Kades Tawa Diduga Tilep Anggaran BUMDes 2017 -2019

Swaramalut.com, Halsel – Kepala Desa Tawa Kecamatan Kasiruta Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Bahtiar Hakim, diduga menilep anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tawa selama 3 tahun berturut-turut.

Dugaan tersebut disampaikan salah satu warga desa Tawa, Astuti Rasid, kepada reporter, Sabtu (25/07/2020).

Menurut Astuti anggaran BUMDes Tawa selama 3 tahun yakni tahun 2017 – 2019 selalu dianggarkan oleh pihak pemerintah desa (Pemdes) dengan jumlah besar yang bervariasi.

” Yakni tahun 2017 sebesar Rp. 5 juta, tahun 2018 sebesar Rp. 20 juta dan tahun 2019 meningkatkan menjadi Rp. 50 juta,” ungkap Srikandi asal Tawa.

Astuti juga mengakui, yang lebih anehnya, dari total anggaran BUMDes yang diplot dalam APBDes selama 3 tahun tersebut tidak pernah direalisasikan, namun dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) Kades, anggaran tersebut telah direalisasikan.

“Untuk itu, kami masyarakat Tawa mempertanyakan anggaran tersebut telah dikemanakan, sebabkan hingga saat ini tidak ada pengelolaan BUMDes,” katanya.

Bahkan lanjut Astuti, terkait dengan dugaan ini, kami masyarakat Tawa telah melaporkan kepada pihak penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhan pada Senin 10 Juli kemarin.

“Olehnya itu, kami sangat berharap kepada pihak Kejari Labuhan agar secepatnya memproses laporan kami, dan kami akan terus mengawal laporan tersebut,” tegasnya.

Dia juga sangat berharap agar dugaan yang menjadi keresahan masyarakat Tawa ini, menjadi perhatian dari Bupati Bahrain Kasuba dan secepat melakukan pemberhentian terhadap Kades sesuai dengan tuntutan masyarakat agar persoalan ini tidak lagi berkepanjangan.

“Namun bila tuntutan masyarakat ini tidak diindahkan oleh pihak Pemda Halsel, maka akan ada gelombang aksi besar-besaran oleh Masyarakat bersama mahasiswa dan Pemuda Desa Tawa dengan melakukan pemboikotan aktivitas Kantor Desa Tawa,” tegasnya. #MA

Peduli Covid 19, Masyarakat Halsel Terima Bantuan 2000 Paket Sembako dari Pemprov Malut

Swaramalut.com – Halsel

Gubernur Maluku utara(Malut)yang di wakilkan oleh kepala biro kesra Malut Dihir Bajo,SH dan rombongan di sambut baik oleh Bupati Halmahera Selatan(Halsel) Bahrain Kasuba didampingi Kadis Sosial Halsel dan beberapa perwakilan Camat dan kepala desa dalam rangka penyaluran bantuan sembako bagi warga yang terdampak covid-19 Halsel yang bertempat di kediaman bupati halsel,kamis(14/05/2020).

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Malut Dihir Bajo,SH pada kesempatan itu menyampaikan, pembagian Sembako kali ini berdasarkan target Pemprov Malut ke Halsel untuk diberikan di tiga kecamatan.

Penyerahan bantuan Sembako ini kami hanya serahkan secara simbolis dan diterima langsung oleh Bupati Halsel, Bahrain Kasuba, selanjutnya kami berikan wewenang itu kepada pak Bupati untuk menyalurkan ke kecamatan-kecamatan,  katanya.

foto suasana pendataan penerima bantuan sembako

Penyerahan bantuan Sembako ini dibentuk dalam satu paket di dalamnya berisi 10 Kg beras, gula pasir 2 Kg, 2 kaleng susu, minyak goreng 2 Kg, daun teh 1 kotak, 1dos supermi yang di serahkan secara simbolis oleh Kepala Biro Kesejahteraan rakyat Provinsi Malut.

Dihir Bajo juga menyampaikan bahwa terkait wabah covid -19 masyarakat harus menanganinya secara serius, tidak boleh dianggap main-main tetapi jangan juga terlalu di takuti secara berlebihan. Gebernur berpesan “agar masyarakat disiplin secara keseluruhan tanpa terkecuali”jelasnya.

