Sukses di Jakarta, Advokat Berdarah Tobelo Julius Lobiua Bantu Korban Banjir di Desa Kusuri

Swaramalut.com- Halut

Menjadi Pengacara atau Advokat memang impian banyak orang. Apalagi di pusat ibukota jakarta, banyak kenal dengan orang-orang besar serta popularitas, hal inilah yang membuat banyak orang berlomba-lomba untuk menjadi Advokat.

Mereka rela mengadu nasib ke Jakarta Melalui tekad dan keinginan yang kuat sehingga  menjelma menjadi orang yang sukses.

Kesuksesan mereka memang diraih dengan jerih payah. Tak jarang mereka rela menghabiskan waktu untuk menangani persoalan masyarakat yang terkena masalah hukum.

Merekapun rela meninggalkan keluarga di kampung halaman. Hasil dari jerih payah tersebut digunakan untuk membahagiakan orang terdekatnya.

Hal inilah yang menarik perhatian Julius Lobiua putra asli Halmahera Utara yang berprofesi sebagai  Advokat di Jakarta akhirnya tergugah hatinya untuk membantu para warga di desa Kusuri kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara  yang mengungsi akibat bencana banjir yang melanda kawasan mereka baru-baru ini.

Tidak tanggung-tangung Bantuan berupa paket sembako langsung diberikan kepada 18 warga Kusuri yang tertimpa bencana, Jumat (17/9/2021).

“jadi ada beberapa jenis bantuan yang disalurkan ini berkat Tuhan, bukan karena mampu atau merasa hebat, tetapi selaku Putra Daerah Halmahera Utara(Halut) merasa prihatin dengan warga yang medapatkan musibah”, ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Julius Lobiua ditemani Istrinya Dr. Roslian Andriani, MKes.MHKS.MBiomed(AAM) menyempatkan waktu dengan para warga yang terdampak bencana banjir.

Tidak hanya itu, akibat dari bencana tersebut dirinya akan berkoordinasi bersama Camat untuk mencari solusi agar rumah warga tidak terjadi seperti ini lagi kalau hujan nanti.

Ia pun berharap semoga bentuk kasihnya ini dapat membantu dan meringankan beban warga yang terdampak musibah banjir.

“Ini adalah sumbang asih, sumbangan rasa, jangan di lihat dari nilainya, tapi lihat dari ketulusan berbaginya, semoga apa yang kami berikan dapat meringankan beban dari saudara sekalian,” ucap Julius

Seperti yang kita ketahui jumlah warga yang mengungsi sebanyak 6 kepala keluarga yang terdiri dari 11 orang dewasa dan 7 orang anak..#jojo

Reporter : Niklas.H

DPRD Haltim Gelar Studi Banding di Pemkab Halsel

Swaramalut.com-HALSEL

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Timur melakukan studi banding di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel) tentang pembentukan peraturan daerah (Perda) air bersih.
Ketua Komisi III DPRD Haltim, Ashadi Tajudin, mengatakan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Timur, memilih Halsel untuk studi banding (Stuban) karena di Kabupaten Halmahera Timur saat ini lagi pembentukan peraturan daerah (Perda) tentang Air bersih karena Haltim belum ada Perda PDAM maka tahun ini Pemda dan DPRD Haltim berinisiatif untuk membentuk Perda.
“Kita sudah lakukan koordinasi dengan sejumlah Kementrian dan ternyata harus ada Perda terkait dan kami memilih Halmahera Selatan (Halsel) karena Halsel kategori sehat dalam pengelolaan air bersih,”kata Ashadi dihadapan Bupati Halsel Usman Sidik dan seluruh jajarannya,Jumat (17/9/2021).
Sementara itu Bupati Halsel, Usman Sidik dalam dihadapan Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Haltim mengatakan, Perusahan Daerah (PDAM) Halmahera Selatan menyediakan air minum yang bersih, sehat dan memenuhi persyaratan kesehatan bagi masyarakat dan sekaligus merupakan wujud pelayanan yang diberikan Pemerintah terhadap masyarakat.
Kata orang nomor satu di Halsel ini, PDAM Halmahera Selatan mempunyai tugas pokok dan fungsi sebagai penyedia layanan air minum bagi masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan. PDAM dituntut melaksanakan tugasnya secara responsif, transparan dan akuntabel.
“Selaku pemerintah daerah Halmahera Selatan, berterima kasih kepada DPRD Halmahera Timur yang telah melakukan studi banding di Kabupaten Halmahera Selatan, untuk melakukan sharing bersama  dengan Pemda Halsel dalam rangka studi Banding dalam rangka mempelajari tentang peraturan daerah tentang Air di Kabupaten Halmahere Selatan,”jelas Usman.#ilham
Reporter : Ilham
Reporter : Ilham

15 Perusahaan Tunggak Iuran BPJS Ketenagakerjaan di Halut

Swaramalut.com- Halut

Setelah menerima surat keputusan dari Badan penyelenggara Jaminan sosial (BPJS)  ketenagakerjaan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara berhasil menemukan sejumlah perusahaan yang menunggak pajak.

