Bawaslu Halbar Kembali Didemo

Swaramalut.com, Halbar – Terkait dengan dugaan penanganan pelanggaran Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) seratak Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) tahun 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Halbar kembali didemo, Senin 21 Desember 2020.

Aksi yang dikoordinir Sahrir Jasmin menuntut adanya transparansi Bawaslu Halbar dalam proses setiap dugaan pelanggaran Pilkada Halbar 2020, baik yang menjadi temuan Bawaslu maupun yang dilaporkan.

Dimana masa aksi mendesak pihak Bawaslu Halbar agar mengklarifikasi informasi berupa foto, video dan berita yang dikaitkan dengan politik uang Paslon tertentu dan menindaklanjuti tuduhan terhadap Komisioner Bawaslu Halbar Aknosius Datang ke Pihak Kepolisian.

Bawaslu Halbar juga diminta agar memperbaiki sistem pelayanan komunikasi terkait mekanisme pelaporan yang terbuka dan tidak kaku, serta mengedepankan independen, profesional dan nilai-nilai Demokrasi dalam menangani setiap laporan masyarakat.

Dan masa aksi juga menegaskan, Jika tuntutan ini tidak ditindak lanjuti, akan dilanjutkan ke Bawaslu Provinsi, Bawaslu RI dan DKPP, agar segera mencopot seluruh komisioner Bawaslu Halbar.

Salah satu Orator aksi Ardi dalam orasinya, mempertanyakan kinerja Bawaslu yakni melakukan pencegahan pelanggaran pemilukada dan pencegahan sengketa proses pemilukada sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Karena dalam Proses penyelenggaraan Pilkada di Halbar dipenuhi dengan segala macam informasi buruk yang beredar di masyarakat.

“Diantaranya, informasi tentang adanya kecurangan pemilu, keberpihakan Bawaslu terhadap Paslon tertentu, intimidasi, kekerasan simbolik, sampai pada ancam- mengancam yang melibatkan antar pendukung pasangan calon,” ujarnya.

Dan semua informasi yang dapat mematikan nilai demokrasi di Halbar ini disebabkan institusi Bawaslu sebagai pengawas pemilu, tidak mampu meluruskan informasi yang dapat mengancam soliditas masyarakat Halbar,” kata Ardi.

Usai menyampaikan unek-unek selama kurang lebih satu jam, masa aksi dibubarkan dengan alasan masih situasi Pandemi Covid-19.

Sekadar diketahui, masah aksi saat melakukan aksi dilengkapi dengan 3 spanduk yang bertuliskan yakni :
1. “Bawaslu adalah sumber Kekacauan di negeri ini”.
2. ” Nikodemus dan Aknosius Datang sapa yang betul”.
3. ” Seribu kali Bawaslu yang mati dari pada masyarakat”. #chull

Menang di Pilkada, Jujur : Terimakasih Kepada Seluruh Warga Halbar

Swaramalut.com, Halbar – Meraih Kemenangan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) yang di Gelar 09 Desember 2020 kemarin, Bupati dan Wakil Bupati Halbar terpilih James Uang dan Djufri Muhammad mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Halbar.

Pendukung JUJUR saat bereuforia kemenangan

Hal tersebut disampaikan Bupati Halbar terpilih James Uang (JU) saat mengelar Konferensi Pers yang dilangsungkan di Markas Besar (Mabes) calon Bupati dan Wakil Bupati Halbar dengan jargon JUJUR, Dusun Kusumadehe Desa Soakonora Kecamatan Jailolo, Kamis, 10 Desember 2020.

Data Form C 1 Tim Pemenangan JUJUR

“Sebab Kemenangan yang kami diraih pada kompetisi politik ini, bukanlah kemenangan Paslon JUJUR atau Tim Paslon dan jajarannya, melainkan kemenangan masyarakat Halbar pada umumnya,” ungkapnya.

Untuk itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat Halbar umumnya dan lebih khususnya kepada Pendukung maupun simpatisan JUJUR agar tetap bersabar dan tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

“Sehingga dalam sisa tahapan pilkada ini, yakni tahapan Pleno tingkat kecamatan sampai pada tingkat Kabupaten, tidak terjadi hal-hal yang dapat menggangu jalannya tahapan tersebut sampai pada tahapan penetapan oleh KPU Halbar,” ujarnya.

Dan atas kepercayaan masyarakat Halbar karena telah memilih kami (JUJUR) dalam Pilkada serentak Halbar 2020 ini, jangan pernah ragu dengan Paslon JUJUR.

“Karena saya dan Pak Djufri telah berkomitmen dan konsisten menjalankan 15 program JUJUR yang telah kami Kampanyekan kemarin, karena itu sudah menjadi kewajiban moral maupun kewajiban politik masyarakat Halbar pada umumnya,” ucap JU.

Sementara itu, Djufri Muhammad wakil Bupati terpilih, membeberkan hasil perolehan suara yang diraih dirinya bersama Pak Bupati James.

“Walaupun hasil perolehan suara secara resmi belum diumumkan oleh KPU Halbar melalui tahapan Pleno Kabupaten, tetapi kami sudah kantongi data,” katanya.

Jadi data Form C 1 yang sudah di kantongi dari total 305 TPS se – Halbar, kami keluar sebagai pemenang dengan prestasi 33,94 persen dan disusul Paslon nomor urut 2 yang berjargon DAMAI (Danny Missy dan Imran Lolory) dengan prestasi 31, 21 persen.

“Dengan Demikian kami (JUJUR) sangat optimis atas hasil kemenangan ini, sebab hasil yang tercantum pada Form C 1 internal JUJUR tidak akan berubah saat pleno yang dilakukan KPU Halbar nantinya,” ucapnya mantan anggota DPRD Halbar 3 periode.

Olehnya itu, Kami berharap kepada kandidat lainnya terutama Paslon DAMAI bisa menerima hasil kemenangan Paslon JUJUR dengan lapang dada dan tidak perlu persoalkan.

“Karna itu merupakan fakta yang membuktikan kami (JUJUR) dalam pilihan rakyat Halbar dan kami berjanji akan konsisten dan menjalankan amanah rakyat ini dengan baik,” tandasnya.

Sekadar diketahui, data perolehan suara yang dikantongi tim pemenangan JUJUR dengan partisipasi pemilih 66.624 jiwa dari total DPT : 78.662 jiwa.

Yakni, Paslon JUJUR : 22.615 suara atau 33,94 persen, Paslon DAMAI dengan 21.002 suara atau 31,52 persen, Paslon Zaman-Pay 12.832 suara atau 19, 26 persen dan Paslon Desain 10.175 suara atau 15,27 persen. #chull

Ribuan Pendukung Jujur Gelar Konvoi

Swaramalut.com, Halbar – Meraih Kemenangan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) 2020, ribuan pendukung pasangan berakronim Jujur (James Uang dan Djufri Muhammad) mengelar Konvoi.

Berdasarkan amanat wartawan, Kamis 10 Desember 2020 sekitar pukul 13.00 WIT, ribuan pendukung Paslon dengan jargon Jujur sudah memadati Markas Besar (Mabes) Jujur di Dusun Kusumadehe Desa Soakonora Kecamatan Jailolo.

Kedatangan ribuan pendukung Jujur tersebut guna mendeklarasikan kemenangan mereka pada pilkada serentak Halbar 2020 yang berlangsung kemarin.

Pasalnya ribuan pendukung Jujur yang datang dari berbagai Desa yang tersebar di wilayah Halbar itu dilengkapi dengan atribut pendukung Paslon nomor urut 1 ini.

Djufri Muhammad wakil Bupati Halbar terpilih, dalam konferensi pers, mengakui kedatangan para pendukung mereka (Jujur) itu merupakan bentuk euforia dari kemenangan yang diraih pada pilkada serentak Halbar 9 Desember kemarin.

“Dan itu tidak kami (Jujur) undang melainkan panggilan hati,” ungkapnya.

Olehnya itu, kami (Jujur) tidak bisa melarang mereka (Pendukung) yang ingin melampiaskan kegembiraan atas kemenangan yang kami (Jujur) raih dalam pesta demokrasi ini.

“Tapi, kami sangat berharap sekaligus menghimbau kepada para pendukung agar tidak membuat gerakan tambahan hingga pelantikan nantinya,” pinta Djufri. #chull

KPU Halbar Musnahkan 475 SS Lebih

Swaramalut.com, Halbar – Komisi Pemilihan Umum Kabupate Halmahera Barat (KPU Halbar) melakukan pemusnahan Surat Suara (SS) lebih pada Pilkada serentak Halbar 2020 sebanyak 475 lembar yakni 438 lembar lebih sesudah sortir dan 37 lembar kelebihan saat cetak, pada Selasa 08 Desember 2020.

Suasana Rapat teknis Pemusnahan logistik Pilkada serentak Halbar 2020 di ruang pleno KPU Halbar

Selain memusnahkan SS lebih, KPU Halbar juga memusnakan SS rusak baik saat percetakan maupun saat sortir dan 4 lembar plat cetak SS.

Dalam rapat teknis pemusnahan SS Pilkada serentak Halbar 2020 yang dilangsungkan diruang pleno KPU Halbar dihadiri oleh Ketua KPU Halbar Miftahudin Yusuf, Devisi Data KPUD Halbar Abdurrahman Sulaiman, Ketua Bawaslu Halbar Alwi Ahmad, Kabagpos Polres Halbar Iptu Muh. Arsyad, Perwakilan dari para Paslon Bupati dan Wakil Bupati Halbar.

Ketua KPU Halbar Miftahudin Yusuf, mengatakan pada tanggal 9 Desember 2020 besok akan dilakukan pemungutan suara, namun saat ini akan dilakukan pemusnahan logistik untuk Pilkada serentak Halbar 2020.

“Dan setelah dilakukan pelipatan dan penyortiran logistik Pilkada (SS) terdapat kelebihan dan kerusakan,” ungkapnya.

Diantaranya SS Lebih saat cetak sebanyak 37 lembar, SS rusak saat produksi sebanyak 643 lembar, SS rusak saat penyortiran sebanyak 109 lembar dan SS lebih saat sortir sebanyak 438 lembar.

“Maka KPU Halbar melakukan rapat membahas terkait teknis pemusnahan logistik Pilkada Serentak Halbar 2020 guna memperoleh kesepahaman,” kata Mifta sapaan akrab Ketua KPU Halbar.

Devisi Data Abdurahman, dalam penyampaian, menyarankan agar SS lebih saat sortir sebabnya 438 lembar agar ditangguhkan pemusnahannya guna mengantisipasi adanya kelebihan pemilih.

“Namun ha tersebut harus sesuai kesepakatan bersama dalam rapat ini, karena saat ini Dukcapil Halbar masih melayani perekaman e-KTP,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Halbar, Alwi Ahmad, mengatakan, pada pelaksanaan pemusnahan logistik Pilkada itu dengan teknis yang diatur dalam rapat kali ini.

“teknis mobilisasi masyarakat Halbar yang ada di desa DUM-DUM, KPUD Halbar harus menjelaskannya dengan baik terkait mekanisme pelaksanaannya, agar nantinya tidak menimbulkan permasalahan lain yang dapat menghambat jalannya Pilkada 2020,” ucapnya.

“Dan jika memang kelebihan SS perlu diamankan untuk mengantisipasi kekurangan SS di TPS, harus dibahas terkait mekanisme pengamanannya, sehingga nantinya dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” ujarnya.

Terpisah perwakilan para Paslon yang hadir ada yang setuju SS lebih sebanyak 438 lembar untuk dimusnahkan yakni perwakilan Paslon nomor urut 2.

Sedangkan perwakilan Paslon nomor urut 4 Hardi Haiyun dan Paslon nomor urut 1 Frizer Giwe, tetap bersandar pada PKPU, maka semua SS lebih baik yang rusak maupun yang masih baik harus dimusnahkan.

Sekadar diketahui, dari hasil rapat teknis menghasilkan kesepakatan setiap logistik Pilkada serentak yakni SS yang rusak maupun yang baik serta master plan SS sebanyak 4 lembar dimusnahkan, dan pemusnahan langsung dilakukan di depan kantor KPU Halbar Desa Hoku-Hoku Kie Kecamatan Jailolo. #chull

Warga Bobaneigo Menolak SK Pembentukan KPPS Bangkok

Swaramalut.com, Halbar – Pembentukan Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS) Dusun Bangkok Desa Bobaneigo Kecamatan Jailolo Timur (Jaltim) oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Halmahera Barat (KPU Halbar) melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kecamatan Jailolo Selatan (Jalsel) ditolak warga setempat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Bobaneigo, Abdulah Fara, saat ditemui sejumlah wartawan dilingkup Kantor Bupati Halbar, Senin 07 Desember 2020.

