by

Setelah 2 Tahun, Absensi Fingerprint Kembali Diberlakukan Bagi ASN Pemprov Malut

Swaramalut.com SOFIFI – Pandemi Covid-19 yang terjadi pada dua tahun terakhir ini, membuat beberapa tatanan harus disesuaikan. Termasuk pelaksanaan presensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dilakukan secara manual. Hal ini seiring usainya pelaksanaan vaksinasi untuk ASN di lingkungan Pemprov Malut telah usai, maka penggunaan Fingerprint kembali diberlakukan.

” Hari ini, seluruh ASN di Pemprov Malut untuk Absensi kembali menggunakan Fingerprint,” ungkap salah satu ASN Pemprov Malut saat di konfirmasi, Selasa(24/01/2023).

“Alat  fingerprint kembali digunakan setelah selama dua tahun ini tidak digunakan, karena pegawai hanya diwajibkan melalui  absensi manual,” ucapnya.

Seperti yang kita ketahui bersama  diawali pada 24 Januari 2023 hari ini, absensi sidik jari atau fingerprint kembali difungsikan di lingkup pemerintah Provinsi Maluku Utara, Setelah kurang lebih dua tahun, metode absen menggunakan fingerprint dinonaktifkan karena adanya Pandemi Covid-19 yang diyakini dapat menularkan virus melalui alat sidik jari.

Metode absensi menggunakan fingerprint diaktifkan kembali dalam rangka meningkatkan kedisiplinan bagi pegawai mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkup Pemprov Malut.#tim/red

banner 970x250

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headlines