“Sesuai hasil penelusuran kepala seksi data dan tata usaha Negara (kasidatun), kami temukan ada 15 perusahaan tunggakan pajak,”ungkap Taufik saat ditemui, di ruang kerjanya, Kamis (16/9/2021).

Sementara itu kata Taufik, hingga sejauh ini ada 11 perusahan yang dipanggil Kejari, dan  yang memenuhi panggilan itu baru 10.Taufik mengaku ke 10 perusahaan tersebut bersedia akan melakukan pembayaran. kata Dia tunggakan pajak beberapa perusahaan ini disebabkan terkendala pada data pekerja tidak tetap, sebab data pekerja yang didaftarkan ke BPJS Ketenaga kerjaan itu saat pekerja melaksanakan pekerjaan. Selain data pekerja ada juga terkendala karena Covid-19.

“Mungkin KelalaianNya pada saat selesai pekerjaan Mereka tidak sampaikan ke BPJS sehingga tunggakanNya Besar sampai ratusan juta,” jelas Taufik.

Namun Taufik menerima informasi dari BPJS dikabarkan mereka telah melakukan pembaharuan terkait tunggakan yang ada dalam daftar BPJS untuk disesuaikan dengan data pekerja sebenarnya.

Sedangkan dalam Undang – Undang BPJS kata Taufik, setiap Perusahaan wajib mendaftarkan baik pekerja tetap maupun harian lepas Selama  mereka bekerja di perusahaan.

Menurutnya dibedakan hanya bagi pekerja Sambilan (Freelance) tentu mereka tidak masuk daftar BPJS Karena itu penting untuk disampaikan sebab tujuan dari pada BPJS ini sebagai jaminan keselamatan pekerja. jadi bukan masalah iuranNya” Tadasnya..# jojo

Reporter : Nicklas.H

Jefry Rudy Hoata : Pemda Halut Akan Kembali Mediasi Persoalan Nofince dan UD.Sederhana

Swaramalut.com- Halut

Kepedulian Pemerintah Daerah melalui Dinas Nakertrans Kabupaten Halmahera Utara terkait persoalan pemutusan hubungan kerja(PHK) UD.Sederhana kepada Karyawan lepas mulai terlihat titik terang, pasalnya persoalan tersebut akan diselesaikan secara kekeluargaan.

Kepala Dinas Nakertrans, Jefry Rudy Hoata menyampaikan hal tersebut sudah diselesaikan sebelumnya, hal ini dapat dibuktikan melalui berita acara penandatanganan hak dari kedua belah pihak yang berselisih “persoalan ini sudah selesai” kata Jefri, di ruang kerja, Rabu (15/9/2021) Kemarin.

Terlepas itu kata Jefry, dalam waktu dekat ini Pemda Halut akan melakukan upaya penyelesaian untuk mediasi kasus hak pekerja harian lepas dengan UD sederhana.

“Tadi kita sudah ketemu dengan pak Robi selanjutnya pemda akan mediasi secara kekeluargaan dengan Ibu Nofince Bangijo” ujarnya

Dirinya juga berharap agar Polres Halut menghentikan sementara proses penyidikan pidana masalah hubungan industrial ini.

“Mumpung ada kegelisahan dari kedua belah pihak tentu kami juga sedang dalam upaya menyelesaikan secara kekeluargaan.” Jelas Jefry.

Namun, pada prinsipnya terkait permasalahan ini sudah selesai, meski pun pihaknya belum menerima pesangon, kata Jefry, dirinya berharap agar mediasi kembali dilakukan nantinya bisa diterima untuk penyelesaian kasus ini sekaligus pemberian hak kerja (pesangon). Tandasnya..#jojo

 

Reporter : Nicklas.H

Mayat Pria Tanpa Identitas Di Temukan Mengapung di Perairan Ternate-Tidore

Swaramalut.com-TERNATE

Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan mengapung di Perairan antara pulau Tidore dan Ternate sekitar pukul 09: 30 WIT.

