Budiyarto Usman : “Babari” Wujud Kesatuan dan Persatuan

Swaramalut.com- Halut

Tepatnya di Desa Tutumaleleo, Kecamatan Galela Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Senin (10/10/2021), saya mencoba mampir dan melihat aktifitas yang ada di sekeliling sembari mata terpana melihat jam yang melekat di tangan sebelah kiri suda menunjukan pukul 6:00 WIT.

Saat itu Beberapa anak muda mulai melakukan aktifitas satu persatu keluar dan menghirup udara di pagi hari, matahari sangat manja dan masih malu-malu menampakan dirinya, suara burung pun ikut berkicau dan embun pagi menambah suasana pagi itu semakin indah, sembari menikmati sepiring Nasi kuning dan sepenggal prekedel jagung yang menjadi perimadona di kampung itu, kalau tidak salah warung nasi kuning Ci Nawi namanya. anak muda setempat ikut berkumpul berbagi cerita bercanda sambil melahab menu yang mereke pesan.

Setelah mengisi ruang tengah, saya melihat anak-anak muda langsung menuju ketempat di mana mereka akan mengisi waktu beberapa jam kedepan untuk melakukan aktifitas gotong royong atau “Babari” bahasa daerahnya. budaya yang saat ini masih melekat dan selalu di pegang di kehidupan sehari-hari sering kenal dengan gotong royong.

Budaya “Babari”. Masih sangat melekat dalam kehidupan Masyarakat di Galela terutama Desa Tutumaleleo. beragam pekerjaan yang anak muda lakukan di bagi beberapa kelompok, dan setiap kelompok ada tugasnya masing-masing. tugasnya pun mereka suda tahu, bahwa kekompakan dalam kelompok inilah yang akan membentuk satu kesatuan yang kokoh.

Sebagai contoh aplikasi dari budaya “Babari” tersebut dalam memanen buah kelapa (kopra). Pekerjaan ini biasanya dilakukan dalam beberapa proses. Pertama, memangkas rumput (baparas rumpu) atau membersihkan rumput disekitar pohon kelapa. Kedua, banae atau memetik buah kelapa dengan cara memanjat pohon kelapa. Ketiga, bala-kore atau membelah buah kelapa serta mengeluarkan isinya. Keempat, bafufu atau memasak buah kelapa yang hasilnya disebut kopra. Dan kelima, mengambil tempurung atau biasa di sebut lewang dan ke enam, menjualnya kepada tengkulak atau pengusaha kopra setempat.

Pada prinsipnya “Babari” merupakan karakter Masyarakat Galela yang aktifitas kerjanya melibatkan banyak orang dan menjunjung tinggi kerja sama dan tidak memandang kasta/kelompok social lainya. Adalah bagian dari wujud kesatuan dan persatuan demi menciptakanya rasa kerja sama yang baik dalam berkehidupan sosial.

Hal ini dalam babari merupakan perilaku yang mencerminakan rasa persatuan. “Super Complete (2018) karya Nurdiana, menjaga dan mengamalkan persatuan dan kesatuan bisa dilakukan di mana pun berada, baik keluarga, lingkungan masyarakat.”

Aktifitas tersebut perlu kita lestarikan dan selalu di jaga ketika banyak orang mulai tidak percaya kepada orang lain sebagai dasar dari Gotong royong budaya “Babari” ini seringkali kita jumpai di pedesaan, dimana kegiatan Babari suda mejadi kebiasaan dan terus di lestarikan. apalagi kita tau bersama, hidup di zaman yang penuh modern ini, membuat seseorang mau tidak mau harus tunduk. apalagi dengan koneksi internet yang tanpa batas, budaya dari luar pun bisa masuk dengan mudah ke negara sampai pada pelosok pedesaan kita Menjadi modern. sah-sah saja untuk hidup yang lebih baik. Namun, bukan berarti melupakan budaya dan sejarah.

Setelah mereka menghabiskan pekerjaan tersebut, satu persatu sudah mulai mempersiapkan diri berolaraga di sore hari, dan ada yang menyiapkan diri untuk beribadah.

Inequality of Women Policy” di Indonesia !!!

Marisa Limun (Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta).

Email: marisalakpesdam@gmail.com

Kwualitas hidup perempuan di satu dasawarsa terakhir sudah membaik, perempuan Indonesia adalah sumber daya potensial yang apabila diberi kesempatan akan maju dan meningkatkan kualitasnya secara mandiri dan menjadi penggerak dalam dimensi kehidupan dan pembangunan bangsa.

Namun Masih ada fakta kurang menyenangkan bagi perempuan seperti masih tinggi tingkat kekerasan pada perempuan, kesenjangan pembangunan antara perempuan dan laki-laki, terbatasnya akses sebagian besar perempuan terhadap fasilitas kesehatan yang lebih baik, pendidikan yang lebih tinggi, kurangnya peran perempuan dalam lembaga publik yang lebih luas (seperti partisipasi di bidang politik dan jabatan strategis di bidang pemerintah) Dan Ketika perempuan menjadi pemimpin apakah mereka akan memiliki keberpihakan kepada perempuan? Inilah tantangan yang harus dijawab oleh perempuan di berbagai bidang masing-masing. Secara kultural, perempuan masih dibelenggu oleh budaya patriarki, perempuan di sektor domestik, laki-laki disektor publik.

Akses dan partisipasi perempuan dalam kepemimpinan masih rendah.

Selama ini perempuan selalu dianggap sebagai objek dari pembangunan, padahal sudah sangat lama ditemukan bukti bahwa perempuan sudah berhasil menjadi subjek dari pembangunan, sehingga istilah “Pemberdayaan Perempuan” sudah tidak cocok lagi untuk digunakan, karena yang lebih cocok adalah“ Peningkatan Keberdayaan Perempuan”.

Olehnya, penting semestinya haru ada penyatuan paradigma bersama bahwa perempuan bukan lagi pelengkap melainkan penentu kebijakan yang sensitive gender di berbagai aspek baik pendidikan, kesehatan masyarakat, pemerintahan, ekonomi dalam mendorong dan merealisasi kepemimpinan perempuan Indonesia.

1. Bidang Pendidikan
Tantangan global ke depan adalah begitu cepatnya perubahan zaman yang sangat dinamis, sehingga dibutuhkan peran wanita untuk menghadapi permasalahan global, seperti magine comunity, sehingga diperlukan kepemimpinan yang tangguh. sedangkan Pengertian kepemimpinan yakni suatu proses untuk mencapai tujuan bersama. Banyak perempuan yang telah menduduki jabatan sebagai pemimpin, akan tetapi Untuk tampil sebagai pemimpin ada hambatan yang seolah-olah tidak terlihat tetapi dalam kenyataannya merintangi akses dalam menuju kepemimpinan puncak antara lain Isu gender dan ketidakadilan (di Indonesia gender belum memiliki padanan kata, sehingga tetap digunakan) sifatnya melekat dan dikonstruksi secara sosial maupun kultural. Manisfestasi ketidakadilan gender à kemiskinan ekonomi, misal:  alih fungsi lahan bisa menggunakan tenaga perempuan, di daerah upah untuk perempuan lebih rendah (penggajian yang tidak equal), subordinasi, pembentukan stereotipe, kekerasan, beban kerja lebih karena dianggap itu sudah menjadi kodratnya, sosialisasi ideologi peran gender.
•Fakta menunjukkan bahwa semakin tinggi jabatan kepemimpinan, semakin rendah proporsi perempuan.
•Meskipun belum proporsional, perempuan berpeluang menduduki berbagai posisi pimpinan baik struktural maupun fungsional.
•Yang penting sebetulnya adalah apakah pemimpin tersebut sudah berperspektif gender.
Maka dari itu Dalam menghadapi tantangan global diperlukan kepemimpinan perempuan yang visioner, berfikir inovatif, mempunyai kemampuan manajemen waktu,membina kerja tim, mengenali dirinya, percaya diri, berperspektif gender”.

2. Bidang Kesehatan
Banyak sekali tantangan di era sekarang, misal kasus kematian ibu. Di tahun 2015 akhir (29%); kasus gizi buruk; masalah penyakit menular dan tdk menular (sekarang cukup banyak); pembiayaan kesehatan; kurangnya perilaku hidup bersih dan sehat (yang paling sulit menghentikan/mengatur tidak merokok di dalam rumah); akses dan mutu pelayanan (saat ini sudah cukup bagus dengan RS dan PUSKESMAS, namun akses masih menjadi perempuanoblem, misal untuk penyandang difabel)  Dalam bidang kesehatan, tenaga kesehatan lebih banyak perempuan di banding laki-laki, di sini perempuan memerankan untuk membuat rekaya social, diantaranya adalah diperlukan satu kepemimpinan yang benar-benar tahu kondisi masyarakat, yang seperti apa pemimpin perempuan? Maskulin/tegas/ambisius?, kecenderungan gaya kepemimpinan perempuan bagi kesehatan sangat menguntungkan karena melalui hubungan dan keakraban, perempuan cenderung demokratif dan partisipatif, transformasional (percaya, bangga thdp atasan) à kadang perempuan cenderung memilih calon pemimpin laki2 dibanding perempuan, pdhl perempuan jauh lebih bagus, komponen kepemimpinan yang transformasional antara lain Motivasi, inspirasional, Keteladanan, Pertimbangan individu,Kolaboratif dan inovatif, refleksi kepemimpinan perempuan dalam peningkatan perempuan yang telaten, sabar mampu menjadi teladan bagi masyarakat untuk mengubah pola hidup menjadi lebih sehat sudah banyak sosialisasi ttg pola hidup bersih dan sehat melalui berbagai komunitas. Serta implementasi kepemimpinan (perempuan peletak batu pertama bagi anak) maka perempuan juga merangkap peran sebagai pendidik, pengasuh, pendamping, penuntun, pendorong/motivator dalam keluarga, pemuat, pendamping suami, pencari nafkah tambahan

3.Bidang Pemerintahan
Kendala bagi kaum wanita dari faktor eksternal antara lain : Sistem sosial (kodrat perempuan dianggap lebih rendah dari laki-laki), Nilai-nilai budaya (perempuan menjadi orang kedua), Sikap laki2 terhadap feminisme (perempuania kebanyakan menganggap perempuan tidak menjadi pesaing, tapi pendamping). Sedangkan untuk aktor internal atau dari diri perempuan sendiri Kekuatan (ingin menyamai laki2 dan jika perlu melampaui; tekun, jujur, teliti; mempunyai gaya kepemimpinan yang manusiawi juga tegas; dukungan keluarga) kepemimpinan adalah seni untuk mengolah rasa (kerja harus sesuai aturan). Kelemahan (merasa bersalah meninggalkan keluarga dalam hal ini seorang ibu harus memberi pengertian kepada anak tanpa mengabaikan keperluan anak, seorang pemimpin juga memperjuangkan karir perempuan di belakangnya/anak buahnya] dan memiliki peran ganda sebagai ibu rumah tangga [ketika keluar rumah harus beres, misalnya menyiapkan makanan anak-anak] dan mencari nafkah [membantu mencari nafkah, tapi berdasar fakta kini perempuan juga menjadi tulang punggung keluarga, ketika melebihi suami perempuan harus menjaga suami supaya suami tetap dihargai dan tidak disepelekan.
4.Bidang Politik
Dari sisi norma, perempuan menjadi pemimpin sudah sangat kuat sekali (dari UUD sangat jelas disebutkan dan dari berbagai UU sudah ada peraturan yang kuat, dan saat ini sedang dibahas UU Desa dimana perempuan sangat memungkinkan untuk masuk). Peluang cukup besar bagi perempuan di 2 pemilu terakhir (2004: UU Parpol yang mengharuskan adanya kuota perempuan, bias saat ada kata “bisa” dalam Parpol). Hambatan bagi perempuan: politik uang yang terjadi di semua level ketika terjadi perempuan oses pemilihan, termasuk saat PEMILU (ditambah lagi masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang perempuan pragmatis), proses demokrasi menjadi proses yang sepertinya demokratis, tapi di baliknya ada minus etika politik, sehingga di tahun 2019 harus dikurangi politik uang yang menjadikan demokrasi tidak sehat, hambatan ke depan bagi Indonesia: harus ada pendidikan politik yang tuntas, ada pendidikan kewarganegaraan yang baik di sekolah-sekolah, tantangan agama Islam yang bias gender (seperti ada fatwa larangan memilih perempuan. Padahal secara universal, perempuan maupun laki-laki, dan yang harus dilakukan untuk pemilu ke depan: memperkuat jaringan, memperkuat pendidikan politik utk pemilih pemula.
Dari beberapa persoalan diatas, barangkali banyak hal yang perlu kita evaluasi bersama terutama bagaimana kesadaran serta penguatan bahwa perempuan sebenarnya memiliki tanggungjawab untuk up skilling berdasarkan kemampuan yang dimiliki, mendorong kebijakan pemerintah yang sensitive gender, pedayagunaan kemampuan di lining sector, serta optimalisasi pengisian kuota 30 % perempuan parlemen. Tentu, ini juga tidak muda, kita butuh gerakan bersama untuk saling menguatkan dan mengawal dengan begitu serius…Sekian.

 

 

Bawaslu Halbar Kembali Didemo

Swaramalut.com, Halbar – Terkait dengan dugaan penanganan pelanggaran Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) seratak Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) tahun 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Halbar kembali didemo, Senin 21 Desember 2020.

Aksi yang dikoordinir Sahrir Jasmin menuntut adanya transparansi Bawaslu Halbar dalam proses setiap dugaan pelanggaran Pilkada Halbar 2020, baik yang menjadi temuan Bawaslu maupun yang dilaporkan.

Dimana masa aksi mendesak pihak Bawaslu Halbar agar mengklarifikasi informasi berupa foto, video dan berita yang dikaitkan dengan politik uang Paslon tertentu dan menindaklanjuti tuduhan terhadap Komisioner Bawaslu Halbar Aknosius Datang ke Pihak Kepolisian.

Bawaslu Halbar juga diminta agar memperbaiki sistem pelayanan komunikasi terkait mekanisme pelaporan yang terbuka dan tidak kaku, serta mengedepankan independen, profesional dan nilai-nilai Demokrasi dalam menangani setiap laporan masyarakat.

Dan masa aksi juga menegaskan, Jika tuntutan ini tidak ditindak lanjuti, akan dilanjutkan ke Bawaslu Provinsi, Bawaslu RI dan DKPP, agar segera mencopot seluruh komisioner Bawaslu Halbar.

Salah satu Orator aksi Ardi dalam orasinya, mempertanyakan kinerja Bawaslu yakni melakukan pencegahan pelanggaran pemilukada dan pencegahan sengketa proses pemilukada sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Karena dalam Proses penyelenggaraan Pilkada di Halbar dipenuhi dengan segala macam informasi buruk yang beredar di masyarakat.

“Diantaranya, informasi tentang adanya kecurangan pemilu, keberpihakan Bawaslu terhadap Paslon tertentu, intimidasi, kekerasan simbolik, sampai pada ancam- mengancam yang melibatkan antar pendukung pasangan calon,” ujarnya.

Dan semua informasi yang dapat mematikan nilai demokrasi di Halbar ini disebabkan institusi Bawaslu sebagai pengawas pemilu, tidak mampu meluruskan informasi yang dapat mengancam soliditas masyarakat Halbar,” kata Ardi.

Usai menyampaikan unek-unek selama kurang lebih satu jam, masa aksi dibubarkan dengan alasan masih situasi Pandemi Covid-19.

Sekadar diketahui, masah aksi saat melakukan aksi dilengkapi dengan 3 spanduk yang bertuliskan yakni :
1. “Bawaslu adalah sumber Kekacauan di negeri ini”.
2. ” Nikodemus dan Aknosius Datang sapa yang betul”.
3. ” Seribu kali Bawaslu yang mati dari pada masyarakat”. #chull

Dugaan Ada Upaya Curang di Pilkada Halbar, Tim Pemenangan JUJUR Beri Warning

Swatamalut.com, Halbar – Dugaan adanya upaya kecurangan hasil  pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) 2020 oleh salah satu pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Halbar, seluruh Tim pemenangan, para pendukung dan simpatisan paslon James Uang dan Djufri Muhammad  (JUJUR) beri warning.

Ketua Tim Pemenangan paslon dengan jargon JUJUR, Rustam Fabanyo, kepada wartawan, Jumat 1 Desember 2020, mengakui, terkait dengan kemenangan yang telah dicapai oleh Paslon JUJUR dalam Pilkada serentak Halbar pada tanggal 9 Desember kemarin, disinyalir ada salah satu paslon yang mencoba mengganggu.

“Jadi diharapkan kepada para Tim Pemenangan maupun Penduduk dan simpatisan JUJUR, agar tetap memantau dan mengawal tahapan Pleno kecamatan yang sementara berlangsung hingga ditingkat Kabupaten nantinya,” ungkapnya.

Karena dugaan upaya kecurangan yang dimainkan oleh salah satu Paslon tersebut mengamankan anggota PPK guna memanfaatkan ribuan sisa surat suara dan menganti berita acara serta form C1 Plano.

“Untuk itu, Tim pemenangan dan pendukung serta simpatisan JUJUR tidak boleh lengah, sebab saat ini kita (JUJUR) sudah memang,” pintanya.

Dan adanya dugaan tersebut, pihak penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu Halbar di warning, serta ikut mengawasi sehingga pesta demokrasi ini bisa berjalan aman, jujur dan adil.

“Kalaupun hal tersebut ditemukan atau coba dimainkan oleh Paslon tertentu ataupun Penyelenggaraan, maka pihaknya akan memproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas mantan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Halbar,” tegasnya.

” Sebab pada Pilkada serentak Halbar 2020 ini, Paslon JUJUR memperoleh suara terbanyak dari partisipasi pemilih Halbar 66.624 jiwa atau 100 persen dari total DPT : 78.662 jiwa, yakni, Paslon JUJUR :  22.615 suara atau 33,94 persen, Paslon DAMAI dengan 21.002 suara atau 31,52 persen, Paslon Zaman-Pay 12.832 suara atau 19, 26 persen dan Paslon Desain 10.175 suara atau 15,27 persen,” tambah Rustam.

Selain itu Rustam juga menyampaikan tabulasi perolehan suara dari para Paslon dimasing-masing Kecamatan berdasarkan data Form C 1 yang dikantongi tim JUJUR yaitu :

Kecamatan Jailolo

  • DPT : 22.329 jiwa
  • Paslon JUJUR : 6.150 suara
  • Paslon DAMAI : 4.550 suara
  • Paslon Zaman-Pay : 4.930 suara
  • Desain : 2.825 suara
  • Total : 18.455 suara

Kecamatan Jailolo Selatan

  • DPT : 13.056 jiwa
  • Paslon JUJUR : 3.287 suara
  • Paslon DAMAI : 3.767 suara
  • Paslon Zaman-Pay : 2.044 suara
  • Desain : 1.351 suara
  • Total : 10.449 suara

Kecamatan Sahu

  • DPT : 7.265 jiwa
  • Paslon JUJUR : 1.010 suara
  • Paslon DAMAI : 3.003 suara
  • Paslon Zaman-Pay : 1.953 suara
  • Desain : 516 suara
  • Total : 6.482 suara

Kecamatan Sahu Timur

  • DPT : 6.226 jiwa
  • Paslon JUJUR : 1.487 suara
  • Paslon DAMAI : 1.863 suara
  • Paslon Zaman-Pay : 1.127 suara
  • Desain : 900 suara
  • Total : 5.337 suara

