Dihadapan Warga Kampung Baru, Bupati Usman Sidik Pastikan Akan Copot Kades Jika Terbukti 

Swaramalut.com-HALSEL

Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik  turun dan memastikan secara langsung setelah beredar berita, aksi pemalangan kantor Desa Kampung baru yang dilakukan warga setempat beberapa hari lalu.

Bupati Usman Sidik didampingi Kepala Dinas DPMD Bustamin Soleman, Staf Khusus Muhamad Nazar, dan rombongan.

Aksi protes pemalangan kantor Desa lantaran warga kecewa terhadap kepala Desa Kampung Baru Fauji Bin Usman, dimana pada tahun 2020 lalu, sesuai data yang dikantongi warga tahun 2020 lalu penerimaan BLT dari 137 kepala Keluarga tidak merata dan bahkan sebagian tidak menerima.

“dari 137 kepala kuluarga seharunyakan per kepala keluarga itu Rp 1,800, tapi yang didaftar penerima kami liat itu ada 1,200 ribu, ada 900 ribu ada 600 ribu, dan bahkan ada yang tara dapa sama sekali, padahal didaftar penerima itu mereka ada nama,”ungkap sala satu warga Rusdi Umar, dihadapan bupati Usman Sidik, ketika diminta alasan memalang kantor Desa.

Tak hanya itu warga mengaku, tahu 2021 ini pun belum juga disalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) padahal anggaran dana desa suda cair.”Untuk tahun 2021 ini BLT Torang bolong (kami) belum terima,”kata warga Rusdi ketika ditemu media ini.

Menanggapi keluhan warga Desa Kampung Baru Bupati Halmahera Selatan Usma  Sidik, berjanji bakal memerintahkan inspektorat untuk mengaudit kepala Desa Fauzi Bin Usman secapat mungkin.”Nanti saya perintahkan inspektorat untuk audit dulu, kalau terbukti saya langsung copot (Fauzi/red)dari jabatan sebagai kepala Desa,”tegas bupati dihadapan kepala Desa Fauzi Bin Usman yang disaksikan puluhan masyarakat Kampung Baru.

Dengan begitu bupati Usman Sidik, menghimbau agar warga setempat  tidak lagi memalang kantor Desa,”Kantor tidak bersalah yang salah kepala Desa jadi tidak usah palang-palang kantor Desa lagi,”ujar Usman dihapan warga Kampung Baru.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bustamin Soleman mengatakan,  pencairan dana Desa, untuk Desa Kampung Baru Kecamatan Batang Lomang tahun 2021 ini sudah cair.

“Anggaran dana desa tahap satu 2021 ini sudah cair, kenapa belum disalurkan padahal pencairan anggaran dana desa tahap I itu, untuk penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), kenapa dia kepala desa belum salurkan,”ucap Bustamin dihadapan warga..#iL

Barisan Muda Salawaku Halsel Resmi Dideklarasi

Swaramalut.com HALSEL

Barisan Muda Salawaku (BMS) Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara resmi dideklarasi, dengan tema ‘Membangun solidaritas menuju generasi budaya yang berintegritas,” bertempat di caffe wapres Desa Tomori, Selasa (01/6/2021)

Ketua Umum Barisan Muda Salawaku (BMS) Halsel Arman Sambari, saat menyampaikan pidatonya dihadapan seluruh pengurus. mengatakan tujuan mendirikan wadah BMS untuk menghimpun kaum muda berbagai suku baik Tobelo Galela (Togale), Makian Kayoa (Makayoa) dan Buton serta suku lain yang tersebar di Halsel.

“Barisan Muda Salawaku (BMS) deklarasi perjuagkan aspirasi masyarakat kawal Pemda Halsel berkolaborasi bersama OKP.”ujarnya.

Arman mengatakan berdirinya Barisan Muda Salawaku (BMS) sejak Tahun 2020 lalu namun pada tahun 2021 ini baru dideklarasi

“Hari ini bertepatan dengan hari lahir pancasila 01 Juni juga kami deklarasi BMS,”ucapnya.

Senada disampaikan Sekertaris BMS Sarwin Hi Hakim, membacakan naskah deklarasi ia menjelaskan BMS bakal mengawal kebijakan Pemda Halsel demi kesejahteraan aspirasi rakyat, di Bumi Saruma.

“Konsolidisi ini merupakan langkah penyatuan kaum muda untuk berhimpun agar makin perkuat gerakan dalam mempresur kebijakan Pemda Halsel demi kemakmuran rakyat,” pungkas Sarwin.#ilham