- SWARA HALUT, SWARA TERKINI

Diduga Keracunan Makanan, 175 Tamu Undangan Dilarikan Ke RSUD

Swaramalut.com,Halut

Diduga keracunan makanan dari pesta perkawinan, ratusan warga di Desa Wailoa,Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara dilarikan ke RSUD.

Sesuai informasi yang diperoleh wartawan media ini bahwa, Menurut keterangan saksi mata,peristiwa itu terjadi pada pukul 12:00 WIT, undangan dipersilahkan menyantap yang telah disajikan dan setelah Usai menyantap makanan, warga  mengalami muntah-muntah, pusing dan diare.Warga lantas  dilarikan  ke puskesmas Malifut, namun korban terlalu banyak, sebagian warga ditampung di lorong-lorong Puskesmas.

Mendengar kejadian itu,Asisten I Bupati Halut Bagian Pemerintahan E.J.Papilaya kepada sejumlah awak media mengatakan bahwa saat ini Pemerinrah Daerah telah mengambil langkah, untuk distribusikan kendaraan agar dapat di perbantukan evakuasi korban yang di anggap kritis,” kata Asisten I.

Selain itu juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halut, pihak Kotis Satgas 731/ Kabaressy dan Kodim 1508/ Tobelo untuk bantuan penyedian Velbet,” terang Asisten I.

Mahmud Madihun, warga Desa Terpadu kecamatan Malifu mengatakan, usai menyantap makanan, ia merasakan pusing  dan muntah-muntah, termasuk anaknya yang berusia 4 tahun.

Camat Malifut, Muis Andi mengatakan, warga yang mengalami gejala pusing, muntah-muntah dan diare  usai menyantap makanan di acara pernikahan di desa Mailoa  kecamatan Malifut itu karena diduga keracunan makanan. “Korban kurang lebih 100orang sementara dirawat di Puskesmas Malifut dan rumah sakit bergerak Kao dan sisanya mungkin langsung dilarikan ke RSUD“Saya sudah laporkan ke  Bupati dan beliau langsung mengambil langkah cepat  menangani korban keracunan,” kata Muis Andi, Sabtu (11/08/2018).

Menurutnya, sesuai data,  korban yang keracunan yang diperoleh di Puskesmas Malifut sebanyak 56 orang terdiri 10 anak-anak dan 46 dewasa. Sementara di rumah sakit Bergerak Kao sebanyak 60 korban. “Ada juga korban yang sudah dilarikan ke RSUD Tobelo karena rumah sakit bergerak Kao penuh,” ujarnya.

Selain Puskesmas, saat ini pihaknya mendirikan posko  penanganan warga di Desa Mailoa mengantisipasi warga yang mengalami hal yang lebih serius.

Data terakhir yang diperoleh Swaramalut.com sekitar 175 orang  mengalami keracunanan  makanan yang sementara dirawat  di tiga  rumah sakit dan satu puskesmas yakni  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD),  Rumah Sakit Bethesda Tobelo,  Rumah Sakit Bergerak Kecamatan Kao dan Puskesmas Kecamatan Malifut. Namun pihak rumah sakit  hingga kini belum mendapatkan  hasil tes dari sumber makanan mana yang menimbulkan keracunan..#Jef

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!