Tidak Butuh Waktu Lama, Polres Halut Berhasil Amankan Pelaku Penistaan Agama di Medsos

Swaramalut.com-HALUT

Pelaku dugaan penistaan agama diamankan Polres Halmahera Utara(Halut),Senin (24/5/2021). Atas nama Inisial HD (30) warga desa Kusuri, Kecamatan Tobelo Barat,Halut ditangkap dan diamankan karena ulahnya memposting status di media sosial, menghina agama Islam dan Nabi Muhammad, Minggu (23/5/2021) kemarin.

Sampai sekarang belum mengetahui sebab dari pelaku sehingga mengunggah Postingaan tersebut hingga memicu kecaman dari masyarakat hingga organisasi Islam di Malut.

” Ada beberapa warga yang melaporkan tersangka. Pelaku kita tangkap di rumahnya,” ujar Wakapolres Halut , Kompol Alwan Aufat kepada media ini melalui pesan singkat whatsApp senin(24/5/2021).

Wakapolres menambahkan laporan setelah mendapat laporan dirinya langsung memerintahkan personil untuk melacak pelaku dan Personil Gabungan Sat Reskrim dan Sat Intelkam dibawah pimpinan Kasat Reskrim Iptu Anggito Erry Kurniawan,S.T.K,S.IK berhasil mengamankan pelaku dirumahnya.

” Diduga Karena pendidikan yang minim mendorong pelaku mengunggah status kurang pantas. Kasus ini murni diduga dilakukan secara pribadi. Kami minta masyarakat tidak memperluas kasus ini,” Ucap Kompol Alwan.

Dalam kasus ini tentunya Penyidik akan meminta keterangan sejumlah saksi. Baik pelapor ataupun ahli bahasa maupun ahli teknologi informasi.

Sementara untuk pasal yang dikenakan yakni pasal 45 jo pasal 27, serta pasal 28 UU No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE). Ulah HD ini juga dinilai melanggar ppasal 156a KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara.

Sementara itu di hadapan petugas dan awak media, HD meminta maaf kepada pengguna media sosial maupun umat Muslim. Apa yang dilakukannya ini merupakan kelalaiannya..#red

Kades Kurunga Diduga Menganiaya Warganya

Swaramalut.com, LABUHA – Kepala Desa (Kades) Kurunga Kecamatan Pulau Joronga Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Sahril Landoloma diduga menganiaya warganya Walad Hi Hasan, pada Senin 15 Maret 2021 pekan kemarin.

Keluarga Korban Zamrud Zaid, kepada wartawan Swaramalut.com, Selasa 23 Maret tadi, mengatakan kejadian ini berawal soal posting adanya pemotongan dana gempa sebesar Rp. 15 juta dari total anggaran sebesar Rp 50 juta yang terparkir di rekening.

Lantaran postingan dugaan tersebut, Kades merasa kesal dan tidak terima dan memarahai 3 warganya serta melakukan pemukulan terhadap mereka termasuk korban (Walad).

” Akibat kejadian tersebut adiknya (Walad) mengalami rasa nyeri di dada dan perut, namun karena pihak keluarga merasa korban tidak apa – sehingga dirawat dirumah,” ungkapnya.

Namun hingga menjelang seminggu kondisi korban tidak membaik bahkan lebih perihatin, jadi kami larikan ke RSUD guna mendapat penanganan yang lebih intensif.

“Karna adiknya masih merasa sakit di dada dan perut serta mual dan muntah,” ujar Zamrud.

Dan atas tindakan premanisme yang dilakukan Kades Kurunga pihaknya sudah melaporkan ke pihak Kepolisian guna ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Olehnya itu, kami (keluarga) sangat berharap agar secepatnya laporan tersebut diproses sehingga menjadi efek jera untuk Kades, karna yang bersangkutan (Kades) sudah berulang kali melakukan penganiayaan terhadap warganya,” pinta Zamrud. #IL

Reskrim Polres Haltim Ciduk Tersangka Pembunuhan di Kec. Maba Utara

Swaramalut.com-HALTIM

Satuan Reserse Kriminal Polres Haltim gerak cepat tangani Kasus pembunuhan terjadi tanggal 20 Maret 2021 bertempat di Transmigrasi SP2 Desa Pumlangan Kec Maba Utara Kabupaten Halmahera Timur.Minggu,21/3/2021.

