banner 140x600
banner 140x600
SWARA DAERAH

Dinilai Tidak Transparan Terkait Dana Kondef,Masyarakat Ngofakiaha Kembali Palang Kantor Desa

150
×

Dinilai Tidak Transparan Terkait Dana Kondef,Masyarakat Ngofakiaha Kembali Palang Kantor Desa

Share this article
banner 336x280

Swaramalut.com – Halut

Masyarakat Ngofakiaha Kecamatan Malifut Kabupaten Halmahera Utara kembali melakukan aksi pemboikotan kantor desa Ngofakiaha ,Selasa ( 30/7/2019).

“Warga Ngofakiaha kembali palang kantor desa,karena Kepala Desa Fahri Yamin bersama Timnya di anggap tidak transparansi terkait Dana Kondef dari PT NHM sebesar Rp.350 juta yang diterima kades melalui rekening desa,”kata korlap isra latif.

Dengan tidak adanya transparansi sehingga sejak pagi tadi masyarakat berbondong bondong mendatangi kantor Desa Ngofakiaha.

” Terpampang di depan pintu kantor desa berbagai spanduk yang bertulisan diantaranya ” Kembalikan Uang Masyarakat Rp.350.000.000,cetus isra.

Isra menjelaskan namun pada sebelumnya pencairan Dana Kondef dari PT NHM, Pemerintah Desa telah lakukan pertemuan dengan masyarakat Ngofakiaha guna membicarakan penggunaan dana Kondef tersebut, dan dalam rapat saat itu tidak membuah hasil, sehingga kesepakatan yang di sepakati oleh masyarakat bahwa Mendatangkan orang yang memiliki pemahaman tentang Dana Kondef, dalam hal ini pihak PT NHM, dan Pihak Pemerintah Desa Menyusun APBDES sesuai Juknis yang ada.

Kemudian Pemboikot Kantor Desa NgofaKiaha tersebut berdasarkan tuntutan dari masyarakat” bahwa Fahri Yamin harus kembalikan uang Rp.350.000.000. Setelah itu baru di bicarakan kembali tentang program,”kata isra.

Selain itu kepala desa Fahri Yamin mengatakan bahwa akan melakukan pertemuan kembali dengan masyarakat terkait penggunaan dana Kondeaf, namun dia meminta masyarakat harus mengantongi data bahwa saya (kades) telah membagi bagikan uang dana Kondef tersebut pada sebagian masyarakat tanpa melalui musyawarah,kata fahri didepan masyarakat ngofakiaha..#Jef

banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!