Ishak Naser : Pendirian UICI di Malut merupakan Program Nasional KAHMI Pusat

Swaramalut.com HALSEL

Pengurus Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia Provinis Maluku Utara Ishak Naser mengatakan, Universitas Insan Cita Indonesis (UICI) akan didirikan di Maluku Utara ditahun 2021 ini.

Saat diwawancara swaramalut.com, usai menghadiri Musda KAHMI Halmahera Selatan pada Kamis, (10/4/21) dicanga matau pagi tadi. Ishak mengatakan pendirian Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) itu sudah program Nasional Majelis KAHMI Pusat untuk membuka diseluruh Provinsi di Indonesia.

“Hanya saja tahap pertama yang diputuskan dalam rapat Rapimnas itu, baru 10 Provinsi termasuk kita di Maluku Utara,”jelas Anggota DPRD Provinsi ini.

Ishak Naser Politis Dansdem ini jelaskan Universitas Insan Cita Indonesia, sebelumnya suda digagas kedua Alumni Senior HMI yakni Adam Noh, dan Almarhum.Yamin Waisaleh, dimana keduanya mebentuk Yayasan YAHMI. Yayasan inilah yang seharusnya memayungi pendirian Universitas Insan Cita di Maluku Utara.

“Waktu berjalan Yayasan ini suda didirkan secara Nasional, yang akan memayungi mendirikan Universitas Insan Cita Indonesia di seluruh Provinsi di Indonesia,”ucapnya.

DPRD Provinsi di Komisi II ini, dirinya menambahakan Pengurus Presidium KAHMI Malut tetap mendukung dan mendorong prorgam yang suda direncanakan KAHMI Pusat.

“Kami pengurus Wilayah Maluku Utara akan mendorong menginventarisir segala kebutuhan dalam rangka pendirian Universitas Insan Cita di Maluku Utara,”tutup Ishak..#iL

Dinkes Halsel Gelar Pelatihan dan Bimtek Aplikas eHDW Di 3 Kecamatan

Swaramalut.com HALSEL

Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan(Halsel)menggelar kegiatan Pelatihan dan Bimtek Aplikasi Elektronik Human Development Worker (eHDW), Konvergensi stunting cluster ditiga Kecamatan yakni Kecamatan Kasiruta Barat, Obi Timur dan Bacan Timur Tengah Kabupaten Halmahera selatan Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan yang berlangsung di ruangan aula hotel jenisy desa Tomori kecamatan Bacan ini, kegiatan ini buka langsung oleh Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara, yang di wakilkan oleh kabid kesehatan masyarakat Aslima Kasuba.

Kepala Bidang Kemasyarakatan di Dinas Kesehatan Halmahera Selatan Aslima Kasuba, pada sambutannya, memeberikan apresiasi kepada penyelenggara kegiatan karena meskipun dirinya bukan mempunyai jurusan kesehatan, tetapi karena ia dengan itikad baik dan niatan yang sama guna menekan angka stunting di kabupaten Halmahera selatan.

“Kali pertama kegiatan kegiatan Bimtek karena selama ini, kita selalu berkutat dengan agenda sosialisasi stunting,”kata Ima sapaanya.

Dirinya juga memberikan apresiasi kepada seluruh desa khususnya 3 kecamatan yang turut mengambil peran dan menjadi peserta dalam kegiatan pada kesempatan hari ini dan berlangsung selama kurang lebih 2 hari ini.

“Ini sebenarnya kegiatan berskala komprehensif, Halmahera selatan sejak tahun 2018 sudah menjadi lokus stunting dan terhitung sudah 3 tahun berjalan,”terang Ima.

Sementara itu, Dani M Samsudin Tenaga Ahli pelayanan sosial dasar, yang Membidangi pendidikan dan Kesehatan Kabupaten Halmahera selatan, ketika di konfirmasi swaramalut.com, pada (09/04/2021) mengatakan, konvergensi Stunting ini adalah upaya bersama dari semua lintas sektor. Fokus kepada dinas kesehatan ini cuman 30%,intervensi yang bisa di lakukan sedangkan yang 70 % lainnya di kembalikan kepada lintas sektor. Dalam Hal ini adalah Disperkim, Pendidikan, Pemberdayaan Perempuan dan anak, dinas sosial kemudian juga ke Desa.

“Kami dari pendamping juga akan berupaya semaksimal mungkin mendorong pemerintah Daerah, agar supaya kepentingan konvergensi ini bisa lebih mengambil peran. Nah upaya ini,tidak terlepas dari peran-peran lintas sektor dalam hal ini Bappeda, BPMD, Dinas Kesehatan, kemudian P3MD mulai dari tenaga ahli Kabupaten, pendamping Kecamatan, maupun pendamping di Desa,”ujarnya.

“Sinergitas kami upayakan bagaimana desa memanfaatkan itu dan alhamdulilah berhasil bahkan sampai pada tingkat pengadaan Hp android sebagai sarana penopang untuk oprasionalkan aplikasi eHDW,”sambung Dani.

Dengan begitu Dani berharapa dengan adanya Bimtek, Kader-kader yang mendapat penguatan pada kegiatan tersebut bisa maksimal dalam melakukan pemantauan terhadap Gizi masyarakat, dalam hal ini sasarannya adalah ibu hamil, anak 2 tahun-6 tahun keatas

“Karena dari hasil pemantauan, data -data yang diinput diaplikasi dapat digunakan oleh lintas sektor. Hal ini karena, ada Daspor kabupaten yang saya adalah pengelolanya akan memberikan informasi kepada dinas terkait,yang barkaitan dengan kondisi kesehatan sehingga lintas sektor bisa melakukan intervensi ke desa,” pungkas tutup Dani..#iL

Hari ini Sebanyak 53 Peserta UKW Malut, Jalani Swab Antigen

Swaramalut.com- TERNATE

Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof Dr Moestopo bekerja sama dengan Dewan Pers sudah di mulai pada hari ini. Sesuai rencana, UKW tersebut akan dilaksanakan pada 9 sampai 10 April 2021.

Adapun tujuan diadakannya UKW adalah untuk meningkatkan profesionalisme wartawan sesuai kode etik jurnalistik dan amanah Undang-undang Pers Nomor 40 tahun 1999. Penyelenggaraan UKW dilakukan atas petunjuk peraturan Dewan Pers, untuk menyertifikati setiap pekerja pers agar kompeten dalam melaksanakan tugasnya sebagai pilar keempat demokrasi.

Sebelum pelaksanakan UKW hari ini, pihak penyelenggara menggelar tes Swab Antigen di Sahid Bella Hotel,jumat (9/4/2021) pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIT. Tujuan diadakan tes Swab ini sendiri agar dapat dipastikan bahwa peserta UKW aman dari COVID-19.

“ Yang mengikuti tes ini (UKW) ada sekitar 53 wartawan dan terdiri dari 9 kelas” ucap ketua panitia penyelenggara Wahyudi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil Swab akan langsun disampaikan hari ini juga sebelum dimulainya pelaksanaan UKW. Bagi peserta UKW yang reaktif/positif tidak akan di izinkan untuk mengikuti uji kompetensi tersebut.

“Kalau hasil tesnya tidak sesuai dengan yang kita inginkan atau positif, maka peserta tersebut tidak diikutkan UKW.

Test swab ini sendiri sangat sederhana, karena hanya memasukan alat tes ke hidung dan tidak memakan waktu yang lama. Suhardi koromo salah satu peserta UKW yang mengikuti tes swab menjelaskan bahwa tes Swab tersebut sangat cepat dan tidak terasa sakit.

“Tadinya saya agak ragu untuk dites swab, karena saya pikir tes ini akan lama dan terasa sakit, akan tetapi tes ini sangat cepat dan tidak terasa sakitnya”, tutup wartawan media cermin halmahera ini..#red

Diduga Korupsi Dana Desa, 9 Kades di Halut Terancam Masuk Bui

Swaramalut.com-HALUT

Sembilan Kepala Desa (Kades) termasuk mantan Kades, di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Maluku Utara (Malut) terancam mendekam di balik jeruji besi (Bui). Kesembilan Kades dan mantan Kades ini, diadukan Lembaga Pengawas Pelayanan Informasi Publik (LP3) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Halut ke Inspektorat setempat. Karena diduga menyelewengkan Dana Desa (DD) tahun 2019 lalu, dan berbagai masalah lainnya.

Dugaan penyelewengan DD, sesuai data yang dikantongi LP3 Tipikor Halut, dan siap disampaikan saat hearing bersama pihak Inspektorat, Kamis (08/04/2021), usai menggelar aksi di depan kantor Inspektorat Kabupaten Halut.

Ke-9 Kades dan mantan Kades yang diduga menyelewengkan DD tahun 2019, diantaranya mantan Kades Limau, M. Sleman, terkait pembangunan gedung pertemuan. Kemudian Kades Dodowo, Fadel Hi. Abd Muthalib, terkait BLT, dan pembangunan Paud, yang kuat dugaan tidak sesuai RAB.

Berikut, Kades Supu, terkait proyek APBDes pembangunan/rehabilitas peningkatan sistem pembuangan air limbah senilai Rp122.206.000 tahun 2019. Juga pengadaan sarana prasarana alat peraga PAUD senilai Rp216.480.000 tahun 2019, dan pengerasan Jalan Usaha Tani senilai Rp469.643.000 tahun 2020.

Kades Apulea, terkait proyek APBDes sarana prasarana energi alternatif senilai Rp175.000.000 tahun 2019, dan tahun 2020 senilai Rp198.000.000. Berikut, Kades Dokulamo, terkait pembebasan lahan pasar yang tidak ada realisasi.

Kemudian Kades Rawajaya, meliputi proyek APBDes terkait pembangunan drainase senilai Rp174.156.500 tahun 2018. Dan pembangunan Jalan Desa senilai Rp316.718.000 tahun 2019. Serta rehabilitas gorong-gorong, sekolah, dan lain-lain ditahun 2020. Termasuk soal sengketa lahan kantor desa, yang awalnya adalah milik Kristian Wuisan, kemudian diklaim menjadi milik desa.

Berlanjut ke Kades Galao, terkait proyek pembangunan talud, sesuai rencana akan dibangun 150 meter, ternyata hanya terealisasi 50 meter. Berlanjut ke Kades Toweka, soal proyek pembangunan dan penyaluran BLT yang tidak sesuai prosedur sesuai pagu. Dan kesembilan, Kades Jere, Saiful Mustika, soal dugaan pemalsuan ijazah.

Koordinator aksi LP3 Tipikor Halut, Safril Silim saat orasi menyampaikan, pemerintah daerah, dalam hal ini Inspektorat, harus segera memeriksa sembilan Kades dan mantan Kades tersebut.

“Kami mendesak Pemkab di dinas terkait, agar tidak tinggal diam terhadap masalah ini. Dan kami juga memintan agar secepat mungkin mengambil tindakan terhadap sembilan Kades dan mantan Kades tersebut, untuk diproses sesuai ketentuan yang berlau,” katanya, Kamis (08/04/2021).

Tak lama berselang saat aksi, massa LP3 Tipikor Halut kemudian diperkenankan pihak Inspektorat Halut, melalui Pembantu III, Ridwan Putun untuk lakukan hearing bersama. Ridwan juga mengucap terima kasih atas penyampaian informasi terkait permasalahan di tingkatan desa tersebut.

“Kepada rekan-rekan yang menggelar aksi, serta melaporkan masalah ini, agar secepatnya menyiapkan berkas-berkas pengaduan secara tertulis, agar kami bisa menindaklanjuti permasalahan tersebut,” pinta Ridwan..#jef

Ini Tanggapan Bupati Halsel Terpilih Usman Sidik Terkait Pembangunan JSN di Pulau Obi

Swaramalut.com JAKARTA

Polemik pembangunan jalan strategis Nasional antara PT. Harita dan Balai Peningkatan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara akhrinya ditanggapi Bupati terpilih Usman Sidik. Dalam tanggapan Usman Sidik melalui mediasi dengan PT. Harita Nikel.