“Pasalnya, perekrutan anggota KPPS Dusun Bangkok berasal dari warga Desa Dodinga dan Bukan dari Dusun Bangkok sendiri,” ungkapnya.

Sehingga dengan adanya hal ini menjadi ketersinggungan bagi masyarakat Bobaneigo terutama masyarakat Dusun Bangkok.

“Dan perekrutmen KPPS Dusun Bangkok itu telah mencederai rasa keadilan untuk masyarakat Bobaneigo,” cetusnya.

Olehnya itu, kami meminta kepada KPU Halbar agar segera merevisi kembali SK pembentukan KPPS Dusun Bangkok. Dan segera memasukkan warga Desa Bobaneigo.

“Bila SK tersebut tidak segera dianulir, saya pastikan warganya tidak akan terima,” ujarnya.

Karena warga Desa Bobaneigo Menolak dengan serius SK Pembentukan KPPS Dusun Bangkok. agar supaya tidak terjadi gesekan KPU Halbar segera menganulir SK tersebut.

“Kalaupun tidak dianulir kami juga tidak bisa menjamin stabilitas keamanan di dusun Bangkok nantinya,” tegas Abdullah. #chull

Bawaslu Halbar : Coblos Tanpa KTP Diperbolehkan

Swaramalut.com, Halbar – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Halmahera Barat (Bawaslu Halbar) memperbolehkan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Halbar 2020 warga atau pemilih mencoblos tanpa membawa Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e- KTP).

Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Halbar, Aknosius Datang, membenarkan terkait diperbolehkan pemilih menyalurkan hak pilihnya tampa membawa e-KTP.

“Tetapi dengan syarat yang bersangkutan telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT),” ujar Ongki sapaan akrab Kordiv PHL Bawaslu Halbar, saat dikonfirmasi wartawan Senin, 07 Desember 2020.

Dan hal tersebut telah diatur dalam undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah yakni bahwa yang bisa menggunakan hak pilih pada saat pencoblosan itu adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdaftar dalam DPT.

“Jadi setiap warga yang telah terdaftar dalam DPT baik yang memiliki e- KTP maupun tidak, semua berhak menyalurkan hak pilihnya,” tegasnya.

Karena dalam ketentuan PKPU hanya untuk memastikan yang pemilih yang mengunakan Form C 6 (undangan coblos) adalah benar-benar yang bersangkutan sehingga harus dilampirkan dengan e-KTP, sebab KPPS tidak mengenal yang bersangkutan.

“Namun itu hanya terjadi di perkotaan, tapi di wilayah Desa seperti yang ada di Halbar tidak, karena semua saling kenal satu sama lain,” ucapnya.

Olehnya itu, diharapkan ke KPPS agar memberikan hak pilih kepada warga baik tanpa membawa e-KTP asal yang bersangkutan telah terdaftar dalam DPT, dan apabila KPPS tidak memberikan hak pilihnya dengan alasan tanpa e-KTP, maka bisa diproses pidana.

“Kalaupun hal tersebut kami (Bawaslu) temukan, maka KPPS setempat langsung diproses pidana, karna telah menghalang-halangi orang untuk mencoblos,” sebut Ongki. #chull

Robinson Missy :  Pilkada Halbar Telah Selesai dan Zaman -Pay Menang

Swaramalut.com, Halbar – Wakil Ketau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Halmahera Barat (DPRD Halbar) Robinson Missy, Menyatakan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Halbar 2020 sebenarnya telah selesai dan kemenangan telah berpihak kepada Pasangan Calon nomor urut 3 Ahmad Zakir Mando dan Pdt. Alpinus K Pay dengan akronim Zaman -Pay.

“Dari naluri politik saya, pilkada telah selesai dan kemenangan diraih Paslon Zaman -Pay,” kata Robinson saat kampanye di Kecamatan Loloda, Rabu 4 November 2020 tadi.

Karena berdasarkan pengamatan dilapangan dan pendangan sejumlah politisi, mengakui keberpihakan masyarakat pedalaman di Kecamatan Sahu, Sahu Timur dan sekitarnya itu mengarah pada Zaman-Pay.

