Tunggakan Pelanggan PDAM Halut Mencapai Rp 8 Miliar

Swaramalut.com- Halut

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, keluhkan pelanggan. Pasalnya, kini jumlah tunggakan pelanggan membengkak.

“Tunggakan pelanggan ini beragam, ada yang menunggak 10 bulan bahkan sampai 10 tahun,” ungkap Direktur PDAM Mahmud Asegaf kepada sejumlah media, Rabu (6/10/2021) kemarin.

Akibatnya, hal ini mengganggu dalam meningkatkan pelayanan dan fasilitas yang dilakukan PDAM, tunggakan dari tagihan pelanggan ini akhirnya menjadi beban bagi PDAM. Padahal seharusnya dari pembayaran pelanggan PDAM mendorong peningkatan pelayanan.

”Tagihan dari pelanggan ini digunakan untuk biaya operasional dan pembiayaan listrik serta kelengkapan lainnya demi menunjang pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Sementara, kami dikenakan pajak tetap yang harus dibayar,” jelasnya.

Mahmud mengatakan, saat ini jumlah pelanggan 18.063 saluran rumah (SR) Itu terdiri dari pelanggan rumah tangga, Sosial, mobil tangki dan sejumlah usah. Sebagian dari pelanggan yang ada menunggak hingga kini, berdasarkan hasil audit dari Kantor Akuntan Publik (KAP), total tunggakan rekening air sebanyak 8 miliar.

“Saat ini kami berupaya untuk melakukan door to door penagihan ke rumah – rumah pelanggan,” Pungkasnya saat mengakhiri..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

Besok Inspektorat Malut Jadwalkan Panggil  Yunus Badar Terkait Dugaan Pencatutan Nama Gubernur

Swaramalut.com-SOFIFI

Setelah pemeriksaan lima saksi terkait dugaan pencatutan nama gubernur, Inspektorat Provinsi Maluku Utara kembali akan menjadwalkan  panggilan kepada kepala dinas Perumahan Kawasan dan Pemukiman (Disperkim) Yunus Badar.

Kepala Inspektorat Provinsi Maluku Utara Nirwan M.T. Ali kepada sejumlah awak media melalui via WhatsApp mengatakan, pemeriksaan kadis Perkim Malut Yunus Badar dijadwalkan Jumat (8/10/2021).” Iya kami akan periksa yang bersangkutan di hari Jumat besok”jelasnya.

Nirwan katakan bahwa, Sebelumnya lima saksi yang notabenenya Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkup Perkim telah diperiksa, dan semua bukti baik itu pernyataan bermaterai 10.000, bukti transaksi, kwitansi dan bukti rekaman sudah kantongi pihak kami.

“ Semua bukti-bukti dari saksi, sudah kami kantongi, tinggal menunggu hasil pemeriksaan dan klarivikasi kadis Perkim, setelah itu diserahkan ke gubernur untuk mengeluarkan putusan seperti apa, Inspektorat akan menindaklanjuti putusan tersebut dengan cara selalu menginformasikan ke publik agar semua jelas dan transparan”ucapnya

Seperti diketahui bahwa kasus dugaan pencatutan nama gubernur yang diduga dilakukan oleh Kepala dinas perkim Yunus Badar ini terungkap pada saat sejumlah staf Disperkim itu sendiri mengadu dan memeberikan bukti ke gubernur sehingga kasus ini langsung ditangani pihak kami”tutup Inspektur mengakhiri..#red