Kemenag Kepsul Dan Kesra Mulai Jajaki Lokasi Pantau Hilal Jelang Ramadhan

Swaramalut.com-SANANA

Kementrian Agama (Kemenag) Kepulauan Sula dan Pemerintah Daerah Kepulauan Sula melalui Kantor Bagian Kesra,Kamis (01/04/2021) mulai menjajaki lokasi pemantauan Hilal untuk penetapan awal Ramadhan 1442 H/2021 M.

Kapala Bagian (Kabag) Kesra Basiludin Labessy,S.AP melalui Press Release nya, menyebutkan, bahwa sementara kami baru menjajaki di dua lokasi, yakni di pesisir pantai Desa Sekom Kecamatan Sulabesi Selatan (Subsel) dan di pesisir pantai Desa Waiina Kecamatan Sulabesi Barat (Sulbar).

Selain di pesisir pantai dua Desa itu,Kami juga akan lanjutkan di pesisir pantai Desa Kabau dan di Desa Ona Kecamatan Sulbar untuk mencari lokasi yang paling tepat untuk pemantauan Hilal atau Rukyatul Hilal.

Lanjut Basiludin, setelah melihat titik lokasi yang paling baik,maka selanjut nya akan disampaikan kepada pimpinan untuk menyetujui lokasi yang akan disiapkan nanti sebagai tempat pantauan Hilal,” Insyaallah semua lembaga terkait akan dilibatkan untuk bersama-sama kelokasi yang disiapkan, kemudian bersama-sama kita melakukan pengamatan Hilal.

“Melalui inisiatif Kasi Bimas Islam Kemenag Kepsul,Bobi Fachrudin,S.Ag, oleh nya itu dia mengajak untuk mencoba melihat titik Hilal. Kemudian,mengingat baru pertama kali dilakukan,oleh nya itu kita belum memeliki tempat yang resmi.

Basiludin bilang, mereka lebih memilih wilayah Kecamatan Sulabesi Barat karena wilayah itu memiliki medan pandangan yang luas ke arah barat serta tidak terbatasi oleh halangan (obstacles) tertentu di cakrawala, baik berupa bukit, gunung, maupun sekadar pepohonan tinggi.

Mantan Wartawan itu juga memaparkan bahwa,penampakan bulan sabit yang tampak pertama kali setelah terjadinya ijtimak (konjungsi). Selain itu, Kata dia, Rukyat dapat dilakukan dengan mata telanjang atau dengan alat bantu optik seperti teleskop. Kemudian Rukyat dilakukan setelah matahari terbenam.

Dia menjelaskan,Hisab adalah perhitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan dalam menentukan dimulainya awal bulan pada kalender Hijriyah. Rukyat adalah aktivitas mengamati visibilitas hilal, yakni penampakan bulan sabit yang tampak pertama kali setelah terjadinya ijtimak.

Bulan Ramadhan akan datang dalam hitungan hari, para pemuka agama, masyarakat, serta ilmuwan bersama-sama melakukan rukyatul hilal (melihat hilal).

Oleh nya itu, Metode pertama adalah menggunakan mata telanjang, tanpa alat bantu optik sama sekali, sehingga menghasilkan fenomena kasatmata telanjang. Kemudian metode kedua dilakukan dengan menggunakan alat bantu optik terutama teleskop, namun tetap mengandalkan penglihatan mata.

Metode terakhir adalah dengan menggunakan alat optik terutama teleskop yang terangkai dengan sensor/ kamera,”Dari ketiga metode tersebut, yang paling populer adalah penggunaan metode mata telanjang dan mata yang dibantu oleh alat optik khususnya teleskop,”Paparnya..# EDL

Koramil 1509-01/bacan dan Puskesmas Labuha Gelar Lomba Rumah Sehat

Swaramalut.com HALSEL

Dalam rangka meningkatkan kecintaan dan kepedulian prajurit serta keluarga Koramil 1509-01/Bacan terhadap tempat tinggal dan lingkungannya, Koramil 1509-01/Bacan Kodim 1509/Labuha bekerja sama dengan Puskesmas Labuha Gelar lomba rumah sehat pada 01 Maret 2021 di Makoramil 1509-01/Bacan, Kamis (1/4/2021).

Danramil 1509-01/Bacan Kapten Inf Aga Galela menyampaikan, bahwa dalam lomba Rumah Sehat ini meliputi beberapa kriteria yang telah ditentukan oleh  panitia yg terdiri dari Tim dari Kodim 1509/Labuha dan Puskesmas Labuha yakni kebersihan rumah dinas meliputi isi rumah, dapur dan kamar mandi yang bersih. Pemanfaatan pekarangan meliputi penanaman apotek hidup dan pengelolaan sampah serta bunga hias.

