Proyek  Sarana Air Bersih Di Desa Busua Belum Bisa Dinikmati Warga

Swaramalut.com-HALSEL

Proyek Sarana air bersih di Desa Busua Kecamatan Kayoa Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Hal-sel), Provinsi Maluku Utara yang di kerjakan oleh CV Makmur Jaya belum bisa dinikmati warga setempat.

Warga Belum merasakan Manfaat dari proyek tersebut bahkan pihak kontraktor Menghiraukan alias Cuek dengan kondisi tersebut.

Setelah di konfirmasi oleh wartawan media ini ke pihak kontraktor(Steven-red),Kamis (15/4/2021) dirinya mengaku bahwa peroyek tersebut bukan punyanya , dengan alasan warna pipa yang berbeda.

“Cukup sudah bukan punya saya sebab warna pipa yang saya gunakan berwarna hitam bukan berwarna putih” ucap Steven sebagai pemilik CV.Makmur Jaya.

Lanjut Steven, hal Ini  sudah berulang-ulang  ditqnyakan oleh LSM dan Wartawan dan saya sudah menjelaskannya.

“Saya mau jawab apa kalau memang proyek tersebut bukan pekerjaan saya,” ujarnya.

Stevenpun menjelaskan, bahwa sebelumnya itu pekerjaan orang lain, dan menurut pekerja saya warna pipa yang dikerjakan berwarna hitam, dan semuanya ditutup dengan tanah.

Steven pun mengelah, bahwa jikalau mau di paksakan untuk sembunyikan pipa lalu di sembunyikan di mana lokasinyakan curam.

Steven juga menyampaikan, bahwa masa pemeliharaan proyek itu sudah berakhir dan  kini sudah di kembalikan di dinas PUPR  provinsi Maluku Utara , selebihnya itu tanggungjawab dinas.

Sementara itu salah satu warga yang enggan sebutkan namanya, membantah pernyataan Steven. Kata dia, untuk soal air bersih berfungsi berkisar selama 1 bulan, sesudah itu tidak berfungsi lagi, dan itu kami yang sendiri yang membuat bak penampung Air.

“Untuk pipa itu hanya satu jalur saja yang menuju ke bak air di belakang Sekolah SMPN 28 Halsel,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan, bahwa pipa yang ada sementara ini sudah patah, akibat terjadinya longsor.

” Pipa yang ada di tebing-tebing itu sudah patah akibat terjadinya longsor, Makanya hingga saat ini sudah tidak aktif lagi,” jelasnya.

Lanjut nya “Dan memang pipa itu milik bos Steven, karena kami yang kerja, selanjutnya Kamilah yang membuat bak dan memang pemasangan pipa itu pihak lain, hanya saja pipa yang di pasang menuju  bak yang kami buat itu hanya pipa itu sendiri tidak ada pipa yang lain,” jelasnya..#Adi

Selesai Dilantik, Penjabat Bupati Halut Saifuddin Djuba Adakan Syukuran 

Swaramalut.com-TERNATE

Usai dilaksanakannya Pengambilan Sumpah Janji Jabatan dan Pelantikan Penjabat (Pj) Bupati Halmahera Utara Saifuddin Djuba oleh Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba,Lc yang bertempat di Aula Nuku Kantor Gubernur Malut pada pagi hari, Kamis(15/4/2021), pada Malam harinya, Pj Bupati Halut langsung melaksanakan syukuran atau silahturahmi dikediamannya Kel.Sabia Kota Ternate Utara.

 

Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPRD Malut dan beberapa OPD Malut,  Dalam sambutannya, Saifuddin Djuba mengatakan yang menjadi tugasnya di Halut adalah dapat mengontrolserta memfasilitasi Pemungutan Suara Ulang  di beberapa TPS yang ada di Halut.

Ia menekankan akan bekerja nantinya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. “Saya akan mengedepankan kebersamaan dan musyawarah. Tentunya mufakat yang akan menjadi prioritas saya dalam bekerja,”katanya.

