Pemda Halut Gelar Rapat Pembentukan Tim Penetapan Harga Lahan di Wilayah Industri PT. EFI

Swaramalut.com- Halut

Pemerintah kabupaten Halmahera Utara menggelar rapat pembentukan Tim penetapan harga Lahan di wilayah industri PT. Emerrald Ferrochromium Industri (PT. EFI) di ruang Meeting Fredy Tjandua, Rabu (15/9/2021).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Jefry Rudy Hoata mengatakan sebagian besar pengusaan lahan di dalam lokasi industri PT. EFI sudah dilakukan pembebasan lahan. dan saat ini hanya tinggal 5 keluarga penguasaan lahan yang belum dilakukan pembebasan lahan, karena harga yang ditentukan oleh 5 penguasahan lahan ini bervariasi dari 150.000-300.000 permeter persegi belum termasuk tanaman tumbuh.

“Ini jauh di atas standart Nilai Jual Objektif Pajak (NJOP) untuk di wilayah itu NJOP’nya sebesar Rp 1700 per meter” kata Jefry

Padahal kata Jefry, perusahaan sudah siap membayar dengan harga Rp 7000 per meter. Harga 7000 ini sudah termasuk dengan pembiayaan tanaman tumbuh. Harga tanam tumbuh ini, sesuai dengan daftar yang ada dalam SK bupati.

Diketahui terhambatnya pembebasan lahan dari 5 penguasahan lahan tersebut sangat berpengaruh pada lapangan kerja, dan sekitar 400 karyawan PT. EFI yang terpaksa di PHK’kan.

“perusahaan belum dapat beroperasi terhambat dengan persoalan lahan tersebut. Jika saja persoalan lahan ini sudah selesai, maka PT. EFI akan kembali beroperasi, dan di pastikan akan ada penyerapan tenaga kerja secara besar-besaran, bahkan bisa mencapai 7 ribuan penyerapan tenaga kerja” ujarnya

Selanjutnya, Ia pun menambahkan sesuai SK dari Kementrian Perindustrian bahwa wilayah tersebut adalah termasuk kawasan proyek strategis nasional dan bahkan sekarang ini di kawasan tersebut sudah menjadi objek vital nasional. kata Jefry inilah yang mengharuakan pemerintah daerah terlibat untuk membentuk tim penetapan harga.

Oleh karena itu nantinya harga yang sudah di tetapkan oleh pemerintah daerah melalui tim penetapan harga adalah final, dan perusahaan harus membayar sesuai penetapan harga itu ke 5 pengusahaan lahan tersebut..#A/jojo

 

Reporter : Niklas.H

Hertje Manuel : Belum Semua Dana Bos Cair, Bos Pusat Tahap 3 Menunggu SK Kemendikbud

Swaramalut.com- Halut

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Hertje Manuel akhirnya angkat bicara terkait perkembangan waktu pencairan Dana Bos Pusat (Bospu) dan Dana Bos Daerah (Bosda) yang marak dipertanyakan Para Guru sekolah saat ini.

Menurut Hertje Saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa untuk waktu penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (Dana Bos) pusat tahap III sementara ini menunggu jadwal.

” Sesuai jadwal yang ditentukan dari Kemendikbud, jika tidak ada halangan  kemungkinan bulan Oktober. intinya menunggu SK dari Pusat,” ujar Hertje saat ditemui, Rabu (15/9/2021).

Lanjut Dia bilang sedangkan untuk penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) dirinya akan kembali melakukan pengecekan ke Bagian Keuangan “kita musti cari tahu dulu di Keuangan,” Katanya.

Oleh karena itu Ia pun berharap agar Para Guru Sekolah dapat bersabar, sebab proses untuk penyaluran Bospu tahap III sementara berjalan. dan untuk diketahui bahwa tunjangan sertifikasi Guru juga ikut menunggu pencairan triwulan III, Tandasnya..# jojo

Reporter : Nicklas.H

Bupati Halsel Usman Sidik Buka Kegiatan TMMD Ke-112 Desa Indari Bacan Barat

Swaramalut.com-HALSEL

Bupati Halsel Usman Sidik, mengapresiasi kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD).

Hal itu disampaikan saat menghadiri pembukaan kegiatan TMMD ke 112 Kecamatan yang dipusatkan di Desa Indari , Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Rabu (15/9/2021).

Bupati Halsel H. Usman Siddik dengan didampingi oleh Dandim 1509/Labuha,Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba, Ketua DPRD Muchlis Djafar Serta Para pimpinan SKPD,

Selain itu Kegiatan pembukaan TMMD juga  dihadiri oleh Camat Bacan Barat serta Para Kepala Desa Se Kecamatan Bacan Barat, TNI Manunggal membangun Desa ke- 112 Tahun 2021 dengan tema” TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri”

Pembukaan TMMD diawali Laporan Kesiapan Oleh Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P.,M.Han, Penyerahan Alat Kerja secara simbolis dan Sambutan Resmi serta Pernyataan Resmi Pembukaan Kegiatan TNI manunggal Membangun Desa oleh Bupati Halsel H.Usman Siddik.

Dalam sambutannya Bupati Halsel mengatakan Operasi Bakti TNI dilaksanakan dalam berbagi wujud salah satunya adalah TMMD ( TNI manunggal membangun Desa) Dengan adanya program ini, sangat terasa sekali manfaatnya oleh Masyarakat. Dengan Kemanunggalan TNI, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan masyarakat diharapkan menjadi salah satu jalan bagi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan ketahanan wilayah ini.

Kepada Masyarakat yang daerahnya menjadi lokasi TMMD ini, saya harap berpatisipasi dan mendukung sepenuhnya selama kegiatan TMMD ini berlangsung agar tujuan dan sasaran yang di inginkan dapat berjalan dengan baik dan optimal sesuai yang diharapkan masyarakat

Sambung Bupati, Kepada Saudara, Badan dinas instansi yang memiliki keterkaitan Program dengan TNI Manunggal Membangun Desa ini, untuk dapat melaksanakan kegiatan secara sinergitas terpadu sehingga akhir dari kegiatan ini nantinya dapat benar-benar maksimal, dalam kerangka kita mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Saya berharap tahun yang akan datang Kegiatan TMMD ini dapat kita pertahankan terus menerus Sehingga Pembangunan Setiap daerah bisa terwujud, Ungkap Bupati H.Usman Siddik.

Terpisah dari itu Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P.,M.Han mengatakan bahwa tujuan kegiatan TMMD untuk mewujudkan ruang juang, alat juang, kondisi juang yang tangguh dan kemanunggalan TNI-Rakyat serta dalam rangka membantu pemerintah daerah dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat memalui pembangunan baik bersifat fisik dan non fisik dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif bagi terwujud.

Kegiatan  acara pembukaan TMMD ke 112 itu berjalan dengan aman dan lancar.

Informasi yang diperoleh media ini bahwa Kegiatan TMMD terhitung 30 hari di mulai tanggal 15 September – 14 Oktober 2021 dengan sasaran Desa Kukotu, Desa Wiring,Desa Kusubibi, Desa Nang, Desa Nondang dan Desa Tawabi Kecematan Bacan Barat dan Personil yang terlibat TMMD ke-112 terdiri dari Angkatan Darat 112 orang, Angkatan Laut 6 orang, Polri 12 Orang, Pemda Instansi sipil 20 Orang..#dino

.