Hi Usman Sidik mengatakan dirinya siap membela masyarakat Obi terkait pembangunan Jalan Strategis Nasional(JSN) maka dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan isu atau informasi yang tidak benar.

“Saya akan tetap konsisten membela masyarakat Obi, maka komunikasi dan koordinasi saat intens dilakukan dengan PT. Harita agar projek jalan untuk kepentingan masyarakat itu bisa terealisasi,”tandas Usman seperti dilansir dari media Liputanmalut.com

Lanjut politisi PKB ini mengatakan,  yang jadi polemik sekarang ini terkait lokasi pembangunan jalan karena pihak balai menginginkan jalan itu dibangun di pesisir pantai tetapi PT. Harita menginginkan harus membela gunung karena alasan pesisir pantai masuk dalam kawasan Izin usaha pertambangan (IUP) mereka.

“Harita menginginkan harus bela gunung, sementara balai juga bersikukuh harus membangun di pesisir pantai maka itu tinggal diselesaikan. Jadi, bukan PT. Harita menolak tetapi mereka inginkan jalan itu dibangun diluar areal IUP Harita maka harus dicarikan solusi karena informasinya DPRD Halsel juga menginginkan jalan itu dibangun di pesisir pantai,”cetusnya

Masih menurut Bupati terpilih, kalau polemik soal lokasi pembangunan jalan strategis Nasional ini tidak disediakan maka anggaran itu terancam akan ditarik oleh kementerian PU Pusat. “Saya sebagai Bupati Halsel terpilih sangat prihatin dengan persoalan ini, karena satu sisi PT. Harita sudah ditetapkan sebagai ojek vital Nasional. Tetapi, apapun alasannya pembangunan jalan strategis Nasional harus di bangun di Kepulauan Obi,”pungkasnya..#iL

Agus Heriawan : Dana Program Distan-KP Halsel Tersisa Rp. 4,8 Miliyar Untuk DAU

Swaramalut.com HALSEL

Pemerintah pusat telah melakukan refocusing angaran di Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara. Refocusing itu dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 di tahun 2021 ini.

Sala satunya di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan-KP) Kabupaten Halmahera Selatan, diwawancarai swaramalut.com, Kamis, (8/4/2021), Kepala Dinas Agus Heriawan, mengatakan total anggaran di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan sebesar Rp. 28 Miliar Dana Alokasi Umum (DAU) Rp. 6 milar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp. 22 miliar yang di refocusing untuk anggaran DAU Rp. 1,2 miliar.

“Jadi kami punya anggaran DAU tersisa Rp. 4,8 miliar padahal itu dana program yang mau kami jalankan,”sebutnya.

Agus bilang, Pemerintah Pusat targetkan refocusing penanganan covid-19 di Kabupaten Halmahera Selatan totalnya sebesar Rp. 50- 60 milyar dari total itu sesuai pengalaman tahun lalu.”Bisa saja ada refocusing tambahan karena untuk memenuhi capain target, ditetapkan pusat,”pungkasnya.

Sekertaris Daerah Halmahera Selatan Helmi Surya Boututehe, dikonfirmasi swaramalut. Melalui catt watshapp terlihat pesan dibacan namun tidak ditanggapinya..#il

Jelang Ramadhan Koramil 03/Jailolo Gelar Karya Bhakti di Masjid Nurul Iman Desa Tauro 

Swaramalut.com-HALBAR

Dalam Rangka memasuki bulan suci ramadhan 1442 Hijriah Koramil 03/Jailolo Kodim 1501/Ternate bersama warga setempat melakukan Karya Bhakti pengecoran dek di masjid Nurul Iman desa Tauri kecamatan Jailolo kabupaten Halmahera barat, Kamis (8/4/2021).

