15 Perusahaan Tunggak Iuran BPJS Ketenagakerjaan di Halut

Swaramalut.com- Halut

Setelah menerima surat keputusan dari Badan penyelenggara Jaminan sosial (BPJS)  ketenagakerjaan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara berhasil menemukan sejumlah perusahaan yang menunggak pajak.

“Sesuai hasil penelusuran kepala seksi data dan tata usaha Negara (kasidatun), kami temukan ada 15 perusahaan tunggakan pajak,”ungkap Taufik saat ditemui, di ruang kerjanya, Kamis (16/9/2021).

Sementara itu kata Taufik, hingga sejauh ini ada 11 perusahan yang dipanggil Kejari, dan  yang memenuhi panggilan itu baru 10.Taufik mengaku ke 10 perusahaan tersebut bersedia akan melakukan pembayaran. kata Dia tunggakan pajak beberapa perusahaan ini disebabkan terkendala pada data pekerja tidak tetap, sebab data pekerja yang didaftarkan ke BPJS Ketenaga kerjaan itu saat pekerja melaksanakan pekerjaan. Selain data pekerja ada juga terkendala karena Covid-19.

“Mungkin KelalaianNya pada saat selesai pekerjaan Mereka tidak sampaikan ke BPJS sehingga tunggakanNya Besar sampai ratusan juta,” jelas Taufik.

Namun Taufik menerima informasi dari BPJS dikabarkan mereka telah melakukan pembaharuan terkait tunggakan yang ada dalam daftar BPJS untuk disesuaikan dengan data pekerja sebenarnya.

Sedangkan dalam Undang – Undang BPJS kata Taufik, setiap Perusahaan wajib mendaftarkan baik pekerja tetap maupun harian lepas Selama  mereka bekerja di perusahaan.

Menurutnya dibedakan hanya bagi pekerja Sambilan (Freelance) tentu mereka tidak masuk daftar BPJS Karena itu penting untuk disampaikan sebab tujuan dari pada BPJS ini sebagai jaminan keselamatan pekerja. jadi bukan masalah iuranNya” Tadasnya..# jojo

Reporter : Nicklas.H

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *