Belasan Izin Usaha Pertambangan Terancam Diblokir, Ini Penjelasan Irfan Soekoenay

Swaramalut.com- Halut

Pemerintah kini tengah menyusun rencana evaluasi terhadap Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dianggap tidak jelas keberadaan pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan.

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Irfan Soekoenay, mengatakan sikap tegas yang diambil adalah mengevaluasi perusahaan, Namun, jika ini tak diindahkan maka pemerintah bersama DPRD akan memblokir lantaran Perusahaan dianggap tidak memberikan kontribusi terhadap Daerah.

” Langkah – langkah yang dimaksud adalah dengan evaluasi, selanjutnya ditindak tegas melalui teguran pertama, kedua, kemudian dilakukan pemutusan,” ujar Irfan saat ditemui, Kamis (30/9/2021).

Sebab, diketahui sejumlah perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Halmahera Utara hingga sejauh ini tidak ada kejelasan operasionalnya. Tidak itu saja, belasan IUP yang tidak ditindaklanjuti telah memakan waktu puluhan tahun lamanya.

“Pemegang IUP di Halmahera Utara diperkirakan ada yang sudah 10 hingga 15 Tahun tetapi hingga sejauh ini tidak ada kejelasan pelaksanaan kegiatan Usaha Pertambangan,” kata Ketua Komisi I DPRD Halut.

Selanjutnya, Ia pun berharap agar keterlibatan investor harus memberikan kepentingan terhadap pendapatan Daerah, dan peluang – peluang yang sah lainnya tapi bukan merugikan, pungkasnya..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

Jabatan Berakhir Oktober, 54 Kades Di Halut Belum Terima Siltap 6 Bulan

Swaramalut.com- Halut

Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Halmahera Utara keluhkan Penghasilan tetap (Siltap) yang tak kunjung dicairkan Pemerintah Daerah (Pemda), pasalnya kurang lebih 54 Kepala Desa ini dalam waktu singkat akan mengakhiri masa jabatan.

Penghasilan tetap (Siltap) yang terbengkalai selama 6 bulan itu diharapkan pemeda Halut segera merealisasikan dalam waktu dekat sebelum masa jabatan mereka berakhir pada bulan Oktober mendatang.

Sementara itu terkait juga dengan laporan pertanggungjawaban Triwulan pertama secara kolektif ke PMD ini, dinilai akan merugikan 54 kepala Desa tersebut, sebab harus menunggu lapaoran pertanggungjawaban dari 176 Kepala Desa di Halut. Adanya sistem ini, realisasi pencairan Siltap perangkat Desa dicairkan.

Terkait dengan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) E. J Papilaya Mengatakan Apapun situasi dan kondisi Keuangan Daerah Pemerintah akan realisasikan pencairan terkait penghasilan tetap (Siltap) bagi perangkat Desa, namun, Dirinya menjelaskan Aspek keuangan tersebut mengikuti kelengkapan administrasi tentang laporan dari para Kades.

” Kepala Desa yang akan mengakhiri masa jabatannya harus diselesaikan secepatnya. Dengan begitu diharapkan laporan – laporan dari para Kades agar secepatnya dirampung sehingga proses pencairan segera dilaksanakan oleh Pemda,” Kata Oce, di ruang kerjanya, Kamis (30/9/2021).

Terpisah, Pun menjadi perhatian sejumlah tokoh legislator Irfan Soekoenay dari Fraksi PKB, menurutnya Pemda Halut seharusnya memberikan perhatian khusus kepada 54 Kades.

Selanjutnya kata Irfan, Dinas PMD dalam hal ini Harus proaktif, karena Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) komisi I telah menganggarkan anggaran pendampingan sehingga diharapkan kepada Kadis PMD agar mengambil peran dalam menyelesaikan syarat pencairan Siltap.

” Biar akhir masa jabatan Kades bisa memberikan kesan yang baik kepada masyarakat Desa. Karena Siltap belum dibayar Stigma sosial terhadap Kades juga sangat berpengaruh,” Pungkasnya mengakhiri..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

Vaksinasi di Kecamatan Bacan Selatan Belum Capai Target

Swaramalut.com-HALSEL

Kepala puskesmas Desa Gandasuli Kecamatan Bacan Selatan, Nurlaila Hi. Umar, mengakui jumlah vaksinasi di 10 desa Kecamatan Bacan Selatan belum mencapai terget sesuai yang ditepakan Pemda Halsel.

