Angin Puting Beliung Hancurkan 7 Unit Huntap, Ketua BMS Halsel Sarwin : Ini Kegagalan BPBD dan Harus Tanggung Jawab 

Swaramalut.com-HALSEL

Ketua Barisan Muda Salawaku (BMS) Halmahera Selatan, Sarwin Hakim menilai konstruksi pekerjaan rumah baja ringan yang disebut BPBD Halsel sebagai Rumah Tahan Gempa Hunian Tetap (Huntap) bantuan BNPB pusat akibat gempa 7,2 SR tahun 2019 yang dikerjakan PT Jeras Bangun Persada tidak layak ditempati masyarakat Kabupaten Halamahera Selatan.

Itu disampaikan Ketua BMS Halsel, Sarwin Hi Hakim SH, kepada swaramalut. Kamis (09/9/2021) ia menurunkan bagaimana mungkin konstruksi Rumah Tahan Gempa yang di anggap tahan gempuran bencana gempa tersebut layak huni, buktinya angin puting beliung terjang Desa Tawa bisa menghancurkan 7 unit Huntap RTG dan rusak berat.

Dikatakan Sarwin, ini bukti kegagalan BPBD Halsel dalam mengawasi pekerjaan rumah warga yang terdampak bencana gempa 7,2 SR tahun 2019 lalu. bukannya jenis bantuan Huntap itu berbentuk Baja Ringan yang dikatakan pihak BPBD rumah warga itu konstruksi Rumah Tahan Gempa, buktinya Huntap diterjang badai angin puting beliung saja langsung rusak berat.

“7 unit Rumah Tahan Gempa (Huntap)  rusak berat di Desa Tawa Gane Barat Selatan itu merupakan kegagalan BPBD Halsel dalam mengawasi kinerja PT Jeras Bangun Persada,” tegas Sarwin mantan Ketua Komisariat HMI Cabang Yogyakarta ini.

Alumni fakultas hukum universitas Muhammadiyah Yogyakarta itu menambahkan, apapun alasannya BPBD dan PT Jeras Bangun Persada patut dicurigai mengerjakan bangunan rumah bantuan Huntap dari Pemerintah Pusat tidak becus. “BPBD Halsel dan pihak PT Jeras Bangun Persada mesti bertanggung jawab atas kerusakan 7 unit Huntap RTG rusak berat dan juga rumah rusak ringan dan sedang yang dihantam angin puting beliung di Desa Tawa tersebut,” tandas Sarwin..#ilham

Reporter : Ilham
Reporter : Ilham

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *