Jajaran Polres Morotai Gelar Pisah Sambut Kapolres

Swaramalut.com, Morotai

Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Pulau Morotai menggelar kegiatan pisah sambut Kapolres Pulau Morotai yang dilaksanakan di halaman Mapolres Pulau Morotai, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan (Morsel), Jumat (27/12/2019).

Seperti biasanya, tradisi penyambutan Kapolres Pulau Morotai yang baru ditandai dengan penyambutan seluruh anggota Pokres Pulau Morotai.

Pisah sambut dari Kapolres Pulau Morotai AKBP AKBP Mikael P Sitangga, S,Ik digantikan dengan Kapolres Baru AKBP Andri Hariyanto, S.Ik.

Sebelum acara di mulai terlebih dahulu disampaikan pesan dan kesan yang di bawakan oleh Briptu Absar Suompu yang mewakili seluruh anggota Polres Pulau Morotai.k

Seusai itu, AKBP Mikael P Sitanggang, S.Ik selamat bertugas di Pulau Morotai yang kurang lebih hampir dua tahun ini atau sejak 2018 lalu, banyak suka duka yang dihadapi bersama-sama baik anggota, pemerintah daerah, dan bahkan bersama masyarakat.

Oleh karena itu, pihaknya meminta maaf kepada seluruh masyarakat jika ada kesalahan selama bertugas di Kabupaten Pulau Morotai dan meminta maaf atas kejadian yang terjadi baru-baru ini, karena itu adalah kesalahan saya.

Begitu juga AKBP Andri Hariyanto, S.Ik sebelumnya sebagai Kapolres Halmahera Utara, kini bertugas di Pulau Morotai menggantikan AKBP Mikael P Sitanggang, S.Ik.

Sementara Bupati Pulau Morotai Benny Laos pada sambutanya mengatakan pihaknya merasa kehilangan sebagai Panther yang sejatih, karena selama melaksanakan bertugas kurang lebih 1 tahun 9 bulan.

“Atas nama Pemda Pulau Morotai kami meminta maaf, jika ada kesalahan dalam, selama melaksanakan atau bertugas, karena berkat kerja keras pak Mikael sehingga daerah ini aman dan kondusif,” tutur Bupati.

Acara pisah sambut di hadiri oleh Bupati Pulau Morotai Beny Laos,  Wakil Bupati Asrun Padoma, sekda Pulau Morotai Muhammad M.Kharie, para staf dan asisten pulau Morotai, Mantan Kapolres AKBP. Mikael P. Sitanggang SIK.MH, Kapolres Pulau Morotai AKBP. Andri Hariyanto S.IK, Kejari Supardi SH, Danlanal Letkol (P) Kariyadi Bangun, Dandim persiapan Mayor Kav Calter Purba, Danlanud Kolenel Pnb. Adi Setio Nugroho SE, Ketua DPRD Pulau Morotai Rusminto Pawane dan wakil Richard Samatara..#amt

Bupati Benny Laos Siap Jadi Tuan Rumah Kegiatan UKW 2020 dan HPN tahun 2021 

Swaramalut.com – Morotai

Bupati Kabupaten Pulau Morotai Benny Laos menyambut positif dan siap menjadi tuan rumah Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan(UKW)tahun 2021 dan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) se-Maluku Utara(Malut) tahun 2021 mendatang. Sebab, pers merupakan salah satu unsur penting dalam mensukseskan pembangunan Bumi Kieraha pada umumnya dan Di Mutiara Pasifik pada khususnya.

Hal itu terungkap dalam audiensi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Maluku utara (Malut) Syafrudin Ganda yang didampingi sejumlah pengurus PWI Malut,yang bertempat di kediaman,bupati,Kamis(26/12/2019).

Hadir juga dalam acara tersebut diantaranya sejumlah wartawan biro Morotai,Sejumlah OPD dan Staf Khusus Bupati.

