Dishub Halsel Tindak Lanjut Surat Kepala Desa, Ke KSOP Ternate Untuk Pelayanan Transportasi Yang Layak

Swaramalut.com-Halsel

Transportasi laut sangatlah berperan penting untuk menghubungkan satu pulau dengan pulau lainnya sehingga pendistribusian barang maupun penumpang dari satu pulau ke pulau lain dapat berjalan lancar, sehingga pemerataan pembangunan dapat terlaksana dan tidak hanya terpusat di satu wilayah atau satu pulau saja.

Kadishub Halmahera Selatan,Saat di temui awak media ini di ruang kerjanya, membeberkan terkait dengan pelayanan transportasi laut yang adi di Deaa Busua khusnya dn kayoa barat pada umumya,serta dengan pulau pualau guraisi, menurtnya.Transportasi laut juga sangatlah penting dalam mendukung perekonomian,karena itu tranportasi adalah urat nadi dari perekonomian nasional.Senin(5/4/2021).

Oleh karena itu kalau ada keluhan dari masyarakat,kaitan dengan transportasi yang di anggap tidak layak yang sering mogok dan lain lain,itu juga kami sangat apresiasi teman teman termasuk juga kepala desa,yang proaktif menyampaikan kepada kami,sehingga kami akan meneruskan dan mengkordinasikan dengan teman teman di sahbandar,Baik Sahbandar Babang dan KSOP Ternate,untuk secepatnya melakukan pemeriksaan kepada kapal-kapal yang di anggap masyarakat selalu macet dan mogok.ucapnya

Sambungnya,kami juga akan melihat kelayakan kapal apakah masi bisa di berikan ini untuk berlayar,nantinya juga kami akan kordinasikan dengan KSOP dan kemungkinan hari ini kami akan mengeluarkan surat permintaan ke KSOP Ternate Untuk melakukan pemeriksaan kapal yang sering mogok,sehingga menjadi keresahan masyarakat.

Dan mudah-mudahan dengan surat kordinasi itu kami sampaikan ke KSOP secepatnya mereka mengambil tindakan untuk melakukan pemeriksaan.jika itu tidak layak maka secepatnya di ambil putusan untuk ada kapal lain yang bisa mengakses untuk melayani daerah-daerah yang ada di kecamatan kayoa barat dan pulau guraici dan sekitarnya” harapnya.

Hal ini kami juga bekerja sesuai dengan Undag-Undang terkait dengan kewenagan kami sebagai fungsi pengawasan juga melakukan kordinasi cepat untuk menjembatani kebutuhan masyarakat, apa lagi ini menjelang bulan Rhamadan kebutuhan msyarakat terkait dengan transportasi sangatlah penting.

kami juga akan menindak lanjuti surat dari kepala Desa sehingga secepatnya dari KSOP Ternate untuk melakukan tindakan cepat untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat kaitan dengan transportasi menuju pada wilayah kayoa barat dan pulau guraici” Tutupnya..#red/Beni

DPRD Halsel Sesalkan Keputusan PT. Harita Yang Tolak Pembangunan KJSN di Pulau Obi

Swaramalut.com -HALSEL

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan menyesalkan pihak PT. Harita Group menolak rencana pembangunan Kawasan Jalan Strategis Nasional (KJSN) di pulau Obi yang rencana di bangun tahun 20201 ini. Progran tersebut dari pemerintah Pusat melalui Kementrian PUPR Pusat

Komis III DPRD Halmahera Selatan, Rustam Ode Nuru kepada Swaramalut.com, mengatakan sesuai peraturan Presiden nomor 109 tahun 2020 tentang proyek jalan startegis Nasiona DPRD merespon niat baik dari pemerintah pusat.Hanya saja pada saat rapat kordinasi baru-baru ini antara DPRD dan PUPR Provinsi bersama  PT. Harita Group, pihak perusahan dalam hal ini PT. Harita berkeberatan.

“Alasan dari Pihak perusahan karena rencana pembangunan jalan starategis Nasional melewati wilayah IUP nya perusahan yang bercokol di Pulau Obi,”akunya.

Dengan begitu DPRD menilai PT. Harita Group tidak sinergi dengan ketentuan perundang-undangan dimana Pulau Obi masuk dalam kawasan industri maka Pemerintah terbitkan Perpres 109 tahun 2020 itu.

