Oknum Kades Silang Memecat Perangkat Desa Sesuka Hati

Swaramalut.com-HALSEL

Oknum kepala desa Silang Kecamatan Bacan Timur Selatan Halmahera Selatan, Rifal S. Hasanat, diduga memecat sala satu perangkat desa tampa alasan. itu dikeluhakan sala satu perangkat desa yang membidangi kaur kesejahteraan, yakni Amran Iskandar Alam.

Amran kepada wartawan Swaramalut. Mengaku dirinya bersama sala satu perangkat desa dipecat tampa ada surat pemberhentian dari kepala desa Silang Rifal S. Hasanat.

“Saya masuk ambel gaji 2 bulan Agustus-september di kepala desa punya rumah, turus kepala desa bilang mulai dari bulan ini (oktober/red) saya tahan ngoni pe gaji dulu, turus saya punya bafikir kemungkinan kades ini dia mau lia torang (kami) punya kerja sebagai kaur. Senin bertepatan dengan petugas vaksin Covid-19 turun pertemuan dengan permerintah desa di kantor desa, ternyata saya liat saya punya nama di struktur desa itu suda dihapus,” ungkap Amran

Foto Ilustrasi

Tak sampai disitu, kata Amran, semenjak dirinya diangkat sebagai perangkat desa oleh kepala desa Silang pada Januari 2021, dirinya tidak pernah menerimah SK pengangkatan sebagai perangkat desa.

“Kades angkat saya jadi kaur, SK juga tarada, makanya ketika kades kase torang punya gaji itu sesuka hati, karena torang tidak tau kaur itu gaji berpa perbulan.?.”tanya Amran.

Dengan dasar itu kepala desa Silang Rifal S Hasanat, memberhentikan dan mengangkat pernagkat desa sesuka hati,”saya termasuk orang yang ke tiga dipecat, bahkan, kaur sebelumnya juga mereka tidak ada SK,”aku Amran.

Sala satu Anggota BPD Desa Silang, dikonfirmasi membenarkan adanya pemecatan dilakukan, kepala desa terhadap dua orang perangkat desa yang tidak sesuai ketentuan, padahal kata dia, pemecatan terhadap perangkat desa seharusnya mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Kades Silang tidak punya hak memberhentikan kaur tanpa alasan yang jelas, sebab pemecatan itu seharunya pertama, perangkat desa mengundurkan diri yang kedua, meninggal dunia, jadi kades keliru kalau memecat perangkat desa tanpa ada alasan,”tandasnya.

Hingga berita ini tayangkan kepala desa dikonfirmasi melalui sambungan Hendpon diluar jangkauan..#ilham

 

Reporter : Ilham
Reporter : Ilham

Pilkades Kao Barat Berjalan Aman, Abner Tukang Sebut Ini Pemenangnya

Swaramalut.com- Halut

Pemilihan Kepala Desa di Kecamatan Kao Barat melalui Panitia telah sukses menyelenggarakan rapat Pleno terbuka penetapan calon terpilih.

Pesta demokrasi Pilkades serentak di 10 desa yang terdiri dari Desa Pitago, Soamaetek, Parseba, Soahukum, Leleseng, Sangaji Jaya, Wonosari, Toliwang, Gagaapok, dan Momoda Ini berjalan aman dan lancar.

Sementara, dalam hasil Penghitungan suara dari Desa yang menyelenggarakan Pilkades tersebut, Robert E Garawai, Marten Makangiras, Non Leri, Jeven B Buar, Yener Nikel, Sugiato, Kostan Bokako, Remer Hein Sinyiang, Uria Popola, dan Yosias Gato ditapuk sebagai pemenang Pilkades di Kecamatan Kao Barat.

Menurut Abner Tukang, kesepuluh (10) Desa yang telah menyelenggarakan Pilkades, dirinya menyampaikan selamat kepada Cakades terpilih, kiranya amanah dalam tugas Kepemimpinan.

Lanjut Ia mengatakan, Keyakinan masyarakat memilih Cakades ini tampak jelas sebagai representatif pemimpin terbaik. Untuk itu perlu dijadwalkan dalam setiap program kebijakan, hingga warga Desa benar – benar maju dan sejahtera.

“Apalagi menjadi Pimpinan dilingkar tambang, tentu banyak mata anggaran yang menjadi kendaraan pembangunan Desa, sehingga kepada Cakades terpilih supaya bisa memajukan Desanya masing -masing” ujar Camat Kao Barat, Kamis (28/10/21).