“Memang benar tadi ada temuan mayat pria yang mengapung diperairan antara Tidore dan Ternate,” ungkap Danpos KPLP pelabuhan Bastiong Gunyamin Nasir saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media, Kamis (16/9/2021).

Lanjut Gunyamin, Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh speadboat Permata Lestari dari Sidangoli menuju pelabuhan Bastiong,  setelah melihat kondisi mayat dalam keadaan terapung maka pihak Permata Lestari langsung memberi informasi kepada petugas pos di Bastiong.

Setelah menerima laporan tim dari petugas pos Bastiong langsung menuju lokasi di depan perairan Desa Tahua kota Tidore Kepulauan untuk melakukan evakuasi korban.

“Kita tiba di lokasi dan bersama longboat langsung mengevakuasi korban ke pelabuhan,” katanya.

Gunyamin mengatakan bahwa proses evakuasi korban dengan cara mengikat tali di tangan korban untuk dibawah ke pelabuhan. meski begitu hingga sekarang ini pihaknya belum juga memastikan indentitas korban yang ditemukan.

“Sampai sekarang kita belum tau identitas korban yang merupakan seorang pria ini memang saat ditemukan korban mengunakan kameja serta celana jeans dan sekarang pihak Kepolisian sudah mengevakuasi korban ke RSUD Chasan Boesor Ternate untuk dilakukan visum,”tandasnya.

Sementara di tempat terpisah Kapolsek Ternate Selatan IPDA Suherman membenarkan terkait penemuan mayat pria yang mengapung di perairan Ternate-tidore tersebut.

“Iya benar ada penemuan mayat, sementara korban sudah dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan visum,”jelasnya..#red

Bupati Usman Bakal Beri Sanksi Bagi ASN Halsel Yang Menolak di Vaksin 

Swaramalut.com-HALSEL

Bupati Usman Sidik menegaskan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Halmahera Selatan Maluku Utara, yang menolak vaksin Covid-19 bakal diberikan sanksi, berupa memindahkan menjadi anggota Pol PP.

Ketegasan itu disampaikan Bupati Usman pada kegiatan pembukaan TMMD ke 1012 yang dipusatkan di desa Indari Kecamatan Bacan Barat pada, Rabu, (15/09/2021) kemarin.

Bupati Usman beralasan vaksinasi Covid-19 merupakan program pemerintah pusat oleh kerena itu diwajibkan kepada seluruh ASN.

“Kalau ASN yang tidak mau vaksin, saya pidahakan jadi anggota Pol PP,”kata Usman

Orang nomor satu di Halmahera Selatan ini berujar ketegasan ini adalah upaya pemerintah pusat maupun daerah khusnya di Halmahera Selatan untuk memutus rantai Covid-19.

“Kami Pemda Halsel tidak main-main, untuk memutus rantai Covid-19 karena ini adalah instruksi negara,”tegas Usman.

Sekder diketahui, kegiatan TMMD di Kecamatan Bacan Barat Bupati Usman Sidik didampingi wakil bupati Hasan Ali Bassam Kasuba, dan Dandim Inf Untung Prayitno, dan sejumlah SKPD dan beberpa kepala desa.#ilham

 

Reporter : Ilham
Reporter : Ilham

Pemda Halut Gelar Rapat Pembentukan Tim Penetapan Harga Lahan di Wilayah Industri PT. EFI

Swaramalut.com- Halut

Pemerintah kabupaten Halmahera Utara menggelar rapat pembentukan Tim penetapan harga Lahan di wilayah industri PT. Emerrald Ferrochromium Industri (PT. EFI) di ruang Meeting Fredy Tjandua, Rabu (15/9/2021).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Jefry Rudy Hoata mengatakan sebagian besar pengusaan lahan di dalam lokasi industri PT. EFI sudah dilakukan pembebasan lahan. dan saat ini hanya tinggal 5 keluarga penguasaan lahan yang belum dilakukan pembebasan lahan, karena harga yang ditentukan oleh 5 penguasahan lahan ini bervariasi dari 150.000-300.000 permeter persegi belum termasuk tanaman tumbuh.

“Ini jauh di atas standart Nilai Jual Objektif Pajak (NJOP) untuk di wilayah itu NJOP’nya sebesar Rp 1700 per meter” kata Jefry

Padahal kata Jefry, perusahaan sudah siap membayar dengan harga Rp 7000 per meter. Harga 7000 ini sudah termasuk dengan pembiayaan tanaman tumbuh. Harga tanam tumbuh ini, sesuai dengan daftar yang ada dalam SK bupati.

