transparan, mudah-mudahan atas penilaian tersebut nantinya akan melahirkan qori dan qori’ah terbaik” pungkasnya.

Sebagai puncak acara, dilakukan penyerahan hadiah kepada para pemenang serta diakhiri dengan sesi foto bersama. Pada pelaksanaan STQ ke XXVI tingkat Nasional Maluku utara tahun 2021, berhasil meraih juara Umum adalah Provinsi DKI Jakarta diikuti oleh Jawa Timur dan Sumatera Utara..#red

PT NHM Berikan Harga ” Surga Telinga” Petani Singkong Lingkar Tambang

Swaramalut.com- Halut

Sejumlah petani keluhkan rendanya harga singkong (ubi kayu), yang dibeli oleh Perusahan PT Nusa Halmahera Mineral (PT NHM).

Berdasarkan dari laporan para petani, awal mula sosialisasi perusahaan bakal membeli dengan harga Rp. 500 per kilogram, namun sangat disayangkan PT NHM tidak memberikan sentuhan harga tersebut.

“Pada saat sosialisasi mereka bilang Rp. 500 per kilogram, jadi kami pun berlomba lomba menanam singkong (ubi kayu), ketika berhasil perusahan hanya membeli dengan harga Rp. 350 per kilogram. Ungkap Jetris sala satu petani singkong (ubi kayu), Jumat (22/10/21).

Padahal produktifitas menanam singkong (ubi kayu) ini sangat banyak dilingkar tambang. beberapa petani singkong (ubi kayu) kini bisa menghasilkan 15 sampai 29 ton, bahkan pada tahun 2016 kata Jetris, bersama saudaranya mampu meraup hasil hingga 70 ton dalam satu hamparan.

Dia menyebutkan, kekecewaan terhadap PT NHM yang sudah memberikan sinyal baik, tapi tidak merepresentasikan semangat sosialisasi itu, akhirnya singkong (ubi kayu) milik sejumlah petani lingkar tambang, tidak dijual ke perusahaan.

“Kami para petani tidak mau menjual ke PT NHM, lantaran daya beli terlalu murah,” keluhnya saat mengakhiri..# jojo

 

Reporter : Niklas.H

Gelar Perpisahan, Saifuddin Djuba Beri Cendramata Ke Kontingen Kafilah Jabar

Swaramalut.com-SOFIFI

Sebelum acara penutupan Sileksi Tilawatil Qur’an (STQ)tingkat Nasional ke XXVI di Sofifi Maluku Utara(Malut) pada Jumat malam ,22 Oktober 2021.

Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Maluku Utara selaku  liasion Officer(LO) dari Kontingen Jawa Barat memberikan cendera mata berupa cincin batu bacan dan Plakat Daerah Provinsi Malut kepada Ketua Kontingen Jabar Barnas Ajidin sebelum kembali ke daerah.

Pemberian cendera mata cincin batu bacan dan Plakat daerah dilakukan dalam acara perpisahan yang di gelar secara sederhana di halaman pondok kafilah Jabar di Perumahan ASN III, Jumat(22/10/2021)sore tadi.

Hadir dalam acara Karo Kesra Provinsi Jabar,Barnas Ajidin, Karo BPBJ Maluku Utara, Saifuddin Djuba,  Ketua LPTQ Jabar, Official  dan para kafilah.

Kepala BPBJ Maluku Utara, Saifuddin Djuba dalam sambutannya meminta permohonan maaf bila mana selama pelayanan BPBJ terhadap kafilah jabar ada tutur kata dan pelayanan yang tidak maksimal.

“ Sebelum pak karo Jabar dan rombongan bergeser dari Sofifi, datang dan pergi tak hanya sekedar jalan, namun adanya baiknya batu bacan sebagai pengingat para kontingen Jabar tentang Sofifi, Maluku utara” tutur Saifuddin.

Hadiah cincin batu bacan  dan plakat dari BPBJ itu, lanjut Saifuddin jangan diukur dari nilainya tetapi nilai silahturahim dan jalinan persaudaraan itulah yang tetap dijaga.