Sejauh ini baru beberapa kabupaten yang sudah disalurkan, dan masih ada beberapa yang belum diantaranya, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Pulau Morotai, Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Pulau Taliabu dan Kepulauan Sula, ungkapnya.

foto Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba

Sementara, Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba mengatakan, dirinya sangat berterima kasih kepada Gubernur Malut atas kepedulian Pemprov Malut di tengah -tengah dampak penyebaran virus Corona atau Covid-19 dalam pemberian bantuan paket Sembako kepada warga masyarakat. Dengan ini Pemda Halsel merasa sangat terbantukan.

Dengan bantuan ini, kami dapat memanfaatkan kepada masyarakat kami. Menurut saya, ini bukan nilai yang ada dari Sembakonya, tetapi ini merupakan kerja sama yang baik antara Pemprov Malut dengan Pemda Kabupaten Kota di wilayah maluku utara dan pada hususnya di kabupaten Halmahera Selatan,”ujar Bahrain.

foto : Kepala Desa Liaro kecamatan bacan timur selatan Najarlis Hi Mansur

Ungkap Faisal Suaib, Camat Bacan Timur ketika dikonfirmasi, mengatakan bahwa kehadiran bantuan ini sangat baik dan kami juga sangat berterimakasih kepada Pemprov Malut,  semenjak adanya Wabah Covid-19 ini membuat masyarakat yang ada di Kecamatan Bacan Timur mulai membatasi aktivitas mereka.

Terpisah dari iku kepala desa Liaro kecamatan bacan timur selatan Najarlis Hi Mansur mengatakan bahwa dirinya mewakili masyarakat yang ada di desa liaro Mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang di berikan Gubernur KH.Abdul Gani Kasuba atas bantuan sembako kepada masyarakat Liara Khususnya dan masyarakat Halsel pada umumnya di tengah pandemic virus covid-19 ini “tutupnya mengakhiri..# Ade

Jadi RS Rujukan Covid 19, Pemkab Halsel Siapkan Rp 38 Miliar 

Swaramalut.com – Halsel

Setelah ditetapkan Gubernur Malut sebagai salah satu Rumah Sakit Umum (RSU) Labuha sebagai RSU rujukan untuk perawatan pasien virus Corona atau covid 19, Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan langsung merespon dengan melakukan persiapan membenahi RSU Labuha.

Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Selatan Helmi Surya Botutihe ketika diwawancarai usai melakukan rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) mengatakan, rapat bersama banggar ini guna membahas pergeseran anggaran untuk penanganan dan pencegahan virus Corona atau covid 19 namun belum ada kesepakatan tapi besaran usulan pergeseran anggaran sebesar Rp 38 miliar “Pemkab usulkan Rp 38 miliar penanganan dan pencegahan covid 19 namun belum disepakati bersama Banggar DPRD Kabupaten Halmahera Selatan,” paparnya.

Helmi lantas mengatakan, anggaran sebesar Rp 38 miliar yang diusulkan tersebut digeser dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU) berupa biaya perjalanan dinas SKPD dan perjalanan dinas DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, kegiatan Diklat dan sosialisasi dan Dana Desa (DD) sesuai intruksi menteri desa “anggaran DAK yang digeser sebesar Rp Rp 11 miliar dan biaya perjalanan dinas, kegiatan diklat, sosialisasi yang bersumber dari DAU digeser sebesar Rp 18 miliar ditambah dengan Dana Desa sebesar Rp 9 miliar,” Tuturnya.

Orang nomor tiga di pemkab Halmahera Selatan ini juga menjelaskan, dari anggaran Rp 38 miliar tersebut fokus pada pembenahan RSU karena ditunjuk gubernur sebagai RS rujukan, termasuk menyiapkan ruang isolasi yang representatif da Alat Pelindung Diri (APD) “untuk Dana Desa yang digeser ke penanganan covid 19 itu nilai perdesanya Rp 40 juta lebih karena itu sesuai intruksi menteri desa, dana tersebut nanti diserahkan ke desa untuk dikelola namun diarahkan oleh Pemkab,” jelas Helmi.

Untuk biaya perjalanan dinas yang digeser dan diperuntukkan penanganan dan pencegahan virus corona atau covid 19 tersebut diantaranya perjalanan dinas DPRD, perjalanan dinas para SKPD, Bupati, wakil Bupati dan sekda “angka atau nilai yang diusulkan untuk penanganan covid 19 ini belum disetujui, masih dibahas karena peruntukan dari anggaran Rp 38 miliar ini harus jelas,” pungkas wakil ketua II DPRD Halsel Muslim Hi Rakib.. # Tox.

Alhamdulillah, 220 APD Siap di RSU Labuha 

Swaramalut.com – Halsel

Mengantispasi adanya Pesien COVID-19 di Kabupaten Halmahera Selatan, (Halsel) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha Kabupaten Halsel saat ini telah memiliki persediaan Alat Pelindung Diri (APD) serta ruangan Isolasi untuk menangani Pesien yang terinveksi Positive COVID-19 di Kabupaten Halmahera Selatan.

Menurut Asyia Hasjim saat di Konfirmasi, rabu (1/4) mengatakan bahwa saat ini APD di RSUD Labuha sudah tersedia 220 buah APD, mulai dari sepatu Boot, Baju, Masker, Kacamata, dan Pelindung Kepala (Helm). Bantuan tersebut merupakan pengadaan dari RSUD sendiri serta bantuan dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut).

“Untuk saat ini sudah ada 220 APD di RSUD untuk tim medis, dimana 10 buah APD adalah bantuan dari Provinsi, dan sisinya adalah pengadaan dari RSUD,” jelasnya.

Dirut RSUD Labuha ini juga menyampaikan bahwa RSUD juga sudah menyiapkan ruangan Isolasi dengan 9 tempat tidur untuk Pasien yang sudah terinveksi COVID-19. “Untuk ruang Isolasi sudah disediakan, dengan 9 tempat tidur,” kata Aisya.

Sementara untuk alur penangan pasien COVID-19 di RSUD juga sudah disiapkan oleh RSUD, jika ada yang sudah terpapar COVID-19. “Alur untuk penangan Pasien COVID-19 juga sudah ada, untuk nanti manangani pesien COVID-19 tersebut,” jelas Aisya..#red

Dampak Covid-19 Harga Sembako Naik, ini Tanggapan Fraksi Golkar Halsel

Swaramalut.com, Halsel – Informasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan nampak dimanfaatkan oleh sebagian kelompok pedagang Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dengan menaikan harga sesuai keinginan para pedagang mendapat sorotan dari fraksi Golkar DPRD Halmahera Selatan.

Ketua Fraksi partai Golkar DPRD Kabupaten Halmahera Selatan Rustam Ode Nuru kepada wartawan mengatakan, dari hasil pantauan tadi di pasar baru Labuha harga sembako mulai bergerak naik, selain itu juga masyarakat nampak membeli barang untuk persedian.

“Masyarakat juga beli tara seperti biasanya masyarakat mulai beli barang banya. Ketika ditanya, masyarakat mengakui sebagai persiapan karna virus ini dia bajalan lama jadi keluar rumah agak susah,” paparnya.

Rustam juga lantas mengatakan, fraksi Golkar minta pemerintah atau dinas terkait berikan pemahaman ke masyarakat agar jangan terlalu panik yang berlebihan.

“Pemantauan harga barang ini penting karena akan memicu laju inflasi, bulan depan tong so masok Ramadan, kwartir Jang sampe laju inflasi Tara bisa di tekan sehingga harga barang tetap mahal,” tuturnya.

Mantan aktivis HMI ini juga lantas mengatakan, penyebaran virus corona atau Covid-19 pasti berdampk sistematis sehingga pemerintah di sarankan cepat ambil langkah taktis termasuk antisipasi kelangkaan kebutuhan bahan pokok, pungkasnya. #Tox

APD dan Rapid Test Covid 19 Dipastikan Tiba di Bacan Pekan Depan

Swaramalut.com Halsel – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) terus menunjukkan keseriusan dalam pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) di wilayah Halsel dengan melakukan penyemprotan disinfektan dan membangun kesadaran masyarakat untuk hidup sehat.

Selain melakukan langkah – langkah pencegahan, Pemkab juga telah memesan Alat Pengaman Diri (APD) dan Rapid Test atau alat mendeteksi Covid-19.