Selain itu, Abner yang nantinya diorbitkan sebagai Kepala Suku Modole kedepannya, juga berharap agar usai pesta rakyat, tak ada lagi perbincangan yang menyudutkan sesama kelompok politik.

Pun, kepada setiap Cakades yang memenangkan kontestasi ini, hendaknya memberikan edukasi positif masing – masing kelompok masyarakat, biar proses demokrasi berlangsung sesuai yang diharapkan.

“Kepada Cakades yang mengikuti Pemilihan supaya mengamankan setiap pendukung, agar tidak terjadi pertentangan akibat politik Desa, Pintanya Saat mengakhiri..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

Peringati Maulid Nabi 1443H, Polres Haltim Gelar Perlombaan di Masjid Ar-Ridha

Swaramalut.com-HALTIM

Kepolisian Resort Polres Halmahera Timur memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad Saw, dengan merayakan Maulid Nabi 12 Rabiul Awal 1443H pada 28 Oktober 2021 yang bertepatan dengan sumpah pemuda ke 93 tahun bertempat di Masjid Ar-Ridha Polres Haltim.

Rangkaian kegiatan perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw, ini sebelumnya DKM Ar-Ridha melaksanakan lomba mewarnai gambar, Azan dan hafalan surah pendek Al-Qur’an kepada anak-anak TPQ dimesjid tersebut. Kamis (28/10/2021).

Kapolres Haltim AKBP Edy Sugiharto, menyampaikan semoga kita semua mengikuti cara kemimpinan Nabi Muhammad SAW kami berterimakasih kepada tokoh-tokoh Agama dan imam mesjid se-Kecamatan Maba serta para hadirin dalam rangka memperingati hari lahir Nabi besar kita Muhammad SAW dengan tema “Meneladani akhlak dan kepemimpinan Nabi besar Muhammad SAW,”

“Saya mengajak kepada para hadirin semua agar dikehidupan yang kita jalani ini harus bisa mencontohi akhlak dan cara kepemimpinan Nabi SAW,”kata Edy dalam sambutanya.

Edy menghimbau, kepada seluruh masyarakat Haltim untuk menuturkan doa sehingga wabah pandemi ini segera menghilang dibumi ini

“Mari kita berdoa sebab saat ini kita diberikan satu cobaan yakni pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya berakhir, kami juga suda berusaha mengambil langkah pencegahan salah satunya adalah melakukan vaksinasi kepada seluruh masyarakat guna menambah kekebalan tubuh dengan vaksin halal dan aman,”ujarnya.

Sementara, Ustad Hi. Hairun yang membawa hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW pada kesempatan tersebut, menyampaikan pekerjaan Polri saat ini menggambarkan masa lalu Rasulullah menghadapi seluruh aspek persoalan kehidupan manusia.

“Yang harus di perhatikan baik soal ekonomi, sosial budaya, politik dan keamanan sebagaimana hari ini kita bisa dapati pada satuan Polri yang berusaha agar keadaan itu menjadi aman dan damai,”ungkapnya

Terpisah ketua DKM Ar-Ridha IPTU Junaidi Sawal, menuturkan, rangkaian lomba tersebut dilaksanakan semata-mata untuk membina mental anak-anak agar mereka berani tampil di panggung dan dihadapan orang banyak.

“Harapan kedepan anak-anak bisa mewakili masjid kami di lomba yang akan diakan pada tingkat Kecamatan maupun Kabupaten,”tandasnya..#Zul

 

Reporter : Julhan

Halut Targetkan Capai Lebih 70 Persen Vaksinasi Awal Maret 2022

Swaramalut.com- Halut

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Utara, Selpianus Kaya Menyebutkan tingkat partisipasi masyarakat untuk Vaksinasi COVID-19 meningkat dengan realisasi presentase diangka 26,3 persen.

Selpianus Kaya mengungkapkan sebelumnya tingkat partisipasi untuk Vaksinasi COVID-19 di Halmahera Utara masih rendah. Pasalnya sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah dengan melibatkan seluruh komponen hingga pada tingkatan bawah masyarakat diseret isu tentang Hoaks.

Sehingga, kesadaran masyarakat dalam memberikan partisipasi melakukan Vaksinasi COVID-19 masih rendah, hal ini dibuktikan dengan angka presentase sebelumnya hanya dibawah 20 persen.

