Bupati Frans Manery Resmi Lantik TP- PKK Halut Masa Bakti 2021-2024

Swaramalut.com- Halut

Bupati Halmahera Utara(Halut) Frans Manery secara resmi Lantik TP-PKK Halut untuk masa bakti 2021-2024, yang bertempat di ruang rapat Dinas PMD, Jumat (10/9/2021).

Dalam pelantikan tersebut tampak, ketua TP-PKK Halut ibu Cristina Manery- Lessnusa didampingi Ibu Rahmawati Tapi Tapi – Suling yang merupakan Istri Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halut dan di saksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Drs.E J Papilaya MTP, Kepala DPMD dan para anggota TP-PKK Halut.

Ir.Frans Manery selaku Ketua Pembina TP-PKK Halmahera Utara, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus TP- PKK yang baru dilantik dan berharap, ke depan mereka akan mampu menjadi motivator dan penggerak dalam menopang pembangunan daerah.

Perlu diketahui bersama bahwa keberadaan kaum perempuan yang diwadahi dalam TP- PKK, memiliki peran strategis dalam upaya meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga serta membantu tugas-tugas pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh khususnya kaum perempuan dan anak-anak.

“Wujud peran strategis gerakan PKK dalam membantu tugas pemerintah, dapat terlihat dari 10 program PKK yang selaras dengan program-program Pemerintah. Diantaranya, penghentasan kemiskinan, upaya penanggulangan kelaparan, memberikan pelayanan dasar, dan lainnya yang terangkum dalam 10 program PKK,” Jelas Frans.

Tak lupa juga dirinya mengingatkan, di masa pandemi yang penuh keterbatasan, sangat diperlukan kerjasama tim untuk tetap semangat dan pantang menyerah menjalankan programnya.

Oleh karena itu, TP- PKK diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengsukseskan program pemerintah di periode kedua ini dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan dalam pembangunan di Halmahera Utara, pungkasnya mengakhiri..#jojo

 

Reporter :Niklas.H

AGK Marah Besar Saat Tinjau Pembagunan Masjid Raya Sofifi, Ini Penyebabnya..?

Swaramalut.com-SOFIFI

Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba (AGK), pada Jum’at (10/09/2021), kembali meninjau sejumlah pekerjaan proyek penunjang STQ tingkat Nasional.

Usai Gubernur dan romongan melihat beberapa proyek penunjang diantaranya Pembangunan perumahan ASN III Gubernur langsung menuju ke lokasi Masjid raya Sofifi yang menjadi lokasi utama dalam kegiatan STQ nanti.

Disela-sela peninjauan pekerjaan yang ada di masjid raya Sofifi tersebut, gubernur AGK dikagetkan dengan salah satu kontraktor yang mengatakan bahwa besok tenaga kerja akan melakukan aksi mogok sebab upah yang dijanjikan belum terbayarkan.

“Pa Gubernur, besok seluruh pekerja mau mogok kerja karena gaji mereka belum bayar,” ucap kontraktor tersebut yang mengagetkan gubernur.

Mendengar penjelasan dari kontraktor tersebut, puncak kemarahan gubernur terlihat dan langsung mengatakan ”Ngoni ini mangarti bagaimana, berdasarkan kesepakatan awal kan kerja dulu baru dibayar, ini pekerjaan so mo selesai kong barenti, kalau mo barenti, barenti sudah.

Tak sampai disitu gubernur juga mengatakan Kadis PUPR, ngana  kase tau pa dorang(pekerja-red), kalau mau berenti kerja besok lebe bae barenti kerja sekalian,” ucap gubernur dengan nada tinggi sambil berjalan menuju mobil.

Terpisah dari itu salah satu pekerja yang tidak mau namanya dipublis mengatakan bahwa benar dirinya dan teman-temannya akan mogok kerja lantaran upah kerja mereka belum dibayar.

“Kami mogok kerja karena upah kami belum dibayar. Kami kecewa dengan Pemprov dan kontraktor yang tak bayar upah kami seperti kesepakatan awal. Jadi kami akan masuk kerja lagi setelah upah kami dibayar,” tegas mereka..#red

Yunus Badar : 25 September Pekerjaan Saluran Diperum ASN III Selesai, Saya Akan Berikan Bonus Ke Pekerja

Swaramalut.com-SOFIFI

Kepala dinas Peumahan dan pemukiman(Disperkim) Provinsi Maluku Utara(Malut)Yunus Badar menjanjikan Bonus kepada para pekerja apabila target pekerjaan dranase atau saluran diperumahan (Perum)ASN III Selesai pada tanggal 25 September 2021.

“Insya Allah saya target 25 September, makanya saya sampaikan ke para pekerja pada tanggal 25 itu pekerjaannya harus sudah rampung,” ucapnya kepada sejumlah awak media,Kamis(9/9/2021)

Panjang saluran 1 (satu) kilo meter lebih itu, menurut Yunus dikerjakan sebanyak 28 orang pekerja. Dengan 28 orang pekerja tersebut, diharapkan mampu menyelesaikannya sesuai target yang ditentukan.

Lanjut Yunus dengan menjanjikan bahwa bila pekerjaan saluran tepat waktu, pihaknya secara langsung akan memberikan bonus atau hadiah ke para pekerja, sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan STQ Nasional, di Sofifi, ibu kota provinsi Maluku Utara.

“Kalau pekerjaan saluran ini selesai sesuai target, saya akan langsung berikan bonus,” janjinya..#red

Angin Puting Beliung Hancurkan 7 Unit Huntap, Ketua BMS Halsel Sarwin : Ini Kegagalan BPBD dan Harus Tanggung Jawab 

Swaramalut.com-HALSEL

Ketua Barisan Muda Salawaku (BMS) Halmahera Selatan, Sarwin Hakim menilai konstruksi pekerjaan rumah baja ringan yang disebut BPBD Halsel sebagai Rumah Tahan Gempa Hunian Tetap (Huntap) bantuan BNPB pusat akibat gempa 7,2 SR tahun 2019 yang dikerjakan PT Jeras Bangun Persada tidak layak ditempati masyarakat Kabupaten Halamahera Selatan.

Itu disampaikan Ketua BMS Halsel, Sarwin Hi Hakim SH, kepada swaramalut. Kamis (09/9/2021) ia menurunkan bagaimana mungkin konstruksi Rumah Tahan Gempa yang di anggap tahan gempuran bencana gempa tersebut layak huni, buktinya angin puting beliung terjang Desa Tawa bisa menghancurkan 7 unit Huntap RTG dan rusak berat.

Dikatakan Sarwin, ini bukti kegagalan BPBD Halsel dalam mengawasi pekerjaan rumah warga yang terdampak bencana gempa 7,2 SR tahun 2019 lalu. bukannya jenis bantuan Huntap itu berbentuk Baja Ringan yang dikatakan pihak BPBD rumah warga itu konstruksi Rumah Tahan Gempa, buktinya Huntap diterjang badai angin puting beliung saja langsung rusak berat.

“7 unit Rumah Tahan Gempa (Huntap)  rusak berat di Desa Tawa Gane Barat Selatan itu merupakan kegagalan BPBD Halsel dalam mengawasi kinerja PT Jeras Bangun Persada,” tegas Sarwin mantan Ketua Komisariat HMI Cabang Yogyakarta ini.