“Jadi sebagai langkah antisipasi kami juga telah memesan APD berstandar lengkap, masker dan alat pelindung lainnya yang insya Allah akan tiba di Halsel pada tanggal 31 pekan depan,” jelas Kadis Kesehatan (Kadinkes) Halsel, Hasnah Muhammad saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (25/03/2020).

Hasna juga mengatakan, meskipun saat ini membeli APD atau alat-alat lainnya sangat sulit karena terjadi kelangkaan namun alhamdulillah Pemkab Halsel berhasil membelinya

“Untuk penyemprotan diwilayah Halmahera Selatan sudah dilakukan dibeberapa titik dan masih akan terus berlanjut,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, untuk laporan perkembangan Covid-19 di Halsel jumlah isolasi mandiri per tanggal 24 Maret sebanyak 287 orang dan untuk ODP 0 (tidak ada) serta PDP 1 orang. Laporan per tanggal 25 Maret jumlah isolasi mandiri sebanyak 311 orang, jumlah ODP sebanyak 8 orang dan PDP 0 (tidak ada). Sehingga jumlah keseluruhan adalah 598 jumlah isolasi mandiri, 8 ODP dan 1 PDP.#Tox

Pemkab Halsel Bentuk Satgas Pencegahan Penularan Covid 19 Ditngkat Desa

Swaramalut.com, Halsel – Guna meningkatkan kewaspadaan terhadap pencegahan mewabahnya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ditingkat bawah,
pemerintahan Kabupaten Halmahera Selatan (Pemkab Halsel) melakukan pertemuan bersama Pemerintah Kecamatan dan Pemdes se – Halsel, pada Rabu (25/03/2020).

Dalam rapat yang dipimpin langsung Bupati Halsel H. Bahrain Kasuba dan dihadiri Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara Kuntu Daud, Wakil Ketua I M. Abusama, Wakil Ketua I M. Rahmi Husen beserta anggota lainnya, Sekertaris Daerah Helmi Surya Botutihe bersama Unsur Forkopimda Halsel dan Pimpinan SKPD yang juga bagian dari Satgas Penanganan Covid-19, serta Camat dan Kepala Desa se-Halsel.

Bupati Bahrain Kasuba dalam pertemuan tersebut mengatakan Pemkab Halsel sudah menindaklanjuti instruksi dengan mengambil sikap serta membentuk gugus tugas dan pada hari ini telah mengundang pihak kecamatan dan desa untuk turut serta dengan membentuk Satgas Covid-19 di tingkat Desa.

“Kami sampaikan kepada Pimpinan DPRD Provinsi Maluku Utara yang hadir pada hari ini bahwa Halsel telah melakukan berbagai tindakan antisipasi salah satunya Penyemprotan Disinfektan ditempat umum baik itu Pasar, Rumah Ibadah sampai ke Pelabuhan dan Bandara”, ungkapnya.

Bupati juga mengatakan bahwa dengan turut sertanya Kecamatan dan Desa ini dapat membantu Satgas dalam mengawasi pintu-pintu masuk Halsel.

“Mengingat Halsel dengan 249 Desa, memerlukan pengawasan lebih terkait kunjungan asing untuk itu Camat bekejasama dengan Desa untuk membentuk Satgas Covid-19”, ujarnya.

Selain itu, Bupati mengajak Pimpinan DPRD Provinsi Maluku Utara dan anggota yang hadir agar turut menyaksikan aksi penyemprotan yang akan dilaksanakan usai rapat ini. Pada kesempatan yang sama Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Kuntu Daud mengungkapkan bahwa sebanyak 9 orang anggota DPRD Prov. Malut yang tiba di Halsel dan 6 anggota DPRD diantaranya mengahadiri pertemuan di Posko Utama Gugus Penanganan Covid-19. “Mari kita bersama-sama melakukan evaluasi dan harapan saya agar camat dan desa juga turut berperan dalam membantu pemerintah menangani Covid-19,” Tandasnya.