Bupati Mlrotai Benny Laos mengatakan, sebelumnya pihaknya mengucapkan selamat atas Kehadiran Ketua serta pengurus PWI Malut yang telah memaparkan Program kerja PWI malut kedepan yang diantaranya adalah melakukan kegiatan Uji Kopetensi dan persiapan dalam menghadapi HPN di Surabaya tahun 2020 serta Persiapan pengajuan  tuan rumah HPN di tahun 2021.

Pada pertemuan tersebut dirinya mengaku, bangga PWI malut melakukan program kerja seperti itu oleh sebab itu dirinya juga bersedia menjadi tuan rumah pada semua kegiatan yang dilakukan PWI malut sebab ini sangat menguntungkan daerah ini tentunya.

“Secara otomatis, potensi daerah ikut dipublikasikan setiap wartawan yang hadir. Salah satunya, wisata yang dimiliki Kabupaten Pulau Morotai” ujarnya.

Untuk tindak lanjut perencanaan peringatan dan kegiatan yang dilakukan PWI Malut, sambung Bupati, pihaknya menyerahkan pihak PWI berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing yang bersangkutan, diantaranya Kominfo, Humas, Dispora dan lain sebagainya.

“Kita harus sukseskan HPN se-Malut di Morotai namun demikian lebih dulu menyusun perencanaan yang matang agar tidak menemui kendala berarti di lapangan,” jelasnya.

Ketua PWI Malut Syafrudin Ganda mengucapkan, banyak terimakasih atas kepedulian dan kesiapan Bupati Morotai untuk menjadi tuan rumah pada semua kegiatan yang dilakukan PWI Malut Dan hasil, audiensi dengan Bupati tersebut akan dilaporkan lebih ke Ketua PWI Pusat agar ditindaklanjuti..#red

Terkait Pemukulan Warga, Ini Tanggapan Kapolres Morotai

Swaramalut.com, Morotai

Kapolres Pulau Morotai kerja cepat dalam menangani kasus perkelahian yang melibatkan oknum anggota kepolisian Polres Pulau Morotai dan masyarakat.

Kerja cepat itu, dilakukan dalam rangka menjaga keamanan dan kondisi yang kondusif selama perayaan Natal dan tahun baru. Hal itu di sampaikan oleh kapolres Pulau Mororai AKBP. Andri Hariyanto  kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya di Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan (Morsel), Rabu (25/12/2019) pukul 12:15 Wit.

Menurutnya, pihak kepolisian sudah menangani kasus perkelahian antara oknum anggota Kepolisian dan Masyarakat tersebut, namun saat ini dalam tahap proses pengembangan.

Untuk sementara ini, dua oknum anggota kepolisian yang di duga melakukan kekerasan itu telah, dalam tahap pemeriksaan dibagian propam yakni berinisial FU (22) dan MU (24). Sementara itu, Jamaludin yang diduga menjadi korban telah dalam perawatan di RSUD pulau morotai dan belum di mintai keterangan oleh aparat kepolisian.

“Kita akan dalami dulu kasusnya baik dari pelaku, korban dan saksi-saksi seperti apa agar fakta hukumnya di ketahui secara pasti dan jelas,” ujar Kapolres.

Dia juga menegaskan, jika secara institusi oknum anggota kepolisian yang terlibat melakukan pelanggaran kode etik maka akan di lakukan, hingga proses penecatan. Jika itu hanya pelanggaran disipli maka akan  di kenakan penahan (sel), penundaan pangkat, penundaan gaji berkalada lainya.

“Saya tidak pandang, dia anggota, jika bersala makan akan di hukum. Begitu juga masyarakat, jika bersalah ada proses hukumnya,” tegasnya.

Sekedar di ketahui awal kejadian hingga Jamaludin yang juga sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di dinas kesehatan hingga babak belur.

Bermula sekitar pukul 01:30 Wit, sodara Amat yang juga teman Bripda Fardi memberitahukan masala pelemparan terhadap dirinya kepada saudara Bripda Fardi yang juga sebagai anggota kepolisian Polres Pulau Morotai, menanggapi hal tersebut Fardi kemudian mengajak mereka ke lokasi pasar moderen (Tempat Kejadian pelemparan) sekitar pukul 02:00 Wit.

Kemudian Bripda Fardi bersama dua temannya Amat dan Ian yang juga (Masyarakat Sipil) mendatangi lokasi proyek pasar higienis Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian menanyakan perihal pelemparan terhadap temannya di lokasi proyek tersebut.

Tak lama datanglah beberapa orang karyawan proyek dan menanyakan tujuan dan maksud kedatangan mereka (fardi bersama teman), kemudian Fardi bertemu dengan saudara Dadi, dan menanyakan siapa yang melempar saudara Rian dengan batu kemudian sadara Dadi, menelpon keluarganya  ternyata Jamaludin (PNS di dinas kesehatan) tak lama kemudian datanglah Jamaludin ke TKP dan menanyakan “kenapa mengancam saudara saya?”

Bripda fardi kemudian menjawab “saya ini aggota polisi”? Jamaludin kemudian menjawab “kamu jangan bohong kamu ini polisi gadungan”? setelah itu sudara Fardi kemudian menendang kaki Jamaludin dan di balas dengan pemukulan oleh Jamaludin ke wajah Bripda Fardi hingga terjatuh kemudian di keroyok oleh Jamaludin dan beberapa temannya hingga babak belur.

Setelah itu kaki dan tangan Bripda Fardi di ikat oleh Jamaludin dan di naikan ke mobil untuk di serahkan ke polres. Setibanya di kantor Polres Pulau Morotai ada beberapa rekan sesama angkatan melihat rekannya dalam kondisi babak belur dan tangan kaki terikat tersulut emosi, saat itu Bripda berinisial (MRS) menanyakan siapa yang mengikat Bripda Fardi,  Jamaludin kemudian menjawab bahwa saya yang mengikat.

Mendengar jawaban tersebut Bripda (MRS) langsung melakukan pemukulan terhadap Jamaludin yang mengakibatkan luka robek pada jidat kanan dan kepala dan untuk sementara yang bersangkutan  di rawat  di RSU Pulau Morotai..#amt

Gelar Open Hause, Bupati Benny Laos Selemat Natal Dan Tahun Baru

Swaramalut.com, Morotai

Bupati Pulau Morotai, Benny Laos menggelar open house pada perayaan Natal dikedimannya (Mabes) di Desa Yayasan, Kecamatan Pulau Morotai(Morsel), Kabuapten Pulau Morotai, Rabu (25/12/2019).

Antusias masyarakat juga terlihat untuk bersilaturahmi dengan Bupati Benny Loas. Tampak juga hadir, Wakil Bupati Asrun Padoma, Forkopimda dan Jajaran SKPD Pulau Morotai serta masyarakat Pulau Morotai.

“Terimakasih kepada masyarakat yang telah hadir dalam open house ini. Ini adalah tanda keharmonisan kita dengan masyarakat,” ujar Bupati.

Ia juga mengatakan, perayaan natal di Pulau Morotai aman dan kondusif. Hal itu, kata dia, tidak terlepas kepada semua pihak yang turut menjaga keamanan dan kondisi yang kondusif sehingga umat dapat beribadah dengan tenang dan khusuk.

“Terimakasih kepada semua masyarakat serta petugas keamanan,” kata Benny.

Ia pun mengimbau masyarakat yang merayakan natal dan tahun baru agar tidak dilakukan dengan cara berlebihan. “Selamat natal dan tahun baru 2019 kepada masyarakat yang merayakannya,” tandasnya..#amt

Bangun Silaturrahmi, Kapolres Morotai AKBP Andri Hariyanto Bertemu Danramil Daruba

Swaramalut.com, Morotai

Kapolres Pulau Morotai AKBP Andri Hariyanto S.Ik yang baru saja bertugas di Pulau Morotai, kini menyempatkan dirinya untuk berkunjung ke kantor Koramil Daruba, dalam rangka meningkatkan silaturrahmi dan saling kenal mengenal.

Dalam kunjungan itu, kapolres disambut langsung oleh Koramil Daruba Mayor Inf. Putu Hartana Jaya di kantor Koramil Daruba, Desa Muhajirin, Kec. Morotai Selatan (Morsel), Selasa (24/12/2019).

Selain meningkatkan silaturrahmi antara TNI/Polri demi memelihara keamanan dan ketertiban. Keduanya terlihat menikmati pertemuan itu dan ada rasa keakraban meskipun keduanya baru pertama bertemu.

Dalam durasi pertemuan yang kurang lebih 15 menit itu, pihaknya juga memperkuat untuk membangun komunikasi yang baik yang selama ini sudah terjalin antara instansi TNI/?Polri di Pulau Morotai.

“Dalam pertemuan tersebut juga untuk saling melakukan perkenalan agar terciptanya keakraban antara Polri dan TNI baik dalam hubungan kedinasan maupun di luar kedinasan,” kata Kapolres.

Harapannya dengan kompaknya hubungan yang di bangun antara pimpinan dapat menjadi contoh  bagi seluru personil TNI dan Polri sehingga berdampak positif dan kondusif di Pulau Morotai..#amt

PLN Rayon Daruba, Tidak Ada Pemadaman Saat Natal Dan Tahun Baru Berlangsung

Swaramalut.com, Morotai

Jelang hari Natal dan tahun baru 2020, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Daruba memastikan tidak akan ada pemadaman lampu di wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.

Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari surat edaran dari PLN pusat yang memerintahkan kepada seluruh cabang dan rayon PLN se-Indonesia untuk tidak memadamkan lampu menjelang hari Natal dan tahun baru.

Kepala PLN Rayon Daruba Raelyn Rante, saat di temui wartawan, Senin (23/12/2019) mengatakan, terkait surat edaran tersebut, pihaknya tidak akan memadamkan lampu menjelang perayaan Natal dan tahun baru, karena sudah ada dasar surat edaran dari pusat.

“Menjelang natal dan tahun baru kali ini, kita telah membentuk petugas siaga yang terdiri dari 12 orang, dimana mereka memiliki jam tugas masing-masing sesuai dengan jadwal yang telah dibagi,” kata Raelyn.

Lanjut dia, petugas siaga telah dibentuk pada tanggal 15 desember dan akan berakhir pada 11 januari 2020. Sedangkan pada saat perayaan Natal nanti, mereka bertugas dan menjaga di Gereja Getsemani Daruba agar tidak terjadi pemadaman listrik saat ibadah sedang berlangsung.

“Selain 12 orang itu, kami juga memberikan tugas kepada 2 orang untuk mengontrol dan menjaga dibagian mesin agar beban puncak diperayaan Natal nanti dapat terkontrol. Sedangkan perayaan tahun baru kita menyesuaikan dengan Pemda, karena mereka yang menentukan lokasihnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk stok BBM saat ini masih aman, karena kesediaan BBM yang tersedia masih sebayak 170 ton. Meskipun demikian, pihaknya bakal berkoordinasi dengan pihak Depot Pertamina Tobelo agar BBM selalu disiapkan dalam waktu beberapa hari kedepan.

“Sebelum BBM itu habis kami sudah melakukan koordinasi dengan Depot Pertamina Tobelo agar stok BBM tetap stabil, dalam menyambut Natal dan tahun baru 2020 nanti,” terangnya..#amt

Ketua PGRI Morotai Arafik, Resmi Dilaporkan Ke Polisi Atas Menyebarkan Berita Hoax

Swaramalut.com, Morotai

Nasib naas menimpah Arafik M. Rahman atas pemberitaan pada media masa beberapa waktu lalu nampaknya mengundang bencana , berita yang bertajuk “PGRI DESAK GUBERNUR EVALUASI KEPSEK MALAS” kini menuai reaksi dari ratusan Guru SMA dan SMK yang bertugas di Kabupaten Pulau Morotai.

Tampa basa-basi, pagi tadi pukul 09.50 wit, mengatasnamakan Forum Guru SMA/SMK Kabuapten Pulau Morotai mendatangi Kantor Kepolisian Resort (Polres) Morotai untuk memasukan delik aduan terkait penyebaran berita bohong dan pencemaran nama baik.

Kordinator FG-SMA/SMK Ibrahim M. Saleh, pada awak media, Senin (23/12/2019), membeberkan dasar pengaduan yang diadukan oleh pihaknya ke Polres Pulau Morotai, atas pemberitaan yang dilakukan oleh Arafik.

“Saudara arafik telah menyebarkan berita bohong lewat media, dalam pemberitaanya belau menuding Sejumlah Kepsek malas ke sekolah dan sering berada di ternate tampa kegiatan yang jelas, selain itu beliau juga mengatakan guru SMA /SMK berkinerja buruk, bukan hanya itu kepala cabang dinas pun disikat dengan tudingan pasif dalam pelayanan,” kata Iber sapaan akrabnya.

Lanjut dia, yang menjadi titik permasalahan dalam pemberitaan tersebut adalah beliau mengatakan pihaknya melakukan monitoring tapi faktanya tidak teregistrasi dalam buku tamu pada sekolah-sekolah yang beliau sebutkan.

“Katanya hasil monitoring kok tidak terregister pada buku tamu sekolah, ini bohong bukan?,” Ujarnya.

Sementara itu, Ketua MKKS SMK Yatman Taba, S.Pd.i menyesali sikap dan tindakan yang dilakukan oleh saudara Arafik M. Rahman. Bagi dia, sosok seorang arafik ini membingungkan, kenapa tidak, masa seorang ketua organisasi bukan melindungi profesi anggotanya kok malah menjatuhkan marwah anggota dan organisasinya sendiri.

“Dia itu (arafik) perlu banyak belajar tentang tata cara berorganisasi, sebab organisasi PGRI bukan seperti tong bataria pake sound sistem. Tapi harus di pahami pahami fungsi dan tugas pokok PGRI itu,” kata Yatman.

Terpisah, Kepala cabang dinas Samjar Forno, saat dikonfirmasi terkait pengaduan FG-SMA/SMK dan tudingan yang dialamatkan kepadanya, bahwa pihaknya pasif dalam pelayanan, dirinya menggeleng-geleng kepala dengan menyesali tindakan Arafik tersebut.

“Kalau laporan FG-SMA/SMK itu haknya mereka karena mereka merasa nama baiknya tercemar, saya ini bingung dengan Ketua PGRI, PGRI itukan organisasi Non Pemerintah dan hubungannya dengan Cabang dinas itu adalah mitra kerja, artinya kalau ada guru yang malas, kepsek yang malas atau sering ke ternate setidaknyakan bisa konfirmasi ke saya ataupun bisa langsung kordinasi dengan kepsek-kepsek yang ditudingkan itu biar terkonfirmasi kegiatanya diluar, jangan hanya duduk ditempat dan beropini, Jangan-jangan beliau tidak paham tentang aturan main organisasi PGRI yang dia pimpin,” kata Samjar.

Ia menambahkan, tiga bulan terakhir ini banyak kegiatan baik dalam kabupaten maupun diluar kabupaten. “Kalau dia benar-benar datang ke sekolah atau ke kantor kami, maka akan terjawab seluruh kegiatan-kegiatan kepsek, guru, pegawai dan kegiatan saya pun akan diketahu, kalau cuman duduk minum kopi bagimana mau,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SPKT Polres Morotai Ipda Abdul Haris Alwan, saat di temui wartawan membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, kepolisian telah menerima laporan dari forum guru pulau morotai, namun baru sebatas laporan mediasi. Untuk proses selanjutnya di rencanakan pada hari kamis (26/12/) terlapor akan di panggil dan di mintai keterang terkait dengan berita yang menyusutkan para kepala Sekola dan Guru.

“Untuk Surat pemanggilan terlapor suda di buat dengan nomor B/222/XII/2019/Res P. Morotai. Perihal undangan menghadap.
Berdasarkan pengaduan dari Forum Guru SMA/SMK pulau Morotai, tentang pencaran nama baik,” kata Abdul..#amt

Wakapolres Kompol Dedi Wijayanto, Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lili 2019

  1. Swaramalut.com, Morotai

Polres Pulau Morotai melaksanakan kegiatan Apel gelar pasukan, dalam rangka operasi kepolisian terpusat “Lilin 2019”. Kegiatan berlangsung di halaman Polres Pulau Morotai, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan (Morsel), Kami
(19/12/2019) pagi

Kegitan itu dihadiri oleh, mewakili Danlanud Lettu Arian, Dandim Persiapan Mayor Kav Calter Purba, Kapolres Pulau Morotai diwakilkan Wakapolres Kompol Dedi Wijayanto, Asisten I Muchlis Bay,  Kaban kesbangpol Lauhiin Gorahe, Para pimpinan organisasi perangkat daerah, pasukan upacara yakni 1 SST dari AD, AU, AL dan Propam, Shabara serta Satreskrim Polres Morotai.

Bertindak sebagai pimpinan apel, Wakapolres Kompol drh. Dedi Wijayanto di dampingi Dandim Persiapan Mayor Kav. Calter Purba, sebagai Komandan Upacara yakni Ipda Marsudin, Perwira Upacara AKP Didik CB.

Di apel tersebut pimpinan apel dalam membacakan amanat Kapolri mengatakan, Tema giat Operasi lilin 2019 ini adalah “melalui apel gelar pasukan operasi lilin Kieraha 2019 kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020”.

“Apel gelar pasukan bertujuan menyiapkan kesiapan, kesiap siagaan, soliditas dan memberikan rasa aman saat perayaan Natal dan Tahun Baru,” kata Dedy

Lanjut dia, pelaksanaan Operasi Lilin dilaksanakan selama 10 hari mulai tanggal 23 Desember sampai dengan 01 Januari 2020 dengan titik Pengamanan 61.000 objek seluruh indonesia terdiri dari terminal, rumah ibadah, tempat keramaian. Jumlah personel yang dilibatkan 161.807 personel terdiri dari 121.260 Polri,  17.110 TNI dan sisanya instansi terkait.

Dia juga menambahkan, dalam pelaksanaan operasi lilin menggunakan strategi preventif dengan mengedepannya intelijen yakni deteksi dini dan cegah dini. Adapun target operasi adalah giat sweping ormas, pesta narkoba, pesta miras.

Dalam amanat itu, Kapolri menekankan, tetap jaga kesehatan personel dalam melaksanakan tugas, pastikan setiap personel hadir dalam setiap pos pengamanan, lakukan deteksi dini dan cegah dini, laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis dan tingkatkan bodi sistem dalam pelaksanaan tugas, koordinasi yang baik dengan instansi terkait pada saat bertugas dilapangan..#amt

Sebelum Tutup Buku 2019, PAD Pemda Morotai Capai Rp.24 Miliar Lebih

Swaramalut.com, Morotai

Memasuki akhir tahun 2019 Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintan Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai baru mencapai angka 41 persen atau setara dengan Rp. 24.323.272.443, angka itu lebih besar, bila di bandingkan pada tahun 2018 hanya mencapai Rp. 20.533.017.360.

“Target pendapatan kita di tahun 2019 ini naik sebesar Rp.59.520.320.795 bila dibandingkan pada tahun 2018 lalu sebesar Rp.43 lebih. Pendapatan yang baru dicapai hingga tanggal 18 Desember tahun ini sebesar Rp. 24.323.272.443,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan, Nana Suryana Kharie, pada wartawan, Rabu (18/12/2019).

Menurutnya, sektor pendapatan pajak terbesar ada pada BPKAD, RSUD, Dinas Perikanan dan Kelautan serta di susul oleh Dinkes dan Dinas PU dan Tata Kota.

“Realisasi PAD sebesar Rp.24,323,272,443 itu terdiri dari masing-masing pencapaian Dinas dan Badan di antaranya, BPKAD sebesar Rp.2,856,152,699, lain-lain pendapatan yang sah Rp.12,152,239,870, RSUD sebesar Rp.7,761,508,568, Dinkes sebesar Rp.207,485,000,” kata Nana

“Sedangkan Dinas Perhubungan dan Infokom sebesar Rp.169,959,000, Dinas Perindakop sebesar Rp.52,600,000, Dinas Perikanan dan Kelautan Rp.1,563,889,590, Dinas Kebudayaan dan Parawisata sebesar Rp.60,850,000, Dinas Lingkungan Hidup 59,861,000, dan Dinas PU dan Tata Kelola sebesar Rp.205,260,050,” tambah dia.

Meskipun demikian, kata Nana, pihaknya optimis pendapatan asli daerah masih bakal mengalami kenaikan hingga pada akhir Desember 2019 ini, walaupun tidak signifikan. Namun di harapkan bisa mencapai hingga Rp.25 miliar.

“Kita masih ada sisah waktu di akhir Desember ini, kita targetkan bisa mencapai Rp.25 Miliar. Selain itu, pendapatan di tahun 2019 ini, mengalami peningkatan jika di bandingkan tahun sebelumnya dengan selisih Rp.3.790.245.083,” ujernya..#amt

Komandan Lanud Leo Wattimena Berganti, Kolonel Pnb Adi Setyo Nugroho Siap Memimpin

Swaramalut.com, Morotai

Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU), Komandan Lanud Leo Wattimena kini berganti dari Kolonel Nav Arif Budhiyanto S.E., ke Kolonel Pnb Adi Setyo Nugroho S.E.

Serah terima jabatan (Sertijab) itu, di pimpin langsung oleh oleh Pangkoopsau III marsda TNI Andyawan Martono P. S.ip di Gedung Serbaguna Koopsau III Biak, yang dihadiri oleh para pejabat Koopsau III, Para Danlanud wilayah Koopsau III, Rabu (18/12/2019).

Dalam sambutan Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) III Marsda TNI Andyawan Martono P. S.ip, menyampaikan pergantian jabatan ini adalah bagian dari sistem pembinaan di lingkungan TNI Angkatan Udara dan pembinaan personel yang dilaksanakan secara terarah untuk bertanggung jawab dan menjawab tantangan yang dihadapi tugas sebagai Lanud di jajaran Koopsau III yang berbeda di wilayah timur Indonesia.

“Pangkalan TNI Angkatan Udara memiliki peran yang sangat strategis dan mampu memainkan perannya sebagai alat pertahanan negara dan mendukung operasi penerbangan TNI angkatan udara di wilayah Indonesia Timur,” kata Andyawan.

Selanjutnya, kepada Kolonel Penerbangan Adi Setyo Nugroho berserta istri, saya ucapkan selamat atas kepercayaan yang telah diberikan pimpinan TNI Angkatan Udara untuk memimpin kepada seluruh anggota Lanud Leo Wattimena.

“Saya berpesan agar disampaikan untuk senantiasa meningkatkan kualitas kerja sesuai bidang tugasnya masing-masing dan berikanlah hubungan penuh kepada Komandan yang baru tugas-tugas yang diberikan agar dapat terlaksana dengan baik,” ujar Pangkoopsau III

Komandan baru Lanud Leo Wattimena Kolonel Pnb Adi Setyo Nugroho S.E., beserta Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 8/D III Lanud Leo Wattimena yang baru Ny. Rr. Hardini Adi Setyo Nugroho, saya selaku Komandan baru Lanud Leo Wattimena beserta istri akan melanjutkan tugas-tugas Komandan terdahulu untuk meningkatkan kemampuan Anggota saya di Lanud Leo Wattimena baik prajurit maupun istri prajurit..#amt