Ketua KNPI Halsel Desak DPP KNPI Pusat Tidak Ada Lagi Dualisme Kepengurusan

Swaramalut.com JAKARTA

Carateker ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara, Irfan Abdurahim, meminta kepada DPP KNPI Pusat untuk tidak lagi terjadi dualisme kepengurusan.

Hal itu disampaikan Irfan Abdurahim didampingi sekretarisnya Ananta Rizky Perdana Sidik, pada rapat konsolidasi Nasional yang dihadiri seluruh pengurus Dewan Pimpinan Daearah DPD KNPI Provinsi, DPC kabupaten/ kota, serta dihadiri pula ratusan pengurus utusan OKP pusat, di Hotel Sultan,22 Oktober 2021

“Agenda konsolidasi ini, dalam rangka membangun kebersamaan pemuda KNPI lebih khususnya KNPI di Halmahera Selatan, untuk tidak lagi terjadi dualisme kepengurusan,”tegas Irfan dalam forum rapat rekonsiliasi Nasional, ketika dikonfirmasi media ini, Sabtu, (23/10/2021).

Hal senada ditambahkan sekertaris Rizki Perdana Sidik, ia mengatakan bahwa acara konsolidasi nasional, Komite Nasional Pemuda Indonesia ini merupakan penyatuan seluruh pemuda di Indonesia,”Olehnya itu kami DPD Halsel memeinta agar tidak ada lagi yang namanya dualisme,”pintanya.

Disela-sela Putra bupati Halmahera Selatan itu meberikan cendramata berupa batu bacan Doko kepada ketua umum dan sekjen DPP KNPI.

Menanggapi penyampaian ketua DPD Halsel Irfan dan Sekertaris Ananta Rizky, Ketua Umum KNPI Pusat, Haris Pertama menegaskan, tidak ada lagi KNPI aliran lain. Ia mengatakan, hasil konsolidasi ini mengharapkan melahirkan pemuda- pemuda yang punya potensi, kelak menjadi generasi yang akan melanjutkan kepemimpinan organisasi berikutnya.

“Kita berharap lewat KNPI dapat dijadikan Laboratorium, untuk mematangkan pemuda Indonesia kedepan”ujar Haris seperti dijelaskan ketua DPD KNPI Halsel Irfan Abdurahim.

Sekedar diketahuai rapat konsolidasi Nasional peserta dihadiri oleh 127 organisasi kepemudaan tingkat Pusat, 29 DPD KNPI Provinsi, 200 DPD Kabupaten/ Kota..#Ilham

Dorong Sistem Pemdes Yang Baik, 64 Kades Bersama DPMD Halsel Sukses Gelar Stuband di Bandung

Swaramalut.com:BANDUNG

Studi Banding 64 Kepala Desa (Kades) yang bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara di kota Bandung sukses digelar, Jumat (22/10/2021) kemarin.

Press rilis, diterima swaramlut.com Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara, Faris Madan menyanpaikan, ucapan terimakasih ke Pemerintah desa atas waktunya, walaupun ditengah-tengah kesibukan tetapi masi luangkan waktu untuk mengikuti studi banding.

“Terimakasih kepada pemerintah desa lebih khususnya kepala Desa Wangisagara Enjang Gandi dan Direktur BUMDES Neneng Santiani yang suda luangkan waktu untuk menerima kami untuk melakukan studi banding,” Ucap Faris

Faris berujar, Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara di tahun sebelumnya hingga saat ini, masi terdapat menegmen pengelolaan BUMDES banyak yang gagal. Ini Karena sistim menegmen dan sumberdaya manusia (SDM) kurang di sosialisasikan kepada masyarakat.

“Untuk itu, setelah mengikuti studi banding ini agar para kepala Desa mampu mensosialisasikan program kepada masyarakat dan mengatur menegmen BUMDES dengan baik,” Pintahnya.

Dia menuturkan, Sesuai hasil studi banding ini banyak hal yang kepala desa dapatkan oleh karena itu, ia berharap studi banding ini untuk menjadikan satu petunjuk positif, pada sistim pemerintahan desa dan pengelolan anggaran BUMDES dan Administrasi desa yang baik.

“Semoga dengan hasil studi banding ini, Kedepan dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat di masing desa,” Jelasnya.

Ditegaskan lagi Faris, Berdasarkan peraturan kementerian Desa (Kemendes) nomor 7 tahun 2021 bahwa, penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2022 lebih di prioritaskan pada tiga hal. Yang Pertama pemulihan ekonomi nasional secara tingkat Desa. kedua, program nasional yang berkaitan dengan kegiatan fisik di sesuaikan dengan kebutuhan Desa. ketiga, mitigasi atau bencana alam.

“Maka dengan agenda studi banding ini pemerintah desa dapat mengelola dana BUMDES dengan mengkorelasikan pada peraturan menteri/ kemendes nomor 7 tahun 2021,” Tandanya.

Sementara, Kepala Desa (Kades) Wangisagara, Enjang Gandi usai kegiatan Stuban kepada wartawan mengatakan, Ucapan terimakasih para Kepala Desa dan dinas DPMD kabupaten Halmahera Selatan provinsi Maluku, yang suda bertandang ke Desa Wangisagara kecamatan majalaya kabupaten Bandung yang dijadikan tempat studi banding (Stuban).

Menurutnya, Tujuan dari kedatangan Para kepala desa dan Dinas DPMD Halmahera Selatan Maluku Utara guna melakukan Studi banding, untuk menggali tentang tata cara pengelola BUMDES dan Administrasi terbaik.

“Olenya itu, Ini merupakan satu kehormatan yang baik terhadap pemerintah desa Wangisagara Kabupaten Bandung atas kedatangan Dinas DPMD dan kepala Desa Halmahera Selatan di wilayah pemerintahan kami,” Ujarnya.

Enjang juga menyebutkan, selain Studi banding (Stuban) yang diikuti kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara ada juga beberapa provinsi dan Kabupaten kota lainnya.

“Selain Halmahera Selatan Maluku Utara, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Aceh, Provisni Sulawesi, Provinsi Jawa Timur dan kabupaten kota lainnya,” Akuinya.

Direktur Bumbes Desa Wangisagara Neneng Santiani menyampaikan harapan dengannya agenda studi banding (Stuban) ini dapat memotifasi, khususnya para kepala desa di kabupaten Halmahera Selatan, guna untuk membangun usaha ekonomi desa melalui Mumdes yang lebih baik.

“Sehingga Kedepan desa-desa tersebut ada perubahan dalam aspek di bidang perekonomian dan penambahan penghasilan masyarakat,” Pintanya.

Neneng juga menuturkan, di tahun 2019 Desa Wangisagara di tetap sebagi pemenang kedua dalam Lomba BUMDES word di provinsi Jawa barat. Kemudian di tahun 2020 di tingkat desa Wangisagara mendapatkan juara 1 nominasi Desa ekonomi kreatif.

Sekedar diketahui kegiatan studi banding kepala desa kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara, itu berlangsung selama tiga hari. Kemudian dinas DPMD dan kepala desa bersilaturahmi dengan pihak kementerian Desa (Kemendes) guna pembahasan tentang prioritas penggunaan Dana Desa di tahun 2022..#ilham

Wamenag-RI : STQN Ke XXVI di Malut Sukses dan Berjalan dengan Baik

Swaramalut.com-SOFIFI

Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Tingkat Nasional ke XXVI di Sofifi Maluku Utara Telah Berakhir. sebanyak 589 peserta telah mengikuti serangkaian acara dari mulai babak penyisihan hingga babak final. Penutupan pagelaran akbar ini pun berlangsung dengan meriah.Jumat (22/10/2021).

Wakil Menteri Agama-RI Zainut Tauhid Sa’adi, menjelaskan, pagelaran STQ ke-XXVI ini bisa dianggap sukses sebab MKPara peserta dan warga sekitar secara antusias mengikuti acara yang dimulai sejak 16 Oktober 2021 itu.