Diketahui terhambatnya pembebasan lahan dari 5 penguasahan lahan tersebut sangat berpengaruh pada lapangan kerja, dan sekitar 400 karyawan PT. EFI yang terpaksa di PHK’kan.

“perusahaan belum dapat beroperasi terhambat dengan persoalan lahan tersebut. Jika saja persoalan lahan ini sudah selesai, maka PT. EFI akan kembali beroperasi, dan di pastikan akan ada penyerapan tenaga kerja secara besar-besaran, bahkan bisa mencapai 7 ribuan penyerapan tenaga kerja” ujarnya

Selanjutnya, Ia pun menambahkan sesuai SK dari Kementrian Perindustrian bahwa wilayah tersebut adalah termasuk kawasan proyek strategis nasional dan bahkan sekarang ini di kawasan tersebut sudah menjadi objek vital nasional. kata Jefry inilah yang mengharuakan pemerintah daerah terlibat untuk membentuk tim penetapan harga.

Oleh karena itu nantinya harga yang sudah di tetapkan oleh pemerintah daerah melalui tim penetapan harga adalah final, dan perusahaan harus membayar sesuai penetapan harga itu ke 5 pengusahaan lahan tersebut..#A/jojo

 

Reporter : Niklas.H

Hertje Manuel : Belum Semua Dana Bos Cair, Bos Pusat Tahap 3 Menunggu SK Kemendikbud

Swaramalut.com- Halut

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Hertje Manuel akhirnya angkat bicara terkait perkembangan waktu pencairan Dana Bos Pusat (Bospu) dan Dana Bos Daerah (Bosda) yang marak dipertanyakan Para Guru sekolah saat ini.

Menurut Hertje Saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa untuk waktu penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (Dana Bos) pusat tahap III sementara ini menunggu jadwal.

” Sesuai jadwal yang ditentukan dari Kemendikbud, jika tidak ada halangan  kemungkinan bulan Oktober. intinya menunggu SK dari Pusat,” ujar Hertje saat ditemui, Rabu (15/9/2021).

Lanjut Dia bilang sedangkan untuk penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) dirinya akan kembali melakukan pengecekan ke Bagian Keuangan “kita musti cari tahu dulu di Keuangan,” Katanya.

Oleh karena itu Ia pun berharap agar Para Guru Sekolah dapat bersabar, sebab proses untuk penyaluran Bospu tahap III sementara berjalan. dan untuk diketahui bahwa tunjangan sertifikasi Guru juga ikut menunggu pencairan triwulan III, Tandasnya..# jojo

Reporter : Nicklas.H

Bupati Halsel Usman Sidik Buka Kegiatan TMMD Ke-112 Desa Indari Bacan Barat

Swaramalut.com-HALSEL

Bupati Halsel Usman Sidik, mengapresiasi kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD).

Hal itu disampaikan saat menghadiri pembukaan kegiatan TMMD ke 112 Kecamatan yang dipusatkan di Desa Indari , Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Rabu (15/9/2021).

Bupati Halsel H. Usman Siddik dengan didampingi oleh Dandim 1509/Labuha,Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba, Ketua DPRD Muchlis Djafar Serta Para pimpinan SKPD,

Selain itu Kegiatan pembukaan TMMD juga  dihadiri oleh Camat Bacan Barat serta Para Kepala Desa Se Kecamatan Bacan Barat, TNI Manunggal membangun Desa ke- 112 Tahun 2021 dengan tema” TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri”

Pembukaan TMMD diawali Laporan Kesiapan Oleh Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P.,M.Han, Penyerahan Alat Kerja secara simbolis dan Sambutan Resmi serta Pernyataan Resmi Pembukaan Kegiatan TNI manunggal Membangun Desa oleh Bupati Halsel H.Usman Siddik.

Dalam sambutannya Bupati Halsel mengatakan Operasi Bakti TNI dilaksanakan dalam berbagi wujud salah satunya adalah TMMD ( TNI manunggal membangun Desa) Dengan adanya program ini, sangat terasa sekali manfaatnya oleh Masyarakat. Dengan Kemanunggalan TNI, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan masyarakat diharapkan menjadi salah satu jalan bagi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan ketahanan wilayah ini.