Sementara Karo Kesra Jawa Barat, Barnas Ajidin, menyatakan, Sofifi merupakan daerah luar biasa, daerah ini berkesan buat kontingennya dalam perhelatan STQ yang ke XXVI lantaran layanan prima yang diberkan.

“ Ini ekspestasinya tinggi. Kami mengucapkan beribu-ribu terima kasih. Kami tak merasa sudah selama delapan hari berada di Sofifi seperti baru kemarin kita datang artinya tempat ini nyaman, tempat ini aman tempat ini bersaudara,” tutur Barnas.

Atas nama Provinsi Jawa Barat,Barnas mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba yang telah memberikan falisitas yang baik kepada daerah meraka dan  kontingen Provinsi lainnya pada ivent STQ.

Sebagai bentuk dari rasa terimakasih kami dari Pemprov Jabar, kami mengundang Karo BPBJ Saifuddin Djuba bersama seluruh rekan-rekan LO khusus Jabar untuk bisa berkunjung ke Jabar dan kami janjikan segala bentuk biaya dan fasilitasnya akan kami tanggung”ucap Barnas Ajidin dengan mengangkat kedua jari jempol dan mengucapkan Malut Terbaik..#red

DKI Jakarta Kembali Raih Juara Umum STQ Nasional Ke XXVI di Malut

Swaramalut.com-SOFIFI

Kontingen Seleksi Tilawatil Qur’an(STQ)Tingkat Nasional asal DKI Jakarta kembali Meraih juara Umum pada ajang STQ Nasional Ke XXVI Yang digelar di Sofifi Maluku Utara.

Prestasi Ini bukan tiba-tiba lahir, tapi melalui proses pembinaan Yang panjang.

Keberhasilan ini merupakan buah dari Pembinaan Yang secara terus menerus Dilakukan.

Ketua LPTQ Provinsi  DKI Jakarta Ahmad Rohimin menilai Pembinaan STQ di Ibukota cukup baik.

Foto : Penyerahan Hadiah untuk Juara Umum

” Prestasi Ini bukan tiba-tiba lahir, tapi melalui proses pembinaan Yang panjang dan saya meminta pembinaan ini agar diteruskan” ucap Rohimin usai menerima Piala dari presiden RI Joko Widodo yang diserahkan oleh Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa’adi,Jumat (22/10/2021).

Wakil Ketua LPTQ Provinsi DKI Jakarta Ahmad Rohimin menambahkan bahwa DKI Jakarta Menjadi juara umum STQ Nasionql Ke XXVI Sementara juara kedua diraih Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sumatera Utara.

” Mereka telah berupaya maksimal, mengarahkan semua kemampuan Dan tenaga untuk menjadi Yang terbaik”tandasnya.

Foto : Suasana Penutupan STQN ke XXVI di Sofifi Malut

Seperti yang kita ketahui bersama Dewan Hakim telah menetapkan peringkat 10 besar peraih juara terbanyak, yakni, Jawa Timur, Sumatera Utara, Banten, Riau dan Kalimantan Selayan, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan, Sumatera Barat dan Papua.

Pada Cabang Tilawah, Qari  Muhammad Mas’ud,  asal Jawa Tengah yang keluar sebagai pemenang pertama, dengan total nilai yang peroleh 98,83.Sedangkan juara pertama Qari’ah dewasa atas nama Yuni Wulandari dari Nusa Tenggara Barat dengan perolehan nilah 97,66.Pemenang kedua Tilawah Dewasa atas nama  Danial Muhammad Hubaibillah dari Jawa Timur yang meraih nilai 98, dan  Muhammad Rizqan dari Kalimantan Selatan yang neraih nilai 96,33 dari Kalimantan Selatan sebagai juara ketiga.

