Soal TPG 2020, Ini Penjelasan Diknas Halbar

Swaramalut.com, Halbar – Terkait dengan tunjangan profesi guru (TPG) triwulan empat tahun 2020 yang menjadi sorotan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Halmahera Barat (DPRD Halbar) tersebut mendapat tanggapan dari Dinas Pendidikan (Diknas) Halbar.

Menurut Sekertaris Diknas Halbar, Marten Manuti, terkait dengan hak – hak khusus guru, seperti, TPG, tunjangan daerah terpencil (Dacil) dan Tambah penghasilan, itu terjadi di seluruh wilayah khususnya triwulan empat.

“Dan saat ini kita hanya akan memproses hak – hak guru yang di triwulan tiga yang masih nunggak,” ungkapnya.

Jadi, yang diharapkan oleh Ketua Komisi I DPRD Halbar menyangkut hak – hak guru khususnya TPG triwulan empat dibayarkan pada tahun ini sehingga tidak menjadi utang bawaan di 2021, itu tidak mungkin.

“Karena dari hasil koordinasi kami dengan kementrian Pendidikan, belum bisa dibayarkan pada tahun ini,” jelas Marten.

Bahkan mereka, (Kementerian) menyarankan, kalau Pemda setempat mampu untuk membayar silahkan dibayarkan walaupun sebulan, tetapi tidak sanggup nanti dibayarkan pada tahun depan, yakni paling lambat di bulan Februari 2021 mendatang.

” Untuk itu, saya ingin menyampaikan menyangkut hak khusus guru seperti TPG triwulan empat belum bisa kami bayarkan pada tahun ini dan akan menjadi utang bawaan di tahun 2021,” ucapnya.#chull

Tunjangan Sertifikasi Guru Belum Dicairkan, Ketua Komisi I DPRD Halbar Angka Bicara

Swaramaut.com, Halbar – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Halmahera Barat (DPRD Halbar) menyoroti terkait tunjangan sertifikasi guru triwulan empat tahun 2020 yang belum dicairkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Halbar.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Halbar Atus Sandiang, kepada sejumlah wartawan, Selasa 20 Desember 2020.

Menurut Atus, terkait dengan hak – hak Aparat Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Halbar terutama hak – haln guru dan kepala Desa tidak boleh terbawah dalam utang di tahun berikutnya.

“Jadi terkait dengan tunjangan sertifikasi guru triwulan empat tahun ini (2020) yang belum dibayar agar secapat dibayar,” ungkapnya.

Sehingga tunjangan ASN terutama guru tahun 2020 ini tidak terbawa atau menjadi utang bawaan Pemda Halbar di tahun 2021 mendatang.

“Untuk itu diharapkan kepada Dinas Pendidikan (Diknas) Halbar agar secepatnya memproses tunjangan sertifikasi guru triwulan akhir tersebut,” katanya.

Politisi Gerindra Halbar juga menyayangkan dengan Diknas Halbar kenapa belum membayar tunjangan sertifikasi guru- guru di Halbar.

“Seharusnya pihak Diknas harus mengambil langkah paling lambat dalam Minggu ini untuk membayar tunjangan sertifikasi guru triwulan empat tersebut, saya khawatir hak – hak guru ini akan menjadi utang bawaan di Tahun 2021,” tandasnya. #chull

Pjs Bupati Halbar Buka Workshop Penyaluran dan Pengunaan DD 2020

Swaramalut.com, Halbar – Dalam rangka mewujudkan Pengelolaan Dana Desa yang Cepat, Tepat, dan Terpadu, Perwakilan BPKP Provinsi Maluku Utara (Malut) bersama dengan Polisi Daerah Provinsi Malut, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan  (DJPb) Provinsi Malut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Malut menyelenggarakan Workshop Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa Tahun 2020.

Kegiatan Seminar (Workshop) yang mengangkat tema Pengelolaan Dana Desa Yang Cepat, Tepat, Dan Terpadu Sebagai Upaya Penanganan Dampak Ekonomi Covid-19, dilangsungkan di Aula Bidadari Lantai 1 Kantor Bupati Halbar, pada Jumat 4 Desember 2020.

Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Halmahera Barat (Halbar) M Rizal Ismail, dalam sambutannya sekaligus membuka acara kegiatan workshop, mengucapkan selamat datang kepada para peserta kegiatan dan terima kasih kepada pihak yang menyelenggarakan karena telah menyelenggarakan kegiatan ini di Halbar.

“Untuk itu, saya mengharapkan kegiatan seminar ini dapat bermanfaat bagi Kepala Desa yang mengikuti, dalam peningkatan pengelolaan DD  yang akuntabel, cepat, tepat, dan terpadu,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Maluku Utara Aryanto Wibowo dalam sambutannya, sesuai dengan tugas BPKP dalam melakukan pendampingan dan pengawasan keuangan sebagai mana dengan Instruksi Presiden (Inpres) nomor. 4 tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran, Serta PBJ Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

“Jadi BPKP sangat berperan penting dalam Pengawalan Pengelolaan Keuangan Desa yaitu Consulting dan Assurance,” ujarnya.

Yakni dalam Consulting, BPKP berperan untuk membantu memberikan peningkatan kompetensi SDM Pemda dan Desa, memberikan Bimtek dan konsultasi, mengembangkan sistem Pengelolaan Keuangan Desa, dan memberikan masukan kepada regulator.

“Sedangkan dalam Assurance, BPKP berperan melakukan evaluasi penyaluran dan penggunaan dana desa, mengkoordinir reviu atas penyaluran dan penggunaan dana desa oleh APIP Kabupaten/Kota, Melakukan audit penyaluran BLT-DD, bansos APBN, dan bansos APBD, melakukan verifikasi data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT-DD dipadankan dengan bansos APBN, dan bansos APBD,” jalas Aryanto.

Usai sambutan kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para narasumber Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Malut Aryanto Wibowo, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Malut Bayu Andy Prasetya, Kasubdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Malut Kompol Naim Ishak, dan Kepala Dinas PMD Provinsi Malut Drs.Syamsuddin Banyo dan dipandu langsung (Moderator) oleh Kepala Dinas BPMPD Halbar Asnath Sowo.

Sekadar diketahui, kegiatan seminar tersebut dihadiri oleh, Kepala Inspektorat Halbar, Kepala Bappeda, Wakil dari DPMD Halbar, Kabag TU BPKP Malut Mindarto Totok Oktaruna, Koordinator Pengawasan Bidang APD Tousiama Onisimus Adoe, Kabag Pemerintahan,  Camat dan Kades se-Halbar serta para tim dari Perwakilan BPKP Provinsi Malut. #chull

Tercatat 9 Orang di Halbar Terinfeksi HIV, Rata – Rata Didominasi IRT

Swaramalut.com, Halbar – Di tahun 2020 tercatat sebanyak 9 orang di wilayah Halmahera Barat (Halbar) terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Foto bersama usai kegiatan workshop

Dari total yang terinfeksi virus yang menyebabkan penyakit yang merusak kekebalan tubuh atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), dan didominasi oleh Ibu Rumah Tangga (IRT) dengan usia rata 25 – 30 tahun keatas.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Halbar Rahmad Patty di sela-sela kegiatan Workshop terkait Tatalaksana Penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) yang dilaksanakan Dinkes Halbar dalam rangka peringati hari AIDS sedunia yang dilangsungkan dilokasi wisata Rappa Pelangi, Desa Bobanehena Kecamatan Jailolo, Selasa 1 Desember 2020.

” Dan rata – rata yang terinfeksi didominasi oleh IRT karna adanya perilaku ‘penyimpangan’,” ujarnya.

Pendataan angka warga Halbar yang terinfeksi virus yang hingga kini belum ditemukan obat yang menyembuhkan pasien secara 100 persen ini, karena tidak adanya keterbukaan dari para pasien.

“Nanti sampai sudah parah baru pasien yang terinfeksi HIV datang ke Puskesmas baru kita bisa mengetahui,” terang Rahmad.

Untuk itu diharapkan kepada para peserta yang hadir dapat melakukan langkah penanganan dan pencegahan terhadap virus yang sangat berbahaya ini.

“Jadi harus perbiasakan pola hidup bersih dan sehat serta kepada para pasutri (Pasangan suami -Istri) agar setia terhadap pasangan hidupnya yakni tidak melakukan perilaku penyimpangan seksual dan kembali ke agama-agama kita masing-masing terkait larangan perilaku menyimpang tersebut,” pintanya.