Kasat Reskrim Akp Pautri Yustiam, S.IK memimpin langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kasus Pembunuhan di tranmigrasi SP2 Desa Pumlangan Kecamatan Maba Utara Kab Haltim bersama Kapolsek Maba Iptu M. Thaho A. S.Sos dan Timnya berhasil mengamankan tersangka pembunuhan Saudara
YL alias Koang , umur 60 thn, pekerjaan Tani, agama Kristen Peotestan, alamat transmisgrasi SP2 Desa Pumlanga Kec. Maba Utara Kab Haltim dan Korban Saudari HH, umur 34 tahun, pekerjaan ibu rumah tangga , agama Kresten Katolik , alamat Transmigrasi SP2 Desa Pumlangan Kec. Maba Utara Kab Haltim.

Penjelasan Kasat Reskrim melalui Kasubag Humas Iptu Jufri Adam , S.Sos bahwa kronologis kejadian tindak pidana pembunuhan Pada hari Sabtu tanggal 20 Maret 2021 di Desa Pumlangan tepatnya di depan rumah saudara saksi M M ,terjadilah adu mulut antara korban HH dan tersangka Y R alias (koang) kemudian tersangka Y R alias (koang) masuk kedalam rumah untuk mengambil parang yang sudah di asah dengan tergesa gesa dan saksi L U menghalangi tersangka Y R alias (koang) tidak dihiraukan akhirnya tersangka Y R alias (koang) berhasil keluar dan mengejar korban H H dengan membawa parang dan korban H H berlari bertemu dengan saksi J R di depan rumah saksi M M dengan maksud meminta pertolongan tetapi tersangka Y R alias (koang) katakan “jangan mrnghalangi aku ” dan tersangka Y R alias (koang) mendekati korban saudari H H dan membacok Korban H H didepan saksi J R kemudian korban menangkis dengan tangan kirinya , setelah itu korban HH lari kedalam rumah saudara saksi M M, dan tersangka Y R alias (koang) mengikuti korban dan menarik tangan korban keluar rumah kemudian tersangka Y R alias (koang) membacok korban HH kembali di bagian leher sebelah kiri dan kepala bagian belakang sebanyak 8 kali, korban HH tergeletak tidak bergerak dan Korban H H mengalami luka bocor di bagian Dada , leher dan Tangan kiri terputus akibat luka dan kehilangan banyak darah sehingga korban HH meninggal di Tempat Kejadian Perkara ( TKP ).

Tersangka Y R alias (koang) diamankan di Polres Haltim dan Barang Bukti berupa : Sebilah Parang
,celana corak hitam putih 1 helai
dan baju warna oranye 1 helai.

Akibat perbuatan tersangka Y R alias Koang diduga melakukan tindak Pidana pembunuhan melanggar pasal 338 KUHP sub 351 ayat- (3 ) KUHPidana diancam hukuman Maksimal 15 tahun penjara..#Zul

Terdakwa Penyelundupan Unggas di Halbar Divonis 6 Bulan Percobaan

Swaramalut.com, Halbar – Terdakwa kasus penyelundupan unggas jenis ayam philipana, Rudi Jonas (38) warga Kelurahan Guraping Kecamatan Oba Utara Kota Tidore Kepulauan(Tikep) divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Ternate 6 Bulan Percobaan.

Kasi Pidum Kejari Halbar, Reza Fikri Darmawan

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Halmahera Barat (Kasdum Kejari Halbar) Reza Fikri Dharmawan, ketika dikonfirmasi, Rabu, 30 Desember 2020, membenarkan terdakwa Penyelundupan Unggas jenis ayam philipana sebanyak 15 ekor Rudi Jonas divonis majelis hakim pidana penjara 1 bulan lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Halbar.

“Dimana pada persidangan sebelumnya terdakwa dituntut JPU 3 bulan pidana penjara dan denda sebesar Rp. 5 juta subsider 1 bulan pidan penjara dengan masa percobaan 6 bulan,” ungkapnya.

Dan berdasarkan pada fakta persidangan terdakwa terbukti melanggar pasal 35 ayat 1a, dan huruf c, Undang-undang  Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan sebagaimana yang didakwakan kepada terdakwa.

“Namun majelis hakim yang ketua Ulfa Rery, Hakim Anggota Khadijah AmalZain Rumalean, Kadar Noh, mempunyai pendapat lain dan menjatuhi hukum kepada terdakwa 2 bulan penjara, denda Rp 5 juta subsider 1 bulan kurang penjara dengan masa percobaan 6 bulan,” kata Reza.