Kepada Masyarakat yang daerahnya menjadi lokasi TMMD ini, saya harap berpatisipasi dan mendukung sepenuhnya selama kegiatan TMMD ini berlangsung agar tujuan dan sasaran yang di inginkan dapat berjalan dengan baik dan optimal sesuai yang diharapkan masyarakat

Sambung Bupati, Kepada Saudara, Badan dinas instansi yang memiliki keterkaitan Program dengan TNI Manunggal Membangun Desa ini, untuk dapat melaksanakan kegiatan secara sinergitas terpadu sehingga akhir dari kegiatan ini nantinya dapat benar-benar maksimal, dalam kerangka kita mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Saya berharap tahun yang akan datang Kegiatan TMMD ini dapat kita pertahankan terus menerus Sehingga Pembangunan Setiap daerah bisa terwujud, Ungkap Bupati H.Usman Siddik.

Terpisah dari itu Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P.,M.Han mengatakan bahwa tujuan kegiatan TMMD untuk mewujudkan ruang juang, alat juang, kondisi juang yang tangguh dan kemanunggalan TNI-Rakyat serta dalam rangka membantu pemerintah daerah dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat memalui pembangunan baik bersifat fisik dan non fisik dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif bagi terwujud.

Kegiatan  acara pembukaan TMMD ke 112 itu berjalan dengan aman dan lancar.

Informasi yang diperoleh media ini bahwa Kegiatan TMMD terhitung 30 hari di mulai tanggal 15 September – 14 Oktober 2021 dengan sasaran Desa Kukotu, Desa Wiring,Desa Kusubibi, Desa Nang, Desa Nondang dan Desa Tawabi Kecematan Bacan Barat dan Personil yang terlibat TMMD ke-112 terdiri dari Angkatan Darat 112 orang, Angkatan Laut 6 orang, Polri 12 Orang, Pemda Instansi sipil 20 Orang..#dino

.

Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan di Kota Ternate Terendam Banjir

Swaramalut.com-TERNATE

Hujan deras kurang lebih  beberapa jam yang mengguyur Kota Ternate mengakibatkan sejumlah ruas jalan diternate terendam banjir yang terjadi Selasa Sore(14/9/2021) sekitar pukul 15.00 WIT.

Hasil pantauan swaramalut.com penyebab terjadinya banjir karena tumpukan sampah yang ikut mengalir di selokan-selokan tersangkut yang membuat air meluap.

Wati, salah satu warga yang melakukan aktifitas di kota Ternate tengah tepatnya di gamalama yang juga terkena dampak banjir, kepada media ini mengungkapkan, saat hujan terjadi, air mulai masuk dari arah depan pusat pertokoan, sehingga membuat panik karena air yang masuk itu disertai dengan kayu dan sampah lainnya.

Saya panik, karena air sudah mulai datang dari dua arah yang bersamaan sehingga air dengan cepat naik kurang lebih 1/2 meter. Hal ini membuat  sepeda motor terendam banjir” tambahnya dengan raut wajah sedih.

Sementara Abdul , yang sepeda motornya juga terendam banjir mengatakan, bencana banjir ini baru pertama kali terjadi dengan ketinggian air mencapai sekitar 1 meter orang dewasa bahkan kalau ada kendaraan roda empat yang melintas sepeda motor yang di parkir di badan jalan pun ikut roboh terseret air.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Babullah Maluku Utara mengatakan kondisi hujan lebat terpantau dari citra radar dan satelit yg terjadi sejak pukul 15.00 WIT hingga pukul 17:00 WIT, di Kota Ternate.

Berdasarkan pantauan BMKG angin di lapisan 3000 feet, terdapat angin konvergen di wilayah Maluku Utara, diakibatkan adanya palung yang terbentuk di Samudera Pasifik sebelah timur laut Maluku Utara, dan Typhoon “CHANTU” (980 HPA, MAX 65KT) di bagian utara semakin menjauhi wilayah Filipina.

Untuk itu pihaknya mengimbau apabila terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, masyarakat diminta untuk menjauh dari tubuh air (misal pantai) dan dari lereng rawan longsor. Selain itu guna mencegah terjadinya banjir semakin memburuk pada waktu berikutnya, disarankan untuk bekerjasma membersihkan saluran irigasi di setiap kelurahan.

Seperti yang kita ketahui bersama Hujan dengan intensitas deras yang terjadi pada  pukul 15.00 WIT sampai pukul 19.20 WIT mengakibatkan terjadinya genangan di sejumlah titik di antaranya di kecamatan Ternate tengah Kampung Pisang, Pasar Gamalama dan Pasar Higienis atau Pasar Tradisional, dan Ternate selatan di kelurahan mangga dua dan kelurahan bastiong..#red