Tim Tetapkan Harga Lahan ke 4 Warga Desa Gulo Rp 7.000 Per Meter

Swaramalut.com- Halut

Pemerintah Daerah Halmahera Utara, melalui tim penetapan harga akhirnya menetapkan harga milik ke empat penguasaan lahan warga Desa Gulo, Kecamatan Kao Utara.

Harga lahan yang ditetapkan dari tim penetapan harga sebesar Rp. 7000 per meter. Dengan sudah dilakukan beberapa pertimbangan-pertimbangan rasional.

“Pertimbangan dilihat dengan berbagai aspek yang sesuai dengan NJOP, untuk pembayaran pajak bumi dan juga sertifikat. namun dalam keputusan ini, oleh tim menetapan harga dengan pertimbangan yang sudah rasional. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Daerah E. J Papilaya,” Senin (11/10/2021).

Setelah hasil penetapan disampaikan kepada ke empat penguasaan lahan tersebut, kini perusahaan PT Emerald Ferrochromium Industry (PT EFI), diberikan waktu kurang lebi 14 hari hendak Melakukan pendekatan persuasif dengan masyarakat. Bila Penguasaan lahan ini tidak menerimah dengan Harga yang ditetapkan, maka selanjutnya pihak penguasaan lahan dapat menyampaikan ke Pengadilan Negeri (PN).

“Kami berikan waktu kepada perusahaan PT EFI selama 14 hari untuk melakukan persuasif dengan masyarakat. Dengan begitu apabila penguasaan lahan ini masih tetap belum menerima dengan harga Rp. 7000, maka penetapan dari harga lahan ini disampaikan ke Pengadilan Negeri (PN) untuk proses selanjutnya,” Jelasnya.

Disinggung juga terkait kawasan tersebut sudah menjadi Kawasan Proyek Strategis Nasional. Terpisah kata Oce inilah yang mengharuskan pemerintah daerah terlibat untuk membentuk tim penetapan harga. Pungkasnya saat mengakhiri..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

Kasatpol PP Muhamad Kacoa Hadiri Bekap Sosialisasi Penertiban Angkutan & Pedagang

Swaramalut.com- Halut

Pemerintah kabupaten Halmahera Utara melalui dinas terkait Dinas Perhubungan, Disperindag, Satpol PP, bersama dengan Polres melaksanakan kegiatan sosialisasi terpadu kepada para pedagang dan pengemudi angkutan umum, Senin (11/10/2021) pagi tadi.

Sosialisasi terpadu ini dilakukan terkait tarif bentor dan jalur angkutan bentor maupun mobil, serta penertiban pangkalan mobil angkutan umum, dan penertiban pedagang yang berjualan di atasl trotoar. Pasalnya pemerintah akan melaksanakan penertiban pada Minggu mendatang.

Dalam Kegiatan ini dipimpin langsung oleh wakil bupati Halmahera Utara, Muchlis Tapi tapi, yang didampingi Wakapolres Kompol Alwan Aufat, turun langsung di beberapa titik pusat perbelanjaan, seperti pasar Inpres jalan kemakmuran, dan Pasar Rawajaya.

Kasatpol PP Halmahera Utara, Muhamad Kacoa mengatakan, sebelum penertiban ini diberlakukan, maka pemerintahan daerah (Pemda) dalam satu minggu lebih dulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan sopir angkutan, mengenai tarif angkutan bentor dalam kota, dan penertiban pangkalan maupun jalur angkutan, serta penertiban pedagang yang berjualan di atas trotoar.

Tambanya, untuk tarif angkutan bentor dalam kota kata Kasatpol, per orang Rp 5000, dan untuk mahasiswa dan siswa per orang Rp 3000. Hal ini berlaku bagi semua angkutan umum jalur selatan dan Utara.

“Pangkalannya di arahkan di terminal Wosia, sedangkan untuk semua mobil angkutan jalur Utara, pangkalannya di arahkan di terminal bayangan Buale desa Gura. Tidak ada lagi angkutan yang bermangkal dalam kota,” pintanya.

Untuk diketahui, kegiatan terpadu yang dilaksanakan ini bertujuan mewujudkan Kota Bersih, terang dan tertib di Kota Tobelo.

Sementara dalam kegiatan itu hadir Wakil Bupati Mulis Tapi tapi, Wakapolres Kompol Alwan Aufat, Asisten III Yudihart Noya, Kabag umum Berto Oscar mene, Kasat Lantas Polres Halut Iptu Adil, Kasatpol PP Muhamad Kacoa, Kadis Perindakop Halmahera Utara, Camat Tobelo, Kepala Desa Rawa jaya dan Kepala Desa Gamsungi, Pungkas Ikram saat mengakhiri..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

Jelang Penertiban, Dishub Halut Lakukan Sosialisasi, Ikram Baba : Pelanggaran Tarif Sanksi Tahan Kursi 2 Minggu

Swaramalut.com- Halut

Upaya mewujudkan Tobelo terang, bersih dan tertib, Senin (11/10/2021) telah dilaksanakan sosialisasi penertiban terminal angkutan Umum dan para pedagang di sepanjang jalan sentral Kota Tobelo.

Rencana pemerintah akan menertibkan terminal angkutan umum yang hendak beroperasi diseputaran kota Tobelo, kini telah dilakukan sosialisasi kepada sejumlah pengemudi angkutan umum sebagai langkah awal dari pelaksanaan tersebut. tak hanya itu, para pedagang yang menempati jalan trotoar pun ikut disosialisasikan.

Kepala Dinas Perhubungan, M. Ikram Baba menyatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) kini tengah memberikan sosialisasi kepada Para pedagang yang menempati jalan Trotoar, Demi kelancaran lalu lintas serta Tertatanya wilayah pertokoan, maka para pedagang yang berjulan buah-buahan akan diarahkan ke lapak yang disediakan di pasar tua.

Kata Ikram, selain itu dalam waktu dekat ini akan kami laksanakan penertiban trayek kendaraan umum untuk pelayanan jasa angkutan orang yang mempunyai asal dan tujuan tetap.

“Sosialisasi dari pemerintah untuk menertibkan tarif bentor dan pengfungsian terminal utara-selatan, lantaran dalam waktu dekat ini pemerintah akan melaksanakan penertiban. Untuk itu masing-masing trayek dari selatan dan Utara menempati terminal sendiri” ujar Ikram.

Disinggung terkait dengan tarif angkutan umum dalam wilayah, pihaknya menyebutkan untuk dewasa dikenakan Rp. 5000 dan Siswa Rp. 3000. Dengan begitu bila ditemukan ada pelanggaran tarif maka akan diberikan sanksi tahan kursi selama dua Minggu.

“Telah disepakati bersama, tarif hingga wilayah trayek dari selatan maupun Utara maka diharapkan tidak ada pelanggaran dari masing-masing angkutan, apabila ditemukan pelanggaran, pengurus angkutan tersebut diberikan sanksi. Hal ini dilakukan agar masing-masing pengurus saling mengawasi,” katanya.

Sementara dalam kegiatan itu hadir Wakil Bupati Mulis Tapi tapi, Wakapolres Kompol Alwan Aufat, Asisten III Yudihart Noya, Kabag umum Berto Oscar mene, Kasat Lantas Polres Halut Iptu Adil, Kasatpol PP Muhamad Kacoa, Kadis Perindakop Halmahera Utara, Camat Tobelo, Kepala Desa Rawa jaya dan Kepala Desa Gamsungi, Pungkas Ikram saat mengakhiri..#jojo

Sukseskan STQN Ke XXVI Di Sofifi 2021, Disperkim Malut Berhasil Benahi Perumahan ASN Untuk Kafilah

Swaramalut.com-SOFIFI

Dalam rangka mengsukses pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an(STQ) ke XXI Tingkat Nasional  tahun 2021 yang akan dilaksanakan pada tanggal 16-25 Oktober di sofifi Maluku Utara(Malut) yang tinggal menghitung hari ini, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman(Disperkim) Provinsi Maluku Utara berhasil menyelesaikan sarana pelengkap penunjang perumahan atau tempat tinggalnya para kafillah dari berbagai provinsi di Indonesia.

Kepala Disperkim Malut Yunus Badar kepada sejumlah awak media,senin(11/10/2021) di kantornya siang tadi mengatakan bahwa hal ini sesuai dengan intruksi Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba kepada semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)untuk bekerja ekstra dalam mempersiapkan semua fasilitas penunjang pelaksanaan STQ Tingkat Nasional tahun 2021, dan buktinya Disperkim itu sendiri telah selesai dalam melaksanakannya seperti yang terlihat di Perumahan ASN III, ASN II dan ASN I dimana pelaksanaannya telah rampung secara keseluruhan.

“ Fasilitas Penunjang untuk tempat nginapnya para kafilah telah rampung seperti di perumahan ASN III yang pada awalnya banyak yang nilai tidak cukup waktu untuk menyelesaikannya, namun dengan tekat yang kuat kami Disperkim Malut telah menyelesaikannya dan kemarin fasilitas jalan sudah dihotmix”ucap Yunus

Selain infrakstruktur jalan, Yunus Badar mengaku fasilitas air bersih dan saluran airpun sudah dibenahi sehingga tidak ada kekhawatiran apabiala terjadi hujan.Bukan hanya itu saja fasilitas di perumahan tersebut juga telah dilengkapi seperti perabotan dapur, pendingin AC, Kursi Sofa, Kursi dan Meja makan serta Sprinbead untuk para kafilah.

“intinya Disperkim selalu selalu optimis dalam menyelesaikan program penunjang STQ yang melekat didinas Tekhnis dapat terselesaikan tampa ada kendala apapun”tegasnya.

Yunus Badar Menambahkan bahwa apa yang diselesaikannya merupakan upaya dan kerja kerja keras dirinya denga seluruh staf serta dukungan dari semua pihak dalam rangka mengsukseskan pelaksanaan STQ Tingkat Nasional tahun 2021 di sofifi malut.

“Sebagai anak daerah harus kita banga dan bersama sama mengsukseskan kegiatan tingkat nasional ini”tutupnya mengakhiri..#red

 

Budiyarto Usman : “Babari” Wujud Kesatuan dan Persatuan

Swaramalut.com- Halut

Tepatnya di Desa Tutumaleleo, Kecamatan Galela Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Senin (10/10/2021), saya mencoba mampir dan melihat aktifitas yang ada di sekeliling sembari mata terpana melihat jam yang melekat di tangan sebelah kiri suda menunjukan pukul 6:00 WIT.

Saat itu Beberapa anak muda mulai melakukan aktifitas satu persatu keluar dan menghirup udara di pagi hari, matahari sangat manja dan masih malu-malu menampakan dirinya, suara burung pun ikut berkicau dan embun pagi menambah suasana pagi itu semakin indah, sembari menikmati sepiring Nasi kuning dan sepenggal prekedel jagung yang menjadi perimadona di kampung itu, kalau tidak salah warung nasi kuning Ci Nawi namanya. anak muda setempat ikut berkumpul berbagi cerita bercanda sambil melahab menu yang mereke pesan.

Setelah mengisi ruang tengah, saya melihat anak-anak muda langsung menuju ketempat di mana mereka akan mengisi waktu beberapa jam kedepan untuk melakukan aktifitas gotong royong atau “Babari” bahasa daerahnya. budaya yang saat ini masih melekat dan selalu di pegang di kehidupan sehari-hari sering kenal dengan gotong royong.

Budaya “Babari”. Masih sangat melekat dalam kehidupan Masyarakat di Galela terutama Desa Tutumaleleo. beragam pekerjaan yang anak muda lakukan di bagi beberapa kelompok, dan setiap kelompok ada tugasnya masing-masing. tugasnya pun mereka suda tahu, bahwa kekompakan dalam kelompok inilah yang akan membentuk satu kesatuan yang kokoh.

Sebagai contoh aplikasi dari budaya “Babari” tersebut dalam memanen buah kelapa (kopra). Pekerjaan ini biasanya dilakukan dalam beberapa proses. Pertama, memangkas rumput (baparas rumpu) atau membersihkan rumput disekitar pohon kelapa. Kedua, banae atau memetik buah kelapa dengan cara memanjat pohon kelapa. Ketiga, bala-kore atau membelah buah kelapa serta mengeluarkan isinya. Keempat, bafufu atau memasak buah kelapa yang hasilnya disebut kopra. Dan kelima, mengambil tempurung atau biasa di sebut lewang dan ke enam, menjualnya kepada tengkulak atau pengusaha kopra setempat.

Pada prinsipnya “Babari” merupakan karakter Masyarakat Galela yang aktifitas kerjanya melibatkan banyak orang dan menjunjung tinggi kerja sama dan tidak memandang kasta/kelompok social lainya. Adalah bagian dari wujud kesatuan dan persatuan demi menciptakanya rasa kerja sama yang baik dalam berkehidupan sosial.

Hal ini dalam babari merupakan perilaku yang mencerminakan rasa persatuan. “Super Complete (2018) karya Nurdiana, menjaga dan mengamalkan persatuan dan kesatuan bisa dilakukan di mana pun berada, baik keluarga, lingkungan masyarakat.”

Aktifitas tersebut perlu kita lestarikan dan selalu di jaga ketika banyak orang mulai tidak percaya kepada orang lain sebagai dasar dari Gotong royong budaya “Babari” ini seringkali kita jumpai di pedesaan, dimana kegiatan Babari suda mejadi kebiasaan dan terus di lestarikan. apalagi kita tau bersama, hidup di zaman yang penuh modern ini, membuat seseorang mau tidak mau harus tunduk. apalagi dengan koneksi internet yang tanpa batas, budaya dari luar pun bisa masuk dengan mudah ke negara sampai pada pelosok pedesaan kita Menjadi modern. sah-sah saja untuk hidup yang lebih baik. Namun, bukan berarti melupakan budaya dan sejarah.

Setelah mereka menghabiskan pekerjaan tersebut, satu persatu sudah mulai mempersiapkan diri berolaraga di sore hari, dan ada yang menyiapkan diri untuk beribadah.

Dandim 1508/Tobelo Pimpin Terima Laporan Korps Raport Pindah Dan Masuk Satuan 

Swaramalut.com- Halut

Kodim 1508/Tobelo Menggelar acara tradisi Korps Raport pindah dan masuk satuan yang di pimpin oleh Komandan Kodim Letkol Inf I Putu Witharsana Eka Putra, di lapangan upacara Kodim 1508/Tobelo, Senin (11/10/2021).

Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf I Putu Witharsana Eka Putra dalam amanatnya mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud penghargaan dan penghormatan kepada prajurit yang akan masuk dan meninggalkan satuan. Serta sebagai upaya penyegaran organisasi pada kepentingan pembinaan personel serta pembinaan satuan di jajaran TNI-AD.

Pindah satuan bukanlah hal baru dalam kehidupan prajurit TNI AD, alih tugas pindah satuan dilaksanakan sesuai perkembangan dan kebutuhan organisasi dan merupakan satu upaya pimpinan guna meningkatkan kualitas kinerja para prajurit, katanya.

Lanjut dikatakan, selamat bergabung untuk yang baru masuk Kodim ini, saya harapkan kalian yang berkeinginan masuk di sini sehingga kalian harus lebih baik, tinggalkan apa yang tidak baik di satuan lama. Harapannya kalian bisa berkontribusi untuk membangun daerah ini, bisa membina keluarga dan saudara-saudara kalian di sini.

Terima kasih kepada rekan-rekan yang pindah satuan, apapun yang terjadi di Kodim ini, yang jelek-jelek cukup sampai di pintu gerbang dan yang bagus kalian bawah ke satuan yang baru. Untuk yang pindah, dimana pun bertugas, saya harapkan kalian laksanakan dengan ikhlas, itu yang terbaik dari Tuhan, pasti ada hikmahnya dari itu, ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasdim 1508/Tbl Mayor Inf Rusmin Nuryadin, para Perwira Staf Dim 1508/Tbl, Dan Unit Intel Dim 1508/Tbl Letda Inf Suharno, personel Ba/Ta Dim 1508/Tbl dan pengurus Persit KCK Cabang XXXI Dim 1508/Tbl.

Kegiatan dilanjutkan dengan ucapan selamat kepada anggota yang pindah dan masuk satuan oleh Dandim diikuti seluruh peserta acara, Pungkasnya..#jojo

 

Reporter : Niklas.H