Memang putusan hakim lebih ringan dari tuntutan JPU, namun terdakwa masih wajib membayar denda kalau tidak maka harus menjalani subsider dari denda tersebut, sementara barang bukti dirampas oleh negara.

“Sebenarnya, kami sudah melelang barang bukti tersebut, tetapi salinan putusan baru kami terima, maka lelang baru kami laksanakan pada pekan depan sekaligus mengeksekusi atas denda tersebut,” ujar Kasdum Kejari Halbar. #chull

Wartawan Halbar Ditikam, Ketua KJH Desak Polisi Tangkap Para Pelaku

Swaramalut.con, Halbar – Terkait kasus dugaan penikaman dan pemukulan yang dilakukan Ilyas Dany bersama kawan-kawan terhadap wartawan Cermat Partner Kumparan.com biro Halbar, Rabu 30 Desember 2020 dinihari tadi, mendapat tanggapan serius dari Komunitas Jurnalis Halmahera Barat (KJH).

Menurut Ketua KJH Halbar, Ruslan Habsy, kasus dugaan penikaman dan pemukulan yang diduga dilakukan oleh beberapa pendukung pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Halbar yang berakronim JUJUR ini, pihak Kepolisian dalam hal ini Kepolisian Sektor Jailolo Selatan (Polsek Jalsel).

“Karena ini merupakan tidak melawan hukum dan sudah dilaporkan secara resmi oleh korban (Zulfikar), maka pihak Polsek Jalsel harus mengusut kasus ini hingga tuntas,” kata Ruslan, kepada wartawan, Rabu 30 Desember 2020 pagi tadi.

Dan terkait kasus kekerasan terhadap wartawan kali ini tidak biasa, karena pelaku secara terang-terangan membawa senjata tajam (Sajam) dan langsung menikam dan menganiaya korban.

“Olehnya itu, saya atas nama wartawan dan mewakili seluruh Jurnalis, berharap pihak penegak hukum dapat cepat mengamankan para pelaku, sehingga tidak terjadi kepada rekan pewarta yang lain, karena bisa saja terjadi kembali yang dapat mengancam keselamatan dari pewarta sendiri,” ujar Lan.

Sementara itu korban, Zulfikar Sahman, juga membenarkan terkait kasus pemukulan dan penikaman terhadap dirinya itu sudah laporkan secara resmi kepada pihak yang berwajib dalam hal ini Polsek Jalsel.

“Laporan saya sudah diterima, dan sudah dilakukan permintaan visum,” ucapnya.

Zul sapaan akrab Zulfikar, juga mengisahkan kronologis kejadian tersebut berawal sekitar pukul 01.30 WIT, dirinya sementara duduk disebuah warung makan di Desa Moiso Kecamatan Jalsel, tiba- tiba datang sebuah mobil Avanza dengan nomor polisi DM 1814 DB yang dikendarai Irwan yang juga merupakan salah satu pendukung paslon JUJUR.

“Berselang tak lama, turun sekitar 4 orang dan langsung melakukan penganiayaan terhadap saya dengan cara mengunakan kepalang tangan dan salah satu diantara pelaku bernama Ilyas Dany langsung menikam saya dengan pisau (kris),” jelasnya.

Namun atas kejadian tersebut dirinya mengalami luka memar dan luka robek di bagian wajah akibat terkena Sajam (kris).

“Tapi saya juga bersyukur, karena saat kejadian tersebut ada warga desa setempat sehingga dapat melerainya, dan saya langsung mendatangi Mapolsek Jalsel guna melaporkan kejadian tersebut,” tuturnya.

Kapolsek Jalsel Ipda Ikra Patamani, saat dikonfirmasi, memberikan adanya laporan penganiayaan terhadap salah satu wartawan.

“Kini pihaknya sudah meminta keterangan korban dan melakukan permintaan visum di Puskesmas Sidangoli,” terangnya. #chull

Pembangunan Puskesmas Baru Jadi Temuan BPK, Kadinkes : Itu Sudah Ditindaklanjuti

Swaramalut.com, Halbar – Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Maluku Utara (BPK Malut) menemukan adanya kerugian negara cq Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Pemkab Halbar) pada Pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Desa Baru Kecamatan Ibu Selatan tahun 2019 sebesar Rp. 255.828.909, 46.

Bukti pengembalian temuan BPK atas Proyek Pembangunan Puskesmas Baru

Dugaan tersebut berdasarkan laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK perwakilan Malut atas laporan keuangan Pemkab Halbar tahun 2019 nomor : 17.C/LHP/XIX.TER/06/2020, tertangal 16 Juni 2020.

