- SWARA TERKINI, SWARA TERNATE

Ardini Rajilun : Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Dan Diknas Kota Ternate Sepakat Buat Satu Program

Swaramalut.com, Ternate

Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Ternate, Ardini Rajilun menyatakan menyangkut dengan program kunjungan perpustakaan yang tercatat didalam program kerja Dinas Perpustakaan dan kearsipan Kota Ternate itu sudah bekerjasama dengan Diknas. 

Hal ini disampaikan pagi tadi diruang kerja, Kamis (21/03/2019).”Kami sudah bersepakat membuat satu program yaitu wajib kunjungi perpustakaan. Wajib berkunjung keperpustakaan ini mulai dari Paut, TK, SD, SMP dan SMA,”ujar Ardini kepada Reporter Swaramalut.com.

Kata dia, untuk SMA tahun lalu masih berlaku, tapi sekarang SMA sudah masuk ke Provinsi. Meskipun demikian, kerjasama tetap berjalan.

“Jadi wajib kunjung ini kami juga membuat jadwal tetap, dan membuat Rewart. Tapi dalam jangka 1 tahun baru kami umumkan pada acara lomba perpustakaan,”katanya.

Lanjut, kepada wajib kunjung dari Paut, TK kata Ardini, juga jadikan satu kategori SD, dan SMP. Wajib kunjung itu selama satu tahun, selain wajib kunjung, pihaknya juga menetapkan penilaian kepada pengunjung walaupun yang datang secara personal, namun yang bersangkutan tercatat sebagai pengunjung berdasarkan sekolah.

“Selain wajib kunjung, kami (Perpustakaan) juga memiliki dua mobil keliling yang mengunjungi sekolah-sekolah yang sudah terjadwal, selain sekolah, juga taman-taman seperti taman Nukila, Mangga dua, pasar dan Kelurahan,”papar Ardini.

Selain itu, kata dia, yang mengunjungi perpustakaan bukan hanya dari Paut, TK, SD, SMP dan SMA saja, tapi itu disentuh dari program wajib kunjung bebas. “Jadi masyarakat mana pun itu kami siap untuk melayani termasuk perguruan tinggi,”tuturnya.

Ardini mengungkapkan, karena pihaknya juga telah bekerjasama dengan perguruan tinggi  Universitas Terbuka (UT) dan sudah melaksanakan MoU. 

“Untuk mahasiswa-mahasiswa UT khususnya jurusan perpustakaan sering melaksanakan Magang ditempat kita dan berdasarkan Magang tersebut sangat membantu kami untuk pembinaan di perpustakaan-perpustakaan sekolah,”ungkapnya.

Selain UT, pihak perpustakaan juga bekerjasama dengan Politekes, dan Unkhair. “Alhamdulillah sampai hari ini kerjasama dengan kampus Unkhair kita selalu diberikan koleksi Skripsi, kebetulan teman-teman dari Unkhair kalau sudah 

melaksanakan ujian akhir skripsi diberikan kepada kami (Perpustakaan),”ungkap Ardini lagi.

Selain dua Universitas, perpustakaan juga telah bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah dan IAN Ternate. 

Selain itu, untuk perbandingan pengunjung ke perpustakaan selama tahun 2017 kata dia, sebanyak 17.169 orang, sedangkan tahun 2018 jumlahnya 21.243 orang. “Jadi yang paling meningkat adalah 2018 dan ini pengunjungnya yang mendominasi adalah pelajar,”jelas Ardini.

Ia menambahkan, apabila pengunjung masuk ke perpustakaan tidak ada persyaratan kalau hanya membaca. Meskipun demikian, yang pasti ada tata tertib-nya. “Tapi kalau datang dan meminjam buku tentu harus memiliki Identitas seperti KTP, kartu mahasiswa dan lain. Bila persyaratan ini dipenuhi, tentu kita langsung memberikan. Alhamdulillah sampai saat ini berjalan lancar.

“Nah kemudian terkait dengan koleksi ini, selain pengadaan dari buku-buku kita juga sering disport dari perpustakaan Nasional, perpustakaan provinsi, termasuk juga pemberian buku dari bapak Adnan Alam, dan mantan Bupati Bapak Andi Acong,”ungkapnya lagi.

Ardini berharap, kedepan bahwa didalam perkembangan dewasa ini menuju pada Fol Polling Work 4.0, dimana seluruh kegiatan pemerintahan akan beralih ke dunia industri.

“Jadi kami berharap untuk tahun ini  Alhamdulillah kami akan mendapatkan bantuan dari perpustakaan nasional pada bulan Juli yakni sarana prasarana. Bila hal ini sudah terpenuhi tentu kami (Perpustakaan), menuju ke dunia industri. Semoga kedepan perpustakaan sudah mulai dengan Elektronik,”pungkasnya.#MI

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!