Pangdam XVI/Pattimura Gelar Silaturahmi Dengan Pemkab Morotai Dan Meninjau Lokasi Pembangunan Kodim Baru

Swaramalut.com- Morotai

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Bambang Ismawan bersama Ketua Persit KCK PD XVI/Ptm Ny. Shintawati Ismawan didampingi Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Novi Rubadi Sugito beserta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 152/Baabullah PD XVI/Ptm Ny. Zuchriah setelah melaksanakan kunjungan kerja ke Makodim 1508/Tobelo Dilanjutkan berkunjung ke Kabupaten Morotai. Jumat, (10/09/2021)kemarin.

Bertolak dari pelabuhan speed Tobelo menuju Morotai dengan menempuh waktu 1 jam, Pangdam XVI/Ptm sampai dan disambut Bupati Morotai Benny Laos dengan Prosesi adat joko kaha.

Kunjungan kerja ke Kabupaten Morotai kali ini dalam rangka bersilaturahmi dengan Pemkab Morotai serta melaksanakan peninjauan lokasi pembangunan Komando Distrik Militer (Kodim) baru di Kabupaten Morotai.

“Diharapkan setelah kunjungan ini akan segera ditindaklanjuti untuk realisasinya pembangunan Kodim di Kab. Morotai”Ujar Pangdam.

Pangdam XVI/PTM juga menyampaikan rasa terimakasih dan bangga atas sambutan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat serta kepada Pemkab Morotai atas bantuan dan partisipasinya dalam mendukung rencana pembangunan Makodim di wilayah Kab. Morotai, ujarnya.

Sementara itu dikesempatan yang sama, Danrem 152/Baabullah menuturkan dukungan dan harapan terbangunnya Kodim Morotai. Hal itu menurutnya sebuah kebanggaan masyarakat Kabupaten Morotai karena sebagai Kabupaten pulau terluar.

Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, Turut hadir Irdam XVI/Pattimura, Brigjen TNI Dwi Darmadi dan Ibu, Kapok Sahli Pangdam, Brigjen TNI Heri Sapari,Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Novi Rubadi Sugito. S.I.P., M.Si, Asops Kasdam, Kolonel Inf Arief Hidayat dan Ibu, Aspers Kasdam, Kolonel Arm Yuniar Dwi Hantono, serta Pju korem 152/Baabullah..#jojo

 

Reporter : Niklas.H

Dinilai Ingkar Janji Terkait Pembayaran Lahan 4 Bangunan Pemerintah Di Morotai Selatan, Ahli waris Bakal Boikot Aktifitas

Swaramalut.com-MOROTAI

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, dinilai ingkar janji dalam kesepakatan pembayaran lahan seluas 2 hektare yang kini telah dibangunkan 4 Kantor yakni Puskesmas Daruba, kantor Central Bisnis Distrik (CBD), BumDes dan gedung Oikumene. Lahan tersebut berada di lokasi Pasar Modern Gotalamo, Morotai Selatan.

“Pemda belum membayar lahan tersebut dan saya nilai Pemda telah ingkar janji,Padahal ia mengaku sudah datang jauh-jauh dari Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Provinsi Maluku.” kata ahli waris dari pemilik lahan, Pendeta Yelsince L Andi kepada sejumlah awak media, Rabu,(1/9/3021).

“Karena masalah ini, saya samapai rela menetap hampir dua tahun di Pulau Morotai ini, hanya untuk menunggu kepastian pembayaran lahan, tapi pemerintah hanya terus berjanji,” sesalnya.

Dia mengatakan, lahan tersebut milik keluarganya berdasarkan bukti surat keterangan kepemilikan tanah dengan Nomor 593.3/01/2019 yang ditandatangani Kepala Desa Gotalamo, Yanto Abdul Gani, Camat Morotai Selatan, Darmin Djaguna dan tiga orang saksi lainnya masing-masing Kornelius Madalis, Herson H.Lapasiang, Ritman Tambirang.

Lantaran itu, ahli waris dari pemilik lahan tersebut mengancam, akan memboikot aktivitas pelayanan publik milik Pemkab Pulau Morotai, terutama pelayanan Puskesmas Daruba.

Yelsince menceritakan, awalnya lahan tersebut merupakan peninggalan dari kakeknya bernama Petrus Andi. Pada 2019, Pemkab Pulau Morotai menawarkan untuk membeli lahan itu, dengan tujuan kepentingan pembangunan fasilitas umum. Namun, hingga saat ini belum ada upaya ganti rugi atas lahan tersebut.

“Pemerintah berjanji akan membayar Rp50 ribu per meter. Jadi, total yang harus dibayar oleh pemerintah sebesar Rp900 juta,” katanya.

Menurutnya, ia telah berupaya bertemu Bupati, Benny Laos dan Wakil Bupati, Asrun Padoma. Ia diarahkan bertemu dengan Bagian Pemerintahan, Sekretaris Kabupaten dan Asiten I untuk proses pembayaran lahan.

“Tetapi, upaya tersebut tak membuahkan hasil. Waktu itu penjelasan melalui Kabag Pemerintahan, Sofia Doa, yang berjanji akan membayar secepatnya, setelah pembebasan lahan yang ada di belakang Morotai dulu, baru punya kami dibayar,” bebernya.

Ia berharap, kali ini ada itikad baik dari Pemkab Pulau Morotai untuk secepatnya membayar ganti rugi lahan.

“Yang pasti jika tidak ada kejelasan, selaku ahli waris yang sah, saya akan mengambil sikap dengan memboikot sementara bangunan yang ada sampai ada kejelasan pembayaran,” tutupnya mengakhiri..#tox

Hujan Deras 6 Jam, Puluhan Rumah di Desa Pangeo Morotai Jaya Terendam Banjir

Swaramalut.com-MOROTAI

Puluhan rumah di  desa Pangeo kecamatan Morotai Jaya terendam banjir, Sabtu (30/01/2021).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa di pagi hari tadi. Namun, barang dan perabotan rumah milik warga rusak karena terendam banjir.

Pantauan wartawan media ini di desa Pangeo, air setinggi setengah meter menggenangi rumah-rumah warga.

Sumber air berasal dari luapan air selokan yang melintasi permukiman padat penduduk tersebut.

” Turun hujan sejak malam kemarin hingga pagi tadi, sekitar 6-7 jam. Sekarang lumayan sudah mulai surut. Tapi, tadi air tingginya sampai lutut kaki ” kata Saripudin (42), warga desa pangeo  RT 01 itu.

Disebutkan, sebelum banjir merendam wilayahnya, hujan turun sangat deras sejak subuh.

” Kasur basah, barang-barang dan perabotan, semuanya kena. Listrik terpaksa diputus karena khawatir ada genangan air di rumah,” ujar dia.

Di tempat terpisah, sekertaris desa Pangeo Sahrin menyebutkan, puluhan rumah warga tergenang air akibat luapan air dari selokan.

” Paling parah di RT 01dan RT 05, air merendam rumah warga setinggi 1/2 meter atau sebatas lutut kaki”  kata Sahrin.

Warga masih berupaya mengeluarkan barang dan perabotan dari dalam rumah yang tergenang air.

” Belum dihitung kerugiannya. Namun, memang banyak rumah warga yang terendam banjir,” tutupnya mengakhiri..#Tox

Jajaran Polres Morotai Gelar Pisah Sambut Kapolres

Swaramalut.com, Morotai

Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Pulau Morotai menggelar kegiatan pisah sambut Kapolres Pulau Morotai yang dilaksanakan di halaman Mapolres Pulau Morotai, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan (Morsel), Jumat (27/12/2019).

Seperti biasanya, tradisi penyambutan Kapolres Pulau Morotai yang baru ditandai dengan penyambutan seluruh anggota Pokres Pulau Morotai.

Pisah sambut dari Kapolres Pulau Morotai AKBP AKBP Mikael P Sitangga, S,Ik digantikan dengan Kapolres Baru AKBP Andri Hariyanto, S.Ik.

Sebelum acara di mulai terlebih dahulu disampaikan pesan dan kesan yang di bawakan oleh Briptu Absar Suompu yang mewakili seluruh anggota Polres Pulau Morotai.k

Seusai itu, AKBP Mikael P Sitanggang, S.Ik selamat bertugas di Pulau Morotai yang kurang lebih hampir dua tahun ini atau sejak 2018 lalu, banyak suka duka yang dihadapi bersama-sama baik anggota, pemerintah daerah, dan bahkan bersama masyarakat.

Oleh karena itu, pihaknya meminta maaf kepada seluruh masyarakat jika ada kesalahan selama bertugas di Kabupaten Pulau Morotai dan meminta maaf atas kejadian yang terjadi baru-baru ini, karena itu adalah kesalahan saya.

Begitu juga AKBP Andri Hariyanto, S.Ik sebelumnya sebagai Kapolres Halmahera Utara, kini bertugas di Pulau Morotai menggantikan AKBP Mikael P Sitanggang, S.Ik.

Sementara Bupati Pulau Morotai Benny Laos pada sambutanya mengatakan pihaknya merasa kehilangan sebagai Panther yang sejatih, karena selama melaksanakan bertugas kurang lebih 1 tahun 9 bulan.

“Atas nama Pemda Pulau Morotai kami meminta maaf, jika ada kesalahan dalam, selama melaksanakan atau bertugas, karena berkat kerja keras pak Mikael sehingga daerah ini aman dan kondusif,” tutur Bupati.

Acara pisah sambut di hadiri oleh Bupati Pulau Morotai Beny Laos,  Wakil Bupati Asrun Padoma, sekda Pulau Morotai Muhammad M.Kharie, para staf dan asisten pulau Morotai, Mantan Kapolres AKBP. Mikael P. Sitanggang SIK.MH, Kapolres Pulau Morotai AKBP. Andri Hariyanto S.IK, Kejari Supardi SH, Danlanal Letkol (P) Kariyadi Bangun, Dandim persiapan Mayor Kav Calter Purba, Danlanud Kolenel Pnb. Adi Setio Nugroho SE, Ketua DPRD Pulau Morotai Rusminto Pawane dan wakil Richard Samatara..#amt

Bupati Benny Laos Siap Jadi Tuan Rumah Kegiatan UKW 2020 dan HPN tahun 2021 

Swaramalut.com – Morotai

Bupati Kabupaten Pulau Morotai Benny Laos menyambut positif dan siap menjadi tuan rumah Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan(UKW)tahun 2021 dan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) se-Maluku Utara(Malut) tahun 2021 mendatang. Sebab, pers merupakan salah satu unsur penting dalam mensukseskan pembangunan Bumi Kieraha pada umumnya dan Di Mutiara Pasifik pada khususnya.

Hal itu terungkap dalam audiensi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Maluku utara (Malut) Syafrudin Ganda yang didampingi sejumlah pengurus PWI Malut,yang bertempat di kediaman,bupati,Kamis(26/12/2019).

Hadir juga dalam acara tersebut diantaranya sejumlah wartawan biro Morotai,Sejumlah OPD dan Staf Khusus Bupati.

Bupati Mlrotai Benny Laos mengatakan, sebelumnya pihaknya mengucapkan selamat atas Kehadiran Ketua serta pengurus PWI Malut yang telah memaparkan Program kerja PWI malut kedepan yang diantaranya adalah melakukan kegiatan Uji Kopetensi dan persiapan dalam menghadapi HPN di Surabaya tahun 2020 serta Persiapan pengajuan  tuan rumah HPN di tahun 2021.

Pada pertemuan tersebut dirinya mengaku, bangga PWI malut melakukan program kerja seperti itu oleh sebab itu dirinya juga bersedia menjadi tuan rumah pada semua kegiatan yang dilakukan PWI malut sebab ini sangat menguntungkan daerah ini tentunya.

“Secara otomatis, potensi daerah ikut dipublikasikan setiap wartawan yang hadir. Salah satunya, wisata yang dimiliki Kabupaten Pulau Morotai” ujarnya.

Untuk tindak lanjut perencanaan peringatan dan kegiatan yang dilakukan PWI Malut, sambung Bupati, pihaknya menyerahkan pihak PWI berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing yang bersangkutan, diantaranya Kominfo, Humas, Dispora dan lain sebagainya.

“Kita harus sukseskan HPN se-Malut di Morotai namun demikian lebih dulu menyusun perencanaan yang matang agar tidak menemui kendala berarti di lapangan,” jelasnya.

Ketua PWI Malut Syafrudin Ganda mengucapkan, banyak terimakasih atas kepedulian dan kesiapan Bupati Morotai untuk menjadi tuan rumah pada semua kegiatan yang dilakukan PWI Malut Dan hasil, audiensi dengan Bupati tersebut akan dilaporkan lebih ke Ketua PWI Pusat agar ditindaklanjuti..#red

Terkait Pemukulan Warga, Ini Tanggapan Kapolres Morotai

Swaramalut.com, Morotai

Kapolres Pulau Morotai kerja cepat dalam menangani kasus perkelahian yang melibatkan oknum anggota kepolisian Polres Pulau Morotai dan masyarakat.

Kerja cepat itu, dilakukan dalam rangka menjaga keamanan dan kondisi yang kondusif selama perayaan Natal dan tahun baru. Hal itu di sampaikan oleh kapolres Pulau Mororai AKBP. Andri Hariyanto  kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya di Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan (Morsel), Rabu (25/12/2019) pukul 12:15 Wit.

Menurutnya, pihak kepolisian sudah menangani kasus perkelahian antara oknum anggota Kepolisian dan Masyarakat tersebut, namun saat ini dalam tahap proses pengembangan.

Untuk sementara ini, dua oknum anggota kepolisian yang di duga melakukan kekerasan itu telah, dalam tahap pemeriksaan dibagian propam yakni berinisial FU (22) dan MU (24). Sementara itu, Jamaludin yang diduga menjadi korban telah dalam perawatan di RSUD pulau morotai dan belum di mintai keterangan oleh aparat kepolisian.

“Kita akan dalami dulu kasusnya baik dari pelaku, korban dan saksi-saksi seperti apa agar fakta hukumnya di ketahui secara pasti dan jelas,” ujar Kapolres.

Dia juga menegaskan, jika secara institusi oknum anggota kepolisian yang terlibat melakukan pelanggaran kode etik maka akan di lakukan, hingga proses penecatan. Jika itu hanya pelanggaran disipli maka akan  di kenakan penahan (sel), penundaan pangkat, penundaan gaji berkalada lainya.

“Saya tidak pandang, dia anggota, jika bersala makan akan di hukum. Begitu juga masyarakat, jika bersalah ada proses hukumnya,” tegasnya.

Sekedar di ketahui awal kejadian hingga Jamaludin yang juga sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di dinas kesehatan hingga babak belur.

Bermula sekitar pukul 01:30 Wit, sodara Amat yang juga teman Bripda Fardi memberitahukan masala pelemparan terhadap dirinya kepada saudara Bripda Fardi yang juga sebagai anggota kepolisian Polres Pulau Morotai, menanggapi hal tersebut Fardi kemudian mengajak mereka ke lokasi pasar moderen (Tempat Kejadian pelemparan) sekitar pukul 02:00 Wit.

Kemudian Bripda Fardi bersama dua temannya Amat dan Ian yang juga (Masyarakat Sipil) mendatangi lokasi proyek pasar higienis Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian menanyakan perihal pelemparan terhadap temannya di lokasi proyek tersebut.

Tak lama datanglah beberapa orang karyawan proyek dan menanyakan tujuan dan maksud kedatangan mereka (fardi bersama teman), kemudian Fardi bertemu dengan saudara Dadi, dan menanyakan siapa yang melempar saudara Rian dengan batu kemudian sadara Dadi, menelpon keluarganya  ternyata Jamaludin (PNS di dinas kesehatan) tak lama kemudian datanglah Jamaludin ke TKP dan menanyakan “kenapa mengancam saudara saya?”

Bripda fardi kemudian menjawab “saya ini aggota polisi”? Jamaludin kemudian menjawab “kamu jangan bohong kamu ini polisi gadungan”? setelah itu sudara Fardi kemudian menendang kaki Jamaludin dan di balas dengan pemukulan oleh Jamaludin ke wajah Bripda Fardi hingga terjatuh kemudian di keroyok oleh Jamaludin dan beberapa temannya hingga babak belur.

Setelah itu kaki dan tangan Bripda Fardi di ikat oleh Jamaludin dan di naikan ke mobil untuk di serahkan ke polres. Setibanya di kantor Polres Pulau Morotai ada beberapa rekan sesama angkatan melihat rekannya dalam kondisi babak belur dan tangan kaki terikat tersulut emosi, saat itu Bripda berinisial (MRS) menanyakan siapa yang mengikat Bripda Fardi,  Jamaludin kemudian menjawab bahwa saya yang mengikat.

Mendengar jawaban tersebut Bripda (MRS) langsung melakukan pemukulan terhadap Jamaludin yang mengakibatkan luka robek pada jidat kanan dan kepala dan untuk sementara yang bersangkutan  di rawat  di RSU Pulau Morotai..#amt

Gelar Open Hause, Bupati Benny Laos Selemat Natal Dan Tahun Baru

Swaramalut.com, Morotai

Bupati Pulau Morotai, Benny Laos menggelar open house pada perayaan Natal dikedimannya (Mabes) di Desa Yayasan, Kecamatan Pulau Morotai(Morsel), Kabuapten Pulau Morotai, Rabu (25/12/2019).

Antusias masyarakat juga terlihat untuk bersilaturahmi dengan Bupati Benny Loas. Tampak juga hadir, Wakil Bupati Asrun Padoma, Forkopimda dan Jajaran SKPD Pulau Morotai serta masyarakat Pulau Morotai.

“Terimakasih kepada masyarakat yang telah hadir dalam open house ini. Ini adalah tanda keharmonisan kita dengan masyarakat,” ujar Bupati.

Ia juga mengatakan, perayaan natal di Pulau Morotai aman dan kondusif. Hal itu, kata dia, tidak terlepas kepada semua pihak yang turut menjaga keamanan dan kondisi yang kondusif sehingga umat dapat beribadah dengan tenang dan khusuk.

“Terimakasih kepada semua masyarakat serta petugas keamanan,” kata Benny.

Ia pun mengimbau masyarakat yang merayakan natal dan tahun baru agar tidak dilakukan dengan cara berlebihan. “Selamat natal dan tahun baru 2019 kepada masyarakat yang merayakannya,” tandasnya..#amt

Bangun Silaturrahmi, Kapolres Morotai AKBP Andri Hariyanto Bertemu Danramil Daruba

Swaramalut.com, Morotai

Kapolres Pulau Morotai AKBP Andri Hariyanto S.Ik yang baru saja bertugas di Pulau Morotai, kini menyempatkan dirinya untuk berkunjung ke kantor Koramil Daruba, dalam rangka meningkatkan silaturrahmi dan saling kenal mengenal.

Dalam kunjungan itu, kapolres disambut langsung oleh Koramil Daruba Mayor Inf. Putu Hartana Jaya di kantor Koramil Daruba, Desa Muhajirin, Kec. Morotai Selatan (Morsel), Selasa (24/12/2019).

Selain meningkatkan silaturrahmi antara TNI/Polri demi memelihara keamanan dan ketertiban. Keduanya terlihat menikmati pertemuan itu dan ada rasa keakraban meskipun keduanya baru pertama bertemu.

Dalam durasi pertemuan yang kurang lebih 15 menit itu, pihaknya juga memperkuat untuk membangun komunikasi yang baik yang selama ini sudah terjalin antara instansi TNI/?Polri di Pulau Morotai.

“Dalam pertemuan tersebut juga untuk saling melakukan perkenalan agar terciptanya keakraban antara Polri dan TNI baik dalam hubungan kedinasan maupun di luar kedinasan,” kata Kapolres.

Harapannya dengan kompaknya hubungan yang di bangun antara pimpinan dapat menjadi contoh  bagi seluru personil TNI dan Polri sehingga berdampak positif dan kondusif di Pulau Morotai..#amt

PLN Rayon Daruba, Tidak Ada Pemadaman Saat Natal Dan Tahun Baru Berlangsung

Swaramalut.com, Morotai

Jelang hari Natal dan tahun baru 2020, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Daruba memastikan tidak akan ada pemadaman lampu di wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.

Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari surat edaran dari PLN pusat yang memerintahkan kepada seluruh cabang dan rayon PLN se-Indonesia untuk tidak memadamkan lampu menjelang hari Natal dan tahun baru.

Kepala PLN Rayon Daruba Raelyn Rante, saat di temui wartawan, Senin (23/12/2019) mengatakan, terkait surat edaran tersebut, pihaknya tidak akan memadamkan lampu menjelang perayaan Natal dan tahun baru, karena sudah ada dasar surat edaran dari pusat.

“Menjelang natal dan tahun baru kali ini, kita telah membentuk petugas siaga yang terdiri dari 12 orang, dimana mereka memiliki jam tugas masing-masing sesuai dengan jadwal yang telah dibagi,” kata Raelyn.

Lanjut dia, petugas siaga telah dibentuk pada tanggal 15 desember dan akan berakhir pada 11 januari 2020. Sedangkan pada saat perayaan Natal nanti, mereka bertugas dan menjaga di Gereja Getsemani Daruba agar tidak terjadi pemadaman listrik saat ibadah sedang berlangsung.

“Selain 12 orang itu, kami juga memberikan tugas kepada 2 orang untuk mengontrol dan menjaga dibagian mesin agar beban puncak diperayaan Natal nanti dapat terkontrol. Sedangkan perayaan tahun baru kita menyesuaikan dengan Pemda, karena mereka yang menentukan lokasihnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk stok BBM saat ini masih aman, karena kesediaan BBM yang tersedia masih sebayak 170 ton. Meskipun demikian, pihaknya bakal berkoordinasi dengan pihak Depot Pertamina Tobelo agar BBM selalu disiapkan dalam waktu beberapa hari kedepan.

“Sebelum BBM itu habis kami sudah melakukan koordinasi dengan Depot Pertamina Tobelo agar stok BBM tetap stabil, dalam menyambut Natal dan tahun baru 2020 nanti,” terangnya..#amt

Ketua PGRI Morotai Arafik, Resmi Dilaporkan Ke Polisi Atas Menyebarkan Berita Hoax

Swaramalut.com, Morotai

Nasib naas menimpah Arafik M. Rahman atas pemberitaan pada media masa beberapa waktu lalu nampaknya mengundang bencana , berita yang bertajuk “PGRI DESAK GUBERNUR EVALUASI KEPSEK MALAS” kini menuai reaksi dari ratusan Guru SMA dan SMK yang bertugas di Kabupaten Pulau Morotai.

Tampa basa-basi, pagi tadi pukul 09.50 wit, mengatasnamakan Forum Guru SMA/SMK Kabuapten Pulau Morotai mendatangi Kantor Kepolisian Resort (Polres) Morotai untuk memasukan delik aduan terkait penyebaran berita bohong dan pencemaran nama baik.

Kordinator FG-SMA/SMK Ibrahim M. Saleh, pada awak media, Senin (23/12/2019), membeberkan dasar pengaduan yang diadukan oleh pihaknya ke Polres Pulau Morotai, atas pemberitaan yang dilakukan oleh Arafik.

“Saudara arafik telah menyebarkan berita bohong lewat media, dalam pemberitaanya belau menuding Sejumlah Kepsek malas ke sekolah dan sering berada di ternate tampa kegiatan yang jelas, selain itu beliau juga mengatakan guru SMA /SMK berkinerja buruk, bukan hanya itu kepala cabang dinas pun disikat dengan tudingan pasif dalam pelayanan,” kata Iber sapaan akrabnya.

Lanjut dia, yang menjadi titik permasalahan dalam pemberitaan tersebut adalah beliau mengatakan pihaknya melakukan monitoring tapi faktanya tidak teregistrasi dalam buku tamu pada sekolah-sekolah yang beliau sebutkan.

“Katanya hasil monitoring kok tidak terregister pada buku tamu sekolah, ini bohong bukan?,” Ujarnya.

Sementara itu, Ketua MKKS SMK Yatman Taba, S.Pd.i menyesali sikap dan tindakan yang dilakukan oleh saudara Arafik M. Rahman. Bagi dia, sosok seorang arafik ini membingungkan, kenapa tidak, masa seorang ketua organisasi bukan melindungi profesi anggotanya kok malah menjatuhkan marwah anggota dan organisasinya sendiri.

“Dia itu (arafik) perlu banyak belajar tentang tata cara berorganisasi, sebab organisasi PGRI bukan seperti tong bataria pake sound sistem. Tapi harus di pahami pahami fungsi dan tugas pokok PGRI itu,” kata Yatman.

Terpisah, Kepala cabang dinas Samjar Forno, saat dikonfirmasi terkait pengaduan FG-SMA/SMK dan tudingan yang dialamatkan kepadanya, bahwa pihaknya pasif dalam pelayanan, dirinya menggeleng-geleng kepala dengan menyesali tindakan Arafik tersebut.

“Kalau laporan FG-SMA/SMK itu haknya mereka karena mereka merasa nama baiknya tercemar, saya ini bingung dengan Ketua PGRI, PGRI itukan organisasi Non Pemerintah dan hubungannya dengan Cabang dinas itu adalah mitra kerja, artinya kalau ada guru yang malas, kepsek yang malas atau sering ke ternate setidaknyakan bisa konfirmasi ke saya ataupun bisa langsung kordinasi dengan kepsek-kepsek yang ditudingkan itu biar terkonfirmasi kegiatanya diluar, jangan hanya duduk ditempat dan beropini, Jangan-jangan beliau tidak paham tentang aturan main organisasi PGRI yang dia pimpin,” kata Samjar.

Ia menambahkan, tiga bulan terakhir ini banyak kegiatan baik dalam kabupaten maupun diluar kabupaten. “Kalau dia benar-benar datang ke sekolah atau ke kantor kami, maka akan terjawab seluruh kegiatan-kegiatan kepsek, guru, pegawai dan kegiatan saya pun akan diketahu, kalau cuman duduk minum kopi bagimana mau,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SPKT Polres Morotai Ipda Abdul Haris Alwan, saat di temui wartawan membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, kepolisian telah menerima laporan dari forum guru pulau morotai, namun baru sebatas laporan mediasi. Untuk proses selanjutnya di rencanakan pada hari kamis (26/12/) terlapor akan di panggil dan di mintai keterang terkait dengan berita yang menyusutkan para kepala Sekola dan Guru.

“Untuk Surat pemanggilan terlapor suda di buat dengan nomor B/222/XII/2019/Res P. Morotai. Perihal undangan menghadap.
Berdasarkan pengaduan dari Forum Guru SMA/SMK pulau Morotai, tentang pencaran nama baik,” kata Abdul..#amt