Ketua KPU Halbar Kukuhkan 24 Pengurus Sekertariat PPK Se- Halbar

Swaramalut.com, Halbar – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Halmahera Barat (KPU) Halbar secara resmi mengukuhkan sebanyak 24 Pengurus Sekertariat Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) se- Halbar, pada Rabu, 16 September 2020.

Usai Dikukuhkan oleh Ketua KPU Halbar Miftahuddin Yusup yang didampingi seluruh anggota KPU mengatakan, ke 24 Pengurus dalam Hal ini Sekertaris, Staf Keuangan dan Staf Teknis, mengikuti Bimbingan Teknis (Bintek) Pengelolaan dan Pertanggungjawaban keuangan badan AD Hoc dalam Pilkada Serentak Halbar 2020.

Ketua KPU Halbar Miftahudin Yusup, usai mengukuhkan ke 23 Pengurus Sekertariat PPK se – Halbar, mengatakan pelaksanaan pengukuhan dari 270 Kabupaten -Kota yang melaksanakan Pilkada serentak, Halbar yang paling terakhir melaksanakannya.

” Sementara masa kerja kalian (Sekertariat) selama 9 bulan yang terhitung sejak Bulan Maret kemarin dan berakhir pada bulan Januari 2021 mendatang,” ungkapnya.

Sedangkan lanjut Mifta, pembentukan Sekertariat berdasarkan pada PKPU 7 hari setelah pembentukan PPK yakni 29 Februari lalu, namun karena terkendala pendemi Covid-19, tetapi SK Sekertariat akan disesuaikan dengan SK PPK.

Olehnya itu, kami berharap kepada pengurus Sekertariat PPK yang baru dikukuhkan ini agar dapat melepaskan semua kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesuksesan pilkada serentak Halbar 2020 .

“Kerana Sesuai pakta integritas yang sudah di tandatangani itu jabatan kalian terutama yang PNS telah beralih menjadi penyelenggara, dan Pelaksanaan Pilkada Halbar berada pada pundak kita sekalian, jadi marilah kita bersama – sama mensukseskan pilkada Halbar 2020 ini dengan adil dan aman sesuai dengan ketentuan perundang-undangan maupun PKPU,” pintanya.

Dan perlu diketahui, Pengukuhan ke 24 Pengurus Sekertariat PPK 8 Kecamatan se – Halbar dengan SK berbeda yakni :

Kecamatan Jailolo berdasarkan SK Nomr : 18.1/PP.04.2-KPT/8201/KPU-Kab/III/2020  tertanggal 15 september 2020, atas nama Ismail H Buamona (Sekertaris), Ikram Abd  Gani (Staf Keuangan) dan Ismat Ade Baiji (Staf Teknis).

Kecamatan Jailolo Selatan berdasarkan SK Nomor : 18.2/PP.04.2-KPT/8201/KPU-Kab/III/2020 tertanggal 15 september 2020 atas nama  Fredi Glend Hadi (Sekertaris), Jubaina Hamid (Staf Keuangan) dan Maslan (Staf Teknis).

Kecamatan Sahu berdasarkan SK Nomor : 18.3/PP.04.2-KPT/8201/KPU-Kab/III/2020 tertanggal 15 september 2020  atas nama Oktofianus Dansa (Sekertaris), Fuad S Manado (staf keuangan) dan Hijrah Istilaf (staf teknis).

Kecamatan Sahu Timur berdasarkan SK Nomor : 18.4/PP.04.2-KPT/8201/KPU-Kab/III/2020  tertanggal 15 september 2020 atas nama Fransius Lenge (Sekertaris), Wilda Metrisna (staf keuangan) dan Melkias Doge (staf teknis).

Kecamatan Ibu Selatan berdasarkan SK Nomor : 18.5/PP.04.2-KPT/8201/KPU-Kab/III/2020 tertanggal 15 september 2020 atas nama Nasrun idrus (Sekertaris), Iin Sasmita Hi Hamdja (staf Keuangan) dan Nikson Selong staf teknis).

Kecamatan Ibu berdasarkan SK Nomor : 18.6/PP.04.2-KPT/8201/KPU-Kab/III/2020 tertanggal 15 september 2020 atas nama Supardi H Abu (sekertaris),  Sabria Umar )staf keuangan) dan Nurasita Syahmadan (staf teknis).

Kecamatan Ibu Utara berdasarkan SK Nomor : 18.7/PP.04.2-KPT/8201/KPU-Kab/III/2020 tertanggal 15 september 2020  atas nama Oliver M Fure (sekertaris), Yoel Osama (staf keuangan) dan Yusak Korois (staf teknis).

Kecamatan Loloda berdasarkan SK Nomor :18.8/PP.04.2-KPT/8201/KPU-Kab/III/2020 tertanggal 15 september 2020 atas nama Norlis Souw (sekertaris), Jumrati Waery (staf keuangan) dan Kaspar Saklaressy (staf teknis). #chull

Diduga Tak Netral, Panwascam Ibu Selatan Bakal Periksa Camat

Swaramalut.com, Halbar –  Panitia Pengawasan Pemilu Kecamatan (Panwascam) Ibu Selatan bakal melakukan pemeriksaan terhadap Camat Ibu Selatan Nixson Doru, yang diduga terlibat politik praktis.

Berdasarkan dari informasi yang dihimpun dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh  Camat Ibu Selatan, terjadi pada Ahad 6 September 2020 kemarin saat adanya kunjungan Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy yang juga merupakan calon petahana pada Pilkada serentak Halbar 2020, yang berlangsung di salah satu rumah warga Desa Baru.

Lantaran diduga yang bersangkutan sebagai ASN tidak Netral, Panwascam Ibu Selatan bakal melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan pada Selasa 15 September 2020 besok.

Ketua Panwascam Ibu Selatan Akbar Fara S.IP

Ketua Panwascam Ibu Selatan Akbar Fara S.IP, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya temuan dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Camat Ibu Selatan, dimana yang bersangkutan selaku ASN diduga tidak Netral dalam pilkada.

“Jadi sesuai dengan ketentuan, setiap adanya dugaan pelanggaran pemilu yang menjadi temuan atau laporan, pihak penyelenggara Pengawasan wajib menindaklanjuti,” ungkapnya kepada wartawan, Ahad 12 September 2020.

Dan terkait dugaan tersebut pihaknya telah melakukan kajian dan melayangkan undangan kepada yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi.

“Nantinya, dari hasil klarifikasi seperti apa kita akan tuangkan dalam Form A13 (Status Laporan dan /atau Temuan),” kata Akbar. # chull

KPU Halbar Tetapkan DPS 2020 Sebanyak 78.897 Jiwa

Swaramalut.com, Halbar – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Halmahera Barat (KPU Halbar) mengelar rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) dan Penetapan Daftar Pemilih  Sementara (DPS) pada pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, Selasa (08/09/2020) malam.

Dalam rapat yang dilangsungkan di ruang pleno KPU Halbar di Desa Hoku-Hoku Kie Kecamatan Jailolo dipimpin oleh Ketua KPU Halbar Miftahudin Yusuf yang didampingi seluruh Komisioner KPU, dan dihadiri oleh seluruh Komisioner Bawaslu, perwakilan partai politik dan Anggota PPK se-Halbar.

Dimana dalam rapat tersebut KPU Halbar menetapkan sebanyak 78.897 jiwa dan tidak memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 12.719 jiwa yang tersebar di 8 Kecamatan se-Halbar.

Miftahudin saat sambutan sekaligus membuka rapat pleno mengatakan, Rapat pleno yamg digelar hari ini merupakan kegiatan yang dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat Desa dan Kecamatan.

” jadi hari ini kita lanjutkan pada tingkat Kabupaten, namun penyampai hasil per Kecamatan akan disampaikan secara langsung oleh masing – masing Ketua PPK se -Halbar,” ungkap ketua KPU Halbar.

Sementara Itu, Ketua Bawaslu Halbar, Alwi Ahmad usai rapat pleno, mengakui terkait dengan jumlah pemilih berdasarkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Halbar sebesar 91.616 jiwa itu dinilai tidak wajar.

“Namun berdasarkan pada rapat rekapitulasi ini terdapat sebanyak 12.917 jiwa yang tersebar di semua Kecamatan se – Halbar, itu angka pemilih yang masih wajar ketimbang sebelumnya,” katanya.

Dan ini rincian Daftar Pemilih sementara (DPS) hasil rekapitulasi per Kecamatan se – Halbar yakni :

* Kecamatan Jailolo
Jumlah Desa : 34
Jumlah TPS : 74
Jumlah Pemilih Laki-laki : 10.834
Jumlah Perempuan : 11.404
Total  : 22.238

* Kecamatan Jailolo Selatan :
Jumlah Desa : 22
Jumlah TPS : 60
Jumlah Pemilih Laki-laki : 6.670 Jiwa
Jumlah Pemilih Perempuan : 6.354 Jiwa
Total : 13.034 Jiwa

* Kecamatan Sahu
Jumlah Desa : 19
Jumlah TPS : 29
Jumlah Pemilih Laki-laki : 3.654 jiwa
Jumlah Perempuan : 3.592 jiwa
Total  : 7. 246 jiwa

* Kecamatan Sahu Timur
Jumlah Desa : 18
Jumlah TPS : 23
Jumlah Pemilih Laki-laki : 3. 086
Jumalah Pemilih Perempuan : 3.158  jiwa
Total :  6. 244 jiwa

*  Kecamatan Ibu Selatan
Jumlah Desa : 16
Jumlah TPS : 31
Jumlah Pemilih Laki-laki : 4. 414 jiwa
Jumlah Pemilih Perempuan : 4.111 jiwa
Total : 8. 525 jiwa

* Kecamatan Ibu
Jumlah Desa : 17
Jumlah TPS : 30
Jumlah Pemilih Laki-laki : 3.672 jiwa
Jumlah Pemilih Perempuan : 3.604 jiwa
Total : 7. 276 jiwa

* Kecamatan Tabaru (Ibu Utara)
Jumlah Desa : 16
Jumlah TPS : 22
Jumlah Pemilih Laki-laki : 3. 250 jiwa
Jumlah Pemilih Perempuan : 3. 027 jiwa
Total : 6. 277 jiwa

* Kecamatan Loloda
Jumlah Desa : 27
Jumlah TPS : 36
Jumlah Pemilih Laki-laki : 4. 217 jiwa
Jumlah Pemilih Perempuan : 3. 800  jiwa
Total : 8. 017 jiwa #chull

4 Cakada Halbar Bakal Jalani Tes Kesehatan

Swaramalut.com, Halbar – Setelah mendaftarkan diri dan diterima oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Halmahera Barat (KPUD Halbar), kini ke 4 pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Cakada dan Cawakada) Halbar periode 2020 bakal menjalani tes Kesehatan.

4 cakada dan cawakada Halbar yang telah diterima dan dinyatakan berkas pencalonannya telah lengkap yakni, Danny Missy-Imran Lolori (DAMAI), James Uang-Djufri Muhammad (JUJUR), Zakir Mando-Pdt. Alpinus K. Pay (Zaman-Pay), dan Denny Palar-Ikhsan Hi.Husain (Desain).

Ketua KPUD Halbar Miftahuddin Yusup, mengakui, berkas persyaratan calon Bupati dan Wabup dari 4 paslon sudah lengkap dan akan mengikuti tes pada tahapan selanjutnya yakni tes Kesehatan yang dipusatkan di RSUD Chasan Boesoerie Ternate.

“Dan tes kesehatan terhadap balon dibuka selama 7 hari, terhitung mulai pada tanggal 4 September, sementara dari hasil koordinasi dengan pihak RSUD Paslon Halbar dijadwalkan pada tanggal 7 – 11 September,” ungkap Miftahudin saat konferensi Pers, Ahad (06/09/2020).

Mifta sapaan akrab ketua KPU Halbar juga mengatakan, dalam tes kesehatan ada tiga tahapan pemeriksaan yang meliputi tes kesehatan Jasmani dan Rohani, Psikologi dan Narkotika yang akan dilakukan oleh pihak BNN.

” dari dari hasil pemeriksaan kesehatan tersebut akan diserahkan ke KPU dan selanjutnya KPU akan menyerahkan secara Individu,” ujarnya.

Namun, tambah Mifta, sebelum memasuki tahapan pemeriksaan kesehatan para Bapaslon harus menjalani tes PCR atau Swab dengan tunjuan mencari tahu apakah yang bersangkutan terindikasi covid19 atau tidak.

“bila ada dari bakal calon yang dinyatakan positif terpapar Covid -19 maka langsung dikarantina selama 10 hari, setelah menjalani masa karantina yang barsangkutan boleh mengikuti tahapan selanjutnya,” jelasnya. #chull