Sekedar diketahui, berdasarkan data  warga Halbar yang terinfeksi HIV selama 4 tahun terakhir yakni dari tahun 2017 – 2019 dibandingkan di tahun 2020 mengalami penurunan.

Yakni di tahun 2017 tercatat sebanyak 12 orang yang terinfeksi HIV dengan rincian 5 orang Laki-laki dan 7 perempuan, di tahun 2018 sebanyak 19 orang dengan rincian 6 Laki-laki dan 13 perempuan, di tahun 2019 sebanyak 12 orang dengan rincian 6 Laki-laki dan 6 perempuan.

Sementara pada tahun 2020 tren angka warga Halbar yang terinfeksi HIV mengalami penurunan yakni tercatat sebanyak 9 orang dengan rincian 3 orang laki-laki dan 6 perempuan. #chull

Penambahan Infrastruktur, RSUD Jailolo Usulkan Penambahan DAK 49 M

Swaramalut.com, Halbar – Guna menambah infrastruktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jailolo di Tahun 2021 mendatang, Direktur RSUD Jailolo DR. H. Syafrullah Radjilun mengusulkan penambahan Anggaran ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Penambahan anggaran yang diajukan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kemenkes tahun 2021 berkisar kurang lebih Rp 49 miliar.

“Dan permintaan penambahan anggaran sudah kami sampaikan ke Kemenkes, tinggal menunggu informasi dari Pusat saja,” ungkap DR. Ulla sapaan akrab Dirut RSUD Jailolo, kepada wartawan, Rabu 04 November 2020.

Karena pada bulan Desember mendatang anggaran pusat sudah ditetapkan, mudah-mudahan usulan kami (RSUD) bisa diakomodir.

Permintaan penambahan anggaran melalui DAK sebesar Rp 49 miliar lebih ini, diperuntukkan pada peningkatan atau penambahan Infrastruktur Rumah Sakit.

“Diantaranya, rehab ruang kebidanan dan ruang anak maupun ruang laboratorium,” terang DR. Ulla.

Sebab pada tahun kemarin RSUD Jailolo hanya dikucurkan DAK sebesar Rp 10 miliar, yang mana digunakan untuk pembangunan ruang IGD serta ruang radiologi.

“Dan rencana penambahan ruang di tahun 2021 mendatang saling berkaitan yakni untuk penanganan pasien, sehingga kami usulkan penambahan DAK agar pelayanan pasien di RSUD Jailolo lebih ditingkatkan, karena status RSUD Jailolo sendiri yaitu tipe C,” tutur DR. Ulla. #chull

Zakir : Pendukung Zaman-Pay Dapat Mencontohkan Berpolitik Yang Baik

Swaramalut.com, Halbar – Calon Bupati Halmahera Barat (Halbar) nomor urut 3 Ahmad Zakir Mando, menghimbau kepada Masyarakat Halbar pada umumnya dan khususnya masyarakat Sahu agar tidak mudah terpancing dengan isu dan fitnah ataupun Politik Hitam oleh oknum – oknum tertentu.

“Karena ada yang dimainkan oleh oknum-oknum tersebut tidak lain hanyalah untuk mencerai – berai pendukung dan simpatisan Zaman-Pay (Ahmad Zakir Mando dan Pdt. Alpinus K Pay),” ujar Zakir saat Kampanye di Lako Akelamo Kecamatan Sahu, Senin 02 November 2020.

Pasalnya, kami (Paslon nomor urut 3) sudah memiliki pendukung simpatisan yang riil dan tersebar di wilayah Sahu, Sahu Timur, Jailolo, Jailolo Selatan bahkan kecamatan Ibu dan Loloda yang dikagumi oleh para pengamat politik bahkan lawan politik.

“Olehnya itu, lawan politik, sengaja menyebar isu dan fitnah guna bisa memecah belah komitmen pendukung dan simpatisan Zaman-Pay,” ujarnya.

Jadi diharapkan kepada simpatisan dan pendukung Zaman -Pay agar tetap teguh dalam pendirian, Karena jumlah dukungan ril yang datang atas panggilan hati kepada Zaman-Pay dan ini tidak dimiliki oleh calon yang lain  di momentum Pemilukada saat ini.