“Tapi hal itu tidak serta merta langsung ditangkap dan timbul rasa penasaran saya, maka langsung turun kesetiap Desa dan mewawancarai lebih dari 10 orang terkait pilihan mereka ke Zakir,” ujarnya anggota DPR lima periode.

Dan hasilnya membuat dirinya terheran, karena pendukung Zaman-Pay sangat fanatik dengan alasan yang hampir sama yakni Zakir adalah orang Baik.

“Bahkan banyak yang mengisahkan pengalaman mereka secara pribadi dengan Zakir yang membuat saya terkejut, karna sangat bervariasi dan sulit ditemukan sosok seorang pimpinan dan politisi seperti Zakir disaat ini,” terang Robinson.

Kemenangan Zaman-Pay, berdasarkan naluri politiknya sudah dapat pastikan, indikatornya, setiap zona Zaman-Pay simpul. Dan dari pengalaman politiknya selama menjabat Anggota DPR lima periode.

“Di momentum politik kali ini dukungan masyarakat kepada kandidat atau Paslon sangat berbeda jauh ketimbang dukungan masyarakat ke Paslon Zaman-Pay dan itu tidak mudah digoyahkan,” ucapnya.

Ironisnya, pendukung dan simpatisan Zaman-Pay di Kecamatan Sahu timur dan Sahu sampai nekat membeli baju dan menyablon sendiri hanya untuk bisa hadir setiap kampanye Zaman-Pay.

“Terlebih lagi yang datang itu merupakan simpul kemenangan Zaman-Pay dari setiap Desa, karna mereka merupakan tokoh masyarakat yang dikenal dan berpengaruh di desa mereka. Dan kedatangan mereka itu tidak ada paksaan atau diminta tetapi mereka merasa dekat dengan Zakir,” jelas politisi Golkar Halbar Robinson. #chull

KPU Halbar Serahkan APK-BK  ke Cakada Halbar

Swaramalut.com, Halbar – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Halmahera Barat (KPU Halbar) secara resmi menyerahkan Alat Peraga Kampanye dan bahan kampanye (APK-BK) ke semua Pasangan Calon Kepala Daerah (Cakada) Halbar.

Ketua KPU Halbar Miftahudin Yusup saat menyerahkan ke masing-masing LO Paslon di saksikan Kordiv PHL Bawaslu Halbar Aknosius Datang

Penyerahan APK-BK Paslon Cakada secara simbolis ke Liaison Officer (LO) Paslon masing-masing tersebut dilangsungkan di Kantor KPU Halbar, Desa Hoku-Hoku Kecamatan Jailolo, Selasa 03 November 2020.

Ketua KPU, Miftahudin Yusuf, saat dikonfirmasi wartawan, mengatakan, penyerahan secara simbolis APK sudah dilakukan bahkan sudah didistribusikan ke masing-masing Paslon.

“Sementara BK sudah diserahkan ke masing-masing Paslon melalui LO nya,” ujarnya.

Dan jenis APK yang sudah di distribusikan yakin, berupa baliho, spanduk dan umbul-umbul.

“Sedangkan jenis BK yang sudah kami berikan ke masing-masing Paslon yaitu berupa poster, pamflet dan brosur,” jelas Miftah sapaan akrab Devisi Keuangan dan Logistik KPU Halbar.

Namun terkait dengan keterlambatan APK-BK sendiri dirinya sudah menyampaikan kepada setiap Paslon, dimana keterlambatan pendistribusian APK-BK bukan hanya KPU Halbar tetapi hampir di seluruh KPU kabupaten/kota se -Malut yang melaksanakan Pilkada serentak 2020.

Saat disentil terkait dengan lokasi atau titik -titik pemasangan APK, ” yang jelas itu ditempat umum sebagaimana yang sudah ditetapkan oleh Kesbangpolda Halbar, sedangkan untuk lokasi milik warga diperbolehkan asalkan mendapat ijin dari pemiliknya,” tambah Miftah.#chull

Camat Jaltim Siap Mensukseskan Pilkada Halbar 2020 di Enam Desa

Swaramalut.com, Halbar – Camat Jailolo Timur (Jaltim) versi Kabupaten Halmahera Barat, Bobby Djumati, siap mensukseskan jalan pemilih Kepala Daerah (Pilkada) serentak Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) tahun 2020 di wilayah Enam Desa.