“Edukasi terus kami lakukan, tapi masyarakat masih terpengaruh dengan Isu Hoaks, maka tingkat partisipasi Vaksinasi COVID-19 berpengaruh” katanya, Kamis (28/10/2021).

Saat ini, adanya dukungan lintas sektor yang memberikan sosialisasi, partisipasi masyarakat melakukan Vaksinasi mengalami peningkatan di angka presentase 26,3 persen.

Dengan begitu Kata Selpianus, Pemerintah Hamlahera Utara, tetap Optimis mencapai target melebih dari 70 persen sebelum memasuki Maret 2022.

Setelah mencapai target tersebut, Aktivitas institusi sosial menunggu Pemerintah Pusat melalui Kementrian Kesehatan dan Mendagri untuk menentukan level selanjutnya.

Diketahui, indikataor dalam menentukan level ini, dilihat dari tingkat Vaksinasi dan Covid-19. Namun, Vaksinasi yang perlu digenjot untuk memutuskan mata rantai penyebaran Virus.

“Kami berharap agar masyarakat bisa mengvaksinasi diri di pos – pos pelayanan yang telah ditentukan yaitu Hibualamo dan Polres Halut,” Pintanya Mengakhiri..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

Ratusan Mahasiswa di Kota Ternate Gelar Aksi Peringati Sumpah Pemuda 

Swaramalut.com-TERNATE

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Aksi 28 Oktober menggelar aksi unjukrasa di beberapa titik yang ada di kota ternate, Kamis (28/10/2021).

Aksi ratusan mahasiswa itu, dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ke-93 sekaligus mengkritisi pemerintah saat ini.

Adapun tuntutan mereka, seperti mengencam tindakan represif yang dilakukan pemerintah terhadap pergerakan rakyat, menuntut pemerintah untuk mendengar dan menerima aspirasi yang disampaikan massa aksi.

Inilah tuntutan para aktivis pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda diantaranya :

Lawan Oligarki, melaksanakan pasal 33 undang-undang Dasar 1945, cabut undang-undang Omnimbus Law, Sahkan RUU PKS menjadi Undang-undang, Wujudkan Pendidikan Grati, ilmiah dan demokratis, Hentikan Investasi pertambangan di Malut, Tolak pembangunan jembatan Temadodre.

Selain itu massa aksi juga mendesak Pemkot Ternate segera melakukan penertiban sampah, Pemkot Ternate segera melakukan penataan pasar dan menyediakan tempat jual yang layak bagi pedagang, Hentikan Reklamasi pantai, Stop lakukan tindakan reprensif terhadap rakyat, Tangkap dan adili pelaku kekerasan seksual, Derktur PDAM segera membayar Hak pensiun Karyawan yang sudah pensiun, Direktur PDAM segera memperkerjakan karyawan yang di rumahkan dan secepatnya membayar gaji karyawan.

Foto : Koordinator lapangan La Ode Sahrun

Koordinator lapangan La Ode Sahrun yang ditemui media ini di sela-sela aksi unjuk rasa peringatan Hari Sumpah Pemuda menjelaskan Organisasi yang terlibat dalam aksi Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kota Ternate terdiri dari beberapa organisasi yang ada di kota ternate dan hari ini semua bergabung untuk menyuarakan apa yang menjadi tuntutan masyarakat Maluku Utara umumnya.

Dari pantauan swaramalut.com aksi pada Hari ini dimulai di kediaman Gubernur Malut, dilanjutkan di kantor Walikota Ternate dan aksi tersebut juga berjalan dengan aman dan mendapat pengawalan ketat dari kepolisian..#red

Semarak Sumpah Pemuda Ke-93, KNPI Halsel Sumbang 38 Kantong Darah

Swaramalut.com HALSEL

Dalam rangka semarak Sumpah pemuda ke-93 yang jatuh pada 28 Oktober 2021. DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Halmahera Selatan menggelar Kegiatan donor darah. Kegiatan ini dilaksanakan di Dinas Perhubungan Desa Labuha pada, Rabu (27/10/2021).

Ketua Panitia Nasarudin Kamarullah mengukapkan kegiatan donor darah ini dalam rangka memperingati sumpah pemuda 28 Oktober. dimana kegiatan donor darah dilaksanakan KNPI bekerja sama dengan PMI dan Rumah Sakit Umum Labuha.