Dimana dalam LHP BPK tersebut ditemukan adanya kerugian pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Halbar senilai Rp. 255.828.909, 46 atas proyek pembangunan Puskesmas Baru yang dianggarkan melalui APBD Halbar tahun 2019 sebesar Rp. 6.808.267.870,00.

Dari total yang menjadi temuan BPK perwakilan Malut tersebut diantaranya
kelebihan pembayaran sebesar Rp. 255.594.432.71 dan denda keterlambatan selama 6 hari setelah masa Addendum berakhir yakni sebesar Rp. 234.476,75 atau 6/1000 x (0,574% x Rp6.808.267.870,00).

Kadinkes Halbar Rosfintje Kalengit

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Halbar Rosfintje Kalengit, ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu 23 Desember 2020, membenarkan adanya temuan tersebut.

“Namun temuan tersebut, kami (Dinkes) sudah menindaklanjuti ke pihak Kontraktor dan mereka telah menyelesaikan atau membayar temuan tersebut baik itu Kelebihan pembayaran maupun keterlambatan pekerjaannya,” ungkapnya.

“Jadi pengembalian temuan BPK Malut, baik kelebihan pembayaran maupun keterlambatan pekerjaan, itu langsung dilakukan oleh PT Makmur Konstruksi Pratama (MKP) ke Kas Umum Daerah melalui Bank Maluku – Maluku Utara tertanggal 16 Desember 2020 kemarin,” jelas Fien sapaan akrab Kadinkes Halbar.

Terkait temuan BPK atas proyek pembangunan Puskesmas Baru juga sempat menjadi sorotan dari Sekertaris Jendral DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Malut M Idhar Bakri.

Menurut dia, terkait dengan temuan tersebut, pihak penegak hukum harus secepatnya menindaklanjutinya, karna itu temuan BPK perwakilan Malut,” kata Idhar saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, 22 Desember 2020 kemarin. #chull

Jelang Natal 2020 dan Tahun Baru, Polsek Maba Selatan Amankan Ratusan Miras

Swaramalut.com-Haltim

Polsek Maba Selatan  melaksanakan Patroli Cipkon menjelang Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021  berhasil mengamankan minuman keras jenis cap tikus sebanyak 147 kantong plastik di rumah warga Deda Sangaji Kecamatan Kota Maba Kab Halmahera Timur.Rabu,(23/12/2020)

Kapolsek Maba Selatan Iptu Irfan Firdaus S.Tr.K menjelaskan melalui Kasubag Humas Iptu Jufri Adam, S.Sos bahwa  Patroli Cipkon  menjelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dipimpin langsung Kapolsek Maba Selatan dan informasi dari warga masyarakat di Desa Sangaji Kec Kota Maba warga yang menjual minuman keras jenis captikus kemudian kapolsek bersama anggota mendatangi rumah warga dan berhasil mengamankan minuman keras  sebanyak 147  kantong plastik yang disimpan dalam kamar.

Lanjut Kapolsek adapun Identitas pemilik minuman keras jenis captikus yakni saudara  I  alamat Desa Sangaji dan  saudari  N  alamat Desa Sangaji Kecamatan Kota Maba Kabupaten Halmahera Timur,

Penyampaian Kedua pemilik minuman jenis captikus  dalam interogasi menjelaskan bahwa minuman tersebut di dapat dari Desa Nanas Kecamatan Wasile Selatan dengan harga Rp. 20.000 dan minuman dibawah ke Kota maba disimpan untuk dijual pada saat Hari Raya Natal  dan Tahun Baru 2021  dengan harga Rp. 50.000 per kantong plastik

Barang bukti minuman jenis captikus sebanyak 147 Kantong Plastik  diamankan di Polsek  Maba Selatan  ,saudara I  dan  N (pemilik minuman keras jenis captikus ) dimintai keterangan oleh anggota Polsek kemudian membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan nya lagi dan dilakukan pembinaan Rohani Polsek Maba Selatan..#Zul

Bawaslu Halbar Kembali Didemo

Swaramalut.com, Halbar – Terkait dengan dugaan penanganan pelanggaran Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) seratak Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) tahun 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Halbar kembali didemo, Senin 21 Desember 2020.

