- SWARA MOROTAI, SWARA TERKINI

Apel Gelar Pasukan Mantap Brata-2018, Polres Pulau Morotai Siap Sukseskan Pemilu Serentak 2019

Swaramalut.com, Morotai

Polisi Resor (Polres) Pulau Morotai laksanakan apel Geral Pasukan Dalam rangka operasi “Mantap Brata -2018″dengan Tema ” Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata – 2018, Kita Tingkatkan Sinergi Polri dengan Instansi tekait Dalam Rangka Mewujudkan Keamanan Dalam Negrti (Kamdagri) yang Kondusif. Apel gelar pasukan tersebut bertemapat di Halaman Mapolres Pulau Morotai, Jumat (22/03/2019).

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Kapolres Pulau Morotai, AKBP Mikael P Sitanggang, SIK,MH, Komandan apel, IPDA. Marsudin SH, Perwira Apel, Kabag Ops Polres Pulau Morotai, AKP. Didik CB.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danlanal Morotai Letkol Laut ( P ) Kariadi Bangun ST. Hanla, Danyon Brimob Batalion A Pelopor AKBP. M. Faishal Aris SIK. MM, Asisten I Pemda Kab. Pulau Morotai, Muchlis Bay, Asisten II Pemda Kab. Pulau Morotai Alexsander Wermasubun, Wakapolres Pulau Morotai Kompol Drh. Dedi Wijayanto,SH, Kemenag Kab. Pulau Morotai, M. Qubais Baba S.Ag, Ketua NU Kab. Pulau Morotai Din Aswan, Ketua MUI Kab. Pulau Morotai H. Arsyad Haya, Ketua FKPPI Kab. Pulau Morotai, (Sekda Kab. Pulau Morotai), M. Asep Kharie Msi, Kepala Sayhbandar Daruba, Agus Temar, Komisioner KPUD Kab. Pulau Morotai Norison Salawati, Devisi Hukum dan Penindakan Bawaslu Kab. Pulau Morotai Seni Soamole SH, Mewakili Danlanud Lanud Leo Wattimena Danpom  Mayor Pom Benyamin Sirait, Mewakili Kajari Moroti, M. Dasim Bilo, Camat Morsel Sunardi Barakati SH, Para Perwira Polres Pulau Morotai dan Para Perwira TNI.

Kapolres Pulau Morotai Mikael P Sitanggang membacakan amanat Menkopolhukam, dalam amanatnya mengatakan, Sukses atau tidaknya perhelatan demokrasi ini sangat tergantung kepada Semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung, tidak saja anggota partai politik dan masyarakat yang dituntut

untuk taat dan patuh pada berbagai ketentuan yang ada, akan tetapi juga pihak penyelenggara Pemilu yakni KPU, Bawaslu dan DKPP wajib hukumnya menunjukkan kinerja yang obyektif dan transparan. “Fungsi dan peran TNI- Polri yang berada di luar lingkup penyelenggara Pemilu, akan tetapi sangat menentukan suksesnya keberlangsungan Pemiiu yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” kata Kapolres.

Dalam amanah itu, TNI-Polri selaku institusi yang bertanggung jawab langsung terhadap pengamanan jalannya Pemilu Serentak tahun 2019, apabila menemukan adanya kerawanan dan hambatan tersebut harus dapat mengambil suatu tindakan tegas sesuai dengan Prosedur Tetap dan aturan hukum yang berlaku sehingga tidak ada toleransi sekecil apapun bagi pihak-pihak yang akan mengganggu jalannya Pemilu Serentak Tahun 2019.

 “Kita bersama turut merasakan bahwa dalam tahapan Pemilu Serentak tahun 2019 ini muncul berbagai menyebarnya berita bohong atau hoax dan meningkatnya politik identitas disamping kerawanan-kerawanan lainnya, yang disampaikan melalui media sosial tentunya memiliki tujuan politis yaitu dipakai sebagai alat untuk menyingkirkan lawan politik sehingga menyebabkan demokrasi menjadi tidak sehat dan merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,”Ucapnya.

Demikian pula halnya dengan semakin menguatnya politik identitas menggunakan isu-isu SARA, telah menjadi salah satu strategi bagi pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggungjawab dalam memenangkan konstelasi Pemilu, sehingga menyebabkan disintegrasi bangsa dan hilangnya rasionalitas dalam menentukan pilihan politiknya.

“Penyebararan berita hoax dan menguatnya politik identitas dalam ajang Pemilu Serentak Tahun 2019 merupakan bentuk lain dari teror kepada masyarakat karena mempengaruhi kondisi psikologis rakyat Indonesia sehingga kepada para pelakunya harus diambil langkah hukum yang tegas,”Harapnya.

Bahkan Ia meyakini, bahwa unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas pemerintahan pada strata desa/kelurahan sangat menguasai situasi diwilayahnya, dengan bekal inilah diharapkan saudara – saudara mampu menjaga stabillitas keamanan dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019. 

“Pahami bahwa tugas pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019 ini adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun sekaligus menjadi amal ibadah yang akan mendapatkan balasan pahala dari Tuhan Yang Maha Esa bila dilaksanakan dengan tulus ikhlas. Jalin sinergitas antara unsur Pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh komponen mewuiudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas masyarakat guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas. Segera kenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan menggangu penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019. Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus  mampu ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarnya berita-berita hoax serta menguatnya politik identitas yang dapat menggerus disintegrasi bangsa,”Tutur Pria dua Bunga ini..#amt

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!