Sasaran vaksinasi yang ditetapkan Pemda Halsel untuk Puskesmas Desa Gandasuli di 10 desa yaitu, Papaloang Sawadai, Kubung Mandaong, Tembal, Kampung Makian, Kupal, Gandasuli Panamboang, Tuokona, Kecamatan Bacan Selatan, 13 ribu sekian.

“Dari total itu baru diatas angka 2.924 orang yang divaksinasi, terhitung Juni sampai 23 September 202, jadi belum memenuhi 50 persen sesuai permintaan Pemda ,”ungkap Nurlaila kepada wartawan, Selasa, (28/09/21). Angka itu Nurlaila, menyebutkan, masyarakat 1.954, remaja 118, lansia, 46, ibu hamil, 5 orang ditambah publik 83.

“Kendalahnya kami Puskesmas Gandasuli, punya wilayah kerja sampai di Labuha, terus masyarakat di kecamatan Bacan Selatan ini juga, masi percaya hoax dan sebaginya jadi banyak yang masi takut divaksin,”jelasnya.

Dalam waktu dekat kata Nurlaila, Puskesmas Gandusli akan melaksanakan vaksinasi di Sekolah SMP umur 12 tahun keatas dan SMA. Namun kata dia, sebelum vaksinasi terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan orang tua wali murid untuk melakukan sosialisasi kepada orang tua wali murid.

“Setelah sosialisasi kalau dorang punya orang tua mau, baru torang lakukan vaksin,”kata Kapus Gandasili Nurlaila.

Nurlaila, mengatakan, pihaknya akan terus melakukan vaksinasi..#ilham

 

Reporter : Ilham
Reporter : Ilham

Bupati Frans Manery Tak Peduli Putusan Komisi I, Nasib Pangkalan Lama Masih Sama

Swaramalut.com-Halut

Terkait pelaku Usaha pangkalan minyak tanah di Kabupaten Halmahera Utara hingga saat ini masih sengit dipolemikan. Pasalnya keputusan rapat bersama pelaku Usaha dan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan Kesra rupanya tidak diindahkan Oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

Dalam rapat yang digelar Pada 20 september lalu, DPRD melalui Komisi I telah Memutuskan agar dikembalikan ke pangkalan yang lama. Hal tersebut didukung melalui berita acara rapat kerja Komisi I dengan kepala bagian kesra dan ekonomi Setda. Namun, alhasil tidak seperti yang sudah diharapkan oleh pelaku usaha.

Polemik terkait pangkalan lama dan pangkalan baru ini, Pemerintah Daerah (Pemda) terkesan tetap akan menjalankan pangkalan baru. enggan menjalankan keputusan ini terlihat nasib pangkalan lama masih tetap dalam jeritan tangis.

Diketahui, Setelah dikonfirmasi media ini salah satu agen pangkalan minyak tanah,Rabu(29/9/2021) FT menjelaskan hingga sejauh ini pihaknya belum menerima surat dari pemerintah daerah (Pemda) terkait perubahan penyaluran minyak tanah ke pangkalan lama.

“Kami tetap menjalankan sesuai dengan surat yang lama untuk penyaluran ke pangkalan baru. Dan untuk perubahan penyaluran ke pangkalan lama ini harus ada surat baru dari Pemda,” jelasnya.

Terpisa, Sementara sebagai dasar rujukan bersama, menurut KS mengatakan rekomendasi dari rapat kerja komisi I DPRD, Kesra dan Pelaku Usaha pangkalan minyak tanah telah disampaikan kepada Bupati Ir Frans Manery, namun sangat disayangkan orang nomor satu di Kabupaten Halmahera Utara ini tanpa kompromi tetap menjalankan pangkalan baru sambil menunggu kuota bagi pangkalan lama.

Sedangkan terkait dengan itu, Bupati Ir Frans Manery saat diwawancarai Menyatakan No Comment,” Tandasnya..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

Jelang STQN XXVI, TPTU Malut Gelar Rakor Verifikasi Data Penerbangan Udara Setiap Kontingen

Swaramalut.com-TERNATE

Sehubungan dengan ditetapkannya Maluku Utara sebagai daerah pelaksana Seleksi Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional ke XXVI, pada bulan Oktober Tahun 2021 nanti berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama RI No. 441 Tahun 2020 dan menindak lanjuti Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara dengan Nomor : 268/KPTS/MU/2021 tentang Pembentukan Tim Pelayanan Transportasi Udara untuk kontingen STQ Nasional yang XXVI di Kota Baru Sofifi, maka dalam Maka rangka untuk membantu pelayanan transportasi udara setiap Kontingen, Panitia dan Tamu lainnya dari dan menuju Ternate (PP).

Sehubungan dengan hal itu Tim Pelayanan Transportasi Udara(TPTU)Maluku Utara mengelar rapat Koordinasi dan Verifikasi Data Penerbangan udara Kontingen STQ Nasional XXVI se-Provinsi yang bertempat di Aula SMK Putra Bahari Ternate,rabu(29/9/2021).

Acara tersebut  Dilakukan secara Virtual dan pandu langsung oleh Wakil Sekertaris TPTU Maluku Utara Drs. H. UMAR MUCHTAR, MM didampingi Ketua TPTU Maluku Utara Ir. H. ALFIAN WAKANUBUN, MM, Iksan M Saleh bersama Dadang Gunandar sebagai Anggota Sekertariat TPTU Malut.

Pada kesempatan tersebut Ketua TPTU Maluku Utara Ir. H. ALFIAN WAKANUBUN, MM. Menjelaskan bahwa pelaksanaan STQ tingkat nasional yang dipusatkan di Maluku Utara, telah dilakukan sejumlah persiapan, salah satunya adalah transportasi bagi para tamu.

Kata dia, sesuai keinginan Gubernur Malut para tamu STQ dari daerah lain yang akan mengikuti STQ di Malut, bakal diberikan pelayanan secara maksimal hingga tamu kembali ke daerah masing-masing.

“Jadi pak Gubernur mempunyai keinginan itu semua tamu wajib diberikan pelayanan secara maksimal, baik itu tamu baru tiba di Bandara Sultan Baabullah menuju Sofifi hingga tempat tinggal untuk para kafilah,” ungkap Alfian pada rakor tersebut.

Dia menyatakan, pelayanan ini sudah dilakukan pembahasan baik dari pesawat, tiket, bagasi, transportasi mobil, transportasi laut, kelompok tamu hingga tempat tidur semua sudah dibahas. Dengan demikian, kata Alfian, panitia akan memaksimalkan dengan baik bersama instansi terkait, agar kesiapan semakin baik.

“Kita juga akan melakukan rapat bersama dengan kementerian perhubungan terkait dengan transportasi pesawat dan membahas waktu tamu yang datang, baik tamu VVIP dan tamu lainnya dari Pemprov lain,” katanya

Terpisah dari itu Sekertaris TPTU Maluku Utara Drs. H. UMAR MUCHTAR, MM mengajak Semua pihak untuk tetap fokus dan menjaga komitmen serta terlibat langsung dan bekerjasama dalam upaya meningkatkan pembinaan pengembangan tilawatil qur’an di Sofifi Maluku Utara.

Menurutnya ada sejumlah provinsi  di Indonesia sudah menyatakan, kesiapannya untuk mensukseskan STQ tersebut, salah satunya dengan mengirim kafilah untuk mengikuti berbagai cabang yang akan dilombakan.

Sementara itu dalam ekspos itu, Sekertaris TPTU Malut menyampaikan, tahapan persiapan yang telah dilakukan pihaknya. “Progres pelaksanaan persiapan STQ sudah mencapai 80%,” terangnya.

Selain itu Umar Muchtar mengaku optimis seluruh persiapan STQ tersebut akan rampung sesuai waktu yang telah ditetapkan.

STQN XXVI Tingkat Nasional akan dilaksanakan di Sofifi Maluku Utara  pada 16 s.d 25 Oktober 2021 mendatang.

Berikut Daftar Jumlah kedatangan Kafilah dari Sejumlah Provinsi yang telah masuk di TPTU Maluku Utara :

1. DKI Jakarta :  50 orang

2. provinsi Banten : 50 orang

3.Jawa Barat : 77 Orang

4. Di Jokyakarta : 56 orang

5. Jawa Tengah : 54 orang

6. Jawa Timur : 57 orang

7. Sumatera Selatan : 60 orang

8. Sumatera Barat : 50 orang

9. Riau : 50 orang

10. NAD : 55 orang

11. Sumatera Utara : 50 orang

12. Bengkulu : 40 orang

13. Jambi : 44 orang

14. Lampung : 46 orang

15. Bangka Belitung : 46 orang

16. Kep Riau : 94 orang

17. Maluku  : 60 orang

18. NTB : 36 orang

19. Sulawesi Tengah : 40 orang

20. Sulawesi Utara : 23 orang

21. Gorontalo : 60 orang

21. Kalimantan Barat : 40 orang

22. Kalimantan Selatan : 60 orang

23. Kalimantan Tengah : 31 orang

24. Bali : 19 orang

25. Papua : 42 orang

26. Panitia dan Dewan Hakim Nasional : 80 orang.

Sedangkan untuk 8 provinsi sampai berita ini ditayangkan belum memasukan data dan jumlah kafilah yang akan diberangkatkan untuk mengikuti STQN XXVI Maluku Utara.

Rakor tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus LPTQ SE Indonesia, Kakanwil Malut, Biro Kesra Se Provinsi, Kepala Bandara Sultan Babullah Ternate, Kadis Perhubungan Malut, wakil Ketua Penyelengara Panitia STQ Ke XXVI Maluku Utara Abuhari Hamza, Kepala Analisis Pimpinan Kementerian Agama-RI Helmi Saltian.

Acara tersebut berlangsung sejak pukul 11.00 WIT sampai pukul 14.00 WIT berjalan dengan aman dan lancar..#red

Subdenpomad XVI/1-1 Tobelo Gelar Operasi Gaktib, Didi Yudha Tegaskan Setiap Prajurit TNI Jaga Kedisiplinan

Swaramalut.com- Halut

Sub Detasemen Polisi militer Angkatan Darat (Subdenpomad) XVI/1-1 Tobelo menggelar Operasi Penegakkan Disiplin (Gaktib) Lalulintas bagi personel Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Gaktib yang berlangsung di jalan PDAM, dihadiri langsung oleh Komandan Subden POM XVI/1-1 Tobelo, Letnan Dua(LETDA) CPM Didi Yudha, Selasa (28/09/2021).

Kegiatan ini digelar Menindaklanjuti Surat Telegram Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat ( Danpuspomad) Tentara Nasional Indonesia, Nomor : ST/14/2021 tertanggal 14 September 2021 tentang Perintah meningkatkan kedisiplinan dijajaran TNI dan sekaligus merupakan salah satu rangkaian menyambut HUT TNI yang ke 76, pada 5 Oktober 2021 mendatang.

Dalam kesempatan itu, Menurut Letnan Dua CPM Didi Yudha bahwa Pelaksanaan Operasi Gaktib ini untuk menjaga kedisiplinan dari setiap anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) Seperti Kelengkapan Administrasi yang menggunakan kendaran TNI maupun kendaraan menggunakan kendaraan Sipil dan Kartu Prajurit TNI.

“Jadi operasi penegakkan disiplin ini sasarannya hanya untuk TNI saja, ujar Yudha.

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu Komandan satuan dengan kedisiplinan dari setiap anggota Tentara Nasional Indonesi (TNI). dan Ini harus diwujudkan dalam penyelenggaraannya secara tegas dan berwibawa, untuk meningkatkan kedisiplinan serta kepatuhan hukum para prajurit TNI, baik perorangan maupun kesatuan, Pungkasnya..#jojo

Reporter : Niklas.H

Saat Sidak Bupati Frans, Kasatpol PP Muhamad Kacoa Sampaikan Ini

Swaramalut.com- Halut

Untuk meningkatkan kinerja para pegawai dan juga fasilitas gedung, Bupati Ir Frans Manery laksanakan sidak ke Kantor Satpol PP Kabupeten Halmahera Utara, Selasa (28/9/2021).

Kunjungan Bupati tersebut disambut langsung oleh Kasatpol PP Muhamad Kacoa didampingi Sekretaris Satpol PP Samuel G. S Koloba serta seluruh staf dan jajaran Kantor Satpol PP Kabupaten Halmahera Utara.

Kasatpol PP Muhamad Kacoa, mengatakan Kunjungan sederhana dan penuh kekeluargaan itu dimaksudkan untuk melihat situasi dan kondisi fasilitas yang ada di kantor Satpol PP Kabupaten Halmahera Utara seperti ruangan dan perabot lainnya.

Lanjut Muhamad, selain fasilitas gedung, kedatangan Bupati Ir Frans Manery juga meminta kejelasan mengenai personil Banpol PP, dengan begitu dirinya menjelaskan terdapat 225 tenaga Banpol yang didalamnya kurang lebih ada 30 tenaga Banpol kategori status kepegawaian anggotanya adalah Aparatur Sipil Negara (ASN).

” Bupati hanya menanyakan kekuatan ASN maupun Banpol yang ada di sini, dan saya sudah sampaikan ada 225 tenaga Banpol dan kurang lebih 30 ASN,” jelasnya.

Tidak hanya itu saja, pihaknya juga mengatakan pentingnya penambahan personil dibidang Pemadam kebakaran (Damkar) yang menjadi salah satu tugas strategis Satpol PP dalam penanganan kebakaran di Kabupaten Halmahera Utara.

Sementara itu, Hal tersebut direspon positif oleh Bupati Ir Frans Manery, dirinya mengatakan akan selalu mendukung setiap program kegiatan Satpol PP yang berorientasi kepada kepentingan masyarakat khususnya di Kabupaten Halmahera Utara, Tandasnya..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

TNI – Polri Gelar Razia Kartu Vaksin, 100 Pegawai di Pemkab Halut Belum Lakukan Vaksinasi

Swaramalut.com- Halut

Menindaklanjuti edaran Bupati Halmahera Utara Ir Frans Manery tentang Vaksinasi, Polri dan TNI bersinergi lakukan razia kartu Vaksin terhadap ASN dilingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Halut, Senin (27/9/2021).

Gelar operasi kegiatan yang dilaksanakan Kodim 1508/Tobelo bersama Polres Halut kali ini adalah kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkup Pemda Halut. Pasalnya, belum semua pegawai melaksanakan Vaksinasi.

Dalam operasi Patuh Vaksin ini kurang lebih 100 orang yang terdiri dari Satpol PP dan pegawai Magang ditemukan belum melakukan Vaksinasi. Dengan begitu, mereka pun akhirnya diarahkan ke Polres Halut untuk dilakukan vaksin.

Kepala Bagian OPS Ranto Eko Mardayanto, S.Kom, S.I.K saat dikonfirmasi mengatakan Mereka yang belum melaksankan Vaksin disebabkan kesibukan kerja dan ada juga karena terkomsumsi dengan adanya isu Hoaks terkait Video negatif di media sosial.

“Vaksin ini kita dibunuh pelan – pelan oleh Pemerintah kata mereka,” Ujar Kabag OPS.

Lanjut Dia bilang kepolisian terus berupaya memberikan edukasi pentingnya masyarakat Halamahera Utara melakukan Vaksinasi. artinya apa? Seluruh warga negara saling bahu membahu untuk mempercepat mewujudkan herd immunity, di mana masyarakat secara cepat dilaksanakan vaksinasi. Supaya kita semua sehat, Covid-19 menurun dan kehidupan normal kembali.

Karena itu, Ranto mengimbau kepada masyarakat yang belum divaksin untuk segera melaksanakan vaksin.

” Kita TNI dan Polri sudah lebih dulu memberikan contoh bahwasannya manfaat dari vaksin ini sangat baik manfaatnya,” Tandasnya..#jojo

Reporter : Niklas.H

Operasi Patuh Kie Raha 2021 Resmi Digelar, Ini Penjelasan Kasat Lantas Polres Halut

Swaramalut.com- Halut

Operasi patuh yang dilakukan oleh Polri secara resmi dimulai pada Senin 20 September baru – baru ini akan berlangsung sampai 3 Oktober 2021 mendatang atau selama dua minggu.

Dalam gelar kegiatan ini Kata Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polres Halut, Iptu Adil S. Sos, S.AP. M.Si dilakukan 2 (Dua) bagian kegiatan yakni Kegiatan operasi dan kegiatan rutin, yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap rambu – rambu Tentang Lalulintas sehingga terciptanya keselamatan pengemudi.

“Perbanyak teguran saja jadi fokus untuk mengedukasi tentang kedisiplinan rambu – rambu lalulintas tetapi apabila ditemukan fatalitas, akan dilakukan penidakan tegas namun hal demikian tidak masuk dalam kategori operasi (sosialisasi) melaikan kegiatan rutin (pelaksanaan Gakkum),” jelas Iptu Adil S. Sos, S.AP. M.Si Saat dikonfirmasi melalui Via Telepon, Kamis (23/9/2021) kemarin.

Selain keselamatan berlalulintas, terdapat permasalahan baru yakni adanya ancaman pandemi covid-19. kurangnya kesadaran masyarakat dalam melaksanaan protokol kesehatan sehingga dibutuhkan upaya penanganan secara profesional dan komprehensif.

Terkait hal tersebut, salah satu penekanan dalam menjalankan operasi patuh yakni melaksanakan edukasi protokol kesehatan Prokes) kepada masyarakat berupa sosialisasi tentang vaksin demi mempercepat pemutusan penyebaran covid-19, Tandasnya..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

 

Kantongi 18 Rekomendasi, Ribuan Pendukung ‘Antar’ Bams Mendaftar Ke Panitia Musyawarah II IKB Makayoa

Swaramalut.com-HALSEL

Kandidat calon ketua Ikatan Keluarga Makian Kayoa (IKB) Kabupaten Halmahere Selatan. Ikbal Hi Mustafa, bersama ratusan masa pendukung, resmi mendaftar ke panitia musyawarah ke II IKB Makayoa, bertempat di taman budaya kebun karet desa kampung Makian Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan. Jum’at, (24/09/2021).

Pantauan wartawan media ini, pukul 15.35 WIT ribuan masa pendukung bersama calon ketua IKB Makayoa Ikbal Mustafa, keluar dari posko pemenangan menggunakan kendaraan roda empat (R4) dan puluhan kendaraan roda dua (R2) diiringi musik khas makayoa (manika/togal) menuju lokasi pendaftaran.

Tiba di lokasi pendaftaran, Calon ketua IKB-Makayoa, Ikbal Hi Mustafa disambut dengan penkalungan bunga oleh panitia musyawarah diiringi tarian soya-soya dan tarian manika hingga ke aula canga matau (Sekretariat panitia) melangsungkan pemeriksaan syarat dukungan bakal calon.

Dikesempatan itu, Ketua Panitia Muhlas Djafar, Sekertaris Panitia, Fahri Husen, Stering Comite (SC), Almun Madi, langsung menerima Ikbal serta tim pemenangan dan memberikan arahan sekaligus melakukan verifikasi berkas syarat dukungan.

Muhlas Djafar, menyatakan Ikbal Hi Mustafa mengantongi 18 rekomendasi dari kepala Desa dan tiga dukungan dari sesepuh makayoa, berkasnya memenuhi syarat, sambung Muhlas, menegaskan musyawarah pemilihan ketua IKB-Makayoa berasaskan pada kekeluargaan sehingga panitia menegakkan asas netralitas demi suksesnya agenda musyawarah.

“Setelah verifikasi berkas Ikbal Hi Mustafa dinyatakan penuhi berkas pencalonan, dengan 18 rekomendasi dari kepala Desa dan tiga dukungan sesepuh makayoa,” terangnya.

Ditambahkan Muhlas, pengembalian berkas pencalonan batas malam ini, karena telah dijadwalkan pembukaan acara musyawarah ke II pemilihan ketua IKB-Makayoa digelar pada Minggu 26 September di lapangan Dishub Desa Labuha Kecamatan Bacan.

Terpisah, calon ketua IKB-Makayoa, Ikbal Hi Mustafa, kepada sejumlah awak media, Jum’at, (24/9/2021) ia mengatakan antusias ratusan simpatisan serta pendukung yang hadir ini merupakan antusias basudara keluarga dari berbagai Desa mayoritas etnis Makayoa.

“Insya Allah, begini banyak dukungan sesepuh dan keluarga basudara Makian Kayoa turut mengantarkan saya meraih kemenangan pada pemilihan ketua IKB-Makayoa,” terangnya dengan optimis

Lanjut Bam’s Sapaan, dirinya merasa bangga ketika antusias masa pendukung datang dari Pulau Makian, Kayoa dan dataran Gane serta keluarga besar di Ibukota Labuha ramai-ramai hadir memberi dukungan.

Menurut Bam’s, kerja tim pemenangan luar biasa mampu menjaring basis dukungan di 18 Desa mayoritas etnis Makayoa, ditambah tiga dukungan sesepuh yang akan menjadi corong kemenangan pada pemilihan nanti.

“Jika semakin banyak dukungan, semoga ini merupakan awal yang baik untuk meraih kemenangan pada saat hari pemilihan (H-1) berlangsung di aula kantor Bupati,” pungkasnya..#ilham

 

Reporter : Ilham
Reporter : Ilham