banner 140x600
banner 140x600
SWARA DAERAH

BPNT Desa Dagasuli Diduga Bermasalah, Arifin Yanhar Akhirnya Angkat Bicara 

106
×

BPNT Desa Dagasuli Diduga Bermasalah, Arifin Yanhar Akhirnya Angkat Bicara 

Share this article
banner 336x280

Swaramalut.com – Ternate

Akibat mempermasalahkan salah satu program Kementrian Sosial (Kemensos) RI yaitu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang di duga bermasalah Desa Dagasuli, Kecamatan Loloda Kepulauan, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) itu  Arifin Yanhar langsung angkat bicara.

Arifin Yanhar selaku pendamping BPNT Kecamatan Loloda Kepulauan (Lokep) mengatakan, apa yang disampaikan oleh Burhan Alkatiri dalam pemberitaan di salah satu media Online menyangkut dengan penerima BPNT sebanyak 10 orang itu tidak benar.

“Yang benar itu adalah 30 orang. Jadi data penerima program BPNT yang ada itu sumbernya dari Kemensos RI. Karena pada saat penyaluran di Kecamatan, pelaksanaan pembagian sudah sesuai daftar,”ucap Arifin saat dikonfirmasi tadi malam. Sabtu, (17/04/2020).

Lanjut Arifin, yaitu nama penerima yang di keluarkan melalui petugas Himpunan Bank Negara (Himbara/BRI) berdasarkan pengecekan saldo khusus Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berhak menerima. Dan setiap pembagian KPM mendapatkan sembako sesuai dengan nilai saldo masing-masing.

“Dan itu pun bahan berfariasi dari jumlah penerima tersebut. Jadi jika ada KPM yang belum paham ya tentu kami suda jelaskan sebelum penyerahan. Karena data  penerima itu sumbernya dari Kemensos RI. Dan kami (Pendamping) sudah mengawasi dalam tahapan pendistribusian di wilayah kerja tingkat Kecamatan,”papar pria lulusan UMMU itu.

Arifin bilang, jika ada pihak-pihak lain sengaja menimbulkan data lain tentu itu bukan bersumber dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten (Halut). Maka dari itu, sesuai permintaan Dinsos, yang bersangkutan datang ke kantor, agar dipertanggungjawabkan data tersebut.

“Karena di penyaluran BPNT kemarin tidak ada data tambahan atau nama-nama lain di luar dari data yang kami sudah masukan ke Satuan Kerja (Satker) Propinsi melalui Dinsos,”jelas Ipin biasa di sapa.

Tapi anehnya ia katakan, kenapa di desa-desa lain tidak ada masalah, tapi di Desa Dagasuli terjadi seperti ini? apa yang mereka maksudkan?, padahal tahapan BPNT suda selesai penyaluran di Kabupaten Halmahera Utara pada umumnya dan tidak ada kendala apa-apa.

“Maka dari itu, apa bila ada oknum-oknum tertentu yang mau sengaja menganggu program pemerintah tersebut, maka pihak dinsos dan pendamping akan mengambil langka-langka hukum,”tegas Arifin.

Arifin menyampaikan, perlu di ketahui juga untuk KPM-PKH tidak semua mendapatkan saldo BPNT kemarin, maka dari itu, KPM-PKH juga perlu tahu jika ada yang menyampaikan dan mereka bukan bagian dari pengurus, lebih jelasnya datang  ke kantor Dinsos.

“Agar disampaikan prosedur program tersebut yang telah di atur juga dalam pedoman umum tersebut. Kemudian selain itu, saya juga sesalkan dengan pemberitaan yang tidak berimbang yang diberitakan oleh salah satu media,” pungkas Ipin..#MA

banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!