Lebih lanjut, Saifuddin Djuba menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah mempercayakan kepadanya untuk diberikan amanah menjadi Pj Bupati Halut. “Tentu saja amanah ini saya akan laksanakan dengan sebaik-baiknya dan maksimal. Kebersamaan dan kerja sama dari perangkat daerah adalah hal yang utama dan sangat berarti buat saya,” pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa besok  Pj Bupati Halut  Saifuddin Djuba sudah mulai melaksanakan tugas dan yang pertama dirinya akan mengunjungi titik-titik pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang yang di mulai dari Desa Tetewang..#red

AGK Lantik Saifuddin Djuba Jadi Pj Bupati Halmahera Utara

Swaramalut.com-SOFIFI

Gubernur Maluku Utara KH.Abdul Gani Kasuba Lc melantik Saifuddin Djuba,ST,M.Si sebagai Penjabat (Pj) Bupati Halmahera Utara Prosesi pelantikan dilakukan di Aula Nuku Lantai II kantor Gubernur Malut, Kamis (15/4/2021) pagi tadi.

Penunjukan Saifuddin Djuba yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Unit Pengadaan Barang dan Jasa Setda Malut dilakukan seraya menunggu tanggal pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih nanti.

Penunjukan Saifuddin Djuba sebagai Penjabat Bupati Halut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.82-987 Tahun 2021 Tanggal 9 April 2021 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara. Acara pengambilan sumpah jabatan juga menerapkan protokol kesehatan dan di hadiri sejumlah pejabat baik dari Pemkab Halut maupun Provinsi Maluku Utara.

Seperti diketahui, penetapan dan pelantikan Bupati Frans Maneri -Muhlis Tapi tapi sempat tertunda karena sengketa pilkada yang dilaporkan pesaingnya, yakni pasangan Joel – Said Bajak. Namun pada 22 Maret lalu, gugatan tersebut diterima oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dan meminta agar melakukan Pemugutan Suara Ulang(PSU) di 4 TPS dan 1 TPS di NHM.

Pelantikan hari ini merupakan momentum penting penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Halmahera Utara guna mengisi kekosongan jabatan Bupati definitif” ungkap Gubernur Maluku Utara dalam sambutannya.

” Kita tahu bersama, hingga saat ini proses Pilkada di Kabupaten Halmahera Utara masih berlangsung dan sedang memasuki tahapan pemungutan Suara Ulang(PSU) sementara masa jabatan Bupati definitif telah berakhir,”tambahnya.

Menurut Gubernur, sesuai Keputusan Menteri Dalam Negeri, Penjabat Bupati menjamin kelancaran dan kesinambungan roda pemerintahan, meningkatkan ketentraman dan ketertiban, serta dapat melakukan pengisian pejabat dan mutasi pegawai setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri. Selain itu Penjabat Bupati Halut juga memiliki tugas dan fungsi melaksanakan tugas selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Halmahera Utara apalagi dalam momentum ramadhan kali ini.

Terpisah dari itu Pj Bupati Halut Saifuddin Djuba mengatakan mendapatkan 6 tugas yang tertuang dalam Permendagri No 131, di antaranya memakmurkan masyarakat dan menjaga ketertiban dan keamanan serta mengontrol tugas KPU dalam melaksanakan PSU.”ucapnya.

Kemudian juga jadi ketua Satgas COVID-19, itu yang penting, kemudian pesan pak gubernur ada tiga bagaimana menjaga integritas ASN, membuat SDM unggul dan kemudian berkaitan dengan sekarang ini kaitan dengan mudik lebaran, persiapan itu di tempat-tempat wisata. tiga hal itu perlu akselerasi dan perlu percepatan, dan besok saya akan konsolidasi dengan OPD juga dengan pak Sekda bagaimana konsolidasi internal,” tuturnya.

Lanjut Ok Buoati bahwa dirinya juga akan akan melakukan safari ke tempat-tempat yang melakukan PSU di Halut untuk memantau kesiapan pelaksanaan Pemungutan suara ulang dan tentu yang paling penting 1 TPS yang ada di area pertambangan milik PT. NHM  agar pelaksanaan PSU bisa berjalan dengan lancar. “Tutupnya mengakhiri..#red