Dan terlebih lagi untuk masyarakat Sahu dan Sahu Timur untuk bersabar diri menghadapi itu semua. Karena setiap momentum politik dirinya memiliki lawan yang sama di wilayah Sahu, tapi lawan tersebut tidak pernah bisa  menambahkan jumlah masyarakat yang memihak kepada mereka.

“Olehnya itu, setiap isu dan fitnah yang dihembuskan oleh lawan politik dapat disikapi dengan baik, karna kalian sebagian pendukung dan simpatisan Zaman-pay harus memberi contoh dan teladan yang baik di momentum Pemilukada,” pintanya. #Red

Pjs Bupati Halbar Pimpinan Upacara Sumpah Pemuda ke -92 Tahun 2020

Swaramalut.com, Halbar – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Halmahera Barat Muhammad Rizal Ismail, pimpin upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke -92 tahun 2020, Senin 02 November 2020 pagi tadi.

Peserta Upacara Hari Sumpah Pemuda ke 92 Tahun di Lapangan Upacara Kantor Bupati Halbar

Upacara yang dilangsungkan di lapangan Upacara Kantor Bupati Halbar tersebut dihadiri oleh Mewakili Kapolres Halbar Ipda Misbachul Munir, Mewakili Danyonif RK 732 Banau Kapten Inf. Adi Prabowo, Sekda Halbar Syahril Abd Rajak, serta para Pimpinan OPD dan staf.

Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI dalam pidato yang dibacakan Pjs Bupati M Rizal Ismail, mengatakan, hari ini kita semua bisa bersama-sama memperingati hari sumpah pemuda di tempat ini dalam suasana dunia yang masih dihantui oleh pandemi Covid-19, kita selaku pemuda harus tetap optimis menatap masa depan.

Dimana kita tahu bersama pada 92 tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928  telah terjadi peristiwa penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, yakni para pemuda-pemudi diseluruh Indonesia dengan hati yang teguh dan pikiran yang jernih menyatakan sebuah ikrar suci untuk menyatukan jiwa dan raga menjadi sebuah bangsa bernama bangsa indonesia.

“Yakni dengan kerelaan hati Pemuda – Pemudi  melepaskan ego suku, etnis dan ras demi memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia dari bangsa penjajah yang tidak berperikemanusiaan,” ujarnya.

Dan dengan kepercayaan diri yang tinggi serta keteguhan hati para pemuda-pemudi hebat tersebut akhirnya mampu mewujudkan mimpi menjadikan Indonesia sebagai bangsa dan negara yang berdaulat.

“sejatinya saat ini kita yang telah menikmati kemerdekaan berkat jasa para pemuda dan pemudi berjiwa ksatria di masa lalu,” kata Rizal mengutip.

Jadi saat ini pemuda dan pemudi Indonesia tidak sedang berjuang
melawan penjajahan secara fisik di masa lalu, akan tetapi saat ini kita
sebagai bangsa dihadapkan pada arus globalisasi yang sedikit demi sedikit menggerus jati diri bangsa.

Gempuran produk dan budaya luar semakin tidak terkendali dan budaya sangat melunturkan jiwa pemuda-pemudi indonesia sebenarnya kecintaan akan hasil karya dalam negeri terancam jika kita tidak segera berbenah.

“Sebab Indonesia saat ini sangat membutuhkan karya-karya kreatif hasil dari pikiran, rasa, karsa pemuda-pemudi bangsa, karya-karya asli indonesia inilah yang akan menghasilkan daya saing Indonesia di kancah global,” tutur Rizal.#chull

Debat Kandidat, Bawaslu Halbar Himbauan Tidak Ada Saling Hujat

Swaramalut.com, Halbar – Debat Kandidat Kepala Daerah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) periode 2021 – 2025 yang dijadwalkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halbar, di Bella Said Hotel Ternate, Rabu 28 Oktober 2020 besok.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Halbar Alwi Ahmad, menghimbau agar dalam debatan tersebut, tidak saling serang antara Paslon.

