- SWARA KEPSUL/TALIABU, SWARA TERKINI

Bejat !!! Ayah Tega Gauli Anaknya Hingga Hamil Lima Bulan

Swaramalut.com, Ternate

Seorang ayah tega menggauli anak kandunganya sendiri hingga hamil. Perbuatan keji itu terbongkar setelah neneknya melihat sesuatu yang mencurigakan kepada cucunya.

Pelaku adalah SD (36) pria yang bekerja sebagai sopir angkot tersebut memaksa anak kandungnya yang berusia 16 tahun itu untuk memuaskan nafsunya.

Kelakuan bejat itu sudah berlangsung sejak 2016-2017 silam. Korban saat ini telah hamil 5 bulan. Atas perbuatannya, SD harus berurusan dengan polisi.

Kapolsek Ternate Utara AKBP IPTU Ambo Wellang mengatakan bahwa pelaku saat ini sudah ditangkap dan sudah ditetapkan sebagai tersangka, karena korban bersama saksi-saksi sudah di BAP dan diancam UU perlindungan anak dan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Dari keterangan yang kami peroleh, tersangka sudah melakukan aksinya kurang lebih 4 tahun lalu,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media,Rabu (13/3/2019)

Aksi tersangka terbongkar setelah korban hamil. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

“Dari keterangan, korban sempat diancam supaya tidak melaporkan. Tapi, karena hamil keluarganya lapor dan kami tindaklanjuti,” paparnya.

Secara tegas, Ambo menuturkan bahwa akibat aksinya, tersangka dijerat pasal 81 ayat 1 subsidair pasal 82 uu no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak atau pasal 46 jo pasal 8 huruf a undang-undang no 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga atau pasal 285 KUHP.

Menuruk kapolsek bahwa dirinya sempat menyuruh korban bersama nenek-nya ke Polsek untuk membuat laporan. Setelah membuat laporan polisi dan  kita buat visum serta interogasi kepada korban,”ujar Kapolsek.

Kapolsek menambahkan bahwa kasus pencabulan ini terungkap saat Neneknya curiga kepada Bunga melalui gerak-geriknya yang lain setiap hari, bahkan kemarin Nenek-nya katakan sama korban kalau dirinya jangan dulu ke sekolah. Ia pun bertanya ada apa sampai kamu begini.

“Hubungan intim ini terjadi di tempat pembuangan sampah, dan didalam mobil, saat Bapak kandung saya menyemput saya di sekolah bahkan saya sering dimarahi saat bertemu dengan teman-teman saya”ucap korban.

Seperti yang kita ketahui bahwa pelaku masih mempubyai istri dan memiliki satu anak kecil dan Atas perbuatannya tersebut  keluarga korban sempat mengamuk dan memukul pelaku.

Kapolsek himbau kepada masyarakat Kota Ternate, khususnya orang tua jangan melakukan tindakan tersebut seperti yang dilakukan oleh SD,  sebab anak adalah harta terbesar.

“Hal ini saya katakan karena mereka sejak kecil kita yang merawat hingga besar. Kemudian terus berhati-hati dan melakukan pengawasan kepada anak-anak khususnya kepada perempuan, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Tolong jaga anak dengan benar agar tidak terjadi sesuatu kepada mereka, jangan sudah terjadi sesuatu baru terkejut,”pinta Kapolsek.

“Tolong jika ada anak perampuan, dijaga betul-betul jangan sampai nanti terjadi apa-apa baru keget anak jaman sekarang ini alasan pergi belajar teryata berpacaran,”pesan Kapolsek..#MI

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!