Alumni fakultas hukum universitas Muhammadiyah Yogyakarta itu menambahkan, apapun alasannya BPBD dan PT Jeras Bangun Persada patut dicurigai mengerjakan bangunan rumah bantuan Huntap dari Pemerintah Pusat tidak becus. “BPBD Halsel dan pihak PT Jeras Bangun Persada mesti bertanggung jawab atas kerusakan 7 unit Huntap RTG rusak berat dan juga rumah rusak ringan dan sedang yang dihantam angin puting beliung di Desa Tawa tersebut,” tandas Sarwin..#ilham

Reporter : Ilham
Reporter : Ilham

Ini Alasan Polsek Tobelo Lepaskan Dua Orang Warga Terduga Pemburu Satwa Liar di Hutan

Swaramalut.com- Halut

Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Utara melalui Polisi Sektor(Plsek) Tobelo berhasil mengamankan dua warga yang diduga terlibat pemburuan satwa jenis burung mata merah secara Ilegal dihutan.

Seperti yang kita ketahui bersama Sebelumnya aktivis Peduli lingkungan telah mengambil langkah untuk berkordinasi dengan Wakapolres Halut terkait kegiatan perburuan malam yang masif dilakukan oleh beberapa warga. Sebab, katanya kegiatan berburu terutama berkaitan dengan senapan angin tentu melanggar aturan berdasarkan dengan Peraturan kapolri nomor 8 Tahun 2012, pasal 4 ayat (3).

Selanjutnya, kegiatan menembaki satwa liar jenis burung mata merah pun tak kunjung dihentikan dan tetap terus dilakukan.

Berkaca dengan beberapa kasus penembakan menggunakan senapan angin terjadi selama dua tahun terakhir ini, Kapolsek Tobelo, Ipda Aktuin Moniharopan langsung menggerakkan beberapa anggota Polisi setelah menerima laporan dari salah seorang warga sekitar jam 10 dan langsung mengamankan dua orang yang sedang melakukan kegiatan pemburuan beserta barang bukti.

“Mamang kalau di BKSDA itu, burung mata merah tidak masuk satwa yang dilindungi tapi otomatis dia punya peran dalam rantai makanan dan Dia adalah burung hama” jelas Kapolsek saat ditemui di ruang kerja, (10/09/21).

Anggota Polsek langsung memberikan edukasi kesadaran bahwa kegiatan tersebut melanggar Undang – Undang, karena itu sesuai dengan SOP maka harus Ada Izin yang diberikan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Saat itu, mereka akhirnya diizinkan pulang Untuk tidak melakukan lagi kegiatan tersebut. ”  Ia pak karena kami tidak tau, sambil ucapkan terima kasih” Tandasnya dua orang warga tersebut..#jojo

Reporter : Niklas.H

Sebut Advokat FC Lawan Ringan, Noldi : Nanti Kita Lihat Dilapangan

Swaramalut.com -HALSEL

Tim Advokat FC yang tergabungan dalam pengacara di Halmahera Selatan, menyebut tim wartawan FC terlalu mengklaim kemenangan seperti yang telah diberitakan.

Captain Tim Advokat Noldi Karama, mengatakan klaim kemenangan yang dikomentari oleh ketua PWI Samsir Hamajen, dan ketua AWAS Sadam Hadi, menyudutkan bagi Tim Advokat.

“Nanti kita lihat dilapangan, yang lawan ringan itu Advokat FC ataukah, wartawan FC,”kata Noldi dalam keterangan rilisnya diterima swaramalut. (Jum’at/ 10/09/21).

Noldi mengatakan, kesiapan Tim Advokat yang tergabungan dalam pengacara di Halmahera Selatan terus menyusun strategi, untuk mempersiapkan laga pembukaan sore nanti di lapangan desa kupal.

“Kalau wartawan FC klaim menang dengan tim lain itu wajar karna wartawan FC lawan tim abal-abal. Kalau bilang kami pengacara FC ringan tunggu dulu nanti Torang liat dilapangan,”ungkap Noldi.

Sekedar diketahui wartawan FC vs Pengacara FC yang nantinya akan bertanding di dipembukaan Savala Open Turnamen CUP II sore ini jumat (10/9/2021).#ilham

 

Reporter : Ilham
Reporter : Ilham