Kemudian Qariah dewasa juara kedua adalah Adila Latifah dari Nagroe Aceh Darussalam yang meraih nilai 96,83 dan Sri Rahmadani dari Sumatera Utara yang meraih nilai 85,66 Selanjutnya  Qari anak-anak diraih oleh Ahmad Ismat Ramadhani dari DKI Jakarta dengan nilai 98,33, juara kedua diraih oleh Amdad Fatah Fawwas dari Jawa Timur dengan nilai 97,17 dan Nanda Anand Mumtaz dari Kepri sebagai juara ketiga.

Qari’ah anak-anak yang meraih juara satu diraih oleh Khairatunnisa dari DKI Jakarta yang memperoleh nilai 98,67, juara kedua ditempati oleh Malika Khairah Khalqillah dari Kalimantan Baat, dengan meraih nilai 97,53 dan Zalfa Imratul Muflihah dari Sumatera Utara sebagai peraih juara ketiga yang memeroleh nilai 95,66..#red

Julius Lobiua Berikan Bantuan Bibit Bawang Merah, Dua Kelompok Tani di Kao Gembira

Swaramalut.com- Halut

Bakal calon Bupati Halmahera Utara, Julius Lobiua, menyerahkan bantuan berupa biji bibit bawang merah kepada kelompok tani, di Kecamatan Kao, Jumat (22/10/2021) siang tadi.

Bantuan biji bibit bawang diterima pengurus kelompok tani bersama anggota yang didampingi oleh Kepala Desa Onesimus Gohora dalam penyerahan tersebut. Sementara bantuan biji bibit bawang merah yang diberikan kepada kelompok tani itu, yaitu Desa Pediwang, Kecamatan Kao Utara dan Kecamatan Kao, Desa Kukumutuk.

Dalam kesempatan yang sama, Julius Lobiua menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani, dirinya pun mengatakan dengan bantuan itu hendaknya memberikan stimulus yang positif bagi petani.

Selain itu, Bantuan ini diberikan agar masyarakat petani tidak terpuruk oleh permasalahan ekonomi yang disebabkan pandemi Covid-19. Dengan begitu kata Julius, bentuk kesadaran ini akan memulihkan ekonomi masyarakat yang ada.

“Saya berharap pemberian bantuan berupa biji bibit bawang akan mengurangi beban ekonomi masyarakat pada masa Krisis kesehatan global saat ini, dan menambah produksi bawang dari para kelompok tani yang ada di Kecamatan Kao,” Ucap Julius.

Terpisah menurut Jetris Kalumata, dirinya merasa senang, dan menyampaikan terima kasih yang dalam dengan Kepedulian Julius Lobiua, karena sudah membantu kelompok tani melalui biji bibit bawang. Tidak hanya itu kata Jetris, pihaknya berharap agar Budi baik ini bisa dimanfaatkan sepenuhnya demi kesejahteraan hidup petani.

“Kami merasa senang, karena Bapak Julius bisa peduli dengan kehidupan kelompok tani yang ada di Kao. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi kehidupan masyarakat kelompok tani,” pungkasnya mengakhiri..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

Yunus Badar: Isyarat UU Cipta Kerja, IMB Sarana Ibadah tak Perlu Lagi

Swaramalut.com_SOFIFI

Pelaksaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat nasional di Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, sukses digelar oleh pemerintah daerah Maluku Utara.
Pegelaran STQ juga membawa dampak positif bagi kemajuan infastruktur Sofifi, diantaranya pembanguan jalan kota, pemasangan lampu jalan hingga pembanguan masjid raya Sofifi, yang menjadi sarana penujang utama pegelaran STQ tingkat nasional 2021 itu.

Namun pembangunan megah masjid raya Sofifi belakangan, berhembus kabar tak memiliki Izin Mendirikan Banguan (IMB).

Terkait hal itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Maluku Utara, Yunus Badar saat dimitai keterangan di sela-sela geladi persiapan penutupan STQ di venue utama halam masjid daya Sofifi menyampikan, pembanguan masjid raya Sofifi yang menjadi kebanggaan masyarakat itu melalui proses pekejaan yang cukup lama.