“Dimana para pemenang kriteria lomba Rumah Sehat sesuai penilaian dan keputusan Ketua tim penilaian dan tim dari puskesmas mengumumkan Juara 1 yakni Letda Inf Samuel anu, Juara 2 di raih ,Serda H. Pattimura dan Juara 3 diraih Serka Jajang.”jelasnya.

Pemberian hadiah dari Danramil 1509-01/Bacan berupa uang pembinaan kepada pemenang lomba rumah sehat,bendera Kalpataru, piagam, serta piala bergilir. Penyerahan hadiah lomba tersebut diberikan oleh Danramil 1509-01/Bacan untuk juara 3, ibu ketua Cabang Persit KCK Cab 37 Kodim 1509/Labuha untuk Juara 2 dan Dandim 1509/Labuha untuk Juara 1,”tambahnya

Dalam kesempatan ini juga, Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Untung Prayitno  menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya atas inisiatif dan kerja keras Koramil 1509-01/Bacan sehingga kegiatan yang positif seperti ini dapat berjalan dengan baik.

“Oleh karena itu kami berharap akan terus memacu setiap prajurit dan keluarga untuk senantiasa menjaga dan memelihara kebersihan serta kenyamanan lingkungannya, sehingga tercipta suasana apa yang disebut “Rumahku Istanaku,”ujar orang nomor satu dijajaran TNI Halsel ini.

Sekedar diketaui, kegiatan lomba ini diikuti oleh seluruh prajurit yang menempati Rumah dinas Koramil 1509-01/Bacan Kodim 1509/Labuha sebanyak 50 KK dan dihadiri oleh Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Untung Prayitno,Pasiops Kodim 1509/Labuha Kapten Czi Mustamin dan para bintara, dan tamtama kodim 1509/Labuha..#iL

Letkol Inf Untung Prayitno, Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Bintara dan Tamtama Periode 1 April 2021 

Swaramalut.com-LABUHA

Dandim1509/Labuha Letkol Inf Untung Prayitno pimpin acara Pelantikan Kenaikan Pangkat Bintara dan Tantama Periode 1 April 2021 Pada Kamis, (1/3/201) yang bertempat di Aula Kantor Makodim Jalan Sapta Marga Desa Kampung Makian Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan,

Kenaikan Pangkat 5 orang Personil sebagai perwakilan Penyematan Tanda Pangkat satu tingkat lebih tinggi dari sebelum nya. 19 Orang Personil Kodim 1509/Labuha di acara kan dalam Kenaikan Pangkat.

Turut hadir dalam Acara Pelantikan Kenaikan Pangkat, Pasi Ops Kapten Czi Mustamin, Komandan Unit Intel Letda Samuel Anu, Danramil 1509-01/Bacan, dan Ibu Ketua Persit KCK Cab XXVII, dan 50 orang personil Kodim 1509/Labuha ikut dalam kegiatan tersebut.

Acara pelantikan kenaikan pangkat Kodim 1509/Labuha tetap mengedepankan Protokol kesehatan sebelum Acara pelantikan kenaikan pangkat diselenggarakan. Dalam penyematan tanda Pangkat Perwakilan Peltu Fhairuddin, Serka Nelson Tamaela, Sertu Herman, Kopda Icuk Parwoto, Praka Asril Lamudi dinaikkan Satu Tingkat lebih tinggi dari sebelumnya.

Di acara tersebut Dandim 1509/Labuha Inf Untung Prayitno, menyampaikan kepada Peserta upacara dan Para Personil kenaikan pangkat, Anugerah kenaikan pangkat ini bukan merupakan suatu hadiah, melainkan suatu kepercayaan dari pimpinan TNI, Bangsa dan negara dan juga merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Sebagai suatu kepercayaan kenaikan pangkat ini menuntut kepada setiap prajurit untuk mempertaruhkan semua kemampuan yang dimiliki untuk kepentingan dinas/satuan agar senantiasa dapat melakukan yang terbaik, selaras dengan pangkat dan jabatan yang di sandangnya,”ujarnya.

Dengan demikian Dandim dirinya berharap agar setiap prajurit yang naik pangkat dalam menjalankan kepercayaan dan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya, serta dapat meningkatkan kinerja secara optimal untuk memajukan organisasi TNI AD khususnya Kodim 1509/Labuha yang sangat kita cintainya.

“Perlu kita sadari bersama bahwa tantangan tugas ke depan tidak akan semakin mudah, melainkan akan jauh semakin kompleks dan berat sehingga sangat di butuhkan Kualitas dan Profesionalitas setiap individu prajurit. Oleh karenanya setiap prajurit di tuntut untuk lebih mengaktualisasikan dirinya sebagai prajurit TNI AD khususnya Prajurit Kodim 1509/Labuha secara nyata di lapangan yang selalu senantiasa dicintai rakyat,”tutur Untung.