“Jadi kami selaku perwakilan pemerintah Halbar di Kecamatan, kami akan menjaga stabilitas demi kelancaran pesta demokrasi di Enam Desa,” ungkapnya saat ditemui wartawan di lingkup Kantor Bupati Halbar, Selasa 03 November 2020.

Karena pada prinsipnya, kami sangat menginginkan agar masyarakat Enam Desa khususnya warga Halbar dapat menyalurkan hak pilihnya di Pilkada serentak Halbar 2020, sebagaimana yang mereka dambakan selama ini.

Namun terkait dengan penolakan pembentukan TPS diwilayahnya enam desa oleh Pemdes Kecamatan Kao Teluk, itu versi yang jelas kami siap mendukung pelaksanaan pilkada serentak Halbar di wilayah Enam Desa.

“Memang Pembentukan TPS di wilayah Enam Desa adalah ranah KPU dan kami akan tetap mendukung asalkan masih berada di wilayah Halbar sesuai dengan Permendagri nomor 60 tahun 2019, tetapi sampai saat ini belum ada pembentukan TPS secara resmi oleh KPU Halbar,” jelasnya.

Sementara itu, Devisi Data Dan informasi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Halmahera Barat (KPU Halbar),  Abdurarhman Soleman, saat ditemui wartawan di Kantor KPU Halbar, Senin 02 November 2020 kemarin, mengatakan pihaknya akan melakukan pembentukan TPS di wilayah Enam Desa sebanyak 10 TPS.

“Dan 10 TPS yang akan dibentuk itu semua berada di wilayah Halbar sesuai Permendagri nomor 60 tahun 2019 itu, yakni 2 TPS diwilayahnya Desa Bangkit Rahmat, 1 TPS di Desa Tetewang, 3 TPS di Akelamo Kao dan 4 TPS di Desa Bobaneigo,” ucap Jeje sapaan akrab Abdurahman. #chull

Zakir : Pendukung Zaman-Pay Dapat Mencontohkan Berpolitik Yang Baik

Swaramalut.com, Halbar – Calon Bupati Halmahera Barat (Halbar) nomor urut 3 Ahmad Zakir Mando, menghimbau kepada Masyarakat Halbar pada umumnya dan khususnya masyarakat Sahu agar tidak mudah terpancing dengan isu dan fitnah ataupun Politik Hitam oleh oknum – oknum tertentu.

“Karena ada yang dimainkan oleh oknum-oknum tersebut tidak lain hanyalah untuk mencerai – berai pendukung dan simpatisan Zaman-Pay (Ahmad Zakir Mando dan Pdt. Alpinus K Pay),” ujar Zakir saat Kampanye di Lako Akelamo Kecamatan Sahu, Senin 02 November 2020.

Pasalnya, kami (Paslon nomor urut 3) sudah memiliki pendukung simpatisan yang riil dan tersebar di wilayah Sahu, Sahu Timur, Jailolo, Jailolo Selatan bahkan kecamatan Ibu dan Loloda yang dikagumi oleh para pengamat politik bahkan lawan politik.

“Olehnya itu, lawan politik, sengaja menyebar isu dan fitnah guna bisa memecah belah komitmen pendukung dan simpatisan Zaman-Pay,” ujarnya.

Jadi diharapkan kepada simpatisan dan pendukung Zaman -Pay agar tetap teguh dalam pendirian, Karena jumlah dukungan ril yang datang atas panggilan hati kepada Zaman-Pay dan ini tidak dimiliki oleh calon yang lain  di momentum Pemilukada saat ini.

Dan terlebih lagi untuk masyarakat Sahu dan Sahu Timur untuk bersabar diri menghadapi itu semua. Karena setiap momentum politik dirinya memiliki lawan yang sama di wilayah Sahu, tapi lawan tersebut tidak pernah bisa  menambahkan jumlah masyarakat yang memihak kepada mereka.

“Olehnya itu, setiap isu dan fitnah yang dihembuskan oleh lawan politik dapat disikapi dengan baik, karna kalian sebagian pendukung dan simpatisan Zaman-pay harus memberi contoh dan teladan yang baik di momentum Pemilukada,” pintanya. #Red