” Tidak mungkin proyek yang sudah berjalan selama empat tahun itu dikatakan ilegal dikarenakan tidak mengantongi IMB padahal kita tahu sendiri untuk IMB sudah tidak diperlakukan lagi pada sarana pemerintahan termasuk didalamnya terdapat sarana ibadah” kata Yunus kepada media ini, Jumat (22/10/2021).

Lanjut Yunus, memang mendirikan sebuah banguan sudah diisaratkan dengan undang- undang nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah. Dan terkait izin IMB tidak lagi diberlakukan pada sarana pemerintahan termasuk rumah ibadah dan untuk izin IMB itu sendiri telah digantikan dengan undang-undang cipta kerja yang resi diundangkan pada tahun 2020 lalu.

“ Jadi yang tidak diperlakukan lagi diantaranya bangunan pemerintah, rumah ibadah, namun untuk IMB tetap harus ada. Akan tetapi kita harus lihat dengan secara baik, sebab IMB itu diperuntukan sebelum banguan itu hendak dibangun.” jelas Yunus yang juga Mantan Kadis Tataruang dan Kebersihan Kota Tikep

Yunus menambahakan terkait pemberitaan akhir-akhir ini, adalah sesuatu yang sangat keliru untuk disampikan, sebab dengan kondisi sekarang ini, tepatnya dengan pegelaran ivent nasional yang saat ini sedang berlangsung harusnya tidak dikemukaan ke publik.

“ Seharunya pemerintah tikep memberikan sport dengan terselenggaranya ivent STQ nasional ini, bukan mengeluarkan sekmen yang menurut dirinya tidak pada tempatnya dan menurutnya UU Cipta Kerja telah mengubah sejumlah perizinan satu diantarannya ialah Izin Mendirikan Bangunan Sebab Di Omnibuslaw UU Cipta Kerja, IMB diganti dengan persetujuan bangunan Gedung(PBG).

Oleh Karena itu lanjut Yunus, pemerintah daerah harus berkoordinasi sebab ini hanya hal-hal yang bersifat administrative sehingga dibutuhkan koordinasi dari kedua belah pihak..#red

Jelang Penutupan STQN Ke XXVI Malut, Kafilah Bali Gelar Wisata Religi Ke Pulau Tidore

Swaramalut.com-SOFIFI

Jelang agenda penutupan STQ ke- XXVI Tingkat Nasional, Sofifi Maluku Utara(Malut) Kafilah Bali melakukan Wisata Religi ke Pulau Tidore,Kamis (21/10/2021).

Sebanyak 14 Kafilah Bali ke tidore bersama Liason Official yang dipimpin oleh Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman(Disperkim) Provinsi Maluku Utara(Malut) Yunus Badar.

Di Tidore para kafilah menyempatkan diri mengunjungi Kedaton Kesultanan Tidore dan berfoto bersama. Bahkan beberapa dari meraka unjuk kemampuan melantunkan ayat suci Alquran didalam bagunan bersejarah itu.

Selain melihat langsung kondisi kadaton tidore, para kafilah ingin berjumpa langsung dengan , Jou Husain Alting Syah Sultan Tidore ke-36   .Namun niat mereka tidak kesampaian lantaran Sultan diketahui tak berada ditempat sehingga hanya bertemu dengan para bobato.

Para kafilah merasa senang dan takjub dengan kesultanan tidore sebab tidore merupakan salah satu kerajaan Islam terbesar di nusantara  yang masa kejayaannya, menguasai sebagian besar Pulau Halmahera selatan, Pulau Buru, Pulau Seram, dan banyak pulau-pulau di pesisir Papua barat.

Kordinator kontingen STQN Provinsi Bali,Wasis Setiono kepada sejumlah awak media mengaku, kedatangan rombongannya ke tidore merupakan wisata religi di sisa waktu mereka berada di Maluku Utara.

” Sangat luar biasa tadi kita bisa sempat ke Tidore,melihat lihat Kadaton dan sungguh indah panoramanya bisa melihat laut dan pulau Halmahera yang begitu cantik,” Ucapnya.

Dirinya mengaku meski tidak bisa masuk ke final di ajang STQ XXVI ,namun hal itu tidak menjadi target Bali melainkan wadah mempererat ikatan silahturahim antar khafilah se-Indonesia untuk membumingkan Al-Qur’an.

