Kalau Benar Ada Jual Beli Jabatan Kepsek, AGK Ancam Copot Kadikbud

Swaramalut.com-TERNATE

Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba (AGK) mulai menanggapi isu dugaan jual beli jabatan kepala sekolah di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara.

AGK mengatakan bahwa dirinya tebar ancaman dan tidak segan-segan memecat Kadis Pendidikan dan Kebudayaan jika isu tersebut benar.

“Isu jual beli jabatan itu tidak benar. Kalau memang isu jual beli jabatan itu benar maka kalian wartawan laporkan ke saya, kalau kepala dinas terlibat saya langsung berhentikan” tegas AGK saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin (20/09/2021).

Sekedar diingatkan, isu dugaan jual beli jabatan Kepala Sekolah yang diduga dilakukan oleh oknum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara itu  diungkap oleh beberapa calon kepala sekolah dari beberapa kabupaten/kota yang merasa telah menjadi korban. Sebagian mengaku batal dilantik lantaran tidak menyetor uang yang diminta oknum yang diduga dari dikbud tersebut.

Nama kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Barat pun disebut-sebut sebagai pengalang dana dari kepala sekolah.

Sesuai dengan keterangannya dibeberapa saat yang lalu bahwa dirinya diperintah untuk mengatur pengumpulan dana, tetapi untuk persiapan pelantikan sembilan Kepsek dari Kabupaten Halbar.

Bahkan Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara Kuntu Daud sendiri mengaku mendapat laporan langsung dari sejumlah kepala sekolah yang menjadi korban jual beli jabatan itu.

Kuntu juga meminta Gubernur dan Sekda membentuk tim investigasi independen untuk mengusut dugaan jual beli jabatan itu. Dan saat ini Komisi IV Deprov Malut tengah melakukan investigasi di berbagai kabupaten/kota dan hasilnya belum disampaikan..#red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *