IKDT Siapkan Rumah Singga Pelayanan Untuk Keluarga Pasien

Swaramlaut.com HALSEL

Setelah terbentuknya Ikatan Komunitas Desa Togale (IKDT), rupanya tidak hanya berpikir dan fokus pada sosialisasi dan konsoludasi internal kelembagaan organisasi saja, tetapi juga akan fokus pada penyediakan fasilitas rumah singga komunitas desa togale yang berfungsi sebagai rumah pelayanan komunitas keluarga desa-desa togale di kabupaten Halmahera selatan.

Dr. Iksan Subur Karamaha , M.Si, mengatakan bahwa rumah singga yang disiapkan oleh Ikatan Komunitas Desa Togale ( IKDT) secara gratis, kehadiran rumah singgga ini kata Dr. Iksan Subur, adalah sebagai bentuk responsif pelayanan rasa dan perhatian yang mendasar dan bersifat wajib untuk disiapkan.

“Kami pengurus IKDT, dilakukan ini karena telah mengamati persis secara langsung, ketika komunitas keluarga desa-desa togale datang berobat di RSUD labuha dengan membawa keluarga yang cukup banyak, sangat tidak nyaman untuk tidur di Rumah Sakit, apalagi pihak rumah sakit juga membatasi jumlah keluarga yang mendampingi dan menjenguknya bagi keluarga atau pasien yang sakit, sehingga perluh memiliki hunian tersendiri,”ungkap ketua IKDT Dr. Iksan Subur kepada wartawan media ini, Minggu, (10/10/2021).

Iksan berujar hunian rumah singga bagi IKDT menjadi urgen untuk disiapkan dengan nama “Rumah Singga Pelayanan” untuk orang sakit dan bersalin yang letaknya disamping RSUD Labuha Marabose. Selain itu, dalam konteks program IKDT itu sendiri menurut Mantan kadis DPMD Halsel ini, bahwa rumah singga pelayanan ini sebagai manifestasi kepedulian dari tindakan kegiatan-kegiatan sosial yang nyata dalam menjawab visi dan misi IKDT pada pelayanan komunitas desa-desa togale yang tinggal jauh dari ibu kota Labuha.

Dengan demikian, lanjut ISK sapaanya, dapat melayani komunitas keluarga desa-desa togale yang tinggal tersebar di beberapa titik zona seperti zona obi, zona Gane, dan zona Bacan, pulau Kasiruta, yang bersentuhan dengan kepentingan kesehatan di RSUD Labuha Marabose dapat memanfaatkan rumah singga pelayanan ini.

“Rumah singga pelayanan komunitas desa togale ini di dalamnya terdapat 14 kamar dan memiliki 2 ruang kerja organisasi Ikatan Komunitas Desa Togale (IKDT) yang disebut sebagai Markas Besar IKDT. Kami berharap Rumah Singga pelayanan yang disiapkan IKDT ini dapat membantu dan bermanfaat bagi komunitas keluarga desa togale yang tinggal di luar kota labuha,”ujarnya.

Ia menuturkan, berdasarksn hasil rapat perdana IKDT yang digelar pada beberapa malam yang lalu, bahwa semua pengurus menyepakati untuk menetapkan markas besar IKDT dan Rumah Singga Pelayanan Komunitas Desa Togale harus terintegrasi dan terpusat pada satu titik lokasi atau tempat, sehingga berkesimpulan bahwa Desa Marabose menjadi pilihan lokasi desa yang tepat bagi pengurus IKDT dalam melakukan kerja-kerja organisasi yang efektif dan efisien serta melaksanakan fungsi pelayanan rumah singga.

Menurutnya, pilihan sekretariat sebagai markas besar Ikatan Komunitas Desa Togale (IKDT), karena desa Marabose sebagai poros atau titik tengahnya pelayanan warga masyarakat halmahera selatan.

“Karena desa Marabose sebagai titik temunya warga masyarakat Halmahera selatan yang datang dari kawasan zona Gane, kawasan Bacan timur, kawasan zona obi, dan kawasan Mandioli pulau Kasiruta dan Bacan barat, serta kawasan makian kayoa. Semua kepentingan kawasan warga masyarakat Halsel dapat bertemu di titik lintasan jalan desa marabose sehingga rumah singga pelayanan dan sekretariat markas besar ini sangat memudahkan komunitas keluarga desa-desa togale.”Tutup kadis DKP Halsel ini..# ilham

 

Reporter : Ilham
Reporter : Ilham

Tarian Daerah Sambut Rombongan Kafilah STQ Papua Barat Di Ternate Malut

Swaramalut.com-TERNATE

Sebanyak 75 orang kafilah Papua Barat yang akan berlomba di Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional ke XXVI di Sofifi, tiba di Kota Ternate, Maluku Utara(Malut), Minggu (10/10/2021).

Rombongan yang terdiri dari peserta dan ofisial asal Kota Cenderawasih ini, tiba di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate dengan menggunakan KM Sinabung pagi tadi.

Rombongan dipimpin oleh Asisten I Provinsi Papua Barat, Musa Kamudi yang diterima oleh Asisten III Pemprov Malut Asrul Gailea, didampingi asisten II, Sri Hatari, Asisten I Kota Ternate, Mohdar Din dan Asisten II, Bahtiar Teng, berserta Kepala Dinas Kehutanan, Sukur lila, Ketua Dharma Wanita Dinas Kehutanan H. Karmila Sukur Lyla, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Rahwan K Suamba dan General Manager Pelindo Ternate, Anwar Pae.

Ketibaan Kafilah Papua Barat disambut pemakaian syal kepada Assisten I Papua Barat dan penampilan tarian tradisional memuliakan kedatangan tamu.

Selanjutnya, kafilah Papua Barat diangkut dengan Bus Pariwisata menuju Hotel.

Rencananya, rombongan ini akan berangkat ke Sofifi pada 13 Oktober 2021 bersamaan dengan kafilah dari Provinsi lainnya, yang dijadwalkan akan tiba di Bandara Sultan Baabullah, Senin, 11 Oktober 2021 dengan pesawat reguler seperti Garuda Air, Batik Air, Citilink Air dan Lion Air.

Asisten I Provinsi Papua Barat, Musa Kamudi kepada media ini mengatakan Alhamdulillah Dirinya merasa bersyukur perjalanan berjalan dengan lancar, sampai di Kota Ternate Maluku Utara, dengan menempuh jalur Laut, kondisi anak-anak kita juga dalam keadaan sehat wal afiat,” kata Musa Kamudi.

Musa Kamudi juga mengingatkan peserta untuk menjaga kesehatan hingga kegiatan selesai di tengah suasana pandemi Covid-19.

“Kami harapkan panitia berorientasi untuk menjaga dan menerapkan protokol kesehatan dengan baik sampai pemulangan,” Tutupnya mengakhiri..#red

Satgas TMMD Kodim 1509/Labuha Gelar Penyuluhan Bencana Alam

Swaramalut.com HALSEL

Penyuluhan Bencana Alam dan Non Alam dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 112 Tahun 2021 Kodim 1509/Labuha, berlangsung di Kantor Desa Indari,Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Minggu (10/10/2021).

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Desa Indari Jufri Arif, Bendahara Desa Safi Idris dan Masyarakat Indari Serta Personil Satgas TMMD.

Komandan Satuan Setingkat Peleton (Dan SST) Lettu Inf Samuel Anu yang didaulat menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut mengatakan bencana terdiri dari 2 jenis yakni bencana alam, seperti banjir, tanah lonsor, angin kencang dan sebagainya. Sedangkan bencana non alam seperti penyebaran virus, seperti Covid-19 yang kita alami sekarang.

“Kita patut bersyukur di Kabupaten Halmahera Selatan masih diperhadapkan dengan gempa yang kecil, banjir yang masih bisa ditanggulangi. Dibanding dengan daerah lain yang sudah merasakan gempa dan banjir yang sangat luar biasa”, kata Samuel Anu.

Untuk menghindari itu semua, Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kelestarian alam, menjaga iman, dan jaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Indari Bapak Jufri Arif, juga mengapresiasi keberadaan program TMMD Ke 112 yang diselenggarakan oleh Kodim 1509/Labuha.

“TNI terlahir dari rahim rakyat, makanya TNI adalah bagian dari rakyat. Karena program TMMD hanya ada di instansi TNI, maka dari itu kita patut bersyukur dengan adanya program ini”, ucap Jufri Arif.

Dengan adanya TMMD Ke 112 Kodim 1509/Labuha, yang telah melakukan pembangunan mesjid,Drainase pembangunan jembatan, dan Breakwater, Talud dan sebagainya, Khusus nya di Desa Indari, saya ingin kita bersama-sama menjaga semua itu, pungkasnya.

Kegiatan penyuluhan bencana alam dan non alam dalam rangka TMMD Ke 112 Kodim 1509/Labuha tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat..#ilham

 

Reporter : Ilham
Reporter : Ilham