Selain itu kata Nasarudin, Pihak-pihak yang diundang dalam kegiatan donor darah yakni, OKP Capayung, TNI Polri, instansi pemerintah, dan komunikasi-komunitas Halmahera Selatan.

“Targetnya sebanyak 100 orang pendonor, tapi tidak mencapai jumlah target karena dalam screning banyak orang, tidak layak melakukan donor darah, dan Alhamdulillah dari 100 orang lebih yang mendaftar Alhamdulillah 38 kantong darah yang kami dapat.”ungkap Nasrudin kepada sejumlah wartawan.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Halsel Fahrizal Rahmadi yang didampingi Sekretaris Tabrid S. Thalib saat menyaksikan proses kegiatan donor darah memberikan apresiasi atas kelancaran dan kesuksesan kegiatan yang dilakukan.

“Terimah kasih kepada Pihak-piihak yang telah berkontribusi atas berlangsungnya kegiatan donor darah dan ini bermanfaat buat orang banyak.”ujar Izal sapaannya.

Tabrid S. Thalib menambahkan,
DPD KNPI dalam menyemarakan Sumpah Pemuda ke-93 ini masih berlanjut dengan menggelar dialog kepemudaan. Dialog ini digagas dengan tema “Pemuda Bacarita Desa. Tinjauan Dana Desa Untuk Siapa?.

“Jadwal dialognya tanggal 28 nanti di lokasi terminal dinas perhubungan,” tutup Tabrid menutup..#ilham

 

Reporter : Ilham
Reporter : Ilham

Samsul Bahri Umar : Realisasi APBD Halut 2021 Masih di Bawah 50 Persen

Swaramalut.com- Halut

Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD)Halut, kembali pertanyakan progres realisasi penerimaan yang dianggarkan dalam APBD 2021.

Sebab, waktu yang tersisa kurang dari Dua (2) bulan, dengan penerimaan Rp 1,1 triliun belakangan ini baru direalisasikan Rp 613 miliar.

“Rasionalisasi perlu dilakukan Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Halmahera Utara, mengingat waktu yang tersisa kurang lebih Dua (2) bulan untuk tahun 2021” ujar Samsul Bahri Umar, Selasa (26/10/2021).

Sementara itu, Ia menyebutkan realisasi belanja Pemerintah Daerah Halmahera Utara saat ini sebesar Rp 580 miliar. Maka dari total angka presentase tersebut masih dibawah 50 persen.

Dengan begitu, DPRD Halut meminta BKAD untuk memberikan penjelasan dengan sisa waktu yang ada, “jika dengan sisa waktu Dua (2) bulan ini, apakah target Rp 1,1 triliun atau minimal sama seperti 2020?” Tanya Samsul.

Kemudian, bila memenuhi target minimal Rp 900 miliar, maka maka selisih yang bisa didapat mulai dari DAU, DBH, DAK maupun PAD adalah lebih dari Rp 200 miliar.

Sedangkan, untuk DBH ada selisih kurang bayar Rp 63 miliar. Karena itu, ada selisih kelebihan bayar Rp 40 miliar. Jika ini terjadi artinya Pemda Halut hanya mendapat Rp 23 miliar, sebab, ada pemotongan Rp 40 miliar dari Kemenkeu sebagai selisih kelebihan bayar.

“Saat ini Pemda lagi bermohon lewat Kaban Keuangan, agar selisih kekurangan bayar dipending, sehingga dapat menutupi kekurangan pemda Halut” ungkapnya.

Mantan Ketua DPRD itu menyebutkan, jika Rp 63 miliar dapat terorganisasi dari keseluruhan pendapatan, akan mencapai lebih dari Rp 200 miliar, maka estimasi bisa mencapai Rp 900 miliar dari total Rp 1,1 triliun.

Terpisah, Menurut Kepala Badan Keuangan Dan Aset Daerah, Mahmud Lasidji mengatakan realisasi penerimaan dan belanja ditargetkan sama seperti pada tahun 2020 yakni Rp 900 miliar sampai Rp 1 triliun.

Namun, ada program kegiatan yang belum diselesaikan 2021, bakal terbawah pada 2022 mendatang, lantaran rencana pinjaman Pemda Halut belum disetujui oleh Pemerintah Pusat.