Diakhir sambutan Dandim ia mengajak kepada Prajurit Kodim 1509/Labuha, dengan momen kenaikan pangkat ini, Agar seluruh prajurit kodim 1509/Labuha untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, Karena keimanan dan ketakwaan adalah merupakan landasan moral yang senantiasa harus terjaga dalam setiap diri prajurit, sehingga akan terbentuk moralitas prajurit yang terbaik.

“Dengan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada prajurit Kodim 1509/Labuha semakin baiknya moral prajurit maka akan semakin memperkecil timbulnya pelanggaran.

Prajurit TNI AD khususnya Prajurit Kodim 1509/Labuha untuk tetap semangat dalam menjalankan tugas kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pungkas orang nomor satu dijajaran Kodim ini..#iL

Kades Kusubibi Diduga Tidak Tranparasi Terkait ADD-DD Thn 2019-2020

Swaramalut.com-HALSEL

Direktur LSM Kalesan Institut Malut, berharap Kejari Halmahera Selatat segra memanggil Kades Kusubibi Muhamad Abdul Fatah agar segera mempertanggujawabkan  terkait Anggaran Dana Desa(ADD) dan Dana Desa(DD) tahun 2019 dan 2020.

Menurut hasil infestigasi LSM Kalesan Isnstitut Malut Naem Taher, kepada media ini ,Kamis(1/4/2021) bahwa terkait ADD dan DD di desa Kusubibi tahun 2019 dan 2020 kuat terindikasih ada penyalahgunaan anggaran oleh kades Muhamad Abdul Fatah.

Kata, Naem ADD-DD  dalam dua tahun kemarin bernilai miliaran rupiah, namun sampai saat ini pun tidak ada titik penjelasan oleh kades sehingga Desa kusubibi tidak ada perubahan dalam kegiatan tersebut.

Naem juga telah membuat surat secara resmi ke Kejari Halmahera Selatan (Halsel) dan kejaksaan Tinggi provinsi Maluku Utara , secepatnya memanggil kades Muhamad Abdul Fatah agar di periksa terkait ADD-DD tahun anggaran 2019-2020″ucapnya.

Naem Katakan ,kades kusubibi harus segera di copot dari jabatan Karena dari mulai diangkat saat menjabat kepala desa kusubibi tidak ada transparansi atau keterbukaan terkait dana desa dan menurut hasil infestigasi LSM Kalesan Institut Malut, kades Muhamad Abdul Fatah juga diduga telah manfaatakan adanya kehadiran tambang ilegal sehingga dana desa 2019-2020 belum ada penjelasan dan pembuktian di desa Kusubibi tersebut,”tutupnya..#Adi

Gelar Aksi di Kantor Walikota Ternate, Ini Tuntutan Puluhan Massa GAMHAS

Swaramalut.com-TERNATE

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemerhati Sosial (GAMHAS) Maluku Utara menggelar aksi solidaritas untuk negeri di kota ternate, Maluku Utara (Malut). Meraka menuntut kesigapan pemerintah kota ternate merespons permasalahan Reklamasi kota Ternate dan kabupaten lainnya, Kamis (1/4/2021) yang bertempat didepan kantor walikota Ternate, pagi tadi.

” Masih banyak persoalan di Indonesia yang belum dituntaskan oleh pemerintah baik persoalan terkait pengelolaan lingkungan hidup sesuai UU nomor 32 Tahun 2009,” kata Koordinator aksi Faisal.

Selain itu, kata dia, Maluku Utara khususnya ada kurang lebih 300 IUP yang telah dikurangi menjadi 105 suda pasti dalam artian kerusakan lingkungan dimulai dari pencemaran limbah, polusi udara dan penebangan hutan secara besar-besaran sehingga telah menjadi ketakutan masyarakat dan pendapatan ekonomi nelayan akan menurun dan lahan tani akan di rampas” tambahnya.

Dia mengatakan, maraknya Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia juga memprihatinkan. Di saat masih banyak masyarakat Indonesia usia kerja yang menganggur atau belum memiliki pekerjaan, justru pemerintah mengimpor TKA. “Di Indonesia ada 85.974 TKA, 24.000 di antaranya berasal dari Tiongkok,” katanya.

Pada kesempatan kali ini, massa GAMHAS juga menuntut agar menghentikan pertambangan di Maluku Utara dan mereka juga menolak perusahan kelapa sawit di Maluku Utara.

Faisal memastikan jika ia bersama rekan-rekannya akan meneruskan aspirasi dari para massa aksi. “Kami akan bawa ini ke pemerintah pusat,” ujarnya.

” Teruskan perjuangan kalian. Jangan berhenti sampai disini. Lanjutkan. Saya pastikan akan seiring dan seirama dengan masyarakat yang ada,” tutupnya mengakhiri..#red