Sementara itu, Sekda Helmi Surya Botutihe dalam rapat ini mengatakan bahwa Pemda Halsel telah melakukan beberapa tindakan antisipasi diantaranya melakukan pemerikasaan dan pendataan di pintu-pintu masuk Halsel, penyemprotan disinfektan serta terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala BPBD Halsel, Daud Djubedi, Ia menyampaikan bahwa saat ini Dinkes telah melakukan pemantauan melalui puskesmas serta telah bekerjasama dengan TNI/Polri dalam mensosialisasikan Covid-19 di Halmahera Selatan.

“Kami telah dibantu pihak TNI dan Polri serta satu hal lagi yang menjadi perhatian kami di Halsel adalah ketersediaan alat pelindung diri baik itu masker, hand sanitizer, disinfektan untuk penyemprotan, termometer infrared serta APD yang akan digunakan Tim Medis”, jelasnya.

Terpisah, Dandim 1509 Labuha bersama Kapolres Halsel juga menyampaikan dukungannya terhadap Pemda halsel kepada Pimpinan DPRD Provinsi Maluku Utara dan anggota yang hadir. Pimpinan DPRD Provinsi Maluku Utara bersama Bupati selepas rapat turut menyaksikan aksi penyemprotan disinfektan di 2 Mesjid yakni Mesjid Mandaong Pantai dan Mesjid Mandaong Tua. # Red.

Rusunawa Disiapkan Untuk Rawat Pasien Covid-19

Swaramalut.com, Halsel – Pemerintah Halmahera Selatan (Halsel) tergolong sigap dalam mengantisipasi penyebaran dan pencegahan mewabahnya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Halsel.

Karena selain melakukan langkah langkah pencegahan di seluruh wilayah Halsel mulai dari membangun kesadaran masyarakat dalam menghadapi penyebaran dan mengalokasikan dana khusus penanganan wabah Covid-19,
Pemkab Halsel juga telah menyiapkan bangunan khusus untuk warga jika terinfeksi virus Corona.

“Bangunan yang disiapkan itu sangat layak untuk warga jika sewaktu waktu terpapar virus corona, karena selain jauh dari kerumunan warga juga layak, dan bisa menampung lebih banyak,” kata Sekertaris Daerah (Sekda) Halsel, Helmi Surya Botutihe ketika dikonfirmasi wartawan, Selas (24/03/2020).

Dan kami (Pemkab Halsel) juga ada skenario bangunan alternatif untuk perawatan warga jika banyak yang terinfeksi yakni Rumah Susun Warga (Rusunawa) yang berada di Panamboang.

Orang nomor tiga dilingkungan Pemkab Halsel ini juga lantas mengatakan, skenario ini sebagai langkah antisipasi jika Rumah Sakit Labuha tidak dapat menampung warga yang terinfeksi virus corona maka Rusunawa sebagai alternatifnya.

“Pemkab hanya menyiapkan saja, namun semua warga tidak terinfeksi akibat dari virus corona saja,” papar Helmi.

Helmi juga menghimbau kepada seluruh warga Halsel agar tetap tenang dan jangan panik, tetap menerapkan pola hidup bersih, baik bersih diri, keluarga maupun lingkungan, karena Pemkab Halsel terus melakukan pencegahan penyebaran Virus Corona di Halsel,” cetusnya.#Tox

Pemkab Halsel Gelontorkan Rp 3 Miliar Khusus Penanganan Covid-19

Swaramalut.com, Halsel – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) gelontorkan anggaran sebesar Rp. 3 miliar sebagai bentuk keseriusan dalam pencegahan dan penangan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Halsel.

Tim Gusus Tugas pencegahan Covid-19 Halsel saat melakukan konferensi pers

Hal tersebut disampaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Halsel, Helmi Surya Botutihe selaku juru bicara (Jubir) Pemkab didampingi Daud Djubedi Ketua Tim dan Kepala Dinas Kesehatan Hj. Hasna Muhammad, dalam konferensi pers yang dilangsungkan di Posko Utama Tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang bertempat pada ruang Aula Kantor Bupati, Selasa (24/03/2020).

Menurut Helmi, Pemda sangat serius dalam menangani wabah Covid-19 di Halsel dengan mengalokasikan anggaran khusus penanganan sebesar Rp 3 miliar untuk penanganan Covid-19.

“Anggaran tersebut diperuntukkan khusus penyediaan fasilitas kesehatan baik untuk penanganan di dalam daerah maupun alat transportasi rujukan, pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) dan untuk biaya operasional lainnya,” tutur jubir Pemkab Halsel.

Apabila lanjut orang nomor tiga Pemkab Halsel, anggaran itu kurang, Pemda siap mengalokasikan lagi. Untuk ittu diharapkan kepada masyarakat agar tidak khawatir dengan ancaman seperti kurangnya fasilitas medis di Halsel,” ujarnya.

Helmi juga mengakui, sebagai langkah pencegahan penyebaran mewabahnya Covid-19, Pemkab Halsel telah menyurat kepada pengusaha kapal swasta terkait pembatasan jadwal berlayar dan penjualan tiket.

Helmi juga menegaskan, “dalam rangka memperketat pengawasan, Pemda telah mengagendakan untuk melakukan pertemuan dengan 30 Camat dan Kepala Desa se- Halsel pada pukul 09.00 WIT besok di Posko Utama sekaligus pembentukan satgas Kecamatan dan Desa,” paparnya.

Dan sesuai dengan hasil koordinasi dengan TNI dan Polri, area penambangan di Kusubibi terpaksa ditutup guna pencegahan Covid-19, sebab banyak orang dari luar daerah yang datang untuk melakukan penambangan itu bisa menambah resiko penyebaran Virus.

” Jadi daerah tersebut sudah harus dikosongkan paling lambat Minggu depan,” kata Helmi.

Dia juga menambahkan, data sementara ini warga Halsel belum ada yang terinfeksi Covid-19, untuk itu Masyarakat dihimbau agar tetap tenang, usahakan selalu berada dirumah, hindari tempat keramaian dan jangan melakukan kumpul-kumpul yang mengakibatkan keramaian karena akan ditindak tegas oleh pihak yang berwajib sebagaimana yang telah diinstruksikan Kapolri, pintanya.# Red

Dinkes dan Warga Apresiasi Langkah IKBW Bagi-Bagi Masker dan Multivitamin

Swaramalut.com – Halsel

Langkah Ikatan Keluarga Besar Waigitang (IKBW) Kabuptaen Halmahera Selatan menggelar aksi sosial dengan membagikan masker dan multivitamin daya tahan tubuh untuk warga Kabuptaen Halmahera Selatan diberikan apresiasi oleh Dinas Kesehatan dan warga Kabuptaen Halmahera Selatan.

Apresiasi disampaikan oleh kepala Dinas Kesehatan Kabuptaen Halmahera Selatan Hj Hasna Muhammad kepada wartawan memberikan apresiasi kepada IKBW Kabupaten Halmahera Selatan yang mengambil langkah membagikan masker dan multivitamin Untuk warga adalah langkah luar biasa “sebagai kepala Dinas Kesehatan saya sangat apresiasi kepada IKBW Halmahera Selatan karena sangat membantu Pemerintah membantu warga dalam pencegahan,” paparnya.

Hj Hasna lantas mengatakan, untuk membangun kesadaran warga dalam pencegahan wabah penyakit termasuk virus corona, karena untuk pencegahan tidak bisa Dinas Kesehatan atau pemkab Halsel sendiri namun dibutuhkan semua element untuk sama sama membangun kesadaran masyarakat Halmahera Selatan dalam pencegahan “langkah IKBW Halmahera Selatan bagus, jika ada OKP atau Ormas yang melakukan hal sama dilakukan IKBW Halmahera Selatan kami atas nama Dinas Kesehatan menyampaikan terimakasih atas bantuannya,” ucapnya.

Disisi lain, salah satu warga Kabuptaen Halmahera Selatan Rustam Side mengucapkan terimakasih kepada IKBW Kabupaten Halmahera Selatan yang memiliki kepedulian atau rasa kemanusian untuk pencegahan wabah penyakit virus corona “ini adalah langkah luar biasa, sebagai warga kami ucapkan terimakasih kerena masker paling sulit didapatkan tapi IKBW Kabupaten Halmahera Selatan hadir memberikan gratis,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, IKBW Kabupaten Halmahera Selatan pada rabu (18/3) tepat di perempatan jalan Labuha samping Dinas Perhubungan melakukan pembagian masker dan multivitamin Untuk warga Kabuptaen Halmahera Selatan, dalam rangka pencegahan wabah virus corona.. # Tox.