“Kita sudah laksanakan acara ini, Alhamdulillah berjalan baik, adapun pemenang dan juara umum telah disampaikan oleh dewan hakim malam ini. dengan dengan DKI Jakarta sebagai juara umum yang akan mendapat piala bergilir dari Presiden Joko Widodo,” ujar Zainut Tauhid dalam sambutannya pada acara penutupan STQN ke XXVI di halaman Masjid Raya Shafful Khairat Sofifi.

Hal yang membuat Wamen bangga adalah banyaknya peserta berkualitas yang mengikuti acara itu. Tercatat, beberapa peserta dari berbagai daerah pernah meraih juara bertaraf Internasional. Sebut saja M.Khairurazak Al Hafizi, yang bisa menyabet gelar juara SE Asia Pasifik.

“Lantas ada kafilah tuan rumah Izzah Quratai’in yang menjadi peserta termuda di STQN ke XXVI yang berhasil mendapatkan juara III  Hafizah 1 Juz tingkat anak.

Selanjutnya didepan para undangan yang hadir, Zainut Tauhid menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya, karena sukses dan terselenggaranya acara ini berkat kerja keras, keselarasan langkah serta dukungan semua pihak.

” Oleh karenanya, perkenankan lewat kesempatan ini saya mewakili Presiden Joko Widodo mengucapkan terimakasih kepada banyak pihak, diataranya Pemda Provinsi Malut, seluruh unsur panitia yang sejak persiapan pembukaan sampai dengan hari penutupan kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an tingkat Nasional ke XXVI di Sofifi Malut sudah bahu membahu mulai dari menata, menjaga dan melaksanakan acara sampai dengan hari ini,” ucapnya dengan haru.

Dalam kesempatan itu, ucapan terimakasih juga disampaikan Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba kepada Kementerian Agama RI  yang telah mempercayakan dan memberikan  kehormatan kepada Maluku Utara sebagai tuan rumah penyelenggara STQ ke-XXVI tingkat Nasional.

” Sungguh ini terimakasih yang tak mungkin dapat kami lupakan atas kepercayaan sebagai tuan rumah oleh pak menteri dan amanah dari Presiden telah dijaga dengan baik oleh seluruh rekan panitia. Juga ingin kami sampaikan kepada seluruh warga masyarakat Maluku Utara yang dengan kecintaan dan kebanggaannya ikut berpartisipasi, bergotong royong membantu sukses terselenggaranya kegiatan ini,” papar Gubernur Abdul Gani Kasuba dengan rasa bangga kepada warganya.

Selain itu, Gubernur Abdul Gani Kasuba juga mengucapkan terima kasih kepada Dewan Hakim dan Majlis Hakim yang telah melakukan penilaian secara profesional, jujur, adil dan transparan.

“ Kepada Dewan Hakim dan Majelis Hakim, saya mengucapkan terima kasih atas penilaian yang diberikan secara profesional, jujur, adil dan transparan, mudah-mudahan atas penilaian tersebut nantinya akan melahirkan qori dan qori’ah terbaik” pungkasnya.

Sebagai puncak acara, dilakukan penyerahan hadiah kepada para pemenang serta diakhiri dengan sesi foto bersama. Pada pelaksanaan STQ ke XXVI tingkat Nasional Maluku utara tahun 2021, berhasil meraih juara Umum adalah Provinsi DKI Jakarta diikuti oleh Jawa Timur dan Sumatera Utara..#red

Gelar Perpisahan, Saifuddin Djuba Beri Cendramata Ke Kontingen Kafilah Jabar

Swaramalut.com-SOFIFI

Sebelum acara penutupan Sileksi Tilawatil Qur’an (STQ)tingkat Nasional ke XXVI di Sofifi Maluku Utara(Malut) pada Jumat malam ,22 Oktober 2021.

Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Maluku Utara selaku  liasion Officer(LO) dari Kontingen Jawa Barat memberikan cendera mata berupa cincin batu bacan dan Plakat Daerah Provinsi Malut kepada Ketua Kontingen Jabar Barnas Ajidin sebelum kembali ke daerah.

Pemberian cendera mata cincin batu bacan dan Plakat daerah dilakukan dalam acara perpisahan yang di gelar secara sederhana di halaman pondok kafilah Jabar di Perumahan ASN III, Jumat(22/10/2021)sore tadi.

