- SWARA TERKINI, SWARA TERNATE

Akibat Salah Satu ASN Tidak Disiplin Dalam Tugasnya, Kapus Kalumata Akhirnya Angkat Bicara

Swaramalut.com, Ternate

Akibat salah satu Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak disiplin menjalankan tugasnya sebagai ASN, Kepala Puskesmas(Kapus) Kalumata, Ternate Selatan langsung angkat bicara. 

Kepala Puskesmas Kalumata Hj. Atia Ishak, S.ST mengatakan bahwa Suhesti akan diberikan sangsi teguran, karena yang bersangkutan tidak lagi disiplin melaksanakan tugas-nya dengan baik.  

“Hal ini dilakukan karena bertentangan dengan UU Nomor  5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara yakni pasal 5, poin 1 dan 2 huruf a,b,d, dan seterusnya,”kata  Hj. Atia kepada media ini kemarin diruang kerjanya. Senin (1/04/2019).

Selain itu, menurut Hj. Atia, selain tidak disiplin, Suhesti juga membuat masalah yaitu melakukan investasi bodong kepada Nasaba-nya maka sesuai dengan hukum, tentu persoalan ini diserahkan kepada pihak yang berwajib. 

“Bukan hanya itu saja, Suhesti juga ber-kantor hanya satu Minggu sekali. Memang dia adalah pegawai Puskesmas Kalumata, tapi dia bertugas di Pos Kesehatan Kelurahan Ubo-ubo. Kemudian saat itu ada laporan dari masyarakat setempat bahwa tidak ada lagi pelayanan, sehingga saya tugas-kan salah satu bidan untuk kesana ke Poskeskel dengan SK Poskeskel Ubo-ubo,”ungkap Hj. Atia.

Hj. Atia juga menambahkan, pihaknya sudah mengambil tindakan dan sudah membuat surat teguran kedua, tapi Suhesti selalu saja tidak mengindahkan untuk melaksanakan profesinya sebagai ASN. Lanjut, tadi (Senin red) kata dia, mau membuat surat teguran untuk ke tiga kali, tapi Karena pihak Kepala bagian Tata Usaha  (KTU) berhalangan sakit, sehingga ditunda. 

“Saya sudah lakukan teguran dua kali yaitu pada bulan Januari-Februari 2019, tapi tidak di indah-kan juga. Jadi teguran ketiga akan kami lakukan, insya Allah besok (Selasa red) kalau KTU masuk saya akan menugaskan membuat surat teguran untuk ketiga kali nanti saya yang menandatangani,”ucap Hj. Atia.

Kemudian selesai itu, kata dia, diserahkan ke Dinas Kesehatan Kota Ternate, nanti pihak dinas kesehatan yang mengambil keputusan seperti apa. Selain itu, atas ketidak displin-nya dan atas perbuatan-nya kepada Nasabah, pihaknya juga merasa sesal.

Dikatakan, bahwa pihaknya juga telah melakukan teguran, tapi bersangkutan selalu saja tidak menjalankan tugasnya sebagai ASN. Tadi (Senin red) kata dia, mau membuat surat teguran untuk ke tiga kali, tapi Karena pihak Kepala Tata Usaha  (KTU) berhalangan (Sakit), sehingga ditunda. 

“Saya sudah lakukan teguran dua kali yakni pada bulan Januari-Februari 2019, tapi tidak di indah-kan. Jadi teguran ketiga akan kami lakukan, insya Allah besok (Selasa red) kalau Kepala Tata Usaha (KTU) masuk yang bersangkutan yang akan membuat surat teguran nanti saya yang menandatangani, sebab yang berhak membuat surat tersebut adalah pihak KTU,”ucapnya.

Kata Hj. Atia, selesai itu kemudian diserahkan ke Dinas Kesehatan Kota Ternate, nanti kepala dinas kesehatan yang mengambil keputusan seperti apa. Selain itu, atas ketidak displin-nya dan perbuatannya kepada Nasabah, pihaknya juga merasa sesal-kan. 

“Sungguh saya merasa kecewa dengan apa yang dilakukan Suhesti, sebab puskesmas Kalumata yang selama ini yang selalu di sanjung khusus-nya masyarakat Ternate Selatan yang begitu baik dengan masyarakat akhirnya mereka menilai puskesmas Kalumata yang memiliki salah satu pegawai itu melakukan investasi bodong,”sesal Hj. Atia.

Kepala Puskesmas berharap Dinas Kesehatan memproses yang bersangkutan sesuai dengan perbuatan-nya, sebagaimana telah diatur didalam UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN..#MI

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!