“Kami tetap berupaya semaksimal mungkin agar target penerimaan dan belanja 2021 sama seperti tahun 2020 atau minimal Rp 900 miliar. Itu berarti masih kurang lebi dari Rp 200 miliar dari total pagu Rp 1,1 triliun” Katanya.

Mahmud mengatakan, akibat dari defisit anggaran daerah, maka Pemda Halut didorong untuk melakukan pinjaman, berdasarkan aturan diawal tahun penyusunana APBD. Untuk sisa anggaran penerimaan dan belanja, kata dia kemungkinan besar dianggarkan kembali 2022.

Diketahui, Pemda Halut melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah, tengah dalam melakukan estimasi program kegiatan yang bergeser pada 2022.

“Untuk DBH Provinsi 2021 hingga kini, baru triwulan satu (1), sementara triwulan Dua (2) dan tiga (3) belum realisasi karena hajatan STQ Nasional yang membebani anggaran cukup besar” tuturnya.

Meski DBH Pusat triwulan tiga (3) telah direalisasikan, namun Ia berharap agar triwulan empat (4) dapat menyusul pencairan, hingga bisa menggenjot belanja saat ini. Dengan demikian, Mahmud mengakui, masih berada pada posisi defisit anggaran,” Pungkasnya ..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

M. Tauhid Soleman Lantik 8 Pejabat Esalon II Lingkup Pemkot Ternate

Swaramalut.com-TERNATE

Walikota Ternate M. Thauhid Soleman  melantik dan mengambil sumpah 8 pejabat Eselon II di lingkungan Pemkot setempat di Aula Kantor Walikota Ternate, Rabu (27/10/2021)siang tadi.

Dari informasi yang diperoleh media ini, 8 pejabat Esalon II yang dilantik yakni : Samin Marsaoly dari Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan menduduki jabatan baru sebagai Kepala BKPSDM mengantikan Junus Yau, Rizal Marsaoly yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata kini menjabat sebagai Kepala Bappelitbangda Kota Ternate.

Selanjutnya, Bahtiar Teng sebelumnya sebagai Assisten Perekonomian dan Politik kini menjabat sebagai Kepal DPMPTSP, Mahdi Nurdin sebelumnya sebagai kepala DPMPTSP kini menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Setda Kota Ternate, Adini Radjiloen Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kini menjabat sebagai Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Untuk dinas PUPR Kota Ternate dijabat Oleh Isnaini P. Siradju jabatan sebelumnya sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembagunan, Sedangkan yang terakhir Safia M. Nur jabatan lama sebagai Sekertaris DPRD Kota Ternate Kini menjabat sebagai kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.

Sementara itu, seluruh jabatan yang kosong diisi oleh Pelaksana Harian.

Tauhid berharap jabatan baru yang diberikan akan dijalani dengan baik. Dirinya bersama Jasri Usman juga akan melakukan tinjauan di setiap instansi dan melakukan evaluasi dalam 6 bulan ke depan..#red

Kantor Bahasa Malut Gelar Penyuluhan Kemahiran Bahasa Bagi Wartawan Media Massa

Swaramalut.com-TERNATE

Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara(Malut) kembali menyelenggarakan Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Insan Media Massa cetak dan Elektronik. Penyuluhan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 27 Oktober 2021, bertempat di lantai II Aula Waterboom. Penyuluhan diikuti oleh 35 peserta perwakilan media massa cetak, elektronik, dan daring (online) yang ada di Maluku utara.

Acara dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Ketua KPID Malut, Nardiansyah Noor, S.Sosm M.Si, Sekaligus memberikan materi dengan judul“ Kebijakan Pengunaan Bahasa Indonesia di Media Penyiaran”.serta materi ke dua dengan judul” Ejaan dan Kaidah Bahasa Indonesia” yang di isi oleh Sri Hargiyanti,S.Pd.,M.Hum.dan materi ke tiga di dari Ketua Dewan Redaksi Harian Malut Post drs. H. Ismit Alkatiri. dengan judul “Pengunaan Bahasa Indonesia Dalam Penulisan Berita”

Nardiansyah Noor dalam sambutannya mengatakan, Penyelenggaraan kegiatan Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Media Massa cetak dan elektronik ini adalah wujud silaturahmi antara Kantor Bahasa Malut dengan insan media massa, khususnya di kota Ternate. Kegiatan ini juga bertujuan untuk berbagi pengetahuan tentang penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama di media massa.