“Masa Harita tolak kami DPRD saja merespon baik, seharunya perusahan Harita ligowolah jangan hanya persoalan kawasan dipersoalkan,” tegas DPRD Dapil Obi ini.

Dikesempatan itu anggota DPRD Mohtar Sumaila, mengatakan komisi III DPRD akan berkordinasi dengan PUPR Provinsi untuk mendorong program pemerintah Pusat yang sudah dicanangkan.”Intinya kami DPRD Halsel tetap merespon Program Pemerintan Pusat,”tegas Politisi Partai PAN ini.

Menyikapi keberatan PT. Harita Grub wakil Ketua II DPRD Muslim Hi. Rakib, dikonfirmasi swaramalut.com Pulau Obi yang suda dicanangkan Presiden sebagai Kawasan Ekonomi Kusus (Kek) sudah tentu rencana pembangunan jalan stargis nasional melalui kementerian PUPR ini menjadi penting karena nantinya menghubungkan wilayah-wilayah yang terisolasi.

“Apa lagi Obi itu cukup berpartisipasi dalam memberikan pendapatan Negara cukup besar, masa kepentingan masyarakat di Halang-halangi, apa lagi kata Ketua Fraksi Partai PKB itu perusahan besar seperti perusahan Harita wanatiara.

“Seharusnya Perusahan yang ada di Obi sadar karena begitu banyak mengambil kekayaan alam di Pulau Obi oleh karena itu DPRD mendukung program pemerintah pusat melalui kementrian PUPR,”tutup Muslim..#iL

Terkait Huntap, Puluhan Massa GPM Gelar Unjuk Rasa di Kantor DPRD Halsel

Swaramlut.com-HALSEL

Puluhan massa aksi tergabung dalam organisasi Gerakan Pemuda Marhaen (GPM), Kabupaten Halmahera Selatan bersama masyarakat Kecamatan Gane Barat gelar Unjuk rasa menuntut kepada anggota DPRD Halsel yang terkesan tak peduli dengan bantuan hunian tetap (Huntap).

Tuntutan itu disampaikan didepan kantor DPRD Halsel pada, Senin, (05/4/21) pagi tadi. Ketua GPM Halsel Harmain Rusli dalam orasinya mendesak 6 anggota DPRD Halsel dapil III Gane untuk mengawal tuntas masalah Huntap yang belum dibangun aplikator PT Jera Bangun Persada.

Seperti disampaikan warga Desa Lemo-Lemo Kecamatan Gane Barat Hatab Hasim saat diwawancarai swaramalut.com, di depan kantor DPRD Halsel Ia menjelaskan sebanyak 79 Huntap di Desa Lemo-Lemo dan 39 unit Huntap di desa Papaceda dan Desa lainya belum juga dibangun padahal Gempa 7,2 SR itu kejadianya pada Tahun 2019, hingga kini belum juga di bangun.

“Torang su bertahan hidup di rumah darurat kurang lebih 2 Tahun sejak 2019 hingga masuk Tahun 2021,Huntap tara kunjung-kunjung dibangun, mewakili masyarakat semua minta dukungan dan pengawalan ketat DPRD Halsel apalgi ini mau masuk bulan ramadhan kasihan torang hidup di gubuk yang dibangun seadanya” ucapnya dengan mengunakan bahasa daerah.

Hatab Katakan, dari Tahun 2020 dirinya bertahan hidup dengan uang Rp 3.000.000 sebagai (uang tunggu) diberikan pihak BPBD Halsel dimana dirinya bersama keluarga bertahan hidup dibawah rumah gubuk yang dibangun memakai sisa-sisa rumah yang rusak akibat gempa.

Aksi demontarai berjalan beberapa jam kemudian direspon 6 anggota DPRD Dapil III Gane termasuk sekertaris Komisi II Ruslan Mohdar dan rekan-rekan komisi DPRD di ruang paripurna. Rulsna menjelaskan masalah terkait huntap sudah berlangsung cukup lama sehingga dalam waktu dekat kami bakal rapat menghadirkan BPBD Halsel dan KCP BRI untuk menjawab aspirasi masyarakat atas Huntap dan bakal bentuk Pansus.

Masalah ini kata Ruslan DPRD bakal  tindak lanjut ke BNPB Pusat terkait juknis bantuan RTG yang ditolak masyarakat karena alasan tidak sesuai kondisi kehidupan

Masarakat mengeluh rumah Huntap tidak layak dihuni karena panas,”ucapnya anggota DPRD dapil I ini.

Dikesmpatan itu  Humain Kiat yang juga anggota DPRD Fraksi PKS dapil III, dirinya merespon keluhan masyarakat sekaligus menolak Rumah Tahan Gempa (RTG) dan mengatakan akan  kembalikan bantuan Huntap dalam bentuk uang kepada masyarakat.

“Kami Fraksi PKS sangat mendukung aspirasi masyarakat dan akan menindaklanjut dalam rapat lintas Komisi,”cetusnya.

Sekedar diketahui hering terbuka dipimpin Sekertaris Komisi III Ruslan Mohdar, beserta anggota Komisi III yakni Benyamin Daud, Humain Kiat, Abdul Lubis Noh, Mohtar Sumaila dan Rustam Jalil..#iL

Tahun Ini Pemkot Ternate Tidak Terima CPNS, Ini Alasannya…!!!

Swaramalut.com-TERNATE

Kondisi keuangan daerahbyang masih minim, menyebabkan Pemerintah Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, memutuskan untuk tidak melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) ditahun 2021 ini.

Hal ini disampaikan oleh Pj Wali Kota Ternate, Hasyim Daeng Barang kepada sejumlah awak media di Balaikota Ternate, Senin (5/4/2021).

Menurut Hasyim, saat ini jumlah tenaga honorer di Pemkot Ternate sudah terlalu banyak, sehingga untuk membayar honor bulanan mereka pun Pemkot sudah sangat kewalahan.

Saya sudah tanda tangan, untuk formasi penerimaan pegawai tahun ini kita tiadakan. Karena mau cari duit dari mana? Sebab yang saat ini saja susah untuk digaji, lalu mau angkat yang baru?” ungkapnya.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Malut ini mengaku, kebutuhan CPNS dibutuhkan sesuai analisis beban kerja. Namun selama ini menurutnya pengangkatan CPNS dilakukan secara tidak beraturan dan tidak sesuai kebutuhan.

Ia menuturkan, di Dinas ESDM Malut, ia tidak memakai tenaga honorer. Hanya tenaga kontrak yang dipakai yang sifatnya outsourcing.

” Artinya saya hanya membutuhkan orang tersebut, dengan pekerjaan-pekerjaan tertentu saja. Jadi kalau kontrak 1 tahun selesai ya selesai, supaya tidak ada pembebanan,” jelas Hasyim seperti dilansir dariedia online tandaseru.com. dan porostimur.com

Hasyim juga mempertanyakan sikap pemerintah Kota Ternate yang selama ini mengangkat banyak pegawai honorer tanpa spesialisasi dan kompetensi yang memadai.

“Jangan-jangan kepala SKPD sengaja membiarkan seperti ini. Jangan sampai ambil kebijakan dari dana tenaga honorer,” ucapnya.

Ia mengaku, kejadian seperti ini sama dengan di Kecamatan Ternate Selatan. Di mana pernah kejadian dana fiktif akhirnya dilaporkan masuk.

Jika ada keterlibatan kepala SKPD dalam dan fiktif kita akan berikan sanksi,” tegas Hasyim.

Ia menambahkan, saat ini kebijakan refocusing anggaran di Pemkot Ternate membuatnya pusing. Sebab tak tahu lagi dana mana yang bakal dipotong.

Salah satu beban keuangan berasal dari para honorer yang jumlahnya membludak. Bahkan, Hasyim bilang, jumlahnya lebih banyak dari PNS.

” Setingkat tempat duduk saja kalah ganti. Itu berarti penerimaan tidak sesuai dengan kebutuhan,” tandasnya..#red

Sebanyak 148 Siswa Ikut USK yang di Gelar SMK Putra Bahari Ternate

Swaramalut.com-TERNATE

Uji Sertifikasi Kompetensi siswa merupakan penilaian (asessment) khusus untuk mengukur tingkat kompetensi yang di miliki siswa selama mengikuti proses pembelajaran di suatu Lembaga Pendidikan. Hasil dari Uji Sertifikasi Kompetensi bisa menjadi tolak ukur ketercapaian kelulusan pada satuan pendidikan, sedangkan bagi siswa sendiri menjadi indikator kompetensi yang dia miliki untuk bersaing dalam memasuki Dunia pelayaran dan Kesehatan.

Foto : Suasana Pembukaan USK di SMK Putra Bahari Ternate

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Putra Bahari Ternate kembali menggelar Dialog dan Uji Sertifikasi Kompetensi (USK) yang di buka secara langsung oleh Gubernur Maluku Utara yang di wakili oleh Staf Ahli bidang Kesejahteraan Masyarakat Darwis Pua dan di hadiri oleh kepala dan sekretaris dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Maluku Utara serta para undangan dan Tim asesor yang ada,senin(5/4/2021)pagi tadi.

Jumlah peserta yang ikut dalam USK yang nantinya di gelar selama 3 hari di tahun 2021 yakni 148 siswa yang di sebarkan dari 4 program keahlian diantaranya keahlian Nautika Kapal Niaga, Farmasi, perawat dan Analis.

Foto : Kepala SMK Putra Bahari Ternate. Drs H.Umar Muchtar, MM

Kepala SMK Putra Bahari TernateDrs H.Umar Muchtar, MM kepada sejumlah awak media mengatakan bahwa berdasarkan dari SOP dari Badan Nasional Standar Profesi(BNSP)Hari ini hadir 7 orng Asesor yang di tunjuk BNSP melalui Lembaga Sertifikasi Profesi(LSP)masing-masing diantaranya LSP Asnakes Indonesia perwakilan dari surabaya dengan jumlah 3 Asesor dan LSP Purna Bahari Manado khusus jurusan pelayaran dengan jumlah 4 Asesor”jelasnya.

Lanjut H.Umar pangilan akrabnya bahwa Tempat Uji Kompetensi(TUK) yang di siapkan oleh SMK Putra Bahari Ternate Alhamdulillah lengkap dan siap Serta dinyatakan layak berdasarkan hasil Verifikasi dari LSP dan BNSP”ucapnya.

H.Umar juga memberikan Apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Kota ternate Serta perwakilan dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI)yang melakukan kerja sama dengan SMK Putra Bahari Ternate hampir 90 persen hadir dalam kegiatan ini diantaranya perwakilan dari ALP, KSOP Ternate, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota Ternate serta Puskesmas, Perwakilan dari PT. kimia Farma, Labkesda Provinsi dan Kota Ternate, perwakilan dari Patelki, PAFI, serta lain-lain.

H.Umar juga mengatakan bahwa Kegiatan Assessment ini Merupakan salah satu wujud Kesungguhan SMK Putra Bahari Ternate dalam mengantarkan anak didiknya langsung diterima didunia kerja Pasca lulus” Untuk tahun ini kita targetkan 60 persen (Lulusan SMK Putra Bahari Ternate langsung diterima Kerja)Ucap H.Umar Optimis.

Terpisah dari itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara Drs.Imam Makdhy Hasan mengatakan bahwa uji sertifikasi kompetensi merupakan sebuah keharusan yang hendaknya dilaksanakan oleh satuan pendidikan, guna mengukur kecakapan, keahlian dan ketrampilan para peserta didik, dalam upaya untuk memenuhi standar mutu dan standar kompetensi sumber daya manusia.

Foto : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara Drs.Imam Makdhy Hasan

” Harapan saya kepada peserta didik yang mengikuti kegiatan uji sertifikasi kompetensi ini, agar benar-benar fokus, supaya hasil diharapkan dapat tercapai untuk kedepan, kami dari Dikbud Malut, akan terus melakukan evaluasi, monitoring dan berbenah di seluruh SMK,” ucapnya.

Kata Imam Makhdy, kegiatan ujian sertifikasi kompetensi harus didukung dengan sarana prasarana penunjang yang memadai dan guru produktif yang profesional sesuai spektrum kejuruan, agar target pencapaian penyediaan sumber daya manusia bisa tercapai.