Aksi yang dikoordinir Sahrir Jasmin menuntut adanya transparansi Bawaslu Halbar dalam proses setiap dugaan pelanggaran Pilkada Halbar 2020, baik yang menjadi temuan Bawaslu maupun yang dilaporkan.

Dimana masa aksi mendesak pihak Bawaslu Halbar agar mengklarifikasi informasi berupa foto, video dan berita yang dikaitkan dengan politik uang Paslon tertentu dan menindaklanjuti tuduhan terhadap Komisioner Bawaslu Halbar Aknosius Datang ke Pihak Kepolisian.

Bawaslu Halbar juga diminta agar memperbaiki sistem pelayanan komunikasi terkait mekanisme pelaporan yang terbuka dan tidak kaku, serta mengedepankan independen, profesional dan nilai-nilai Demokrasi dalam menangani setiap laporan masyarakat.

Dan masa aksi juga menegaskan, Jika tuntutan ini tidak ditindak lanjuti, akan dilanjutkan ke Bawaslu Provinsi, Bawaslu RI dan DKPP, agar segera mencopot seluruh komisioner Bawaslu Halbar.

Salah satu Orator aksi Ardi dalam orasinya, mempertanyakan kinerja Bawaslu yakni melakukan pencegahan pelanggaran pemilukada dan pencegahan sengketa proses pemilukada sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Karena dalam Proses penyelenggaraan Pilkada di Halbar dipenuhi dengan segala macam informasi buruk yang beredar di masyarakat.

“Diantaranya, informasi tentang adanya kecurangan pemilu, keberpihakan Bawaslu terhadap Paslon tertentu, intimidasi, kekerasan simbolik, sampai pada ancam- mengancam yang melibatkan antar pendukung pasangan calon,” ujarnya.

Dan semua informasi yang dapat mematikan nilai demokrasi di Halbar ini disebabkan institusi Bawaslu sebagai pengawas pemilu, tidak mampu meluruskan informasi yang dapat mengancam soliditas masyarakat Halbar,” kata Ardi.

Usai menyampaikan unek-unek selama kurang lebih satu jam, masa aksi dibubarkan dengan alasan masih situasi Pandemi Covid-19.

Sekadar diketahui, masah aksi saat melakukan aksi dilengkapi dengan 3 spanduk yang bertuliskan yakni :
1. “Bawaslu adalah sumber Kekacauan di negeri ini”.
2. ” Nikodemus dan Aknosius Datang sapa yang betul”.
3. ” Seribu kali Bawaslu yang mati dari pada masyarakat”. #chull

Dugaan Ada Upaya Curang di Pilkada Halbar, Tim Pemenangan JUJUR Beri Warning

Swatamalut.com, Halbar – Dugaan adanya upaya kecurangan hasil  pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) 2020 oleh salah satu pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Halbar, seluruh Tim pemenangan, para pendukung dan simpatisan paslon James Uang dan Djufri Muhammad  (JUJUR) beri warning.

Ketua Tim Pemenangan paslon dengan jargon JUJUR, Rustam Fabanyo, kepada wartawan, Jumat 1 Desember 2020, mengakui, terkait dengan kemenangan yang telah dicapai oleh Paslon JUJUR dalam Pilkada serentak Halbar pada tanggal 9 Desember kemarin, disinyalir ada salah satu paslon yang mencoba mengganggu.

“Jadi diharapkan kepada para Tim Pemenangan maupun Penduduk dan simpatisan JUJUR, agar tetap memantau dan mengawal tahapan Pleno kecamatan yang sementara berlangsung hingga ditingkat Kabupaten nantinya,” ungkapnya.

Karena dugaan upaya kecurangan yang dimainkan oleh salah satu Paslon tersebut mengamankan anggota PPK guna memanfaatkan ribuan sisa surat suara dan menganti berita acara serta form C1 Plano.

“Untuk itu, Tim pemenangan dan pendukung serta simpatisan JUJUR tidak boleh lengah, sebab saat ini kita (JUJUR) sudah memang,” pintanya.

Dan adanya dugaan tersebut, pihak penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu Halbar di warning, serta ikut mengawasi sehingga pesta demokrasi ini bisa berjalan aman, jujur dan adil.

“Kalaupun hal tersebut ditemukan atau coba dimainkan oleh Paslon tertentu ataupun Penyelenggaraan, maka pihaknya akan memproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas mantan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Halbar,” tegasnya.

