Bermodal Alat Metal Gold Detector,  Seorang Kades Diduga Tertipu Puluhan juta

Swaramalut.com-HALSEL

Hanya bermodal alat Metal gold detector (Alat pendeteksi Emas) yang harga ratusan ribu rupiah di pasaran Jakarta,  seorang kades yang ada di kecamatan barat kabupaten Halmahera Selatan diduga kena tipu puluhan juta rupiah oleh oknum yang tidak bertangungjawab.

Pasalnya kades tersebut telah memberikan sejumlah uang dengan di iming-iming akan mengurusi pembuatan izin pertambangan sebab didesa itu telah terdeteksi mempunyai kandungan emas.

” Memang benar beberapa bulan yang lalu ada salah satu oknum datang memberitahukan ke kades bahwa didesanya terdeksi memiliki kandungan logam emas dan itu dibuktikan dengan alat pendeteksi Emas yang dia bawah”.ucap salah satu saksi yang tidak mau namanya dan nama desa tersebut di publis kepada media ini, sebab kades yang bersangkutan belum membuat laporan polisi nanti setelah buat laporan baru akan tau semuanya, sabtu (8/5/2021)siang tadi.

Informasi yang diterima bahwa kades dan masyarakat didesa tersebut langsung percaya dan langsung memberikan uang sebesar 30 juta namun uang tersebut di berikan dengan 2 tahap sebab belum ada keuangan desa pada waktu itu. Setoran pertama bernilai 20 Juta dan setoran ke dua 10 Juta dimana uang tersebut katanya akan mengurusi pembuatan izin pertambangan salah satunya di desa yang kades tersebut pimpin.

Dirinya juga mengatakan apa yang diberikan oleh kades sampai hari ini tidak ada hasilnya dan tidak benar sama sekali alias semuanya hanya rekasaya saja sebab untuk izin di desa lainpun sampai sekarang tidak ada kepastian padahal sudah banyak yang mereka berikan.

Oleh sebab itu pihak kades tersebut dalam waktu dekat akan membuat laporan kepada pihak kepolisian resort Halmahera Selatan agar oknum tersebut dipanggil untuk dimintai keterangan dan bertangungjawab atas perbuatannya itu..#red

Jelang Idul Fitri 1442 H, PT. Harita Nickel Santuni Anak Yatim di 8 Desa

Swaramalut.com-HALSEL

Perusahaan pertambangan dan hilirisasi Harita Nickel memberikan santunan kepada 200 anak yatim yang berasal dari 6 desa di Kecamatan Obi, Halmahera Selatan. Santunan yang berupa paket lebaran tersebut diberikan agar anak-anak yatim Kecamatan Obi dapat merayakan hari raya dengan penuh suka cita. Penyerahan dilakukan pada Sabtu, 8 Mei 2021 di masing-masing desa.

Community Development Manager Eksa Santika menjelaskan, penerima santunan terdiri dari 65 anak dari Laiwui, 50 anak dari Jikotamo, 23 anak dari Buton, 6 anak dari Akegula, 46 anak dari Desa Baru dan 10 anak dari Kelo.

“Semoga dengan perhatian ini, anak-anak yatim di Kecamatan Obi dapat berlebaran dengan suka cita dan ceria. Program seperti ini bukan yang pertama dan akan terus dilakukan serta dikembangkan di kemudian hari,” jelas Eksa.

Selain itu, Harita juga memberikan paket lebaran untuk anak yatim, fakir miskin, dan jompo di Desa Kawasi dan Soligi. Paket diterima oleh 150 orang warga Kawasi dan 115 dari Soligi. Mereka yang menerima adalah warga yang membutuhkan.

Selama Bulan Suci Ramadhan, Harita telah menggelar beberapa kegiatan bersama masyarakat, seperti Safari Ramadhan, bantuan pembangunan Masjid, siraman rohani bersama Ust Ali Zainal, dan kegiatan keagamaan lainnya. Harita juga mendukung pengembangan usaha mikro di sekitar perusahaan dengan menggelar Festival Takjil Ramadhan.

“Festival Takjil ini kita gelar dikarenakan adanya kebutuhan karyawan akan menu berbuka puasa yang beragam, tidak hanya mengandalkan yang disediakan Perusahaan. Guna memenuhi keinginan karyawan, maka Perusahaan memberdayakan masyarakat setempat untuk menyediakan dan berjualan makanan berbuka,” jelas Eksa.

Pada Festival Ramadhan kali ini, sebanyak 80 usaha mikro ikut serta dari 13 April sampai 10 Mei 2021. Omset rata-rata per hari mencapai Rp.9 juta. Omset tertinggi selama Festival mencapai Rp.13 juta lebih dan terendah mencapai Rp.5,6 juta.Kegiatan ini sangat membantu perekonomian masyarakat sekaligus merangsang tumbuhnya usaha mikro di desa..#Pres rilis