“Tetapi bagaimana dari setiap Paslon, agar menyampaikan visi -missi nya serta memberikan tanggapan sesuai dengan materi yang diberikan oleh materi atau panelisnya,”

Apalagi menyerang persoalan privasi dari Paslon lain.

Alwi juga menghimbau, agar dalam debat kandidat nantinya, para pasangan colon maupun Tim sukses dan tamu undangan, agar dapat mengikuti tata tertib yang telah dibuat oleh panitia, sehingga debat yang dilaksanakan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Dan yang paling penting, tetap mengikuti protokol kesehatan,” pintanya.#chull

Kejari Halbar Resmi Terima Tahap II Kasus Penyelundupan Ayam Philipina

Swaramalut.com, Halbar – Kejaksaan Negeri Kabupaten Halmahera Barat (Kejari Halbar) secara resmi menerima berkas tahap II kasus dugaan penyelundupan Hewan Unggas jenis ayam Philipina dengan tersangka Berinisial RY alias Rudy warga Sofifi Kecamatan Tidore kepulauan (Tikep), dari penyidik Balai Karantina Hewan dan Pertanian Provinsi Maluku Utara (Malut),  Kamis 22 Oktober 2020 kemarin.

 

Foto JPU Kejari Halbar, Dery F Rachman bersama penyidik Karantina Hewan Malut, dan Tersangka penyelundupan Ayam Philipina

 

Kepala Kejari (Kajari) Halbar Salomina Meyke Saliama, melalui Kasi Intel Penyuluhan dan Penerangan Hukum, Deri F Rachman membenarkan adanya penyerahan berkas tahap II dari Balai Karantina Hewan dan Pertanian Malut, Kamis Kemarin.

“Jadi selain berkas Tahap II penyidik juga menyerahkan tersangka berinisial RY dan barang bukti (BB) berupa 15 ekor unggas jenis ayam Philipina sebanyak 15 ekor,” ungkap Dery saat dikonfirmasi sejumlah wartawan Jumat 23 Oktober 2020.

Dan berdasarkan pada hasil pemeriksaan berkas perkara, tersangka dan BB, tersangka terbukti melanggar pasal 35 ayat (1) huruf a dan c jo Pasal 88 huruf a dan c Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan, dengan ancaman hukum kurang penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp. 2 miliar.

“Namun tersangka tidak ditahan, karena ancaman hukum pasal yang disangkakan tersebut kurang dari 4 tahun dan BB dititipkan ke Balai Karantina,” jelas Deri.

Corong Kejari Halbar juga, mengisahkan kronologis penangkapan pemasok Unggas jenis ayam Philipina yang dilarang masuk ke wilayah Malut, bermula dari adanya operasi gabungan, yakni Balai Karantina Pertanian, KP3 Pelabuhan Jailolo, Karantina Kesehatan Pelabuhan Jailolo dan POM AD Ternate diatas KM Permata Bunda, pada Senin (09/03/2020) lalu.

“Dari hasil operasi tersebut, petugas gabungan berhasil menemukan sebanyak 15 ekor ayam Philipina yang tidak dilengkapi dokumen kesehatan hewan dan tidak dilaporkan kepada Balai Karantina Hewan dan Pertanian yang dipasok dari Manado Sulawesi Utara oleh tersangka,” ulasannya.

Dari temuan tersebut petugas gabungan langsung, mencari pemasok Unggas tersebut, namun yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan dokumen (sertifikat) kesehatan hewan tersebut, sehingga petugas gabungan langsung mengamankan barang bukti tersebut serta pemasoknya (tersangka) lantaran diduga melanggar hukum sebagaimana pasal yang disangkakan guna diproses lebih lanjut,” tutup Dery.#chull

Menyambut Hari Sumpah Pemuda, Kejari Halbar Gelar Sosialisasi Pemilih Pemula

Swaramalut.com, Halbar –  Dalam rangka Menyambut Hari Sumpah Pemuda ke 92 tahun 2020 yang bertepatan dengan Pelaksanaan Pilkada serentak Halbar, Kejaksaan Negeri Kabupaten Halmahera Barat (Kejari Halbar) bekerja sama dengan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Halbar mengelar Sosialisasi Pemilih Pemula, pada Kamis 22 Oktober 2020.