Danramil 03/Jailolo Kapten Inf Suprapto mengatakan kegiatan Karya bakti pengecoran dek masjid Nurul Iman di Desa Tauro ini memang atas permintaan dari Kepala Desa dan warga masyarakat Desa Tauro untuk membantu kegiatan pengecoran dek masjid Nurul Iman dengan menurunkan 10 orang Babinsa dan untuk sama-sama membantu melaksanakan kerja bakti membantu serta memberikan motivasi kepada warganya dikarenakan tidak lama lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan.

Kapten Inf Suprapto juga menambahkan apa bila warga masyarakat yang ada wilayah Jailolo dan Jailolo Selatan apa ingin melaksanakan kerja bakti apa saja dan memerlukan bantuan silahkan jangan segan-segan untuk menghubungi dan menyampaikan kepada kami untuk kita sama-sama membangun daerah kita dan saya akan dukung sepenuhnya untuk mengerahkan para anggotanya..

Imam masjid Nurul Iman Desa Tauro Bapak Rasyid Togolobe menyampaikan terima kasih kepada Danramil Jailolo dan para Babinsa yang sudah melaksanakan kegiatan pengecoran dan pembersihan masjid di Desa kami dalam mengahadapi bukan suci Ramadhan sehingga masjid ini jadi bersih dan semoga jamaah dalam menjalankan ibadah puasa semakin tenang dan khusuh.

Semoga kegiatan yang telah dilaksanakan mejadi amal ibadah khususnya untuk Bapak-bapak Babinsa dan Danramil. Harapan Saya Bersama warga semoga kedepan Bapak-bapak TNI bisa membantu lagi karena pembangunan masjid ini belum selesai 100 persen..#Dn

Unkhair dan Harita Nickel Tanam Lebih Dari 3.000 Bibit Mangrove

Swaramalut.com HALSEL

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Khairun (Unkhair) bersama Harita Nickel melakukan penanaman 3.800 bibit mangrove di Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Nelayan Nasional yang diperingati setiap 6 April.

Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan beserta sekitar seratus warga Desa Soligi turut serta dalam menyukseskan acara ini.
Penanaman bibit mangrove dilakukan di beberapa wilayah pesisir Desa Soligi yang dianggap rentan terjadi pengikisan tanah. Bibit mangrove yang digunakan adalah endemik Maluku Utara, yang didatangkan langsung dari Sofifi, Kota Tidore Kepulauan.

Para mahasiwa Unkhair membawanya ke Desa Soligi secara berkala dengan tetap menjaga kualitas bibit. Pemilihan bibit ini diharapkan dapat membuat pertumbuhan mangrove menjadi optimal karena kondisi alam yang tak jauh berbeda dengan daerah asalnya.

Rektor Unkhair Prof. Dr. Husen Alting mengatakan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian perguruan tinggi terhadap masyarakat. Ia pun berharap semua pihak dapat turut serta menjaga program rehabilitasi mangrove.

“Tidak ada manfaatnya kita menanam, jika kita tidak mau menjaganya. Kita harus bersama-sama mewujudkan lingkungan yang lebih baik,” ungkap Husen, seraya mengatakan dalam waktu dekat berencana mengirimkan mahasiswa untuk melakukan KKN tematik di Desa Soligi, khusus untuk membina program kelautan dan perikanan.

Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Selatan, Iswan Hasjim, mengapresiasi program rehabilitasi mangrove ini. Menurutnya mangrove begitu penting untuk diperhatikan dan dipertahankan keberadaannya.“Mangrove adalah hutan pertahanan bagi kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Ia pun berterima kasih kepada Unkhair dan Harita Nickel yang telah bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera selatan untuk bersama-sama mewujudkan program strategis ini.

Kegiatan peduli lingkungan ini tidak berakhir sampai di penanaman. Setelah seluruh bibit mangrove tertancap, tujuh kelompok konservasi akan terus melakukan pemantauan. Kelompok yang beranggotakan remaja Desa Soligi ini dibina oleh Pemerintah Desa dan mahasiswa Unkhair. Para remaja sengaja dirangkul agar memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Mereka bertugas untuk memastikan bahwa seluruh mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan bermanfaat bagi Desa Soligi di masa yang akan datang.