Hadir dalam acara Karo Kesra Provinsi Jabar,Barnas Ajidin, Karo BPBJ Maluku Utara, Saifuddin Djuba,  Ketua LPTQ Jabar, Official  dan para kafilah.

Kepala BPBJ Maluku Utara, Saifuddin Djuba dalam sambutannya meminta permohonan maaf bila mana selama pelayanan BPBJ terhadap kafilah jabar ada tutur kata dan pelayanan yang tidak maksimal.

“ Sebelum pak karo Jabar dan rombongan bergeser dari Sofifi, datang dan pergi tak hanya sekedar jalan, namun adanya baiknya batu bacan sebagai pengingat para kontingen Jabar tentang Sofifi, Maluku utara” tutur Saifuddin.

Hadiah cincin batu bacan  dan plakat dari BPBJ itu, lanjut Saifuddin jangan diukur dari nilainya tetapi nilai silahturahim dan jalinan persaudaraan itulah yang tetap dijaga.

Sementara Karo Kesra Jawa Barat, Barnas Ajidin, menyatakan, Sofifi merupakan daerah luar biasa, daerah ini berkesan buat kontingennya dalam perhelatan STQ yang ke XXVI lantaran layanan prima yang diberkan.

“ Ini ekspestasinya tinggi. Kami mengucapkan beribu-ribu terima kasih. Kami tak merasa sudah selama delapan hari berada di Sofifi seperti baru kemarin kita datang artinya tempat ini nyaman, tempat ini aman tempat ini bersaudara,” tutur Barnas.

Atas nama Provinsi Jawa Barat,Barnas mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba yang telah memberikan falisitas yang baik kepada daerah meraka dan  kontingen Provinsi lainnya pada ivent STQ.

Sebagai bentuk dari rasa terimakasih kami dari Pemprov Jabar, kami mengundang Karo BPBJ Saifuddin Djuba bersama seluruh rekan-rekan LO khusus Jabar untuk bisa berkunjung ke Jabar dan kami janjikan segala bentuk biaya dan fasilitasnya akan kami tanggung”ucap Barnas Ajidin dengan mengangkat kedua jari jempol dan mengucapkan Malut Terbaik..#red

DKI Jakarta Kembali Raih Juara Umum STQ Nasional Ke XXVI di Malut

Swaramalut.com-SOFIFI

Kontingen Seleksi Tilawatil Qur’an(STQ)Tingkat Nasional asal DKI Jakarta kembali Meraih juara Umum pada ajang STQ Nasional Ke XXVI Yang digelar di Sofifi Maluku Utara.

Prestasi Ini bukan tiba-tiba lahir, tapi melalui proses pembinaan Yang panjang.

Keberhasilan ini merupakan buah dari Pembinaan Yang secara terus menerus Dilakukan.

Ketua LPTQ Provinsi  DKI Jakarta Ahmad Rohimin menilai Pembinaan STQ di Ibukota cukup baik.

Foto : Penyerahan Hadiah untuk Juara Umum

” Prestasi Ini bukan tiba-tiba lahir, tapi melalui proses pembinaan Yang panjang dan saya meminta pembinaan ini agar diteruskan” ucap Rohimin usai menerima Piala dari presiden RI Joko Widodo yang diserahkan oleh Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa’adi,Jumat (22/10/2021).

Wakil Ketua LPTQ Provinsi DKI Jakarta Ahmad Rohimin menambahkan bahwa DKI Jakarta Menjadi juara umum STQ Nasionql Ke XXVI Sementara juara kedua diraih Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sumatera Utara.

” Mereka telah berupaya maksimal, mengarahkan semua kemampuan Dan tenaga untuk menjadi Yang terbaik”tandasnya.

Foto : Suasana Penutupan STQN ke XXVI di Sofifi Malut

Seperti yang kita ketahui bersama Dewan Hakim telah menetapkan peringkat 10 besar peraih juara terbanyak, yakni, Jawa Timur, Sumatera Utara, Banten, Riau dan Kalimantan Selayan, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan, Sumatera Barat dan Papua.

Pada Cabang Tilawah, Qari  Muhammad Mas’ud,  asal Jawa Tengah yang keluar sebagai pemenang pertama, dengan total nilai yang peroleh 98,83.Sedangkan juara pertama Qari’ah dewasa atas nama Yuni Wulandari dari Nusa Tenggara Barat dengan perolehan nilah 97,66.Pemenang kedua Tilawah Dewasa atas nama  Danial Muhammad Hubaibillah dari Jawa Timur yang meraih nilai 98, dan  Muhammad Rizqan dari Kalimantan Selatan yang neraih nilai 96,33 dari Kalimantan Selatan sebagai juara ketiga.

Kemudian Qariah dewasa juara kedua adalah Adila Latifah dari Nagroe Aceh Darussalam yang meraih nilai 96,83 dan Sri Rahmadani dari Sumatera Utara yang meraih nilai 85,66 Selanjutnya  Qari anak-anak diraih oleh Ahmad Ismat Ramadhani dari DKI Jakarta dengan nilai 98,33, juara kedua diraih oleh Amdad Fatah Fawwas dari Jawa Timur dengan nilai 97,17 dan Nanda Anand Mumtaz dari Kepri sebagai juara ketiga.

Qari’ah anak-anak yang meraih juara satu diraih oleh Khairatunnisa dari DKI Jakarta yang memperoleh nilai 98,67, juara kedua ditempati oleh Malika Khairah Khalqillah dari Kalimantan Baat, dengan meraih nilai 97,53 dan Zalfa Imratul Muflihah dari Sumatera Utara sebagai peraih juara ketiga yang memeroleh nilai 95,66..#red

Jelang Penutupan STQN Ke XXVI Malut, Kafilah Bali Gelar Wisata Religi Ke Pulau Tidore

Swaramalut.com-SOFIFI

Jelang agenda penutupan STQ ke- XXVI Tingkat Nasional, Sofifi Maluku Utara(Malut) Kafilah Bali melakukan Wisata Religi ke Pulau Tidore,Kamis (21/10/2021).

Sebanyak 14 Kafilah Bali ke tidore bersama Liason Official yang dipimpin oleh Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman(Disperkim) Provinsi Maluku Utara(Malut) Yunus Badar.

Di Tidore para kafilah menyempatkan diri mengunjungi Kedaton Kesultanan Tidore dan berfoto bersama. Bahkan beberapa dari meraka unjuk kemampuan melantunkan ayat suci Alquran didalam bagunan bersejarah itu.

Selain melihat langsung kondisi kadaton tidore, para kafilah ingin berjumpa langsung dengan , Jou Husain Alting Syah Sultan Tidore ke-36   .Namun niat mereka tidak kesampaian lantaran Sultan diketahui tak berada ditempat sehingga hanya bertemu dengan para bobato.

Para kafilah merasa senang dan takjub dengan kesultanan tidore sebab tidore merupakan salah satu kerajaan Islam terbesar di nusantara  yang masa kejayaannya, menguasai sebagian besar Pulau Halmahera selatan, Pulau Buru, Pulau Seram, dan banyak pulau-pulau di pesisir Papua barat.

Kordinator kontingen STQN Provinsi Bali,Wasis Setiono kepada sejumlah awak media mengaku, kedatangan rombongannya ke tidore merupakan wisata religi di sisa waktu mereka berada di Maluku Utara.

” Sangat luar biasa tadi kita bisa sempat ke Tidore,melihat lihat Kadaton dan sungguh indah panoramanya bisa melihat laut dan pulau Halmahera yang begitu cantik,” Ucapnya.

Dirinya mengaku meski tidak bisa masuk ke final di ajang STQ XXVI ,namun hal itu tidak menjadi target Bali melainkan wadah mempererat ikatan silahturahim antar khafilah se-Indonesia untuk membumingkan Al-Qur’an.

Sementara itu Kadis Perkim,Yunus Badar  selaku LO Provinsi Bali mengapresiasi langkah Bali di pegelaran STQN yang mana sebagai minoritas dan tanpa dukungan daerah meraka mampu melangkahkan kaki hingga ke Malut untuk ikut serta dalam pegelaran event nasional itu.

Bukan hanya itu saja Kadis Perkim Juga melanjutkan dengan memberikan motivasi kepada Kafilah Bali. Ia meminta kepada peserta STQ asal Provinsi bali tersebut untuk terus meningkatkan kualitas kemampuannya dalam membaca dan memahami Al-Quran kedepannya. “Semangat terus untuk belajar, semua peserta harus terus berjuang untuk maju. Ilmu harus dikejar. Saya mengajak kepada semuanya untuk terus berupaya menjadi lebih baik dari hari ini sebab kalah Menang itu hal yang biasa” Ucap Yunus

“Jangan sangka orang besar itu mereka berasal dari orang hebat yang hidupnya sudah kaya raya. Umumnya mereka pernah menjalani hidup sederhana di masa lalu. Saya megharapkan dari diri peserta semua masing-masing untuk maju, Kekuatan diri lah yang membuat kita bisa maju. Tetapi apapun hasilnya saat ini tentu ada hikmah dibaliknya yang bisa diambil.”tutur Yunus.

Awal rencana, wisata religi dilanjutkan dengan berkeliling ke beberapa tempat peninggalan sejarah di Pulau tidore, namun karena diguyur hujan sehingga selaku Koordinator  Liaison Official(LO) untuk Kontingen Bali Yunus Badar memutuskan agar rombongan wisata religi untuk kembali ke sofifi setelah selesai makan siang bersama dengan makanan khas daerah Maluku utara. “Semoga wisata religi ini memberikan makna yang mendalam kepada kafilah provinsi Bali agar kedepannya semakin lebih baik walaupun dengan segala keterbatasan”tutup Yunus mengakhiri..#red

Kafilah DKI Jakarta Terbanyak di Final, Tuan Rumah Satu Kafilah

Swaramalut.com-SOFIFI

Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional ke XXVI yang dipusatkan di Sofifi, Maluku Utara, Kamis (21/10/2021) telah memasuki babak final.

Pada babak final ini, tercatat sebanyak 21 daerah yang mengikuti lomba STQ Nasional, tersisa 60 peserta (Kafilah) yang berhasil lolos pada babak ini.

Terdapat 4 (empat) cabang lomba dalam pelaksanaan STQ Nasional ini, diantaranya cabang Musabaqah Tilawatil Quran dengan golongan anak-anak dan dewasa, cabang Musabaqah Hifdzil (hafalan) Quran golongan 1 dan 5 juz tilawah, golongan 10, 20 dan 30 juz, cabang Musabaqah Tafsir Quran golongan bahasa Arab dan cabang Musabaqah Hadits masing-masing golongan hafalan 100 Hadits dengan Sanad dan hafalan 500 Hadits tanpa Sanad.

Untuk pada babak final, Kafilah dari daerah DKI Jakarta yang menempati urutan teratas peserta terbanyak lolos di babak final. Tercatat 9 orang Kafilah DKI Jakarta yang lolos di final, urutan kedua ditempati Jawa Timur dengan 8 Kafilah, urutan ketiga ada dari Sumatera utara dengan 6 Kafilah, urutan keempat berhasil ditempati oleh Kepulauan Riau dan Riau dengan 5 Kafilah.

Selanjutnya daerah Banten berada di posisi kelima dengan 4 Kafilah, diurutan keenam ada dari daerah Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dengan jumlah 3 Kafilah, diurutan ketujuh ada Jawa Tengan dan Nusa tenggara Barat dengan jumlah Kafilah masing-masing 2 orang, sementara daerah Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Gorontalo, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Lampung, Maluku Utara, Papua, Sulawesi Tengah dan Sumatera Barat hanya berhasil mengirim masing-masing 1 orang Kafilah kebabak final.

Sekadar diketahui, STQ Nasional yang direncanakan berakhir pada 23 Oktober 2021 ini, akan di tutup oleh Wakil Menteri Agama RI. Drs. H. Zainut Tauhid Sa’adi. Dalam acara penutupannya nanti, akan ditempilkan beberapa artis musik religi papan atas dari Ibukota Jakarta..#sumber media cantre

Jamin Kebersihan Venue STQ Nasional Ke XXVI, DLH Malut Kerahkan 150 Petugas Khusus

Swaramalut.com-SOFIFI

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku Utara mengerahkan 150 petugas kebersihan untuk menjamin kebersihan venue Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Tingkat Nasional ke XXVI tahun 2021.

STQ Tingkat Nasional ini dilaksanakan mulai 16-22 Oktober 2021 pada 5 venue di Kota Sofifi, Maluku Utara(Malut).

Foto : Kadis DLH Malut Fachrudin Tukuboya

Kepala DLH Malut, Fachrudin Tukuboya kepada media ini,Selasa (19/10/2021) mengatakan, sebanyak 150 orang ini sudah di tempatkan pada setiap lokasi venue STQ dan petugas ini juga akan melakukan pembersihan di jalan, dan perumahan-perumahan para kafilah di ASN 1 sampai ASN 3.sebab dirinya tetap komitmen melakukan pembersihan sampai STQ berakhir tanggal 22 Oktober 2021 nanti”tutur Kadis.

Bukan hanya itu saja menurut Ongen sapaan akrabnya kadis DLH Malut bahwa pihaknya juga sudah membuka ruang bagi mayarakat yang mau terlibat dan berpartisipasi untuk melakukan kerja bakti, begitu juga kelompok organisasi, seperti dari masyarakat Tomalou, dari NU, PC NU, KNPI, HMI. dan kami sudah melakukan kesiapan berupa pembersihan ini sejak dua bulan lalu sebelum STQ digelarini digelar.

Untuk armada yang kita siapkan dan gunakan saat ini DLH Malut telah menyediakan kurang lebih enam unit truck, satu unit amrol, dan empat unit kendaraan roda tiga (viar)”jelas Kadis.

“ Kami juga berharap kepada masyarakat di Sofifi juga, untuk berpartisipasi melakukan pembersihan. Karena kebersihan ini menjadi salah satu hal penting, terutama untuk para kafilah. Jadi bagaimana kita memberikan kesan yang baik terkait kebersihan di Kota Sofifi ini. Baik tamu yang datang dari provinsi lain, maupun tamu dari kabupaten/kota di Maluku Utara. Jadi kami senantiasa siaga setiap saat untuk melakukan pembersihan”Harap kadis.

Terkait kendala yang dihadapi DLH saat ini, Fachrudin menuturkan hanya berada di TPS sebab TPA belum berfungsi, maka kami memindahkan lahan untuk sementara dan ini milik pemerintah kota Tikep yang berlokasi di Guraping. Dan kita tidak punya alat berat, sehingga dengan dukungan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN kementerian PUPR dengan satu unit alat berat untuk kita lakukan pembersihan terutama penataan di tempat pembuangan sementara.

 

Untuk jumlah produksi sampah sendiri dirinya telah melakukan perhitungan yang matang bahwa sebelum STQ ini berlangsung sampah yang diproduksi dalam sehari berkisar 12 ton. Dan saat pembukaan STQ kemarin ada peningkatan 10 ton.

” Alhamdulillah, dengan jumlah armada pengangkut sampah yang kita miliki, dan didukung dengan relawan yang ada ini, maka kita bisa lihat sendiri, memasuki hari ketiga STQ ini sampah bisa diatasi”ucapnya.

Ia menambahkan, untuk para petugas kebersihan telah diarahkan agar selalu melakukan pekerjaan pada pagi dan sore sehingga kebersihan pada pergelaran nasional ini bisa teratasi dengan baik..#red

Komisi V DPRD Prov Jabar Kunjungi Pemondokan Kafilah di STQN Ke XXVI

Swaramalut.com-SOFIFI

Memasuki hari ketiga Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXVI Tahun 2021 tingkat Nasional di sofifi,Maluku Utara, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat(Jabar) menyempatkan diri menyambangi  pemondokan para Kafilah Jabar untuk beranjangsana.

Didampingi Kepala Biro Kesra Provinsi Jabar Drs H.Barnas Adjidin, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa provinsi Malut Saifuddin Djuba dan sejumlah anggota DPRD Jabar dari komisi V yang wakili oleh Cecep Gogom serta Tim Official rela berkeliling untuk melihat secara langsung keadaaan para peserta saat berada dipemondokan yang terletak di perumahan ASN III Kelurahan Durian Kota Tikep Maluku Utara,Selasa(19/10/2021)pagi tadi.

Foto : Anggota Komisi V DPRD Prov Jabar Cecep Gogom

Cecep Gogom mengatakan, dalam kunjungan yang dilaksanakan ini, dimaksudkan untuk melihat secara langsung kondisi para peserta yang akan bertanding pada STQ. “Kunjungan ini untuk melihat secara langsung kondisi para Kafilah termasuk kesehatannya. Kita berharap semua Kafilah nyaman tinggal di sini selama mengikuti STQ,” ujarnya.

Pada saat kunjungan tersebut, Anggota DPRD Jabar ini juga berkesempatan memberikan bingkisan tali kasih ke masing-masing kontigen Kafilah.

Ia berharap, bantuan yang diberikan jangan dilihat nilainya, namun dipandang sebagai bentuk perhatian dan kepedulian dukungan untuk para kuntingen yang sedang mengharumkan nama daerah.

Foto : Karo Kesra Jabar,Karo BPBJ Malut,dan Anggota Komisi V DPRD Jabar

Disela sela kunjugannya,  anggota DPRD Provinsi Jabar juga mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Malut serta liaison officer(LO) dalam hal ini Biro Pengadaan barang dan Jasa Malut yang telah menyediakan tempat bagi Kontingen Kafilah jabar.

” Kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemprov Malut yang telah memberikan pelayanan kepada seluruh kontingen bukan hanya itu saja aanggota DPRD Jabar juga memberikan apresiasi kepada BPBJ Malut yang telah di tunjuk sebagai liaison officer(LO) untuk kontingen Jabar sebab pelayanan dan konsumsi Transportasi untuk kontingen jabar semua terpenuhi dengan sangat baik.

Perlu diketahui bersama pada hari ke tiga STQN ini kontingen jawa barat berhasil mauk pada peringkat pertama sebanyak 2 orang baik pautra dan putri pada mata lomba golongan 5 Juz dan Tilawah serta golongan 10 Juz dan Tilawah, bahkan untuk  mata lomba golongan 500 Hadist Jabar masuk pada peringkat ke dua..#red

Hari Kedua Gelaran STQH XXVI, Izzah Qurrata’ain, Kafilah Asal Malut Tampil Maksimal

Swaramalut.com-SOFIFI

Izzah Qurrata’ain, peserta STQH tingkat Nasional asal Malut golongan Satu Juz dan Tilawah tingkat anak tampil sempurna pada hari kedua gelaran STQH Nasional Malut.

Hal ini terlihat selama penampilan Izzah di arena yang tidak mendapatkan bunyi bel tanda adanya kesalahan.

“Alhamdulillah, tidak ada bunyi bel dari Dewan hakim, ini bertanda tidak adanya kesalahan yang dilakukan Izzah,” tutur Mubarak, pelatih Izzah, Senin (18/10/2021).

Izzah yang baru berusia 7 tahun tampil pada golongan satu Juz dan Tilawah tingkat anak mampuh menyelesaikan tilawah maupun hafalan dengan baik.

Meski demikian, kata Mubarak, soal hasil Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan hakim, “Kita  serahkan sepenuhnya kepada Dewan hakim untuk hasilnya, Kita hanya bisa berdoa kepada Allah SWT semoga ade Izzah mendapatkan hasil yang baik,” tambah mantan Qori yang pernah mewakili Malut diajang STQ.

Tidak berbeda dengan Mubarak, Ibu Izzah, Ruhiya, saat ditemui juga berharap penampilan Izzah mampuh mengharumkan nama Maluku Utara di event Nasional.

Menurutnya, Izzah pernah mewakili Maluku Utara diajang yang sama dan berhasil meraih juara 3 golongan tartil tingkat anak, Ia berharap di tahun ini Izzah memberikan penampilan terbaiknya dan meraih prestasi yang lebih baik lagi..#sumber KKM