Kegiatan yang dilaksanakan di gedung serbaguna d’Hoek Hotel, Desa Hatebicara Kecamatan Jailolo yang mengangkat tema ” Mari Bersatu dan Bangkit” dihadiri oleh Kordiv Sumber Daya Manusia (SDM) Muhammadun Hi. Adam, Kasi Intel Kejari Halbar Deri Fuad Ratcman, Kasi Barang Bukti Nofan Toro Catur Prabowo, Jaksa Fungsional, Afan Beni Arseno, Kasubsi Kepegawaian Fandi Kunu, serta para Siswa -Siswi SMAN 1 Jailolo dan SMA Islam Jailolo selaku pemilih Pemula.

Tujuan dari kegiatan yang dicanangkan Bagian Intel, Penyuluhan dan Penerangan Hukum Kejari Halbar dengan subtema “Penanganan Hukum Pemilu pada Pemilih Pemula ” agar para pemilih pemula memahami dan tidak melakukan pelanggaran dalam Pilkada serentak Halbar 2020 ini.

Setelah dibuka secara resmi oleh MC (Pembawa Acara) kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Narasumber Kasi BB Nofan Toro Catur Prabowo dan Kordiv SDM Bawaslu Halbar Muhammadun Hi Adam dengan materi Perkenalan Hukum Pemilu bagi Pemilih – Pemula.

Nofan, dalam penyampaian materinya, mengatakan, Potensi kerawanan Pilkada serentak yang sering terjadi apalagi di tengah Pandemi Covid-19, yakni, Politik Uang, Politik Identitas, Relasi Kuasa pada Politik Lokal, Kampanye Hitam di Medsos, Penyelenggara tidak Netral (ASN, TNI – Polri) dan Kampanye Memanfaatkan Fasilitas dan Program Pemerintah seperti Bantuan Sosial (Bansos).

Dan untuk mengantisipasi dan menangani setiap Pelanggaran Pemilu pada Pilkada serentak ini dengan dasar Asas Keadilan, Kepastian, Manfaat, Persamaan di muka Hukum, Praduga tak bersalah, melalui Sentral Gakumdu.

“Jadi Bentuk penanganan pelanggaran di Gakumdu sendiri bisa berupa Laporan atau Temuan langsung oleh Tim Gakumdu,” dan dari laporan atau Temuan dugaan pelanggaran tersebut ditindaklanjuti, bila terbukti maka langsung diberikan sangsi pidana,” jelasnya.

Sementara itu, Muhammadun Hi Adam dalam penyampaian materi, mengatakan, syarat coblos bagi pemilih Pemula, yakni sudah berusia 17 tahun yang dibuktikan dengan KTP atau Surat Keterangan dari Dukcapil,

“Untuk itu, para pemilih pemula dapat membuat KTP sehingga dapat memberikan hak suara di Pilkada serentak Halbar pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang

Olehnya itu, diharapkan kepada para pemilih pemula apalagi yang mengikuti kegiatan ini, agar tidak mengambil uang bila ada salah satu kandidat yang membagi-bagi, karena dipastikan kalian (adik-adik) yang menerima maupun yang memberikan akan dikenakan pelanggaran pemilu dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Karena fenomena yang terjadi di Halbar pada setiap pemilihan itu identik dengan politik uang, dan itu sangat berdampak buruk karena dapat merusak daerah ini.

“Sehingga saya sangat berharap pada tanggal 9 Desember nanti saat menyalurkan hak pilihnya, adik – adik harus dan wajib menghindari yang namanya politik uang serta tidak boleh menyebar berita hoax atau Issu Agama dan lainnya,” pintanya.

Sebab pada hari H pencoblosan penyelenggara Pengawasan (Bawaslu), Kepolisian dan Kejaksaan yang tergabung dalam tim Gakumdu akan mengawasi dan bila adik-adik yang menemukan pelanggaran maka boleh datang melaporkan kepada 3 lembaga tersebut.

Sekedar diketahui, Usai penyampaian materi, dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab, pada sesi ini sebanyak 3 siswa yang mengajukan pertanyaan yakni 2 Siswa-siswi SMAN 1 Jailolo, Muhammad Syarif dan Dina Kaucil serta satu siswi SMA Islam Jailolo, Riskiana. #chull