Harita Nickel melalui Megah Surya Pertiwi, Halmahera Persada Lygend, Harita Jaya Feronikel, serta Trimegah Bangun Persada selalu berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Selain penanaman 3.800 bibit mangrove di Hari Nelayan Nasional ini, Harita Nickel juga akan mendukung penanaman 6.000 bibit mangrove yang akan diselenggarakan pada 26 Juli mendatang, tepatnya pada Hari Internasional untuk Konservasi Ekosistem Mangrove.

Head of External Relations Harita Nickel, Stevi Thomas, mengatakan bahwa rehabilitasi mangrove bukan hanya menjadi isu nasional, tetapi juga isu internasional. Ia pun bersyukur dapat turut serta dalam mewujudkan langkah konservasi ini.

Lebih lanjut Stevi menekankan bahwa konservasi flora dan fauna selalu menjadi prioritas utama Harita Nickel. “Kami berterima kasih kepada Universitas Khairun Ternate yang telah melakukan kegiatan ini dengan melibatkan banyak pihak dari Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan dan perusahaan, terlebih lagi masyarakat Soligi. Kegiatan seperti ini sesuai dengan komitmen kami dalam pemeliharaan lingkungan,” pungkas Stevi.

Rehabilitasi mangrove sangat penting bagi kelestarian alam yang berkelanjutan. Sebagaimana diketahui, mangrove dapat mencegah pengikisan permukaan tanah oleh aliran air (erosi) dan pengikisan permukaan tanah akibat hempasan ombak laut (abrasi). Mangrove juga berfungsi sebagai tempat hidup dan sumber makanan bagi berbagai jenis hewan. Sinergi yang baik antara perusahaan, pemerintah daerah, beserta masyarakat membuat proses rehabilitasi mangrove menjadi optimal.

Sekedar diketahui Harita Nickel merupakan bagian dari Harita Group yang beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Harita Nickel memiliki IUP dan juga pabrik peleburan (smelter) yang terintegrasi di Obi. Komitmen Harita Nickel dalam hilirisasi sumber daya alam ditunjukkan dengan beroperasinya smelter Megah Surya Pertiwi (MSP) sejak 2016 dengan memanfaatkan potensi nikel yang dikelola oleh Trimegah Bangun Persada (TBP) dan Gane Permai Sentosa (GPS) yang semuanya terletak di Pulau Obi. Saat ini, melalui Halmahera Persada Lygend (HPAL), Harita Nickel mengembangkan industri pengolahan dan pemurnian (refinery) nikel dengan sistem hidrometalurgi yang memanfaatkan nikel kadar rendah..#iL

Agus Heriyawan :Jelang Ramadhan 1442 H. Harga Pangan di Halsel Mencukupi

Swaramalut.com HALSEL

Ketersedian dan harga pangan di Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara terbilang cukup menjelang bulan suci Ramadhan 1442 H, 2021 M.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Halmahera Selatan Agus Heriyawan dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis, (8/4/21), mengatakan, dinas pertanian dan ketahanan pangan pada saat turun melakukan pengecekan di setiap pasar di kota Labuha stoknya tersedia baik Pangan maupun Barito dan juga daging.

“Dari data ketersediaan distribusi dan harga Pangan Dinas Petanian dan Ketahan Pangan dimana bahan produk seperti beras tersedia 252 ton, jagung 5 ton, bawang merah 29 ton, basang putih 11 ton, cabay besar, 3,5 ton, cabay rawit 2 ton, daging sapi 0,5 ton, 2,5 ton, telur ayam ras, 7 ton, gula pasir 7o ton, minyak goreng, 85 ton,”rincinya.

Meski demikian ketersedian Beras 252 Ton belum memenuhi kebutuhan, sebab kebutuhan warga Halmahera Selatan seharunya 299.00 Ton.

“Kemungkinan Beras minggu kedua jelang Ramadhan akan ada tambahan juga,”akunya.

Sementara persedian daging ayam untuk Ramadhan sebanyak 70 ton yang sementara suda berada di kota Labuha, selain daging ayan juga tersedia Tomat di pasar tuokona Kecamatan Bacan Selatan sebanyak 60 ton menyambut Ramadhan.

