Diduga Langgar Netralitas, Besok Bawaslu Akan Dalami Kasus Kades Rawajaya dan Supu

Swaramalut.com-HALUT

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, akan menelusuri dugaan   keberpihakan Kepala Desa Rawajaya Iksan Madu, terhadap  salah satu pasangan calon Bupati(Paslon) diwilayah itu.

Kordif Hukum Penindakan, Penanganan Pelanggaran Bawaslu Halmahera Utara Iksan Hamiru mengatakan, pihaknya lewat tim penulusuran dugaan keberpihakan besok Senin 25 April 2021 akan turun ke lapangan guna memastikan dugaan tersebut.

“Jadi besok tim penelusuran kasus tersebut akan turun ke lapangan untuk meminta keterangan para saksi dan memastikan kebenaran informasi tersebut,” ungkap Hamiru Minggu (25/04/2021).

Informasi  terkait keberpihakan Iksan Madu terhadap salah satu  Paslon, yaitu lewat pemberitaan media lokal, yang menyampaikan pengakuan masyarakat tentang kasus hingga munculnya dugaan tersebut.

Hamiru juga menambahkan, Bawaslu saat ini juga tengah mendalami kasus yang sama yaitu dugaan keberpihakan Kepala Desa Supu serta   Sekretaris Desa Supu Kecamatan Loloda Utara..#red

H-3 Jelang PSU, Petinggi Partai KunjungI Halut, Ada Apa…?

Swaramalut.com-HALUT

Proses Pemungutan Suara Ulang(PSU) di Kabupaten Halmahera Utara(Halut) akan digelar, Rabu(28/4/2021).

Namun tiga hari menjelang PSU Itu, Ada hal yang menarik yang terjadi.Dimana sejumlah Petinggi dari partai politik(Parpol)Melakukan kunjungan ke Halut.

Hal ini jelas menjadi pemandangan yang unik, dari kedatangan sejumlah petinggi partai pengusung Pasangan calon(Paslon)Bupati dan wakil bupati Halut itu. Ini memunculkan banyak indikasi Semacam “kampanye”sebelum PSU digelar.

Ketua Komisi Pemilihan Umum(KPU) Halut Muhammad Rizal menilai Sah-sah saja Adanya para petinggi partai tersebut” Itu mungkin konsilidasi partai.Itu Sah-sah saja, namun Kalau ada kampanye itu baru salah” Sebutnya kepada media ini Minggu (25/4/2021)melalui via telepon.

Ketua KPU Halut menuturkan Sejak di putuskan PSU oleh MAhkamah Konsitusi(MK) sampai sekarang ini Hingga akan digelarnya proses pemungutan suara ulang adalah Minggu tenang Ini artinya Paslon Dilarang melakukan kampanye.

Dan, jika melakukan kampanye,maka panitia Pengawasan pemilihan(Panwaslih)Halut akan melakukan Tindakan, karena itu diminta Kepada Panwas Untuk mengawasi berbagai pergerakan Yang dilakukan Oleh petinggi partai.

“Mulai diputuskan PSU Hingga saat ini adalah masa Minggu tenang, dan kalau Ada Paslon Yang melakukan kampanye Maka bisa ditindak” Sebut Rizal..#red

Buat Portal di Pintu Masuk, Polres Halut Perketat Pengamanan Pada H-3 PSU di Desa Supu

Swaramalut.com-HALUT

Sejumlah personel Polres Halmahera Utara(Halut) ditugaskan untuk mengamankan pemungutan suara ulang (PSU) di 5 TPS yakni di Kecamatan Loloda Utara 2 TPS, Kecamatan Tobelo 1 TPS, Kecamatan Kao Teluk 1 TPS dan TPS Khusus di PT NHM, Minggu (25/4/2021) pagi.

Wakapolres Halut Kompol Alwan Aufat mengatakan di TPS yang melaksanakan PSU yang sasaran utama pengamanan kali ini.

” Kami fokuskan pengamanan di tiap TPS yang melakukan PSU, sejak malam hingga saat ini, anggota dikerahkan untuk mengawasi jalannya PSU di setiap TPS baik yang mengenakan pakaian seragam, dan banyak juga yang berpakaian sipil,” ujar Wakapolres Kompol Alwan Aufat.

Lanjut Wakapolres,  2 TPS  yang berada di kecamatan Loloda Utara tepatnya didesa Supu akan kami lakukan peningkatan pengawasan dan pengamanannya sebab itu merupakan tempat yang angka pemilih (DPT)terbanyak dari TPS-TPS yang lain dan untuk sekarang ini Akses masuk keluar desa tersebut juga sudah diperketat.

” Pagi tadi kami sudah membuat portal tepat di pintu masuk desa guna memperketat pengamanan jelang pelaksanaan PSU dan peningkatan pengamanan ini bertujuan agar pelaksanaan PSU dapat berjalan lancar dan aman tanpa ada gangguan. Selain itu jumlah TPS yang menggelar pemungutan ulang juga sedikit sehingga pengamanan dapat kami fokuskan,” katanya..#red

H-3 PSU, Pj Bupati Halut Tegaskan Pemilik Suara Tidak Bisa Diintervensi

Swaramalut.com- HALUT

Perhelatan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Halmahera Utara (Halut), yang dijadwalkan 28 April 2021 di lima Tempat Pemungutan Suara (TPS) tinggal 3 hari lagi.

Terkaitit proses Pemilihan Suara Ulang PSU di Kabupaten Halmahera Utara(Halut) Provinsi Maluku Utara (Malut),  Pj Bupati Halut  Saifuddin Djuba,ST,M.Si menyampaikan, seseorang dapat diproses secara hukum apabila melakukan pemaksaan kepada pemilik hak suara pada pilkada, dan menurutnya lagi hal itu sudah diatur dalam undang-undang pilkada.

Pj Bupati Kabupaten Halut tekankan kepada aparatur pemerintah daerah kabupaten Halut Kades serta camat untuk bersikap netral dalam pemilihan suara ulang Pilkada serentak Kabupaten Halut pada 28 April mendatang, hal ini disampaikan bupati di kediamannya, Minggu (25/4/2021).

“Ada hukum pidana penjara satu sampai enam bulan apabila kita terbukti melakukan intervensi atau penekanan terhadap pemilik hak suara pada pilkada, ini bukan hoax.” ucap Pj.Bupati.

Terpisah dari itu Saifuddin juga berharap Penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan jajarannya di H-3 ini telah siap untuk melaksanakan PSU sebaik mungkin.

Menurut  Saifuddin, karena pelaksanaan PSU di Halut ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, maka penyelenggaraan akan tetap mengedepankan keselamatan pemilih, penyelenggara, maupun pihak yang terlibat.

Sekedar informasi PSU 5 TPS di Kabupaten Halut pada 28 April mendatang, dipastikan jadi pertaruhan akhir kedua paslon antara Frans Manery-Muhlis Tapi Tapi(FM-MANTAP)dan Joel B. Wogono-Said Bajak(JOS)untuk memperebutkan 2100 suara nantinya..#red