Kecamatan Ibu Selatan

  • DPT : 8.502 jiwa
  • Paslon JUJUR : 2.473 suara
  • Paslon DAMAI : 2.566 suara
  • Paslon Zaman-Pay : 934 suara
  • Desain : 1.252 suara
  • Total : 7.225 suara

Kecamatan Ibu

  • DPT : 7.245 jiwa
  • Paslon JUJUR : 2.512 suara
  • Paslon DAMAI : 1.694 suara
  • Paslon Zaman-Pay : 1.017 suara
  • Desain : 1.085 suara
  • Total : 6.308 suara

Kecamatan Ibu Utara (Tabaru)

  • DPT : 6.259 jiwa
  • Paslon JUJUR : 3.206 suara
  • Paslon DAMAI : 1.151 suara
  • Paslon Zaman-Pay : 215 suara
  • Desain : 991 suara
  • Total : 5.562 suara

Kecamatan Loloda

  • DPT : 7.799 jiwa
  • Paslon JUJUR : 2.490 suara
  • Paslon DAMAI : 2.408 suara
  • Paslon Zaman-Pay : 613 suara
  • Desain : 1.255 suara
  • Total : 6776 suara  #chull

Menang di Pilkada, Jujur : Terimakasih Kepada Seluruh Warga Halbar

Swaramalut.com, Halbar – Meraih Kemenangan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) yang di Gelar 09 Desember 2020 kemarin, Bupati dan Wakil Bupati Halbar terpilih James Uang dan Djufri Muhammad mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Halbar.

Pendukung JUJUR saat bereuforia kemenangan

Hal tersebut disampaikan Bupati Halbar terpilih James Uang (JU) saat mengelar Konferensi Pers yang dilangsungkan di Markas Besar (Mabes) calon Bupati dan Wakil Bupati Halbar dengan jargon JUJUR, Dusun Kusumadehe Desa Soakonora Kecamatan Jailolo, Kamis, 10 Desember 2020.

Data Form C 1 Tim Pemenangan JUJUR

“Sebab Kemenangan yang kami diraih pada kompetisi politik ini, bukanlah kemenangan Paslon JUJUR atau Tim Paslon dan jajarannya, melainkan kemenangan masyarakat Halbar pada umumnya,” ungkapnya.

Untuk itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat Halbar umumnya dan lebih khususnya kepada Pendukung maupun simpatisan JUJUR agar tetap bersabar dan tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

“Sehingga dalam sisa tahapan pilkada ini, yakni tahapan Pleno tingkat kecamatan sampai pada tingkat Kabupaten, tidak terjadi hal-hal yang dapat menggangu jalannya tahapan tersebut sampai pada tahapan penetapan oleh KPU Halbar,” ujarnya.

Dan atas kepercayaan masyarakat Halbar karena telah memilih kami (JUJUR) dalam Pilkada serentak Halbar 2020 ini, jangan pernah ragu dengan Paslon JUJUR.

“Karena saya dan Pak Djufri telah berkomitmen dan konsisten menjalankan 15 program JUJUR yang telah kami Kampanyekan kemarin, karena itu sudah menjadi kewajiban moral maupun kewajiban politik masyarakat Halbar pada umumnya,” ucap JU.

Sementara itu, Djufri Muhammad wakil Bupati terpilih, membeberkan hasil perolehan suara yang diraih dirinya bersama Pak Bupati James.

“Walaupun hasil perolehan suara secara resmi belum diumumkan oleh KPU Halbar melalui tahapan Pleno Kabupaten, tetapi kami sudah kantongi data,” katanya.

Jadi data Form C 1 yang sudah di kantongi dari total 305 TPS se – Halbar, kami keluar sebagai pemenang dengan prestasi 33,94 persen dan disusul Paslon nomor urut 2 yang berjargon DAMAI (Danny Missy dan Imran Lolory) dengan prestasi 31, 21 persen.

“Dengan Demikian kami (JUJUR) sangat optimis atas hasil kemenangan ini, sebab hasil yang tercantum pada Form C 1 internal JUJUR tidak akan berubah saat pleno yang dilakukan KPU Halbar nantinya,” ucapnya mantan anggota DPRD Halbar 3 periode.

Olehnya itu, Kami berharap kepada kandidat lainnya terutama Paslon DAMAI bisa menerima hasil kemenangan Paslon JUJUR dengan lapang dada dan tidak perlu persoalkan.

“Karna itu merupakan fakta yang membuktikan kami (JUJUR) dalam pilihan rakyat Halbar dan kami berjanji akan konsisten dan menjalankan amanah rakyat ini dengan baik,” tandasnya.

Sekadar diketahui, data perolehan suara yang dikantongi tim pemenangan JUJUR dengan partisipasi pemilih 66.624 jiwa dari total DPT : 78.662 jiwa.

Yakni, Paslon JUJUR : 22.615 suara atau 33,94 persen, Paslon DAMAI dengan 21.002 suara atau 31,52 persen, Paslon Zaman-Pay 12.832 suara atau 19, 26 persen dan Paslon Desain 10.175 suara atau 15,27 persen. #chull

Sepucuk Surat Warga Untuk HT-UMAR Sebagai Bupati Terpilih di Pilkada Serentak 2020

Assalamualaikum Wr.Wb, dan Salam Sejahtera untuk kita Semua.

Yang terhormat Bapak Bupati dan Wakil bupati Kepulauan Sula Terpilih Hendrata Thes dan Hi Umar Umabaihi atau lebih di kenal dengan Jargon HT-UMAR, Mewakili segenap hati rakyat Kepulauan Sula, kami mengajukan surat ini untuk mencurahkan apa yang belum sempat kami utarakan. Isi hati yang selama ini terpendam. Mohon Kedua Tokoh kebanggaan kami mendengar isi hati kami.

Sebagaimana yang bapak ketahui walaupun pilkada belum dilaksanakan namun kami masyarakat Sula sudah memastikan kemenangan di tanggal 9 Desember nanti akan jadi milik bapak sebab kami percaya rakyat Sula ingin sosok pemimpin seperti bapak dan Hi Umar umabaihi.

Bapak HT-UMAR disaat melaksanakan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) di beberapa hari lagi secara serentak kami hanya bermodalkan tinta, cinta dan harapan.  Tinta sebagai prasyarat kami memilih dengan segenap cinta yang tertuang dalam hati nurani berharap HT-UMAR dapat terpilih dan memimpin kami nantinya. Dan harapan yang tak lain adalah angan kami agar suatu saat daerah kami dapat membuat perubahan seperti yang bapak rubah pada periode pertama dan menghilangkan jejak-jejak kemiskinan yang masih mendarah daging dalam jiwa raga kami.

Kami memilih bapak dalam perhelatan pesta demokrasi yang menurut kami adalah cara kami menyatakan siapa yang berhak duduk sebagai pemimpin kami. Ya, kami membutuhkan pemimpin yang tak hanya sekedar memajang fotonya dalam baliho raksasa, tetapi memimpin kami dengan memperhatikan segala apa yang kami butuhkan. Pemimpin yang perhatian lebih tepatnya, pemimpin yang memperhatikan pendidikan anak-anak kami, pemimpin yang memperhatikan infrastruktur di daerah-daerah kami yang sangat sulit dijangkau, pemimpin yang tak hanya sekedar menjadi penjaga malam saja tetapi pemimpin yang peduli, memperhatikan ketika kami membutuhkan pengobatan tanpa biaya, pemimpin yang selalu mengangkat budaya daerah kami.

Kami nyaman dan rindu bapak sebagai pemimpin kami seperti sosok Soekarno, berani selagi benar dan tak membenarkan yang tak benar, atau seperti Hatta yang hidup apa adanya dan tak mengharapkan serpihan rupiah.

Pak Hendrata dan Hi Umar Umabaihi, Hidup di zaman ini kami tahu begitu banyak tantangan yang bapak akan hadapi. Tetapi tolong, jangan jadikan modernisasi sebagai ajang untuk mengeruk rupiah kami. Kami tak memiliki apa-apa kecuali modal kepercayaan yang kami berikan kepada bapak, Tolong kami manfaatkan rupiah yang kami miliki untuk menjadikan anak-anak kami menjadi anak-anak yang pintar seperti B.J Habibie, Tolong kami untuk menyelesaikan pendidikan kami agar kami mampu membangun bumi pertiwi ini bumi Sula ini. Dan bagi kami yang terlanjur tidak bersekolah, tolong berdayakan kami dan berikan kami arahan agar kami tak senantiasa menjadi buruh bagi orang lain.

Bapak Hendrata dan Hi Umar yang yang kami sayangi, kalian berdua adalah motivator buat kami kalian masuk dari lorong keluar lorong untuk datang kepada kami, untuk melihat langsung keadaan kami…kami takjub dengan kerja keras kalian yang selalu membuktikan kerja keras kalian tanpa mengenal lelah.

Bapak Hendrata dan Hi Umar, kalian selalu menunjukan kesejukan dalam berumah tangga dimana Istri kalian selalu setia mendampingi kalian dalam suka dan duka, mengarungi ombak di lautan, melewati jalan yang penuh dengan rintangan.

Bapak Hendrata Thes Kamu adalah sosok pemimpin yang peduli dengan rakyatnya, ditangan kamu infrastruktur di Sula semakin meningkat jalan-jalan telah kamu kerjakan hingga masyarakat pelosok Desa bisa sampai di ibukota Kecamatan bahkan di Kabupaten, dulu gelap kini telah menjadi terang, dulu tidak ada komunikasi sekarang telah ada, di tangan kamulah bapak impian kami tercapai, maka capaikanlah impian kamu bapak untuk wujudkan Sula maju dan mandiri sesuai dengan Visi-misimu.

Ini mungkin tak seberapa dari curahan hati kami, kami memohon kepada bapak untuk menjadi pemimpin kami dan mengabulkan janji-janji yang bapak telah haturkan kepada kami kala itu di bawah teriknya matahari dengan hadirnya artis -artis lokal yang di suguhkan yang membuat kami seakan memiliki motivasi untuk membuat daerah kami lebih baik lagi. Realisasi kalian berdua sangat kami harapkan, semoga kalian berdu mau berbelas kasih membaca surat ini. Kemenangan kalian telah di depan mata….#

Penulis : Syaiful

KPU Halbar Serahkan APK-BK  ke Cakada Halbar

Swaramalut.com, Halbar – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Halmahera Barat (KPU Halbar) secara resmi menyerahkan Alat Peraga Kampanye dan bahan kampanye (APK-BK) ke semua Pasangan Calon Kepala Daerah (Cakada) Halbar.

Ketua KPU Halbar Miftahudin Yusup saat menyerahkan ke masing-masing LO Paslon di saksikan Kordiv PHL Bawaslu Halbar Aknosius Datang

Penyerahan APK-BK Paslon Cakada secara simbolis ke Liaison Officer (LO) Paslon masing-masing tersebut dilangsungkan di Kantor KPU Halbar, Desa Hoku-Hoku Kecamatan Jailolo, Selasa 03 November 2020.

Ketua KPU, Miftahudin Yusuf, saat dikonfirmasi wartawan, mengatakan, penyerahan secara simbolis APK sudah dilakukan bahkan sudah didistribusikan ke masing-masing Paslon.

“Sementara BK sudah diserahkan ke masing-masing Paslon melalui LO nya,” ujarnya.

Dan jenis APK yang sudah di distribusikan yakin, berupa baliho, spanduk dan umbul-umbul.

“Sedangkan jenis BK yang sudah kami berikan ke masing-masing Paslon yaitu berupa poster, pamflet dan brosur,” jelas Miftah sapaan akrab Devisi Keuangan dan Logistik KPU Halbar.

Namun terkait dengan keterlambatan APK-BK sendiri dirinya sudah menyampaikan kepada setiap Paslon, dimana keterlambatan pendistribusian APK-BK bukan hanya KPU Halbar tetapi hampir di seluruh KPU kabupaten/kota se -Malut yang melaksanakan Pilkada serentak 2020.

Saat disentil terkait dengan lokasi atau titik -titik pemasangan APK, ” yang jelas itu ditempat umum sebagaimana yang sudah ditetapkan oleh Kesbangpolda Halbar, sedangkan untuk lokasi milik warga diperbolehkan asalkan mendapat ijin dari pemiliknya,” tambah Miftah.#chull

Debat Kandidat, Bawaslu Halbar Himbauan Tidak Ada Saling Hujat

Swaramalut.com, Halbar – Debat Kandidat Kepala Daerah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) periode 2021 – 2025 yang dijadwalkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halbar, di Bella Said Hotel Ternate, Rabu 28 Oktober 2020 besok.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Halbar Alwi Ahmad, menghimbau agar dalam debatan tersebut, tidak saling serang antara Paslon.

“Tetapi bagaimana dari setiap Paslon, agar menyampaikan visi -missi nya serta memberikan tanggapan sesuai dengan materi yang diberikan oleh materi atau panelisnya,”

Apalagi menyerang persoalan privasi dari Paslon lain.

Alwi juga menghimbau, agar dalam debat kandidat nantinya, para pasangan colon maupun Tim sukses dan tamu undangan, agar dapat mengikuti tata tertib yang telah dibuat oleh panitia, sehingga debat yang dilaksanakan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Dan yang paling penting, tetap mengikuti protokol kesehatan,” pintanya.#chull

Ketua KPU Halbar Kukuhkan 24 Pengurus Sekertariat PPK Se- Halbar

Swaramalut.com, Halbar – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Halmahera Barat (KPU) Halbar secara resmi mengukuhkan sebanyak 24 Pengurus Sekertariat Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) se- Halbar, pada Rabu, 16 September 2020.

Usai Dikukuhkan oleh Ketua KPU Halbar Miftahuddin Yusup yang didampingi seluruh anggota KPU mengatakan, ke 24 Pengurus dalam Hal ini Sekertaris, Staf Keuangan dan Staf Teknis, mengikuti Bimbingan Teknis (Bintek) Pengelolaan dan Pertanggungjawaban keuangan badan AD Hoc dalam Pilkada Serentak Halbar 2020.

Ketua KPU Halbar Miftahudin Yusup, usai mengukuhkan ke 23 Pengurus Sekertariat PPK se – Halbar, mengatakan pelaksanaan pengukuhan dari 270 Kabupaten -Kota yang melaksanakan Pilkada serentak, Halbar yang paling terakhir melaksanakannya.

” Sementara masa kerja kalian (Sekertariat) selama 9 bulan yang terhitung sejak Bulan Maret kemarin dan berakhir pada bulan Januari 2021 mendatang,” ungkapnya.

Sedangkan lanjut Mifta, pembentukan Sekertariat berdasarkan pada PKPU 7 hari setelah pembentukan PPK yakni 29 Februari lalu, namun karena terkendala pendemi Covid-19, tetapi SK Sekertariat akan disesuaikan dengan SK PPK.