“Untuk Tomat Rp. 10 ribu 1 kg, cuman kami temukan ada perbedaan harga dengan Pasar di Kota Amasing di Pasar toakona Rp. 10 ribu di Pasar Amasing 20 ribu 1 kg, harga itu karena memang Pasar Amasing ambil stok di Pasar Toakona,”tuturnya.

Agus bilang, daging Ayam maupun daging Sapi, rata-rata masyarakat di Halmahera Selatan dalam setiap awal Ramadhan kurang konsumsi daging.”Kepala Puasa itu paling-paling 4-5  ekor sapilah yang dipotong, dekat-dekat lebaran idul fitri itu lebih bahkan sampai 10 ekor sapi..#il

Wartawan Seputar Malut Biro Halsel Terima Vaksin

Swaramalut.com-HALSEL

Pekerja pers di Kabupaten Halmahera Sekatan (Halsel) mulai menerima Vaksin. Vaksin massal yang dilakukan pemerintah daerah setempat banyak peminat.

Vaksin yang dilakukan Pemda Halsel termasuk laris sebab peminat vaksin setiap hari mencapai ratusan.

Pantauan media ini menyebutkan pada Selasa 7 April 2021 di Aula Kantor Bupati Halsel dilaksanakannya Vaksin massal untuk masyarakat umum serta pekerja profesi dan Pegawai Negeri Sipil serta pegawai lainnya. Tercatat dalam pelaksanan Vaksin tersebut dalam satu hari mencapai ratusan masyarakat Halsel yang ikut menerima atau disuntik Vaksin.

Salah satu penerima Vaksin atas nama Sadam Hadi yang diketahui berprofesi sebagai Wartawan SKH Seputar Malut Biro Halsel kepada media ini mengatakan pekerja Pers adalah suatu kerja yang setiap harinya bertatap muka dengan berbagai orang, entah itu masayarakat maupun pejabat saat mencari berita.

Sehingga bagi Sadam paling tidak harus melakukan Vaksin demi dan untuk ikut berpartispasi memotong mata rantai penyebaran Covid19 di negeri bumi Saruma inj.

“Kita wartawan kan setiap hari harus jalan dan bertemu banyak orang sehingga mengantisipasi itu kita Vaksin,” ujar Sekretaris Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Halsel itu usai disuntik Vaksin di Aula Kantor Bupati Halsel, Rabu (07/04).

Setelah menerima Vaksin, Direktur Utama PT Makayoa Media Segmen (pemilik media online segmen.co.id) itu menyebut  pengatahuan masyarakat secara umum ada sedikit ada ketakutan dengan Vaksin padahal baginya saat disuntik hingga saat ini erasa seperti biasa-biasa saja alias Aman. “Biasa-biasa saja saat dong suntik,” beber Sadam.

Selain itu, dirinya mengajak kepada rekan-rekan seprofesinya atau pekerja wartawan agar jangan takut dengan informasi hoaks sehingga tetap mau menerimah Vaksin. “Mari torang Vaksin, jangam takut karena Vaksin itu Aman dan Halal,” jelas.

Selain mengajak rekan-rekan wartawannya, pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat Halsel agar menerimah Vaksin. Apalagi kata dia masyarakat yang sering keluar daerah perlu melakukan Vaksin.

Sekedar diketahui selain Sadam Hadi Wartawan Seputar Malut Biro Halsel yang menerimah Vaksin juga sudah ada  7 wartawan Biro Halsel yang telah di Vaksin.

Berikut nama-nama wartawan yang bertugas di Kabupaten Halsel telah menerima Vaksin yakni Samsir Hamjen (Wartawan SKH Malut Post), Nandar Jabid (Wartawan SKH Fajar Malut), Dahbudin Basri (wartawan kabarmalut.co.id), Sahril Samad (Wartawan indotimur.com), Suparto Mayhudin (wartwam rakyatkini.com) dan wartawan SKH Seputar Malut Sadam Hadi. #iL