” Saya akan terus mengharapkan, dukungan dari badan standar nasional pendidikan dan lembaga sertifikasi profesi, untuk pengembangan SMK, karena kami di Maluku Utara prosentase penyerapan tenaga kerja dari waktu ke waktu terus bertambah, sementara kesiapan sumber daya manusia kami belum memiliki kompetensi standar sebagaimana yang diharapkan,” ujarnya.

” Kepada Kepala SMK Putra Bahari Kota Ternate, dan umumnya kepala SMK di Malut, dia berharap, lebih kreatif, inovatif, mandiri dan terus berkoordinasi agar presepsi dalam pengembangan SMK dapat terwujud”tutupnya Mengakhiri..#red

Wakapolres Halsel, Dua Kasat dan Lima Kapolsek Resmi Berganti

Swaramalut.com-HALSEL

Polres Halsel laksanakan upacara serah terima jabatan Wakapolres, dua Kasat, dan lima Kapolsek di jajaran Polres Halsel, Senin (05/04/2021) pagi.

Upacara serah terima jabatan dilaksanakan di lapangan Apel Polres Halsel dan dipimpin oleh Kapolres Halsel AKBP Muhammad Irvan, S.I.K.,  serta di hadiri oleh para Kabag, Para Kasat, Para Perwira, dan Personil Polres Halsel.

Pejabat yang resmi berganti yaitu Wakapolres Halsel Kompol Andreanaldo Ademi, S.H., S.I.K., yang dipromosikan menjadi Wakapolres Haltim, sementara jabatan Wakapolres Halsel di isi oleh Kompol Rusli Mangoda, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kanit 1 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Malut.

Sementara itu dua Kasat yang Resmi berganti yaitu Kasat Reskrim AKP Said Aslam, S.I.K., mendapatkan promosi Jabatan Ps. Kanit 1 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Malut dan Kasat Samapta Polres Halsel AKP Tamrin dipromosikan menjadi Ps. Kabagren Polres Kepulauan Sula.

“Jabatan Kasat Reskrim Polres Halsel di isi oleh IPTU Hadad Hi. Djafar, S.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Ps. Pamin Siaga 2 Bagdalops Roop Polda Malut dan Jabatan Kasat Samapta di isi oleh AKP Mardiyono yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Kayoa Polres Halsel”.

Sedangkan Lima Kapolsek yang resmi berganti yaitu Kapolsek Pulau Bacan dari IPTU Aprianasdi, S.T.K., S.I.K., yang di mutasikan Menjadi Pama di Biro SDM Polda Malut, digantikan dengan IPDA Rio Febri Wiratama, S.Tr.K yang sebelumnya menjabat Kapolsek Sahu Polres Halbar.

“Kapolsek Kayoa di jabat oleh IPTU Usman Takko yang sebelumnya Kaurbinopsnal Satreskrim Polres Halsel menggantikan AKP Mardiyono yang saat ini di Promosikan sebagai Kasat Samapta Polres Halsel”.

Sementara itu Kapolsek Obi IPTU Kris Tofel, S.Tr.K mendapatkan promosi jabatan menjadi Kasat Reskrim Polres Pulau Morotai dan Jabatan Kapolsek Obi di isi oleh IPDA Sukraen Hi. Nandar yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Pulau Makean, sedangkan Kapolsek Pulau Makean di isi oleh IPDA Wawan Lauwanto, S.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Bacan Barat, dan Kapolsek Bacan Barat di isi oleh IPDA Hasan Abdul Wahab yang sebelumnya menjabat sebagai Pamin 3 Subbagrenmin Ditresnarkoba Polda Malut.

Kapolres Halsel dalam amanatnya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang menjalani proses sertijab.

Menurut Kapolres serah terima jabatan merupakan dinamika organisasi sebagai bagian dari pembinaan yang senantiasa berlangsung secara sistematis dan berkelanjutan, “Di internal Polri, ini dilakukan secara konsisten sebagai wujud pengembangan sebuah organisas,” jelasnya.

Kapolres Halsel juga mengucapkan rasa terimakasih dan penghargaan yang setinggi–tingginya atas kinerja dan dedikasi para pejabat lama selama bertugas di Polres Halsel, Selamat bertugas di tempat yang baru, dan untuk pejabat baru selamat bergabung di Polres Halsel,” tutup Kapolres mengakhiri..#iL