Lanjut Nardiansyah, Peran media massa atau pers dalam pertumbuhan dan perkembangan bahasa Indonesia tidak dapat disangsikan lagi. Ia tumbuh dan berkembang menjadi bahasa Indonesia yang dewasa ini kita gunakan. Tanpa peran media massa, bahasa Indonesia tidak akan menjadi bahasa persatuan kita.

Nardiansyah juga menambahkan, Media adalah alat atau sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak. Media memiliki peran penting karena berhubungan langsung dengan masyarakat sekaligus menjadi contoh penggunaan bahasa di ruang public” jelasnya.

“ Media massa adalah faktor utama dan paling efektif serta ampuh untuk mengembangkan sekaligus membina bahasa Indonesia” ucapnya.

Menurut Nardiansyah bahwa  Harus diakui masih banyak media massa yang belum menggunakan bahasa Indonesia baku sesuai kaidah. Oleh karena itu, apabila wartawan tidak tepat dalam berbahasa, maka informasi yang sampai ke publik pun akan salah, pembaca atau pendengar pun bisa salah menafsirkannya.

Oleh karena itu, dengan adanya penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan akan muncul solusi-solusi terbaik untuk pengembangan bahasa Indonesia melalui media massa di Provinsi Maluku Utara”harapnya..#red

Aksi Jilid 2 KMPD, Anggota DPRD Irwan Jam Minta Kadis PMD Halut Dievaluasi

Swaramalut.com- Halut

Komunitas Masyarakat Pemerhati Desa, Kembali melakukan aksi ujuk rasa jilid dua di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Halamahera Utara, Selasa (26/10/2021).

Dalam aksi unjuk rasa jilid dua kali ini, KMPD mendesak Anggota DPRD Halut agar mengeluarkan rekomendasi pembatalan hasil seleksi calon kepala Desa (Cakades) yang diselenggarakan oleh panitia pemilihan tingkat Kabupaten.

Menurut Robin Hulahi, barometer dalam proses tahapan pikades yang diselenggarakan oleh panitia Kabupaten tidak sesuai Permendagri nomor 112 tahun 2014 tentang pemilihan Kepala Desa pasal 21 dan 23.

Selain itu, proses pelaksanaan seleksi Pilkades yang mengacu pada Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2015, ini berlaku untuk Pilkades 2015 dan 2019, maka perlu adanya kejelasan Hukum yang digunakan panitia Kabupaten dalam Pilkades serentak 2021.

“Kami minta kejelasan terkait dengan sandaran hukum yang dipakai oleh panitia Kabupaten dalam proses pelaksanaan seleksi Pilkades 2021. Karena Perda nomor 5 tahun 2015 relevansinya Pilkades 2015 dan 2019, jika demikian pun, ada transparansi dari panitia kepada bakal calon kepala Desa dengan bidang seleksi yang tidak mencapai ambang batas nilai,” Tutur Robin.

Ia menilai Kadis PMD Wenas Rompis dan seluruh panitia Kabupaten, tidak profesional dan ada tendensi politik dalam proses seleksi bakal calon Kepala Desa (balon Kades).

Terpisah, Senada dengan ini juga, Irwan Jam Menilai seleksi yang dilakukan oleh panitia Kabupaten tidak memiliki dasar Hukum yang jelas, bahkan dirinya mempertanyakan kinerja panitia dalam mengukur hasil seleksi tahapan bakal calon Kepala Desa. Untuk itu, Irwan menegaskan Kadis PMD Wenas Rompis harus dievaluasi.

“Ironisnya seorang Cakades dengan jenjang pendidikan S2 tidak lolos dalam seleksi Cakades. Coba kita uji kemampuan setiap Cakades dengan Cakades S2, atau uji makalah pengelolaan DD,”ungkapnya.

Irwan berharap agar momentum pilkada tidak dinegasikan dalam proses seleksi Pilkades. Jika hal ini dipraktekan maka akan menyeret nilai dan prinsip demokrasi serta Undang – Undang 1945.

“Sangat disayangkan jika momentum pilkada kemarain terpolarisasi kuat dengan Pilkades hari ini,”tegasnya.

Beragam argumentasi yang disampaikan saat hearing, massa aksi kembali melakukan unjuk rasa ke Kantor Bupati menyusul Anggota DPRD yang sedang melakukan kordinasi kepada Bupati Ir Frans Manery” Tandasnya..#jojo

 

Reporter : Niklas.H