ASN dan Warga Keluhkan Lift Di Kantor Gubernur Malut Tidak Berfungsi

Swaramalut.com-SOFIFI

Lift yang berada di kantor gubernur dibiarkan rusak tanpa terlihat tanda-tanda ada upaya perbaikan.

Kondisi itu sudah terjadi lebih dari tiga pekan dan dikeluhkan oleh aparatur sipil negara (ASN) maupun warga yang sedang mengurus keperluan di gedung berlantai empat ini. Keberadaan lift di gedung ini menjadi sarana sangat penting mengingat menjadi akses turun naik orang.

Apalagi di gedung ini terdapat beberapa dinas yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat. Seperti Disdukcapil di lantai III, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) dilantai IV dan beberapa dinas lainnya.

“Sudah lama liftnya rusak. Tiga mingguan lebih. Jadi kalau mau ke atas harus lewat tangga jadi lumayan cape, apalagi kalau harus ke lantai empat untuk ibu hamil kan kasian” kata salah seorang pegawai yang ditemui di kantor gubernur Malut ini, Senin (25/01/2021).

Dia mengaku, akibat lift rusak aksesibilitas menjadi sedikit terhambat karena untuk ke lantai dua, tiga, dan empat praktis harus lewat tangga. Beda dengan jika naik lift maka bisa menghemat waktu karena lebih cepat.

Menurutnya, jika hanya sekali atau dua kali mungkin tidak jadi masalah tapi kalau yang setiap hari berkantor di gedung ini pasti akan kerepotan jika harus setiap kali turun naik tangga. “Pengennya ya segera diperbaiki biar aktivitas normal lagi, bisa cepat kalau mau ke atas atau ke bawah,” ujar dia.

Salah seorang warga yang kebetulan sedang mengurus keperluan ke kantor DPMPTSP di lantai tiga, Ansar (45) menyayangkan rusaknya lift di kantor ini.

Sebagai fasilitas publik yang berada di perkantoran pemda semestinya sarana prasarana yang ada diperhatikan. Jangan sampai dibiarkan rusak.

” Sayang aja, lift dibiarkan rusak jadi orang yang buru-buru kasian harus lewat tangga”tutupnya mengakhiri..#red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *