PT NHM Berikan Harga ” Surga Telinga” Petani Singkong Lingkar Tambang

Swaramalut.com- Halut

Sejumlah petani keluhkan rendanya harga singkong (ubi kayu), yang dibeli oleh Perusahan PT Nusa Halmahera Mineral (PT NHM).

Berdasarkan dari laporan para petani, awal mula sosialisasi perusahaan bakal membeli dengan harga Rp. 500 per kilogram, namun sangat disayangkan PT NHM tidak memberikan sentuhan harga tersebut.

“Pada saat sosialisasi mereka bilang Rp. 500 per kilogram, jadi kami pun berlomba lomba menanam singkong (ubi kayu), ketika berhasil perusahan hanya membeli dengan harga Rp. 350 per kilogram. Ungkap Jetris sala satu petani singkong (ubi kayu), Jumat (22/10/21).

Padahal produktifitas menanam singkong (ubi kayu) ini sangat banyak dilingkar tambang. beberapa petani singkong (ubi kayu) kini bisa menghasilkan 15 sampai 29 ton, bahkan pada tahun 2016 kata Jetris, bersama saudaranya mampu meraup hasil hingga 70 ton dalam satu hamparan.

Dia menyebutkan, kekecewaan terhadap PT NHM yang sudah memberikan sinyal baik, tapi tidak merepresentasikan semangat sosialisasi itu, akhirnya singkong (ubi kayu) milik sejumlah petani lingkar tambang, tidak dijual ke perusahaan.

“Kami para petani tidak mau menjual ke PT NHM, lantaran daya beli terlalu murah,” keluhnya saat mengakhiri..# jojo

 

Reporter : Niklas.H

Julius Lobiua Berikan Bantuan Bibit Bawang Merah, Dua Kelompok Tani di Kao Gembira

Swaramalut.com- Halut

Bakal calon Bupati Halmahera Utara, Julius Lobiua, menyerahkan bantuan berupa biji bibit bawang merah kepada kelompok tani, di Kecamatan Kao, Jumat (22/10/2021) siang tadi.

Bantuan biji bibit bawang diterima pengurus kelompok tani bersama anggota yang didampingi oleh Kepala Desa Onesimus Gohora dalam penyerahan tersebut. Sementara bantuan biji bibit bawang merah yang diberikan kepada kelompok tani itu, yaitu Desa Pediwang, Kecamatan Kao Utara dan Kecamatan Kao, Desa Kukumutuk.

Dalam kesempatan yang sama, Julius Lobiua menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani, dirinya pun mengatakan dengan bantuan itu hendaknya memberikan stimulus yang positif bagi petani.

Selain itu, Bantuan ini diberikan agar masyarakat petani tidak terpuruk oleh permasalahan ekonomi yang disebabkan pandemi Covid-19. Dengan begitu kata Julius, bentuk kesadaran ini akan memulihkan ekonomi masyarakat yang ada.

“Saya berharap pemberian bantuan berupa biji bibit bawang akan mengurangi beban ekonomi masyarakat pada masa Krisis kesehatan global saat ini, dan menambah produksi bawang dari para kelompok tani yang ada di Kecamatan Kao,” Ucap Julius.

Terpisah menurut Jetris Kalumata, dirinya merasa senang, dan menyampaikan terima kasih yang dalam dengan Kepedulian Julius Lobiua, karena sudah membantu kelompok tani melalui biji bibit bawang. Tidak hanya itu kata Jetris, pihaknya berharap agar Budi baik ini bisa dimanfaatkan sepenuhnya demi kesejahteraan hidup petani.

“Kami merasa senang, karena Bapak Julius bisa peduli dengan kehidupan kelompok tani yang ada di Kao. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi kehidupan masyarakat kelompok tani,” pungkasnya mengakhiri..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

1.755 Tiket Kemenangan “GANTI” Menjadi Kades Gosoma

Swaramalut.com- Halut

Pemilihan Kepala Desa Gosoma, melalui Panitia telah sukses menyelenggarakan rapat Pleno terbuka penetapan calon terpilih, di Kantor Desa, Kamis(21/10/2021).

Atas dasar Rekapitulasi penghitungan suara dari 11 tempat pemungutan suara (TPS), Otniel Kofia terpilih sebagai kepala Desa (Kades) Gosoma Dengan perolehan suara terbanyak 1.755. sementara, Ferdi Lahura 1.033 suara.

Otniel Kofia mengungkapkan, masyarakat Desa Gosoma merasa bangga atas proses pelaksanaan Pilkades yang berjalan aman dan lancar, karena penantian dari sejak 2019, kini bisa terwujud.

“Saya berharap setelah proses pemilihan ini, kita sama -sama membangun Desa Gosoma lebih baik kedepan dengan aman, saling menghormati dan menghargai sesama pendukung,” Pintanya.

Terpisah, Senada dengan pemilihan tersebut, Menurut Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Gosoma, Orgenes Tonga mengatakan, pemilihan kepala Desa (Pilkades ) Gosoma dilaksanakan berjalan aman dan lancar sesuai jadwal yang dicanangkan panitia.

“Patut kami syukuri karena proses pemilihan Kepala Desa dimulai jam 7.00 pagi hingga 7.00 malam boleh berjalan sesuai dengan harapan kami, dan juga masyarakat Desa Gosoma,” katanya.

Sementara itu, rapat pleno terbuka dihadiri semua anggota panitia Pilkades Gosoma, Tokoh Masyarakat, dan juga TNI Polri ini, menetapkan Calon Kepala Desa (Cakades) No Urut 02 (Dua) Bapak Otniel Kofia sebagai pemenang.Tandasnya..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

Warga Tuding Dinas PMD Halut Tidak Transparan Seleksi Cakades

Swaramalut.com- Halut

Sejumlah warga yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Pemerhati Desa, melakukan aksi ujuk rasa di depan Kantor Bupati Halamahera Utara, Kamis (21/10/2021).

Dalam aksi unjuk rasa itu menyerukan tuntutan Penolakan hasil seleksi calon kepala Desa (Cakades) yang diselenggarakan oleh panitia pemilihan tingkat Kabupaten Halmahera Utara, menurut massa aksi, barometer dalam proses tahapan pikades yang diselenggarakan oleh panitia Kabupaten tidak sesuai Permendagri nomor 112 tahun 2014 tentang pemilihan Kepala Desa pasal 5 ayat 2 bahwa, tidak ada kewenangan panitia Kabupaten untuk menetapkan atau mengesahkan Cakades.

Selain itu proses pelaksanaan seleksi Pilkades yang mengacu pada Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2015, ini berlaku untuk Pilkades 2015 dan 2019, maka perlu adanya kejelasan Hukum yang digunakan panitia Kabupaten dalam Pilkades serentak 2021.

“Kami minta kejelasan terkait dengan sandaran hukum yang dipakai oleh panitia Kabupaten dalam proses pelaksanaan seleksi Pilkades 2021. Karena Perda nomor 5 tahun 2015 relevansinya Pilkades 2015 dan 2019, jika demikian pun, ada transparansi dari panitia kepada Cakades dengan bidang seleksi yang tidak mencapai ambang batas nilai,” kata Decky Ice.

Tambanya, Massa aksi menilai Kadis PMD Wenas Rompis dan seluruh panitia Kabupaten, tidak profesional dan ada tendensi politik lantaran dendam pada Pilkada Halmahera Utara baru baru ini.

Akibat dari kekecewaan sejumlah Desa diantaranya Desa Pediwang, Kusuri, Gulo dan Doro, maka Surat keputusan nomor 141/11/PAN-PIILKADES/HU/2021, tentang calon kepala Desa yang lulus tes tertulis, wawancara, dan tes peraturan baris berbaris, dinilai cacat Hukum. Dengan begitu massa aksi tersebut berharap agar surat keputusan segera dibatalkan.

“Karena perbedaan politik pada Pilkada Kemarin, sehingga pendekatannya suka sama suka,” ungkap masa aksi.

Menanggapi aspirasi tersebut, menurut Kepala Dinas PMD Wenas Rompis mengatakan bahwa, peraturan Daerah masih tetap digunakan sebagai sandaran hukum lantaran belum dibatalkan, selain itu juga ada peraturan Bupati nomor 10 dan 11 maupun 12 yang mengatur pelaksanaan Pilkades 2021. Tidak hanya itu, dirinya mengungkapkan ada Peraturan Bupati tentang Covid-19, penyebaran suara sama diwilayah pemilih yang lebih luas, dan interval pemilihan kades secara bertahap, maupun Peraturan menteri dalam negeri.

“Jadi tudingan tentang tendensi politik itu tidak ada hubungan dengan Pilkada kemarain, terbukti ada sejumlah Cakades yang berseberangan pada momentum pilkada Kemarin juga lulus, dan sebaliknya ada Cakades yang pro Kepala Daerah terpilih, tapi tidak lulus. Untuk itu tidak benar,” Tegasnya saat mengakhiri..#jojo

Bersama BNNK, Danramil 1508-07/Wayabula Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

Swaramalut.com- Halut

Bertempat di gedung pertemuan Desa Usbar pantai, Danramil 1508-07/Wayabula Letda Inf Mustafa Patty dampingi BNN Kabupaten Pulau Morotai sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat dan pelajar, Rabu (20/10/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Morselbar bapak Faisal Kudo, Perwakilan BNN Kabupaten Pulau Morotai bapak Hariyanto H. Ronda, Danramil 1508-07/Wayabula Letda Inf Mustafa Patty, Kapolsek Morselbar Ipda Marsudin, Pj. Kepala Desa Usbar Pantai bapak Umar Lohor serta staf, masyarakat dan para pelajar SD, SMP dan SMA.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Morselbar bapak Faisal Kudo mengatakan, saya sampaikan ucapan terima kasih kepada pihak BNNK serta Kapolsek, Danramil Wayabula telah berkesempatan hadir dalam kegiatan sosialisasi terkait dengan Narkoba. Kegiatan ini harus kita laksanakan karena Morotai ini sangat rawan dengan namanya narkoba, ujarnya.

“Perlu saya sampaikan juga dalam postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2021 di dalamnya ada anggaran sosialisasi tentang Narkoba”. Di akhir tahun ini masih banyak item yang harus kita benahi, karena kita saat ini baru masuk di tahap II untuk realisasi anggaran, katanya.

Perwakilan BNN Kabupaten Pulau Morotai bapak Hariyanto H. Ronda dalam materinya mengatakan, kami hadir di sini ingin menyampaikan terkait bahaya Narkoba serta jenis-jenisnya. Untuk di Kabupaten Pulau Morotai banyak kita temukan kecubung.

Kecubung merupakan sejenis tanaman tapi jika di bandingkan dengan ganja masih lebih kuat kecubung. Sehingga kami himbau agar tidak menggunakannya karena sangatlah berbahaya dan dampak sangatlah besar. Narkoba dapat menyebabkan kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh vital, seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal, ujarnya.

Melalui kesempatan ini, kami mengingatkan kembali agar jangan sampai bapak atau ibu, ade-ade pelajar terjerumus ke dunia narkoba. Oleh karena itu kami membutuhkan peran semua pihak agar bersama-sama memberantas yang namanya narkotika atau sejenisnya, katanya.

Sementara Danramil 1508-07/Wayabula Letda Inf Mustafa Patty dalam kesempatan tersebut mengatakan, sosialisasi narkoba kepada masyarakat desa dan para pelajar sangat perlu dilakukan karena mayoritas warga belum banyak mengetahui jenis-jenis dan bahaya narkoba.

“Masyarakat mungkin banyak belum mengerti bahaya narkoba, mereka sangat rentan menjadi sasaran peredaran narkoba. Sebelum terjadi kita tangkal duluan salah satu caranya dengan sosialisasi ini,” ucapnya.

Ia meminta kepada masyarakat desa dan ade-ade pelajar agar menjauhi segala jenis narkoba. “Narkoba tidak hanya merusak otak manusia, tetapi juga dapat merusak pendapatan, karier dan hubungan dalam keluarga,” tandasnya..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

Jelang Pilkades, Kasatpol Muhamad Kacoa Bakal Kerahkan 160 Personel

Swaramalut.com- Halut

Menjelang Pilkades serentak pada bulan Oktober ini, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja kabupaten Halmahera Utara siapkan 160 personel untuk memback up pengamanan pelaksanaan pemilihan kepala Desa (Pilkades).

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dan meminimalisir adanya potensi konflik dalam masyarakat, maka pada prinsipnya Satpol PP siap memaksimalkan anggota untuk melakukan pengamanan pada pemilihan 54 kepala Desa. Untuk strategi pengamanan mobile, kata Kasatpol, akan di atur per zona atau wilayah, dan untuk setiap TPS akan di tempat 3 anggota.

“Untuk mengantisipasi problem di Desa, maka Dinas Satuan polisi pamong praja (satpol PP) bakal terjunkan 160 personel pengamanan pelaksanaan Pilkades. strateginya akan dibagi berdasarkan masing – masing Desa yang melaksanakan Pilkades, untuk itu Satu TPS 3 personel,” ungkap Muhamad Kacoa, Selasa (19/10/2021).

Kasatpol menambahkan, untuk wilayah atau Desa yang tensi politiknya tinggi, maka pengamanan anggota di Desa tersebut secara full mobile akan lebih dimaksimalkan. Ketika dicover berdasarkan perkembangan informasi dari anggota intelijen.

Terpisah dirinya pun berharap, kerjasama yang baik antara panitia, Satpol PP bersama dengan TNI Polri, terutama media massa dalam memfellow up informasi dan edukasi kepada masyarakat, maka dipastikan pelaksanaan pilkades berjalan aman dan lancar sesuai yang diharapkan bersama.

“Terpenting adalah kerjasama dari setiap unsur baik panitia, Satpol PP bersama TNI Polri dan media massa untuk mengedukasi kepada masyarakat sehingga proses pelaksanaan Pilkades dapat terlaksana sesuai dengan harapan kita bersama,” pintanya mengakhiri..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

Wenas Rompis Sebut Hasil Seleksi Balon Kades Sesuai Regulasi

Swaramalut.com- Halut

Puluhan bakal calon kepala Desa dari 54 desa yang gagal dalam seleksi bakal calon kepala Desa, telah sesuai mekanisme dan regulasi yang ditetapkan. Pasalnya hasil kelulusan tidak ditentukan oleh panitia Kabupaten Halmahera Utara.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Wenas Rompis mengatakan, penjaringan bakal calon (balon) kades yang digelar oleh Panitia Kabupaten Halmahera Utara (Halut) sudah sesuai mekanisme dan regulasi, hal ini dibuktikan bahwa hasil kelulusan yang diumumkan sesuai bobotan nilai bakal calon (balon) kepala Desa (kades).

“Kerena dinilai ada kecurangan dalam proses pelaksanaan, beberapa balon yang sempat mendatangi DPMD, pihaknya memberikan waktu bagi setiap balon melihat hasil tes wawancara, tertulis dan PBB, dan terbukti mereka mengakui lantaran tidak mencapai skor nilai dari setiap seleksi bidang” ungkapnya saat jumpa pers dengan sejumlah awak media di ruang rapat DPMD, Selasa (19/10/2021) siang tadi.

Lanjut Wenas, bila balon dapat memberikan jawaban dengan benar dari 50 soal sesuai bobotan nilai 60, dan paling rendah 59 ini diberikan nilai 100. Sementara untuk PBB mendapat Skor nilai 2 dari 5 gerakan, sehingga nilai yang diberikan kepada setiap balon 10. Kemudian ditambah lagi dengan hasil wawancara, setiap balon diwajibkan memberikan jawaban dengan baik dari 5 pertanyaan, skor nilai 6 diberikan bagi setiap balon yang menjawab dengan benar, sehingga nilai yang diperoleh 30.

“Jadi para balon harus melakukan setiap seleksi bidang dengan sempurna, jika tidak, alhasil pun tidak sesuai skror nilai yang telah ditetapkan. Kerena tugas dari Panitia Kabupaten itu hanya menjumlahkan hasil pekerjaan para balon, dan asasemen dari kelulusan ditentukan oleh para balon berdasarkan jawaban” katanya.

Diketahui ada 155 yang lulus pada seleksi calon kepala Desa (Cakades) dari 189 bakal calon, sementara 34 dinyatakan tidak lulus. Dengan begitu kata Wenas, ke 34 balon yang gugur dalam seleksi ini lantaran tidak mencapai nilai dari akumulasi setiap nilai masing – masing seleksi bidang yang telah ditetapkan.

Ia pun berharap kepada setiap balon yang gugur dalam seleksi, agar tetap memberikan suport dan dukungan terhadap momentum Pilkades dengan memberikan edukasi positif kepada masyarakat Desa. Tidak hanya itu, pihaknya menambahkan kegagalan dari seleksi ini merupakan keberhasilan pada ruang yang lain.

“Selain itu, terpisah para calon tetap agar dapat menjamin kenyamanan dan ketertiban masing-masing kelompok masyarakat, sehingga proses pelaksanaan Pilkades berjalan sesuai harapan kita bersama. dan juga menjadi tanggungjawab setiap calon untuk memberikan edukasi politik hingga tidak terjadi konflik horisontal dalam Desa,”Pungkasnya..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

Wenas Rompis Pastikan Pilkades Sesuai Skedul

Swaramalut.com- Halut

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Halmahera Utara, Wenas Rompis memastikan pelaksanaan Pilkades berjalan sesuai skedul.

Penyelenggaraan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dilaksanakan serentak terhadap 54 Desa mengingat jabatan Kepala Desa berakhir pada Oktober tahun ini.

Wenas Rompis mengatakan, saat ini sudah ada Surat Penyediaan Dana (SPD) untuk dilakukan pergesaran pencairan Dana Desa (DD) tahap dua. Namun mengantisipasi pelaksanaan pilkades yang waktunya tertinggal dua Minggu , maka ada surat sekda dengan persetujuan bupati yang mengisyaratkan para penjabat Kepala Desa (Kades) di 54 Desa tersebut, agar melakukan pinjaman dana dari pos anggaran Desa tertentu sebesar 10 sampai 15 juta untuk fasilitasi pelaksanaan pilkades, anggaran tersebut kemudian akan di tutupi dari pencairan Dana Desa (DD) tahap II.

“Berdasarkan surat Sekda yang diturunkan ke 54 Desa tentang pembiayaan dari Dana Desa (DD) itu sebesar 10 sampai 15 juta. Sehingga Desa bisa menggunakan pos tertentu untuk melakukan pinjaman. Setelah pencairan, anggaran tersebut kembali ditutup,” ujar Wenas diruang kerjanya, Senin (18/10/2021).

Disinggung untuk logistik pemilihan kepala Desa (Pilkades) gosoma, sudah rampung dan siap di distribusikan di H – 3 yaitu di 21 Oktober 2021. Sementara untuk logistik pilkades 53 desa, kata Wenas, sementara dalam proses, dan di pastikan sebelum pelaksanaan semua logistik sudah ada di masing – masing panitia pilkades di Desa.

Selanjutnya terkait pembiayaan honor panitia, Wenas mengatakan, pembayaran honor panitia baik di tingkat Desa maupun tingkat Kabupaten akan dibayarkan sekaligus 3 bulan, yaitu setelah semua kegiatan pelaksanaan pilkades selesai dilaksanakan, dan laporannya dimasukan, dengan begitu semua honor panitia dibayarkan.

“Honor panitia bersumber dari APBD, jadi setelah pertanggungjawaban kegiatan Pilkades kemudian permintaan sekaligus,” Tandasnya..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

Inspektorat Bakal Periksa Dana Desa Soma Tahun 2018 – 2020

Swaramalut.com- Halut

Tim Inspektorat Kabupaten Halmahera Utara, kini turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terkait pelaksanaan program Dana Desa tahun anggaran 2018/2020.

Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan dokumen secara terperinci. Usai pengecekan secara administrasi, dilanjutkan pengecekan fisik di lapangan untuk mendapatkan kesesuaian dari laporan masyarakat.

Setelah itu dalam pemeriksaan tersebut, inspektorat melalui timnya bakal melihat kembali dari hasil penelusuran itu, dan melakukan Konfirmasi untuk laporan tambahan sebagai pendukung.

“Kami sudah turun melakukan pengecekan lapangan, terkait dengan laporan masyarakat Desa Soma, sesudah itu tim inspektorat akan melihat, dan kembali konfirmasi laporan tambahan sebagai pendukung dari hasil pemeriksaan nanti,” ungkap Tonni Kappuw, Jumat (15/10/21).

Diketahui pemeriksaan itu lantaran diduga Oknum pemdes Soma menyelewengkan program Dana Desa (DD) tahun 2018/2020. Karena merasa dirugikan, masyarakat Desa setempat akhirnya melaporkan ke Inspektorat Kabupaten Halmahera Utara.

“Kalau besaran anggaran yang diduga itu, ada sesuai dengan laporan masyarakat dari tahun 2018/2020 “katanya.

Disinggung juga terkait hasil pemeriksaan, hingga sejauh ini pihak inspektorat masih dalam tahapan pemeriksaan pembuktian sesuai dengan yang telah dilaporkan oleh masyarakat.

“Sementara kita masih lengkapi bukti – bukti, jika ada bukti surat pertanggungjawaban yang kurang, maka kita meminta kepada pihak terkait dalam hal ini PMD atau pun Desa bersangkutan,” pungkasnya mengakhiri..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

187 Cakades Ikut Seleksi, Wenas Rompis Sebut Pemilihan Sesuai Jadwal Kecamatan

Swaramalut.com- Halut

Sebanyak 187 calon kepala desa dari 53 desa di Kabupaten Halmahera Utara, Kamis (14/10/21) ikut seleksi tertulis dan wawancara, 13 diantaranya perempuan, dan 174 laki – laki.

Seremoni pembukaan pelaksanaan seleksi tertulis dan wawancara calon kepala desa (Cakades) ini, di buka secara resmi oleh wakil bupati, Muchlis Tapi tapi, di SMA Negeri 6 Tobelo.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Wenas Rompis mengatakan, wakil bupati Halmahera Utara dalam arahannya, pelaksanaan seleksi seperti ini untuk memilih pimpinan yang berkualitas di tingkat desa. Selain itu kata Wenas, wakil bupati menyampaikan kalah menang dalam sebuah kontestasi itu adalah hal yang biasa.

“Karena siapapun yang menang itu adalah pemimpin masyarakat. dan kepada masing-masing calon kepala desa, tentu punya pendukung, karenanya wakil bupati berpesan untuk saling merangkul dan menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” ujar Wakil Bupati kata Wenas.

Lanjut Wenas, untuk pemilihan kepala desa Gosoma akan dilaksanakan lebih awal yaitu di tanggal 21 Oktober ini. Karena desa Gosoma adalah bawaan pilkades dari tahun 2019 kemarin. Sesudahnya maka di tanggal 26 sampai 30 Oktober 2021 dilanjutkan dengan pelaksanaan pilkades untuk 53 desa, namun untuk pelaksanaannya akan dilaksanakan secara bertahap.

“Sesuai Jadwal, maka pelaksanaan Pilkades nanti, akan di laksanakan secara bertahap yaitu Senin, 25 Oktober pelaksanaan pilkades di kecamatan Tobelo Tengah, Tobelo dan Tobelo Utara, kemudian di hari Selasa tanggal 26 di kecamatan Kao Teluk dan Malifut, sedangkan Rabu, 27 di kecamatan Kao dan Kao Utara, untuk kecamatan Kao Barat dan Tobelo Barat pelaksanaannya Kamis 28 Oktober. Sementara untuk kecamatan Galela Barat, Galela Utara, dan Loloda akan dilanjutkan di hari Sabtu 30 Oktober,” Tutur Wenas.

Untuk pelaksanaan pilkades di laksanakan secara bertahap, namun prosesi pelantikan bakal dilaksanakan serentak. Pelaksanaan secara bertahap Pilkades ini bertujuan untuk mempermudah panitia kabupaten dalam memantau jalannya pilkades.

Sementara dalam kegiatan, turut hadir Bupati Halmahera Utara Frans Manery, ketua DPRD Halmahera Utara Janlis Kitong dan ketua komisi I DPRD Halmahera Utara, Irfan Soekoenay, Tandasnya..#jojo

 

Reporter : Niklas.H