Sementara itu Kadis Perkim,Yunus Badar  selaku LO Provinsi Bali mengapresiasi langkah Bali di pegelaran STQN yang mana sebagai minoritas dan tanpa dukungan daerah meraka mampu melangkahkan kaki hingga ke Malut untuk ikut serta dalam pegelaran event nasional itu.

Bukan hanya itu saja Kadis Perkim Juga melanjutkan dengan memberikan motivasi kepada Kafilah Bali. Ia meminta kepada peserta STQ asal Provinsi bali tersebut untuk terus meningkatkan kualitas kemampuannya dalam membaca dan memahami Al-Quran kedepannya. “Semangat terus untuk belajar, semua peserta harus terus berjuang untuk maju. Ilmu harus dikejar. Saya mengajak kepada semuanya untuk terus berupaya menjadi lebih baik dari hari ini sebab kalah Menang itu hal yang biasa” Ucap Yunus

“Jangan sangka orang besar itu mereka berasal dari orang hebat yang hidupnya sudah kaya raya. Umumnya mereka pernah menjalani hidup sederhana di masa lalu. Saya megharapkan dari diri peserta semua masing-masing untuk maju, Kekuatan diri lah yang membuat kita bisa maju. Tetapi apapun hasilnya saat ini tentu ada hikmah dibaliknya yang bisa diambil.”tutur Yunus.

Awal rencana, wisata religi dilanjutkan dengan berkeliling ke beberapa tempat peninggalan sejarah di Pulau tidore, namun karena diguyur hujan sehingga selaku Koordinator  Liaison Official(LO) untuk Kontingen Bali Yunus Badar memutuskan agar rombongan wisata religi untuk kembali ke sofifi setelah selesai makan siang bersama dengan makanan khas daerah Maluku utara. “Semoga wisata religi ini memberikan makna yang mendalam kepada kafilah provinsi Bali agar kedepannya semakin lebih baik walaupun dengan segala keterbatasan”tutup Yunus mengakhiri..#red

1.755 Tiket Kemenangan “GANTI” Menjadi Kades Gosoma

Swaramalut.com- Halut

Pemilihan Kepala Desa Gosoma, melalui Panitia telah sukses menyelenggarakan rapat Pleno terbuka penetapan calon terpilih, di Kantor Desa, Kamis(21/10/2021).

Atas dasar Rekapitulasi penghitungan suara dari 11 tempat pemungutan suara (TPS), Otniel Kofia terpilih sebagai kepala Desa (Kades) Gosoma Dengan perolehan suara terbanyak 1.755. sementara, Ferdi Lahura 1.033 suara.

Otniel Kofia mengungkapkan, masyarakat Desa Gosoma merasa bangga atas proses pelaksanaan Pilkades yang berjalan aman dan lancar, karena penantian dari sejak 2019, kini bisa terwujud.

“Saya berharap setelah proses pemilihan ini, kita sama -sama membangun Desa Gosoma lebih baik kedepan dengan aman, saling menghormati dan menghargai sesama pendukung,” Pintanya.

Terpisah, Senada dengan pemilihan tersebut, Menurut Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Gosoma, Orgenes Tonga mengatakan, pemilihan kepala Desa (Pilkades ) Gosoma dilaksanakan berjalan aman dan lancar sesuai jadwal yang dicanangkan panitia.

“Patut kami syukuri karena proses pemilihan Kepala Desa dimulai jam 7.00 pagi hingga 7.00 malam boleh berjalan sesuai dengan harapan kami, dan juga masyarakat Desa Gosoma,” katanya.

Sementara itu, rapat pleno terbuka dihadiri semua anggota panitia Pilkades Gosoma, Tokoh Masyarakat, dan juga TNI Polri ini, menetapkan Calon Kepala Desa (Cakades) No Urut 02 (Dua) Bapak Otniel Kofia sebagai pemenang.Tandasnya..#jojo

 

Reporter : Niklas.H