Olehnya itu, kami berharap kepada pengurus Sekertariat PPK yang baru dikukuhkan ini agar dapat melepaskan semua kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesuksesan pilkada serentak Halbar 2020 .

“Kerana Sesuai pakta integritas yang sudah di tandatangani itu jabatan kalian terutama yang PNS telah beralih menjadi penyelenggara, dan Pelaksanaan Pilkada Halbar berada pada pundak kita sekalian, jadi marilah kita bersama – sama mensukseskan pilkada Halbar 2020 ini dengan adil dan aman sesuai dengan ketentuan perundang-undangan maupun PKPU,” pintanya.

Dan perlu diketahui, Pengukuhan ke 24 Pengurus Sekertariat PPK 8 Kecamatan se – Halbar dengan SK berbeda yakni :

Kecamatan Jailolo berdasarkan SK Nomr : 18.1/PP.04.2-KPT/8201/KPU-Kab/III/2020  tertanggal 15 september 2020, atas nama Ismail H Buamona (Sekertaris), Ikram Abd  Gani (Staf Keuangan) dan Ismat Ade Baiji (Staf Teknis).

Kecamatan Jailolo Selatan berdasarkan SK Nomor : 18.2/PP.04.2-KPT/8201/KPU-Kab/III/2020 tertanggal 15 september 2020 atas nama  Fredi Glend Hadi (Sekertaris), Jubaina Hamid (Staf Keuangan) dan Maslan (Staf Teknis).

Kecamatan Sahu berdasarkan SK Nomor : 18.3/PP.04.2-KPT/8201/KPU-Kab/III/2020 tertanggal 15 september 2020  atas nama Oktofianus Dansa (Sekertaris), Fuad S Manado (staf keuangan) dan Hijrah Istilaf (staf teknis).

Kecamatan Sahu Timur berdasarkan SK Nomor : 18.4/PP.04.2-KPT/8201/KPU-Kab/III/2020  tertanggal 15 september 2020 atas nama Fransius Lenge (Sekertaris), Wilda Metrisna (staf keuangan) dan Melkias Doge (staf teknis).

Kecamatan Ibu Selatan berdasarkan SK Nomor : 18.5/PP.04.2-KPT/8201/KPU-Kab/III/2020 tertanggal 15 september 2020 atas nama Nasrun idrus (Sekertaris), Iin Sasmita Hi Hamdja (staf Keuangan) dan Nikson Selong staf teknis).

Kecamatan Ibu berdasarkan SK Nomor : 18.6/PP.04.2-KPT/8201/KPU-Kab/III/2020 tertanggal 15 september 2020 atas nama Supardi H Abu (sekertaris),  Sabria Umar )staf keuangan) dan Nurasita Syahmadan (staf teknis).

Kecamatan Ibu Utara berdasarkan SK Nomor : 18.7/PP.04.2-KPT/8201/KPU-Kab/III/2020 tertanggal 15 september 2020  atas nama Oliver M Fure (sekertaris), Yoel Osama (staf keuangan) dan Yusak Korois (staf teknis).

Kecamatan Loloda berdasarkan SK Nomor :18.8/PP.04.2-KPT/8201/KPU-Kab/III/2020 tertanggal 15 september 2020 atas nama Norlis Souw (sekertaris), Jumrati Waery (staf keuangan) dan Kaspar Saklaressy (staf teknis). #chull

Diduga Tak Netral, Panwascam Ibu Selatan Bakal Periksa Camat

Swaramalut.com, Halbar –  Panitia Pengawasan Pemilu Kecamatan (Panwascam) Ibu Selatan bakal melakukan pemeriksaan terhadap Camat Ibu Selatan Nixson Doru, yang diduga terlibat politik praktis.

Berdasarkan dari informasi yang dihimpun dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh  Camat Ibu Selatan, terjadi pada Ahad 6 September 2020 kemarin saat adanya kunjungan Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy yang juga merupakan calon petahana pada Pilkada serentak Halbar 2020, yang berlangsung di salah satu rumah warga Desa Baru.

Lantaran diduga yang bersangkutan sebagai ASN tidak Netral, Panwascam Ibu Selatan bakal melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan pada Selasa 15 September 2020 besok.

Ketua Panwascam Ibu Selatan Akbar Fara S.IP

Ketua Panwascam Ibu Selatan Akbar Fara S.IP, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya temuan dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Camat Ibu Selatan, dimana yang bersangkutan selaku ASN diduga tidak Netral dalam pilkada.

“Jadi sesuai dengan ketentuan, setiap adanya dugaan pelanggaran pemilu yang menjadi temuan atau laporan, pihak penyelenggara Pengawasan wajib menindaklanjuti,” ungkapnya kepada wartawan, Ahad 12 September 2020.

Dan terkait dugaan tersebut pihaknya telah melakukan kajian dan melayangkan undangan kepada yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi.

“Nantinya, dari hasil klarifikasi seperti apa kita akan tuangkan dalam Form A13 (Status Laporan dan /atau Temuan),” kata Akbar. # chull