” Sebab pada Pilkada serentak Halbar 2020 ini, Paslon JUJUR memperoleh suara terbanyak dari partisipasi pemilih Halbar 66.624 jiwa atau 100 persen dari total DPT : 78.662 jiwa, yakni, Paslon JUJUR :  22.615 suara atau 33,94 persen, Paslon DAMAI dengan 21.002 suara atau 31,52 persen, Paslon Zaman-Pay 12.832 suara atau 19, 26 persen dan Paslon Desain 10.175 suara atau 15,27 persen,” tambah Rustam.

Selain itu Rustam juga menyampaikan tabulasi perolehan suara dari para Paslon dimasing-masing Kecamatan berdasarkan data Form C 1 yang dikantongi tim JUJUR yaitu :

Kecamatan Jailolo

  • DPT : 22.329 jiwa
  • Paslon JUJUR : 6.150 suara
  • Paslon DAMAI : 4.550 suara
  • Paslon Zaman-Pay : 4.930 suara
  • Desain : 2.825 suara
  • Total : 18.455 suara

Kecamatan Jailolo Selatan

  • DPT : 13.056 jiwa
  • Paslon JUJUR : 3.287 suara
  • Paslon DAMAI : 3.767 suara
  • Paslon Zaman-Pay : 2.044 suara
  • Desain : 1.351 suara
  • Total : 10.449 suara

Kecamatan Sahu

  • DPT : 7.265 jiwa
  • Paslon JUJUR : 1.010 suara
  • Paslon DAMAI : 3.003 suara
  • Paslon Zaman-Pay : 1.953 suara
  • Desain : 516 suara
  • Total : 6.482 suara

Kecamatan Sahu Timur

  • DPT : 6.226 jiwa
  • Paslon JUJUR : 1.487 suara
  • Paslon DAMAI : 1.863 suara
  • Paslon Zaman-Pay : 1.127 suara
  • Desain : 900 suara
  • Total : 5.337 suara

Kecamatan Ibu Selatan

  • DPT : 8.502 jiwa
  • Paslon JUJUR : 2.473 suara
  • Paslon DAMAI : 2.566 suara
  • Paslon Zaman-Pay : 934 suara
  • Desain : 1.252 suara
  • Total : 7.225 suara

Kecamatan Ibu

  • DPT : 7.245 jiwa
  • Paslon JUJUR : 2.512 suara
  • Paslon DAMAI : 1.694 suara
  • Paslon Zaman-Pay : 1.017 suara
  • Desain : 1.085 suara
  • Total : 6.308 suara

Kecamatan Ibu Utara (Tabaru)

  • DPT : 6.259 jiwa
  • Paslon JUJUR : 3.206 suara
  • Paslon DAMAI : 1.151 suara
  • Paslon Zaman-Pay : 215 suara
  • Desain : 991 suara
  • Total : 5.562 suara

Kecamatan Loloda

  • DPT : 7.799 jiwa
  • Paslon JUJUR : 2.490 suara
  • Paslon DAMAI : 2.408 suara
  • Paslon Zaman-Pay : 613 suara
  • Desain : 1.255 suara
  • Total : 6776 suara  #chull

Dana Insentif Imam dan Pdt se- Halbar Patut Dipertanyakan

Swaramalut.com, Halbar – Dana insentif Imam dan Pendeta (Pdt) se- Kabupaten Halmahera Barat (se-Halbar) tahun 2020 patut dipertanyakan.

Pasalnya, anggaran insentif imam dan Pdt per bulan Januari – Juni tahun 2020 sudah dicairkan melalui Surat Perintah Pencarian Dana (SP2D) Dinas Sosial (Dinsos) Halbar tertanggal 8 Desember 2020 belum pernah diterima oleh Imam dan Pdt se-Halbar. Hal tersebut perkuat dengan pengakuan beberapa Imam diwilayahnya Jailolo.

“Jadi tong bolong pernah terima gaji (Insentif Iman dan Pendeta) selama satu tahun,” kata salah satu Imam.

Dan yang lebih aneh lagi daftar penerima insentif Imam dan Pendeta se-Halbar yang dikantongi wartawan, itu sudah dibubuhi tanda tangan Imam dan Pdt dengan besaran Rp. 500.000 perbulan jadi total yang akan diterima sebesar Rp. 3.000.000.

Kepala Dinsos Halbar Samsuri Majid saat dikonfirmasi, membenarkan telah dilakukan permintaan pencarian dana.

“Tapi anggarannya masih ada di BANK dan rencana hari Senin pekan depan baru dibagikan,” aku Samsuri melalui via WhatsApp. #chull